-Contest Fiction- Let’s Get The Crystal

Original Fanfiction By : Delliana Islami (@idell03)

Don’t Forget to leave a comment~

Ur words are precious for us as the author of this story 🙂

Seorang gadis yang terdapat cukup banyak selang infus dan peralatan medis lainnya di tubuhnya, sedang dirawat di ruang ICU. Di tubuh gadis itu terdapat banyak luka, luka yang didapatnya dari kecelakaan mobil. Seorang wanita yang adalah ibu dari gadis itu terus memegangi tangan anaknya yang tergeletak tak sadarkan diri di kasur ruang ICU. Seorang pria yang adalah ayahnya hanya bisa memandang sedih anaknya.

“Sekarang dia masih dalam keadaan koma. Kita tidak tau kapan dia akan sadar dari koma nya, dan juga tidak tau apakah dia akan terus hidup. Saya permisi dulu.” Ucap sang dokter lalu keluar ruangan.

Ibunya hanya bisa melamun, lelah menangisi keadaan, “Tuhan, tolong selamatkan dia.” Bisik ibunya sambil memegang erat tangan gadis itu. Continue reading

Advertisements

-Contest Fiction- Pick One

Original Fanfiction By : Nurmalia Febrianti/ Cho Neul Rin/ viviviski (@silvervipvivi)

Don’t Forget to leave a comment~

Ur words are precious for us as the author of this story 🙂

***

Title: Pick One

Genre: vampire, romance, brothership.

Rating: PG 13

Main Cast (Tag) : Cho Kyuhyun, Kwan Nara, Zhou Mi, Lee Sungmin, Cho Neul Rin, Lee Hyukjae (Eunhyuk), Lee Jaerin, Hankyung, Heechul, Kangin, Leeteuk.

***

 Kyuhyun menatap nanar ke arah seorang pria yang terbujur kaku di atas ranjang kayu berwarna hitam dengan aksen kuno. Wajah pria itu pucat, tidak, sangat pucat. Sekujur tubuhnya seperti membeku, dingin dan kaku. Mata coklatnya menatap lurus ke langit – langit kamar. Tatapannya kosong.

“Miris.” Kyuhyun mengangguk pelan kemudian menoleh ke sumber suara. Suara itu suara Neul Rin, Cho Neul Rin, sepupunya.

“ Kyu Oppa, kau di tunggu yang lain di ruang makan,” ujar Neul Rin.

“Kau duluan saja, sebentar lagi aku menyusul.” Neul Rin menghela nafas panjang, menepuk bahu Kyuhyun, kemudian pergi meninggalkan kamar.

“Zhou Mi Hyung, sudah 15 tahun kau menderita seperti itu, aku akan mencari wanita itu untukmu.” Kyuhyun berkata tanpa menatap Hyungnya. Tatapannya tertuju ke luar, di balik bingkai jendela hitam yang sudah kusam.

Cukup lama Kyuhun memandang ke arah luar. Bulan purnama yang bulat utuh tidak begitu terang menyinari bumi. Hujan dengan intensitas sedang menyiram pinggiran kota Seoul. Bunyi gemerisik dari rantai pohon yang terkena angin melenyapkan keheningan. Sejak tadi tubuh Kyuhyun mengeluarkan banyak keringat. Suhu tubuhnya tidak stabil. Perasaan takut dan hawa nafsu yang tinggi benar – benar menyelimuti dirinya. Rasanya seperti dalam keadaan sakau.

Kyuhyun mulai beranjak bangun, saat dia benar – benar tidak kuat menahan rasa aneh dalam tubuhnya yang patut di sebut sakau, walaupun ia bukan pemakai narkoba. “Sebaiknya aku turun sebelum aku menyerang orang – orang kota.” Kyuhyun meracau dengan sendirinya.

Continue reading