{KyuNara Scene} 안녕~? ✮

Recommended Song : _________ (Up to you ^^)

***

Continue reading

Advertisements

-Contest Fiction- Let’s Get The Crystal

Original Fanfiction By : Delliana Islami (@idell03)

Don’t Forget to leave a comment~

Ur words are precious for us as the author of this story 🙂

Seorang gadis yang terdapat cukup banyak selang infus dan peralatan medis lainnya di tubuhnya, sedang dirawat di ruang ICU. Di tubuh gadis itu terdapat banyak luka, luka yang didapatnya dari kecelakaan mobil. Seorang wanita yang adalah ibu dari gadis itu terus memegangi tangan anaknya yang tergeletak tak sadarkan diri di kasur ruang ICU. Seorang pria yang adalah ayahnya hanya bisa memandang sedih anaknya.

“Sekarang dia masih dalam keadaan koma. Kita tidak tau kapan dia akan sadar dari koma nya, dan juga tidak tau apakah dia akan terus hidup. Saya permisi dulu.” Ucap sang dokter lalu keluar ruangan.

Ibunya hanya bisa melamun, lelah menangisi keadaan, “Tuhan, tolong selamatkan dia.” Bisik ibunya sambil memegang erat tangan gadis itu. Continue reading

-Contest Fiction- It’s Our Anniversary

Original Fanfiction By : Anik (@EvilNayoung)

Don’t Forget to leave a comment~

Ur words are precious for us as the author of this story 🙂

***

Super Junior M’s dorm in Taipe.

Kyuhyun sibuk mengetuk-ngetukkan jarinya diatas ponselnya. Keningnya berkerut, seperti sedang memikirkan sesuatu yang amat penting. “Telepon tidak ya?” Tanyanya pada diri sendiri. Tak berapa lama, ia meraih ponselnya lalu terdiam sejenak hingga akhirnya meletakkan kembali ke tempat semula. “Aish… ada apa denganku ini?” Gumamnya lagi.

“Ada apa Kyu? Sepertinya sedang memikirkan sesuatu.” Sungmin datang dengan menenteng laptopnya.

“Anniyo, hanya saja….” Ucap Kyuhyun.

“Ah, aku tahu kau pasti sedang memikirkan Nara kan?” Tebak Sungmin, dan dibalas anggukan lemah dari Kyuhyun.

“Entahlah, aku punya firasat buruk.” Aku Kyuhyun.

“Sudah telepon saja dia, dari pada kau seperti ini.” Suruh Sungmin.

Kyuhyun memikirkan usulan Sungmin sejenak, “Baiklah.” Ujarnnya akhirnya, lalu meraih ponselnya dan memencet nomor yang telah dihafalnya diluar kepala.

Terdengar nada tunggu beberapa saat, hingga seseorang menyahut, “…”

“Nara-ya, Gwenchanayo?” Tanya Kyuhyun khawatir setelah mendengar suara Nara yang terdengar berbeda.

“…”

“Kau yakin?”

“…”

“Ya sudah tidur sana, ini sudah malam.” Kyuhyun menutup teleponnya.

“Bagaimana?” Tanya Sungmin yang masih duduk dihadapannya. Continue reading

{KyuNara Scene} Perfection

*****

Nara  duduk sambil melipat lututnya di atas kasur, dia menempelkan headphone buttons berwarna putih miliknya itu ke telinganya.  Jantungnya berdegup kencang, sangat amat kencang malahan.  Tangannya memainkan trackball handphonenya, masih terlihat ragu dan menimbang-nimbang, “apa aku harus mendengarnya?”, desisnya pelan.

Kini jarinya menekan sebuah tombol icon yang tertuju langsung ke twitter di handphonenya.  Dia memeriksa setiap tweet yang muncul disitu.  Semua isinya sama, tentang kebahagiaan para ELF yang tengah menyambut comeback Super Junior-M.

Tapi Nara berbeda.

Dia hanya menatap semua tweet itu tanpa minat.  Nafasnya terhembus dengan berat dan pandangannya masih nanar, tertuju lurus ke layar handphone tanpa ada garis fokus sedikitpun.  Akhirnya dia menarik nafas dalam-dalam dan memindahkan trackball handphonenya ke folder music.  Satu judul lagu yang baru saja ia download itu langsung menarik perhatiannya, “PERFECTION”.

Nara menekan tombol playlist dengan rasa ragu yang tak terkira.

Tapi detik berikutnya, yang terdengar malah suara DJ Radio yang berbicara dengan bahasa Mandarin.  Nara mendecak agak sebal, “Ck, bukan clear version ternyata…”, gumamnya pelan dan kembali berkonsentrasi pada lagu itu.

Intro pertama, terdengar suara gitar listrik yang menggelegar dan memberikan nuansa catchy di dalam lagu itu.  Tak lama kemudian, suara nyanyian Siwon mulai terdengar, mengawali setiap lirik dalam lagu itu.  Nara sedikit terkejut dengan lagu itu dan terlebih dengan suara Siwon yang makin berkembang dari waktu ke waktu.

Tapi saat detik ke 0:25, Nara langsung merinding hebat.  Suara Kyuhyun terngiang jelas, sangat amat jelas biarpun rekaman lagu itu bukanlah clear version dan hanya rekaman cut dari radio.

Nara menggigit bibirnya dan langsung menundukkan kepalanya hingga kini ia menyenderkan kepalanya ke lututnya.  Nara mencoba untuk menahan semua perasaannya yang meluap dan seakan ingin melonjak keluar dari kelopak matanya dalam bentuk air mata.

Jauh di dalam lubuk hatinya, hati Nara merasa sakit saat mendengar alunan lagu itu.  Bukan karena setiap arti dari lirik lagu itu, (lagipula Nara sama sekali tak mengerti dan sama sekali tak berminat mempelajari bahasa Mandarin) tapi ia merasa sakit setiap saat dia mendengar nyanyian Kyuhyun.

Suara kekasihnya itu memang terdengar baik-baik saja, tapi Nara tahu bahwa pria itu pasti merasa lelah.  Sangat lelah.  Dengan semua schedule yang sangat padat, (bahkan terkadang hingga membuatnya tak bisa tidur dengan jatah yang layak)  Kyuhyun pasti merasa muak. Continue reading

{KyuNara Scene} IPad, Thanks To You

“Misi rahasia?”, tanya Leeteuk tak percaya atas usul yang disampaikan 4 membernya dari lantai 11 : Eunhyuk, Yesung, Ryeowook dan Sungmin. Mereka berempat mengangguk cepat, “Hyung, kami khawatir dengan gaya berpacaran mereka”, ucap Sungmin.

Eunhyuk menambahkan, “Hyung bisa bayangkan?  Bisa-bisa dorm lantai 11 dijadikan arena tinju oleh mereka berdua jika mereka berdua sudah bertengkar”.

“Dan menjadi ajang latihan oktaf vocal”, ucap Yesung mengingat teriakan Kyuhyun dan Nara yang bisa mengalahkan gelombang ultrasonic dari kelelawar jika mereka sudah beradu pendapat.

Ryeowook mengangguk polos, “Hyung, kau tahu kenapa aku selalu membeli mangkuk plastik untuk  lantai 11?  Karena mangkuk dari keramik itu sudah pecah oleh mereka berdua”, sahutnya mengiba.

Leeteuk mendecak heran sekaligus bingung, “Jinjjayo?  Aigoo..tapi, misi rahasia apa yang harus kita berikan pada mereka berdua?”, tanyanya bingung.  Sungmin menggumam pelan, “Bagaimana jika kita menyuruh mereka untuk tinggal bersama di dorm selama  sehari penuh dan memberikan berbagai misi untuk mendapatkan sebuah hadiah?”.

Yesung langsung semangat, “Ya!  Selama sehari itu, mereka tak boleh keluar dari dorm!”.

Ryeowook menambahkan, “Jangan lupa pasangkan kamera tersembunyi untuk memantau kehidupan mereka berdua!”.

Tapi Eunhyuk menemukan satu kekurangan, “Tapi hadiah apa yang harus kita berikan supaya mereka mau mengikuti misi ini?”.

Mereka berlima saling berpandangan dan melihat sebuah kotak paket berwarna coklat yang ditujukan untuk Donghae, kiriman dari ELF China.  Senyum licik langsung tergurat di bibir mereka, “IPad!!”

Donghae yang daritadi hanya diam memperhatikan pembicaraan mereka, langsung shock.  “Ya!!  Itu pemberian fans~!!   Lagipula kenapa mesti IPad?!”

Sungmin menghela nafas sejenak dan mencoba untuk menjelaskan hal itu kepada Donghae, “Itu karena….”

*******

…Super Junior’s Dorm, 11th Floor, Saturday 11th December 2010..

“Waahh~”, Nara dan Kyuhyun sama-sama melongo saat melihat iklan online shop yang mereka kunjungi di sebuah blog.  Tangan Kyuhyun masih memainkan kursor mouse, mengklik setiap gambar yang menarik minatnya.  Sedangkan Nara masih asyik duduk disamping kekasihnya, ikut antusias dengan gambar di layar computer itu.  “Waaah~”, ucap mereka lagi berbarengan.

“Memori internalnya 27GB…”, gumam Kyuhyun, matanya masih tak lepas dari sebuah benda yang terpampang di layar komputernya.  Nara mengangguk semangat, “Mereknya Apple pula…”.

“Waaah~”, mereka menganga berbarengan lagi.  Ekspresi mereka berdua saat itu persis seperti 2 anak kecil yang melihat iklan permen lollipop yang menurut mereka sangat enak. (.___.)

Eunhyuk keluar dari kamarnya dan langsung terkejut saat melihat pasangan ini sedang duduk berdampingan dan tak bertengkar.  Keduanya nampak sangat akur dan memandangi layar computer dengan pandangan berbinar, dan hal itu agak membuat Eunhyuk merinding.  Sebuah kesempatan yang sangat langka untuk melihat keduanya diam dan tak saling beradu pendapat.

Sementara itu, Ryeowook dan Yesung yang daritadi sudah diam di kamar semenjak Nara datang ke dorm (karena takut terkena piring terbang yang dilemparkan oleh salah satu diantara mereka berdua), langsung keluar kamar saat tak mendengar ada teriakan ataupun suara piring pecah dari arah ruang tamu.  Mereka juga kaget saat melihat Kyuhyun dan Nara duduk berdampingan di sofa dan terlihat akur.

“Mereka kerasukan arwah romeo dan Juliet ya?”, tanya Eunhyuk pada Yesung dan Ryeowook yang hanya bisa mengangkat bahu bingung, “Tumben bisa akur”.

Sungmin yang baru pulang dari minimarket untuk membeli krim malam wajahnya, merasa heran saat melihat Ryeowook, Eunhyuk dan Yesung yang berdiri terdiam memperhatikan pasangan gamers itu.  “Kalian sedang apa?”.

Ryeowook menunjuk kearah Kyuhyun dan Nara yang masih asyik memperhatikan layar computer dan tak mempedulikan pandangan heran dari mereka berempat, “Ini…ada tanda-tanda kiamat di dorm kita”, ucapnya polos.

Sungmin memiringkan kepalanya dan mendekati mereka berdua, penasaran dengan hal yang dilihat oleh kedua sejoli ini hingga membuat mereka sangat akur.  Tapi setelah mengetahui hal itu, dia langsung menganga lebar, “IPad?!  Kalian bisa tidak bertengkar hanya karena IPad?!”

“Waaahh~”, Kyuhyun dan Nara tetap menganga lebar, masih kagum dan tak mempedulikan keheranan member lainnya.

*******

Donghae menganga mendengar penjelasan Sungmin, “Hanya karena IPad?!”

Para member lantai 11 langsung mengangguk mengiyakan, “Donghae-ya, kau tidak prihatin melihat nasib maknae kita yang terus-terusan menjalani masa pacaran seperti itu?  Kita harus membantu mereka merasakan cinta yang sesungguhnya!”, ucap Yesung berapi-api.

Leeteuk menepuk bahu Donghae dengan  kebapakan, “Relakan sajalah, bukannya kau punya banyak IPad hadiah dari fans?”.

Donghae menghela nafas dengan berat, “Hahh~arayo.  Demi maknae kita, aku akan merelakan satu IPadku di…”

“Bukan satu, tapi dua!.  Untuk Nara dan Kyuhyun masing-masing satu”, sela Eunhyuk, memotong ucapan Donghae dan makin membuat Donghae menganga.  “Mereka pasti tak mau menggunakan satu IPad berdua kan?”.

“Ya~!  Lee Hyukjae, ini namanya pemerasan!!”

****** Continue reading

{KyuNara Scene} Listen Girls, My First Kiss Story

“Mwoya?!  Kissing scene?!”, teriak Ryeowook, Sungmin, Eunhyuk dan Yesung bersamaan.

Kyuhyun mengangguk sambil membolak-balik naskah drama musical yang diperani olehnya.  Ini pengalaman pertama untuknya mendapatkan kesempatan dalam berakting dan menunjukkan bakatnya.  Tapi dia tak menyangka bahwa pengalaman pertamanya itu langsung diuji dengan adegan yang agak ekstrim, kissing scene.

“Kau ingin mati ya?”, tanya Sungmin sambil menghampiri Kyuhyun yang masih diam di sofa.  Kyuhyun mengangkat bahunya ringan, “Apa boleh buat, hyung? Aku harus professional.  Lagipula aku yakin sparKYU dapat memakluminya”, jawabnya santai.

Eunhyuk menjitak kepala magnaenya itu, “Babo, maksud kami bukan tentang penggemarmu, tapi tentang nasibmu ditangan ratu iblis itu.  Kurasa kau akan dikuliti hidup-hidup dan dicincang sampai halus oleh Nara”, ucap Eunhyuk sambil memikirkan nasib Kyuhyun jika Nara sampai tahu bahwa kekasihnya itu akan mendapatkan kissing scene.  Padahal Eunhyuk tahu betul jika pasangan itu belum pernah melakukan skinship yang berlebihan, apalagi berciuman.  Ryeowook dan Yesung hanya bisa mengangguk dan menatap Kyuhyun dengan iba.

Kyuhyun diam sejenak dan menatap naskah ditangannya itu dengan nanar.

Kwan Nara akan membunuhnya saat mengetahui perannya di drama musical ini?.  Cish, tak akan pernah terjadi.  Kekasihnya itu mungkin tak akan pernah peduli mengenai apapun yang dia lakukan, bahkan jika dia mendapat peran untuk terjun dari lantai 13, Kwan Nara tak akan pernah mau mengurusinya.

“Hyung, tenang saja.  Gadis itu adalah ratu iblis yang tak punya hati untuk merasa cemburu”

****** Continue reading