Diary Of Secret Girlfriend {8th Stories}

 

Annyeong, Park Soora imnida. (^w^)

Maaf membuat kalian menunggu lama, aku harus menyelesaikan rapat dengan klien’ku dulu.

Oke, sebagai gantinya..aku akan menceritakan ceritaku dengan namjachinguku, Lee Donghae.

Kalian sudah tahu kan siapa dia?

Ya ya ya, kalian biasa memanggilnya “fishy”

Tapi aku memanggilnya , “anak laut”.  :)

Wae?  Ahh~kurasa kalian akan tahu alasannya setelah mendengar ceritaku ini.

****

16 Mei 2010, Super Junior Bonamana Comeback Stage, SBS Inkigayo

“Park sajangnim, ada klien yang ingin membicarakan tentang pembagian saham perusahaan”, ucap Gyorin, asistenku.  Dia melangkah cepat untuk menyamakan laju kakiku yang terburu-buru.  “Jam berapa?”, tanyaku sambil mengambil mantelku yang tergantung di coathanger.  Gyorin membuka note’nya, “pukul 1.30 siang”, jawabnya.

Aku mengecek handphone’ku dan mengecek tanggal yang tertera di layar, 16 Mei 2010.  Aku berbalik menghadap Gyorin dan menepuk bahunya pelan, “Undur pertemuan itu, Gyorin.  Aku percaya kau pasti bisa mengaturnya”, ucapku tegas.   Dia menatapku tak percaya, “Hah?  Diundur?”.  Aku mengangguk cepat, “Ya, undur pertemuan itu.  Kapan saja boleh, asal jangan hari ini”, lanjutku.

“Keundae..”, katanya ragu. “Sajangnim, yang akan kau temui itu adalah pemegang saham perusahaan ini.  Aku rasa akan sulit jika…”

Aku langsung mengeluarkan beberapa lembar uang 10.000 won dari dalam dompetku dan memasukkannya ke dalam saku bajunya, “Untukmu.  Bukankah tas brand Prada kesukaanmu itu akan dipasarkan hari ini?”, ucapku singkat.

Dia langsung tersenyum dan mengangguk semangat, “Algessemnida.  Akan kuundur waktu pertemuan’nya sampai kapanpun waktu yang kau mau, Sajangnim”, ucapnya sambil membungkuk singkat dan beranjak pergi keluar ruanganku.   Aku menghela nafas lega, biarpun Gyorin memang agak ‘mata duitan’ tapi setidaknya dia amat bisa diharapkan di keadaan seperti ini. (=.=)

Aku melirik jam yang menggantung di dinding kantorku, 11.10 siang.  Masih ada 2 jam lagi hingga waktu yang dijanjikan untuk melihat performance’nya di SBS Inkigayo.  2 jam cukup untuk menyelesaikan urusanku ini.

Aku menatap sepucuk surat undangan pernikahan itu dengan nanar.  Aissh, benarkah aku harus melakukan hal ini?!  Bagaimana pendapatnya nanti?  Jinjja, aku jadi ragu untuk melakukan hal ini.

Aku mendesah pelan dan akhirnya segera keluar dari ruanganku.  Aku berkata singkat pada Gyorin, “Sampai kapan pertemuan itu diundur?”, tanyaku.  Dia membetulkan posisi kacamatanya, “Pertemuannya diundur hingga lusa, Sajangnim.”

Aku mengangguk paham dan menepuk bahunya, “Johta. Oya, tolong panggil supirku untuk menunggu di lobby.  Aku ada urusan di luar”, ucapku.

Tepat saat pintu lift terbuka, handphone’ku berdering.

Calling..

.: Sweetie Fishy :.

Aissh, kenapa dia selalu menelfon disaat aku sedang terburu-buru?!

“Yoboseyo?”

Rindu padaku?”

Aku menghela nafas jengah, “Kuhitung sampai 3, jika kau tak mengatakan tujuanmu menelfonku, akan segera kututup telefon ini, Oppa.  1, 2..”

Ara, ara.  Kau akan ke SBS kan?”, tanyanya.  Aku menggumam mengiyakan, “Ya, wae?”

Kenapa aku belum melihatmu juga?”.

Aku mendesah sebal, “Bukankah masih 2 jam lagi?”

Oh, keurae.  Tapi rasanya 2 jam itu bagaikan setahun“, jawabnya berlebihan.

TREKK

Aku langsung menutup telefon itu dan memasukkannya ke dalam saku mantel’ku.  Aishh, jinjja, aku benar-benar tak punya waktu untuk menghadapi omong kosong’nya itu! (>A<). Aku masuk ke dalam lift yang di dalamnya sudah ada beberapa orang karyawanku.  Mereka mengangguk sopan padaku, dan aku membalas sambil tersenyum singkat.

..You’re my everything..

Calling..

.: Sweetie Fishy :.

Aishh, apa lagi sekarang?!

“Yoboseyo?”

Mwol salkka salkka salkka salkka norul wihan sonmul.   Oh, michigettda sanggakmanhado johahal ni moseob“, tiba tiba saja dia sudah menyanyikan lirik bagiannya di lagu Miina.

Aissh, baiklah..dia memang tahu kalau aku paling tidak tahan bila sudah mendengar suara nyanyiannya. <(=A=)>  Semarah apapun aku, jika sudah mendengar suaranya..aku pasti akan langsung luluh.

Aku mendesis pelan, “Oppa~aku sedang sibuk!  Nanti akan kutelefon kau lagi”, ucapku cepat dan kembali mematikan handphone’ku.  Beberapa karyawanku yang juga ada di dalam lift, tersenyum penuh arti sedangkan aku hanya terkekeh garing, “Hehe~ tadi itu telefon dari Oppa’ku”.

Mereka mengangguk paham tapi masih tersenyum simpul.  Arggh, pasti mereka kini memikirkan hal yang aneh-aneh tentangku! (>M<). Aissh, Lee Donghae, kau memang tak pernah tahu situasi & kondisi yang tepat!!

Setelah lift sampai di lantai dasar, aku segera berjalan cepat menuju lobby dan mobilku sudah terparkir di depan kantor.  Aku menghampiri supir’ku yang sudah siap di belakang kemudi, “Ah~Jwosonghamnida, Kim Ahjusshi.  Kali ini biar aku yang membawa mobil ini sendiri”, ucapku cepat.

Kim Ahjusshi kelihatan bingung, “Mengapa tiba-tiba, agasshi?”.

Aku tersenyum simpul, “Tidak ada apa-apa.  Gwenchana?”, tanyaku.  Dia mengangguk singkat dan segera keluar dari mobil, “Hati-hati, agasshi”, ucapnya dan aku menggumam mengiyakan.  “Algessemnida.  Kamsahamnida, Ahjusshi”, ucapku sambil memakai sabuk pengaman.

Bukan tanpa maksud jika aku meminta Kim ahjusshi tidak mengantarku.  Aku hanya tak ingin dia tahu tempat tujuanku, aku tak ingin dia tahu tentang asal-usulku.  Yang perlu diketahui oleh orang lain hanyalah seorang Park Soora yang sekarang.  Tak ada orang lain yang perlu mengetahui asal-usulku kehidupanku yang lalu, bahkan seorang Lee Donghae sekalipun.

Tak lama kemudian, mobilku sudah melaju di jalan raya dan berbelok di sebuah jalan yang amat kukenal.  Aku menghela nafas dalam-dalam saat menghentikan mobilku di depan sebuah gedung yang ekslusif ini.

SM Academy.

**** Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {7th Stories}

Annyeonghaseyo. (^w^)

Selamat datang di rumahku yang sederhana ini.

Maaf jika agak berantakan, maklumlah..aku tinggal sendirian di rumah ini.

kalian pasti orang-orang yang ingin mendengarkan ceritaku dengan Yesung bukan?

Tapi jangan terkejut saat mendengar ceritaku ini, ara?

Wae? Karena cerita ini diluar kewajaran ‘love story’ pada umumnya.

++++


..Minggu, 16 Mei 2010..

{SBS Inkigayo, Super Junior ‘Bonamana’ Comeback Stage}

Aku meletakkan sepiring roti panggang selai coklat dan juga segelas teh manis hangat ke atas meja. Kulayangkan senyum manisku kepada seorang namja tampan yang amat kucintai, Daniel Radcliffe. Aigoo~dia amat tampan, aku sangat beruntung bisa memiliki suami seperti dia. (^A^)

“Makanlah, yeobo. Aku menyiapkan semua ini khusus untukmu, suamiku tersayang”, ucapku sambil duduk di kursi yang menghadap ke arahnya. Dia mengangguk dan mengangkat roti panggang itu, kini dia menatapku lembut, “want to share some?”, tanyanya sambil menyondorkan roti itu padaku.

Aku tersenyum sumringah dan mengangguk senang, “Of Course!!”. Dia balas tersenyum dan kini bangkit menghampiriku sambil membawa roti panggang itu, “Here it comes~”, ucapnya.

Aku membuka mulutku lebar-lebar dan menggigit roti itu, “Hmm~masshita!”, ucapku sambil mengunyah pelan. Dia mengangguk dan ikut memakan roti itu, tak lama kemudian dia bertanya,”Are you thirsty?”, tanyanya sambil menunjuk kerongkongannya. Aku mengangguk dan dia langsung beranjak ke dapur,”Stay there. I’ll bring any water for you“, ucapnya.

Aku langsung mendesah kagum saat melihat bayangan punggungnya yang sedang mengambil air untukku. Benar-benar sebuah keberuntungan untukku menikahi seorang Daniel Radcliffe, sang ‘Harry Potter’. (>W<)

Tak lama kemudian, dia datang sambil membawa segelas air dingin, “Just for my sweetie“, ucapnya dan menaruh gelas itu dihadapanku. Tiba-tiba saja tubuhnya mendekatiku dan kini wajah kami hanya berjarak beberapa centimeter saja. Aku bisa mendengar dan merasakan helaan nafasnya yang terhembus lembut. Tangannya kini menyentuh bahuku dan merangkul tubuhku sehingga kami kini berpelukan. Bibirnya makin mendekati bibirku. Aku langsung memejamkan mataku rapat-rapat, arggh..kissing?

“Ingin menciumku?”, ucap sebuah suara tepat dihadapanku. Aku mengernyitkan dahi sambil masih tetap memejamkan mata saat mendengar suara itu, Daniel berbicara bahasa Korea? (–__–). “Cho Sooyeon. Kau ingin sekali menciumku?”, tanya suara itu lagi. Aku tersentak hebat saat menyadari sesuatu, Yesung?!

Tiba-tiba saja, aku merasa bibirku mulai dingin dan seperti ada sesuatu yang menyentuhnya. Apa ini bibir Daniel?. Aku membuka mata dengan cepat dan melihat sepasang mata kecil itu sedang berkedip polos di hadapanku. Tapi, warna hijau yang kukenal ini…ddangkoma?!

“Annyeong~”, ucap sebuah suara di sampingku. Aku menoleh ke kiri dan melihat dia tengah duduk santai sambil menopangkan dagunya ke ranjang tempat tidurku. Pandangannya sangat datar dan kini matanya beralih ke ddangkoma yang ada di atas wajahku, “Bagaimana morning kiss dari ddangkoma?”.

Aku membelalak lebar dan langsung mengangkat ddangkoma dari wajahku. “Kau membiarkanku berciuman dengan Kura-Kura?!”, tanyaku tak percaya. Dia mengangkat bahu dengan ringan, “Yahh~saat aku masuk ke sini, kau sedang memeluk gulingmu dan memanyunkan bibirmu. Aku kira kau sangat ingin menciumku, jadi sebagai percobaan..aku biarkan ddangkoma untuk menciummu terlebih dahulu”.

Aku mendesah kesal dan menaruh ddangkoma di atas meja yang ada di samping ranjangku, “Aisssh~ padahal itu kesempatanku untuk berciuman dengan Daniel Radcliffe~!!!”, teriakku sebal sambil menggigit bantalku. “Kim Joongwoon, kau..penghancur mimpi indahku!!!”, sentakku dan melemparkan bantal tadi kearahnya. Tapi dia bisa menghindar dengan gesit. (>M<)

“Berhenti bermimpi, Cho Sooyeon”, ucapnya santai dan balik melemparkan bantal itu ke arahku. Aku mencibir padanya, “Kalau begitu, kau juga harus berhenti bermimpi tentang Moon Geunyong!”, ucapku. Dia menatapku lagi, “Tidak akan pernah~!”, ucapnya menyebalkan dan beranjak bangkit menuju ke luar kamar. Aku menghela nafas dalam dan menghembuskannya dengan kasar, Aishh..dia memang tak pernah berubah!!! Selalu saja tentang Moon Geunyong~

Aku beralih ke ddangkoma yang masih tergeletak di atas meja. Aku mengelusnya lembut, “Annyeong, ddangkoma. Oraenmaniyeyo~ kau semakin tumbuh besar ya?”, sapaku sambil menyentuh kepalanya pelan. Tapi tiba-tiba aku menatapnya serius, “Ddangkoma, kau adalah orang pertama..aishh, kau bukan orang!, maksudku…kaulah benda pertama yang merebut ciumanku. Kau harus merasa terhormat untuk hal itu. Arasseo?”, tambahku lagi. Tapi tentu saja tak ada jawaban dari ddangkoma selain matanya yang mengedip terus-terusan. (-__-)

“Yeon-ah. Nan paegopha~”, serunya dari luar kamar. Aku mendesah sebal dan bangkit dengan malas dari kasurku. Kupandangi bayanganku sejenak di cermin, seperti biasa..acak-acakan!. Ahh~aku tak peduli, toh dia sudah biasa melihat penampilanku yang ‘berantakan’.

Akhirnya aku keluar kamar sambil membawa ddangkoma dan melihatnya sedang duduk di bangku meja makan. “Paegopha. Aku ingin makan”, ulangnya. Aku beranjak ke dapur untuk membuat roti panggang. Setelah selesai, aku menyerahkan sepiring roti panggang itu padanya, “Selai?”, tawarku. Dia mengangguk, “Coklat”, tambahnya. Aku mengambil selai coklat yang ada di dalam kulkas dan menyerahkan kotak selai itu padanya. “Teh?”, tanyaku lagi. Dia mengangguk sambil mengoles selai ke rotinya, “Hangat”,jawabnya. Aku kembali ke dapur untuk menyeduh segelas teh dan kini teh itu sudah ada di hadapannya. Aisssh~seharusnya Daniel’lah yang ada di hadapanku saat ini, bukan dia!! (>A<)

Aku menatapnya sekilas, sudah 3 bulan aku tak bertemu atau menerima kabar darinya karena dia sibuk dengan persiapan album barunya. Dan kini dia ada di hadapanku dengan wajah tanpa dosa dan malah meminta makan?! Aissh, Yesung..kau memang aneh!! Sama sekali tak berperasaan~!

Kalian bingung kenapa dia bisa ada di dalam rumahku? \(=o=)/ aigooo, jangan berpikiran buruk dulu. Aku memang memberikannya duplikat kunci rumahku karena dia seringkali menitipkan ddangkoma padaku jika dia sedang ada tour di luar Korea. Dan anehnya, dia selalu menaruh ddangkoma saat aku sedang pergi kerja atau saat aku sedang tak berada di rumah.

Maka dari itu, aku memberikannya duplikat kunci rumahku supaya dia bisa menaruh ddangkoma jika aku sedang tak ada di rumah. Lagipula aku tak pernah merasa khawatir jika dia akan berbuat macam-macam. Toh dia bukan tipe pria yang akan mengambil ‘keuntungan’. Dari seorang wanita kan? (=w=)

Kini dia mulai mengunyah roti itu sedangkan aku masih memperhatikan ddangkoma. “Sepertinya dia rindu padamu”, ucapnya ringan. Aku hanya tersenyum simpul, “Mungkin. Sudah hampir 3 bulan aku tak melihatnya. Semenjak terakhir kali aku datang ke dorm kalian”, ucapku dan mengelus cangkang ddangkoma. Yesung mengangguk sejenak, “Bagaimana kabarmu?”, tanyanya.

Aku menatapnya singkat, “As usual, bangun di pagi hari, mandi, berangkat kerja di tempat kursus musik, pulang kerja, kembali ke rumah, menonton TV, tidur, kemudian bangun lagi”, jelasku. Dia mengangguk paham sambil meneguk teh’nya.

Aku balas menatapnya, “selama 3 bulan ini, kau tak melakukan hal yang aneh kan, Kim Joongwoon?”, tanyaku sambil mendekatkan tubuhku ke arahnya. Dia mengangkat alisnya dengan heran, “Selama 3 bulan inii..aniya. Hanya sibuk latihan, latihan dan latihan”, ucapnya dan menyenderkan tubuhnya ke kursi. Aku menatapnya tak percaya, “Jeongmal?”, tanyaku memastikan. Dia terkekeh sekilas, “Cho Sooyeon, cemburu?”, tanyanya. Aku menyeringai, “Tidak”.

Selama beberapa menit, kami sibuk dengan pikiran masing-masing. Tidak ada di antara kami yang memulai pembicaraan. Ahh~jinjja, tidak bertemu selama 3 bulan itu ternyata bisa membuat pasangan menjadi benar-benar canggung!

“Kau akan datang ke Inkigayo kan?”, ucapnya memulai percakapan. Aku mengangguk, “Hari ini aku libur mengajar. Lagipula Kyuna onnie memaksaku untuk ikut. Kau tahu kan bagaimana seramnya ancaman Kyuna onnie?”, ucapku dan terkekeh pelan. Dia menggumam paham dan akhirnya menyenderkan wajahnya ke atas meja, dia menatapku ke arahku, “Bogoshippo“, ucapnya tiba-tiba.

Aku shock sejenak dan menatapnya tak percaya tapi dia juga tengah menatapku dengan pandangan penuh arti, “Kau hidup dengan baik selama 3 bulan ini kan?”, tanyanya. Aku mengangguk pelan, aishh..kenapa jantungku berdebar kencang tak karuan seperti ini? (>M<)

“Kau tak pernah lupa memakan multivitamin’mu?”, tambahnya. Aku mengangguk lagi.

“Tak pernah lupa untuk selalu tidur sebelum jam 11 malam?”. Lagi-lagi aku hanya bisa mengangguk.

“Tak pernah lupa untuk selalu…memikirkanku?”, tanyanya dan kali ini benar-benar membuatku tersenyum samar. Aku menghela nafas sejenak sebelum mengangguk pelan, “Ya, aku tak pernah lupa”.

Dia tersenyum puas dan mengacak rambutku gemas, “Johta. Kau memang anak baik”, lanjutnya. Aku terkekeh dan menatapnya dalam, “Ya~untunglah aku ini tipe yeoja setia. Mana ada yeoja yang tahan bila pacarnya tak memberi kabar apapun selama 3bulan?”, keluhku.

Dia mengangguk paham dan kini beralih mencubit pipiku, “Ara. Itulah alasannya kenapa aku memilih Cho Sooyeon sebagai Yeoja’ku. Karena dia selalu percaya terhadap apapun yang Kim JoongWoon lakukan. Keurae?”, tanyanya. Aku hanya tersenyum lebar untuk menjawab pertanyaannya barusan.

..Naega animyeon andwae..

Handphone Yesung berdering dan dia mengangkatnya dengan tergesa. “Ah~kau sudah ada di sini? Ara. Aku akan segera ke sana”, ucapnya.

Aku menatapnya datar, “Sudah dijemput?”. Dia mengangguk. “Shindong bilang dia sudah ada di depan”, jawabnya. Dia beranjak dari kursi dan segera berjalan menuju pintu masuk, “Kau pasti datang kan ke Inkigayo?”, tanyanya saat dia sedang memakai sepatunya.

Aku menggumam pelan, “Ya. Aku ingin melihat hasil latihan yang membuatmu amat sibuk hingga tak memberi kabar padaku selama 3 bulan”, sindirku. Dia terkekeh dan menjitak kepalaku pelan, “Kau akan puas melihat hasil’nya, Cho Sooyeon”, ucapnya dan mengacak rambutku lagi.

DDINN..DDINN

Aku mendengar klakson mobil itu berbunyi kencang. “Cepatlah pergi, kasihan Shindong Oppa~”, ucapku dan mendorong tubuhnya untuk segera keluar. “Ara. Ara. Aku pergi sekarang~ Annyeong”, dia melambai padaku dan aku membalas singkat.

Setelah menutup pintu, aku langsung beranjak ke kamar untuk mencari baju yang pas untuk dipakai ke SBS nanti. Uhmm, baju apa yang harus kupakai? (=X=)

..Daniel, Daniel, Daniel, I love You. I need You..

Lagu ‘Sunny‘ milik SJ-H (yang sudah ku’aransemen ulang) berbunyi diikuti dengan getar handphone’ku. Hmm, SMS?

Sender : Cho AhRa

16 Mei 2010, 08:56:11

Yeon-ah, bagaimana ini? (T.T). Aku menjatuhkan PS3 milik Kyuhyun~! Sekarang PS3 itu rusakk~! Aku bisa dibunuh olehnya!!

To : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:01:23

Ya! Apa hubungannya denganku? Dia itu adikmu kan? Uruslah urusanmu sendiri, AhRa.

Sender : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:03:39

Bantulah sepupumu ini, Yeon-ah!! (>M<). Kau rela kehilangan aku karena dibunuh oleh Kyuhyun?!

To : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:05:59

Aishh, ara! Apa yang harus kubantu?

Sender : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:08:21

Temani aku membeli PS3 baru sebelum Kyu kembali ke rumah dan menyadari bahwa PS3′nya itu rusak. (T.T). Jebal~

To : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:10:39

Bukankah lebih baik menyuruh Nara untuk menemani’mu? Dia sangat mengerti tentang game.

Sender : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:13:52

Nara itu sama sekali tak bisa menjaga rahasia! Nanti dia malah melapor pada Kyu~ nasibku bisa tamat sampai disini!

To : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:15:59

Ara~! Kutunggu di rumahku. Tapi ingat, jam 1.30 aku harus ke SBS untuk melihat penampilan mereka.

Sender : Cho AhRa

16 Mei 2010, 09:18:00

Sippo~! Ah, gomawo Yeon-ah!! :3

Aku menaruh handphone itu kembali ke atas meja rias dan beralih menatap wajahku di cermin. Ya, aku memang tinggal sendirian di Seoul ini semenjak 5 tahun yang lalu sedangkan seluruh keluargaku tinggal di Daegu. Maka dari itu, aku sering berkunjung ke rumah keluarga Cho ahjusshi yang merupakan kerabat dekatku.

Dan perhatianku langsung tertarik sebuah foto yang tertempel manis di pinggir cermin. Fotoku saat SMA bersama AhRa, sepupuku sekaligus sahabatku. Noona dari Cho Kyuhyun Super Junior. Dan salah satu mantan rivalku dalam merebut hati Kim Joongwoon.

**** Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {6th Stories}

Annyeonghaseyo. \(^w^)/

Aigoo, terima kasih karena kalian sudah datang ke Busan hanya untuk mendengar ceritaku ini.

Bagaimana perjalanan kalian dari tempat masing-masing? :)

Ahh~keurae, di Busan memang sangat macet akhir-akhir ini.  (=A=)

Tapi aku bersyukur kalian bisa tiba dengan selamat ke sini. :)

 

Nah, sekarang..ayo mulai ceritaku ini. ^^

Upps, tapi harus kalian ketahui, ceritaku ini agal mirip dengan cerita cinderella. (=o=)a

Kenapa?  Haha~tunggu saja dan temukan jawabannya dari ceritaku ini.

****

..Busan,15 Mei 2010..

[SBS Inkigayo, Super Junior Comeback Show Bonamana D-1]

Aku mengecek semua persediaan di tas’ku.  Uang, sudah!  Cemilan, sudah!  Handphone, sudah!  Oke, semua sudah siap~  tinggal berangkat menuju Seoul. (^/w^)/.  “Leena-ah, sudah kau siapkan semua barang-barangmu?”, tanya Umma saat aku sedang menalikan tali sepatu kets’ku.  Aku mengangguk dan menoleh padanya, “Tenang saja Umma.  Aku hanya menjenguk teman lama di Seoul sana.  Besok sore aku akan segera pulang”, ucapku.

Umma mengangguk paham dan mengelus kepalaku, “Hati-hati,ya?  Jangan lupa pakai jaketmu”, ucap Umma.  Aku mengangguk lagi sambil mengangkat jaket tebalku, “Sudah kusiapkan,Umma”, jawabku.

Aku beranjak keluar rumah dan angin dingin langsung menerpa wajahku. Haaah~dinginn!! (>M<).  Aissh, kenapa Super Junior mesti mengadakan comeback di musim yang tak menentu seperti ini? (=3=)>.   “Umma,aku berangkat~!!”, teriakku sambil melambaikan tangan pada Umma.  “Hati-hati,Leena-ah!!”, balasnya.

Aku menghela nafas dalam dan tersenyum senang.  4 bulan sudah aku tak bertemu dengannya, kira-kira bagaimana penampilannya sekarang?  Apa dia makin tinggi?  Apa dia makin tampan?  Apa dia mulai dewasa dan meninggalkan semua aegyo-nya?  Aisshh, bagaimana penampilan Kim Ryeowook sekarang? (>W<).   Oke, honestly…aku hanya sempat melihat penampilannya dari TV saja,karena jarak Seoul dan Busan yang ‘menyita waktu’ maka aku harus bersabar untuk berhubungan jarak jauh dengannya. (T.T).   Lagipula, siapa yang percaya dengan panampilan di TV?  Bahkan seseorang yang cantik’pun bisa terlihat buruk jika dia tampil di TV, begitu juga kebalikannya.  Aku hanya ingin bertemu dengannya secara langsung~! :D

..Press the reset, Press Press Press the reset..

Sender : »Shorty Melody«

15 Mei 2010, 12:56:33

Sudah berangkat?

To : »Shorty Melody«

15 Mei 2010, 13:05:22

Yap~ :) . Sekarang aku baru naik bis menuju stasiun.  Kau sudah makan?

Sender : »Shorty Melody«

15 Mei 2010, 13:12:56

Hati-hati di jalan. (^/A^)/ Mau kujemput jika kau sudah tiba di Seoul?  Aku sedang makan bersama Hyungie dan Kyu.  Kau?

To : »Shorty Melody«

15 Mei 2010, 13:20:51

Ara~ Tidak usah, katanya Yoonri onnie akan menjemputku dan kami akan shopping di Myungdong. :) . Ah~johta,makanlah yang banyak.  Aku tak mau dihajar para ELF karena Kim Ryeowook menjadi amat kurus~ (>A<)

Sender : »Shorty Melody«

15 Mei 2010, 13:23:59

Kenapa Siwon Hyung tidak memberitahuku ya? (=w=)a. Ne,aku akan makan yang banyak supaya Choi Leena tak dihajar para ELF. b(^_^)d.  Keke~ hati-hati di jalan~ :*

Aku menutup flip handphoneku dan kembali menaruhnya ke dalam saku.  Kepalaku menyender di jendela bis dan menatap pemandangan di luar jendela.  Daun mulai berguguran,padahal ini belum waktunya musim gugur.  Aissh~inikah dampak global warming?.  Cuaca menjadi tidak menentu~

Aku menghela nafas perlahan dan menatap jalanan dengan pandangan kosong.  1,5 tahun berlalu semenjak kejadian itu, tapi aku masih merasa bahwa kejadian itu baru terjadi kemarin.  Ya, benar-benar terasa seperti kemarin~

****

..21 Desember 2008, Seoul Grand Hall..

[National Drama Contest DAY]

“Nan ottokhae?  Rasanya jantungku mau keluar dari mulut, Saera-ah~!!”, ucapku gugup.  Sedangkan Saera yang bertugas menjadi make-up stylist untuk kelompok drama kami, hanya memandangku heran.  “Jangan berlebihan,Leena-ah!”, ucapnya dan menyapukan blush-on ke pipiku.

Aku menggembungkan pipi karena sebal, “Huhh~kau tak pernah merasakan rasanya berdiri di atas panggung dan berhadapan dengan orang banyak,Saera-ah~!”, balasku.  Saera tampak tak perduli dan kini memoles bibirku dengan lipstik cair,”Itulah alasannya kenapa aku bergabung sebagai Make-up stylist, bukan sebagai artist.  Karena aku tak mau merasakan hal yang merepotkan”, jawabnya santai.

Aku terdiam sejenak dan akhirnya mengangguk mengiyakan, “Ahh~ya, benar.  Lagipula jika bukan kau yang menjadi stylist kami, siapa lagi yang akan mendandani aku secantik ini?”, ucapku dan tersenyum padanya.  Dia terkekeh pelan dan akhirnya menepuk pipiku semangat, “Ayo~Choi Leena, menangkan best female artist itu!”, ucapnya kencang.

Aku mengangguk yakin dan akhirnya berdiri perlahan.  Aissh~gaun ala princess ini benar-benar membuatku kerepotan!! (>A<).  Aku berjalan perlahan dan akhirnya berputar di depan Saera, “Bagaimana?”, tanyaku.  Dia menopang dagunya sejenak dan akhirnya mengangguk yakin, “10 point out 10″, ucapnya sambil menirukan tarian 2PM. :)

Aku tersenyum simpul dan menatap bayanganku di cermin sekali lagi. Mahkota dan gaun ini benar-benar membuatku merasa seperti cinderella. Arrgh~jangan cinderella..dia kan harus menghadapi banyak cobaan sebelum akhirnya bertemu dengan pangerannya?! (=A=)

Tiba-tiba saja pintu terbuka, “Leena, sudah siap? Kita masih harus rehearshal dulu~!  Palliwa!!”, seru pelatih klub drama kami.  Aku mengangguk singkat,”Ye,Sonsangenim”, jawabku.

Aku menatap Saera ragu, “Aku takut~!”, cemasku.  Saera beranjak dari duduknya dan akhirnya langsung menarik tanganku untuk segera keluar dari ruangan. “Kita sudah jauh-jauh datang dari Busan.  Sudah terlambat untuk mengundurkan diri!!”, ucapnya galak.  Aissh~sahabat apa yang malah mengancam temannya disaat seperti ini?!  Im Saera, how dare you~!

****

..Seoul, GyongHwa Station,15 Mei 2010..

Aku mengeratkan jaketku dan berjalan pelan di lorong stasiun ini.  Haah~dingin sekali di sini~!! (>..<) Bagaimana Ryeowook bisa bertahan di tempat sedingin ini sedangkan tubuhnya yang makin kurus?!.  Ahh~sepertinya aku sudah menjadi pacar yang gagal karena tak bisa menjaga pacarnya dengan baik.

Neorago..Neorago..Neorago..

Calling..

»Yoonri Onnie«

“Yoboseyo?”

“Leena-ah, kau dimana?”

“Ahh~aku sudah sampai,onnie.  Sekarang aku sedang ada di gerbang B.”

“Ahh~arasseo.  Tunggu onnie, arachi?  Jalanan menuju stasiun tiba-tiba menjadi macet.  Kau pergi saja ke salah satu restoran, nanti Onnie yang akan bayar.  Yang penting, kau mesti menghangatkan diri dulu ke satu tempat, Leena-ah~!  Udara diluar pasti dingin”, ucap Yoonri onnie di seberang telefon.

Aku menggumam paham, “Ye,Onnie.  Arasseo.  Onnie jangan khawatir.  Udara di sini tidak terlalu dingin kok”, ucapku berbohong, aissh..padahal rasanya seluruh darahku ini sudah beku. (>M<) tapi,ahh..aku tak mau merepotkan Yoonri onnie lagi.  Tadi aku sudah memintanya menjemputku di sini, dan sekarang aku mau ditraktir dan nanti juga akan diajak shopping ke Myundong?! ($w$). Aigooo~kekasih Siwon Oppa ini memang serupa dengannya, benar-benar seperti malaikat yang baik hati.

“Ahh~kojitmal!  Sudahlahh~cepat pergi ke restoran fast food yang ada di dekat gerbang B.  Itu restoran milik Onnie.  Kau tak usah segan,Leena-ah.  Arachi?  Cepatlah makan dan tunggu onnie disana.  Annyeong~”, ucapnya cepat dan segera memutuskan hubungan telefonnya.  Ahh~memang mustahil untuk menolak semua omongan dari nona muda itu. (=A=)a

Aku menoleh ke kiri dan menemukan sebuah restoran fast food bernama “KimLicious~“.  Uhhmp, Ini pasti milik Yoonri onnie.  Yaah~lihat saja dari namanya, Kimlicious~ mungkin itu diambil dari nama keluarganya, Kim Yoonri? (=w=)>. Ahh,hanya perkiraanku saja sih.  Akhirnya aku masuk ke dalam restoran itu, dan memang benar seperti yang dikatakan Yoonri Onnie, disini memang hangat~!!!  Ahh~aku merasa hidup kembali!! :D

Suasana di restoran ini cukup padat tapi masih terlihat beberapa bangku tanpa pengunjung.  Saat aku masih memperhatikan suasana restoran, seorang pelayan menghampiriku, “Permisi, anda nona Choi Leena?”, tanyanya.

“Ah,ye.  Keurae..”,ucapku agak gugup.  Pelayan itu lalu menambahkan,”Kami sudah menyiapkan tempat khusus untuk anda”,ucapnya singkat dan menuntunku ke salah satu meja.  Aissh~ini pasti karena ucapan Yoonri Onnie lagi!! (>O<)>. Kenapa dia terlalu baik,sih?  Lama-lama aku jadi merasa segan padanya~  Tapi pada akhirnya, aku duduk di meja yang ditunjuk oleh pelayan itu.  Dan bahkan di mejaku itu sudah tersedia beberapa makanan yang masih mengepul hangat. (O.o). “Silakan,nona”, ucap pelayan itu.  Aku masih merenung heran di depan makanan ini.

Aigooo~aku tak bisa membayangkan bagaimana nasib anak dari Yoonri onnie dan Siwon Oppa?  Anak itu pasti adalah anak yang paling beruntung sedunia.  (=X=) Siwon Oppa dan Yoonri Onnie itu sama-sama memiliki fisik yang sempurna, aura yang dipenuhi oleh kharisma, harta yang melimpah, otak yang cerdas, bakat yang istimewa, aissshh..aku sendiri sampai bingung untuk menyebutkan kelebihan keduanya. (=3=)

“Leena-ah~?”, suara lembut itu membuatku sadar dari lamunanku dan kembali ke dunia nyata.  “Heii~kenapa belum mulai makan?”, ucap Yoonri onnie yang sudah ada di hadapanku.

Aku hanya mengangguk seadanya dan tersenyum simpul, “Ahh~aku hanya kagum dengan nuansa dan interior restoran ini,onnie”, ucapku jujur.  Yoonri onnie tersenyum manis dan mengangguk, “Sudahlah~cukup melihat-lihatnya.  Ayo cepat makan, atau kita tak akan sempat membeli barang yang kau ceritakan padaku itu”,lanjutnya.

Pikiranku langsung teringat oleh sesuatu dan menatap Yoonri onnie dengan penuh terima kasih, “Ahh~benar Onnie!!  Aku hampir saja lupa dengan benda itu.  Untung onnie mengingatkanku~!”, ucapku.  Yoonri onnie hanya mengangguk pelan dan mengelus kepalaku lembut, “Makanlah~nanti keburu dingin”.

Aku tersenyum simpul dan segera menatap makanan di depanku ini dengan buas.  “Ahh~onnie juga harus makan bersamaku.  Ayo~!”. :)

**** Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {5th Stories}

 

Haii, akhirnya kalian datang juga. (^^)

Aku sudah menunggu kalian dari tadi, katanya kalian datang jam 2 siang, tapi sekarang hampir jam 3 loh. (=w=)a

Ahh~ya.  Aku juga tahu kalau jam segini memang sering terjadi macet di pusat kota.

Baiklah, aku juga bisa maklum kok. :)

Ahh~baiklah, ayo masuk.

Akan segera kuceritakan kisahku dengan Lee Hyukjae, si dancing machine.

Atau sering kusebut sebagai : Okey_Monkey

*****

To :  Okey_Monkey

16 Mei 2010, 12:22:56

Cepatlah makan siang~!  Jangan sampai kau pingsan saat perform nanti.  :)

Aku menaruh handphone’ku di atas meja rias dan beranjak ke arah lemari untuk mencari baju yang akan kupakai untuk ke gedung SBS.  Uhmmp, bagaimana jika aku memakai kemeja coklat dan jins putih?  (=.=)a   Ahh~aniya, terasa tidak matching.  Blouse biru dengan celana hitam?  Uhmmp, cukup lucu~  (^^)  Ditambah dengan memakai Jaket couple yang pernah kubeli dengannya dan sepasang sepatu kets, yayaya~manis dan minimalis.  XD

O..O..Only for you, O..Only for you

Sender :  Kyuhyun_Jo

16 Mei 2010, 12:25:30

Kau juga cepatlah makan, lama-lama tubuhmu terlihat seperti tengkorak berjalan.

Aku mengangkat alis heran, kenapa Kyuhyun mengirim SMS seperti ini padaku?  (=.=)  Apa dia salah mengirim SMS untuk Nara? Dan, apa itu maksudnya TENGKORAK BERJALAN?!  (>M<) Aigoo~kasihan Nara, mempunyai namjachingu yang tidak peka seperti Kyuhyun.

To :  Kyuhyun_Jo

16 Mei 2010, 12:27:21

Kyuhyun-a, sepertinya kau salah mengirim SMS.  Aku Cherry, bukan Nara.

O..O..Only for you, O..Only for you

Sender :  Kyuhyun_Jo

16 Mei 2010, 12:29:56

Ahh~noona, arassoyo.  Hyukkie hyung yang menyuruhku membalas SMS’mu.  Katanya dia tidak punya pulsa.  (=.=) Pulsa’nya habis dipakai untuk OnLine twitter.  :p

To : Kyuhyun_Jo

16 Mei 2010, 12:22:56

Oh, mian.  :) Hwaiting untuk perform nanti, Kyuhyun-a.  Kami akan datang untuk menonton. ^w^

Sender : Kyuhyun_Jo

16 Mei 2010, 12:22:56

Ya, noona.  Gomawo

Aku mendesah kesal dan merutuk handphone di tanganku, “Hyukjae-ya!!  Kau bodoh~”, geramku dan berteriak di depan handphone kemudian membanting handphone itu dengan kasar ke arah kasur.  Tapi..SIALAN~!!! Handphone’nya malah terpantul dan akhirnya terbanting ke lantai.  (>M<)   Ahh~aku tak pedulii~!!  Lagipula handphone’ku sudah tahan banting, kok.  (=.=)

Aku mengurungkan niat untuk mencari baju yang akan dipakai untuk ke gedung SBS dan malah menelungkup di kasur.  “AAAAAAHH~!!  LEE HYUKJAE PABO~!!”, teriakku sambil membenamkan kepala ke bantal, sehingga teriakanku tidak terlalu terdengar.    Tiba-tiba saja aku merasa bad mood, mungkin karena SMS dari Kyuhyun tadi yang bilang bahwa Eunhyuk lebih memilih twitter dibandingkan dengan membalas SMS’ku.  (>M<)  Arggh, siapa pula pembuat twitter itu?!  Ingin rasanya aku membunuhnya atau setidaknya memukul kepalanya yang terlalu kreatif karena telah menciptakan twitter~!!

Bukan hanya kali ini dia menyampingkan aku demi twitter sialan itu.  Dulu dia pernah lupa bahwa dia ada janji kencan denganku dengan alasan dia ketiduran dan terlambat bangun.  Setelah kutanyakan pada Leeteuk, dia memang ketiduran..DI DEPAN KOMPUTER sehabis ber’twitter ria!!  Dan ditambah lagi, dia tersenyum aneh setiap membaca mention para ELF padanya.  Arggh, dasar playboy~!!!

Bagaimana bisa yeoja setia sepertiku memiliki pacar yang playboy seperti dia?!  Aigooo~Tuhan, apa dosaku padamu hingga kau memberikanku cinta untuk namja playboy seperti dia.  (>.<)  Tuhan, apa kau ingin mempermainkanku? (T.T)  Arggh, lebih baik dia pelit padaku dibandingkan dengan selalu menunjukkan sifat playboy’nya didepanku!

Dan tambahan lainnya, apa maksud dari TENGKORAK BERJALAN?!! Dia kira, aku zombie?~  (>.<)

Aku menghela nafas dalam dan berpikir sejenak, dia harus diberi pelajaran~!  Ya, PE-LA-JA-RAN yang akan membuatnya jera, untuk selamanya!  Aku tersenyum licik dan segera bangkit menuju meja belajar dan mengambil sebuah buku panduan memasak dari tumpukan buku yang ada.  Aku membuka lembar demi lembar buku itu, dan tanganku langsung terhenti di sebuah halaman yang menunjukkan resep, “Super Spicy Chicken Curry”.

Aku terkekeh pelan dan menggumam, “Lee Hyukjae, sebagai pacar yang baik, aku tahu bahwa kau sangat menyukai makanan pedas, bukan begitu?”.   Aku membuka halaman lainnya dan memastikan bahwa semua bahan yang dibutuhkan, ya..semua bahan ini ada di dapur.  Jadi aku tak perlu membeli bahan-bahan ini lagi ke supermarket.

Aku menengok kea rah jam yang tergantung di dinding, jam 12.30.  Masih 2 jam lagi sebelum waktu yang dijanjikan, dan kurasa 2 jam itu cukup untuk membuat ‘hadiah’ untuk HyukJae’ku tersayang.  XD.   Setelah mengangguk yakin, aku segera mengambil handphone’ku yang masih tergeletak di lantai.  Aku memencet tombol untuk mengaktifkan handphone, tapi..KENAPA MASIH MATI?!  Aku mulai panic dan memencet tombol-tombol lainnya, tapi hasilnya tetap saja nihil, handphone’ku masih belum mau menyala!!!

Argggh, Lee Hyukjae~!  Alasanku bertambah, Kau memang harus merasakan pembalasan karena telah merusakkan handphone keramat milikku~!!!!! (>M<). Untung saja aku punya handphone cadangan lainnya~ :( Tapii, arghh..itu kan handphone keramat milikku~ (=3=)

***** Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {4th Stories}

Oh, annyeong.

Manager ku bilang, kalian ingin bertemu denganku? Ada perlu apa?  :)

Eh?  Tentang Heechul?

Darimana kalian tahu tentang hubungan kami berdua?

Uhmp, Nara?  Maksud kalian, Kwan Nara?  Yeojachingu Kyuhyun?

Aigoo, baiklah.  Akan kuceritakan tentang kami berdua..

Tapi jangan mengobrol di sini, aku takut ada wartawan yang menguping pembicaraan kita..

Ah, bagaimana jika di kantin saja?  Lagipula aku lapar dan ini juga saatnya makan siang.  :D

Ahh, tenang saja..aku yang traktir kok. ^^

+++++

..16 Mei 2010, Super Junior Comeback  4th Album, Bonamana DAY..

..Nan Neorago, Neorago Naneun, Nan Neorago..

Aku mengambil handphone’ku yang tergeletak di atas meja rias.  Setelah tahu siapa yang mengirim SMS, senyumku langsung terkembang lebar.  Aku segera membalas SMS itu dengan perasaan bahagia yang membuncah.

Sender : *Gege*

16 Mei 2010, 11:23:45

Kyuna-ya, masih ingat padaku?

 

To : *Gege*

16 Mei 2010, 11:24:58

Keurom~!  Malah aku ingin bertanya, “Kau masih ingat padaku?”  XD  Kekekeke

 

Sender :*Gege*

16 Mei 2010, 12:27:05

Kekeke~ :]  Boleh aku minta bantuanmu, Kyuna-ya?

 

To : *Gege*

16 Mei 2010, 11:29:21

Tentu saja~ :]  Sowoneul Malhebwa~ XD

 

Sender : *Gege*

16 Mei 2010, 11:31:45

Dasar kau~! :D Datanglah ke MyungSan Park.  Ada sesuatu yang ingin kutitipkan padamu.

 

To : *Gege*

16 Mei 2010, 11:35:35

Oh ya?  Kau ada di Korea?!  Menitipkan sesuatu? Untuk siapa?

 

Sender : *Gege*

16 Mei 2010, 11:37:25

Ya, aku ada di Korea. :] Ada sesuatu yang ingin kutitpkan untuk kekasihmu, Heechul hyung~

+++++ Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {3rd Stories}

Lho, siapa kalian?  Ada perlu apa denganku?

Hah? Sangmi Onnie yang menyuruh kalian untuk datang menemuiku?

Oh, pasti kalian adalah orang yang ‘katanya’ ingin mendengar kisahku dengan Kyuhyun bukan?

Uhmmp, bagaimana kalau kita bercerita di dalam saja?   Ayo masuk~ :)

Oya, siapa namamu? Ahh~arasseo, choneun Kwan Nara imnida.  Umurku?  Aku baru 18 tahun, mahasiswa tingkat 2 di universitas Seoul.  Masih cukup muda bukan? Hahaha~

Aigoo, mianhae.  Rumahku memang berantakan dan penuh dengan kaset game yang dipinjamkan oleh Kyuhyun.  :D

Nah, ayo duduk di sini, maaf kalau kursinya agak kurang nyaman.

Jadi, dari mana aku harus mulai bercerita?

Aissh, aku lupa..kau mau minum apa? :)

****

..My house, 16 Mei 2010, Comeback Special Stage Super Junior “Bonamana” DAY..

.Kwan Nara, ada SMS dariku!  Cepat bukaaa~.

Aku mengalihkan pandangan dari game yang sedang kumainkan dan beranjak bangun dari kasur untuk mengambil handphone yang kusimpan di atas meja belajar.  Aissh, bisakah dia tak menggangguku saat aku sedang bermain game?  Awas saja jika dia hanya meng’sms hal yang sepele.  (T.T)

Sender : Naui ‘game’

16 Mei 2010, 12:22:43

Kau akan ke sini kan?

To : Naui ‘game’

16 Mei 2010, 12:23:53

Entahlah, Nari Onnie belum menelfonku lagi. Mungkin tidak jadi.

Sender : Naui ‘game’

16 Mei 2010, 12:25:13

Ya!  Kau bilang, kau pasti akan ke sini kan?!  Kenapa kau malah bilang tidak jadi?!!

To : Naui ‘game’

16 Mei 2010, 12:26:22

Aku malas berdesakan dengan banyak orang hanya untuk melihatmu yang diteriaki oleh banyak yeoja.

Sender : Naui ‘game’

16 Mei 2010, 12:22:43

Kau harus datang! TITIK!  Aku ingin menantangmu untuk melanjutkan game yang dulu belum kita selesaikan.  Kau harus datang!

Aku hanya menghela nafas dalam-dalam sambil menatap handphone ini dengan nanar.  Sejak kapan dia menjadi sering memaksakan kehendaknya seperti ini? (T.T)  Oke, mungkin aku memang salah karena tidak datang untuk melihatnya saat mereka sedang melakukan comeback stage di Music Bank ataupun di Music Core, padahal dia sudah mengingatkanku untuk datang ke sana dan melihat penampilannya secara langsung.

Tapi HEI, bisakah kau bayangkan bagaimana rasanya saat melihat pacar kita sedang tampil di atas panggung dan diteriaki riuh oleh ratusan atau bahkan ribuan fans’nya?  Bangga?  Ya, kuakui..aku bangga menjadi pacar Cho Kyuhyun, seorang main vocal dan *sekarang* menjadi lead dancer Super Junior.  Tapi kepada siapa aku dapat membanggakannya jika tak ada seorangpun yang tahu bahwa aku ini adalah pacarnya sejak 3 tahun yang lalu?

***** Continue reading

Diary Of Secret Girlfriend {2nd Stories}

Hai.

Seo Sangmi imnida. :)

Uhmm, darimana kalian tahu tentang aku?

Apa? Dari Nari-ssi?

Ahh, arasseo.  Pasti dia sudah menceritakan tentang ‘kami’, kan?

Baiklah, sekarang apa yang ingin kalian ketahui tentangku?

Apa?  Bisa tolong kau ulangi ucapanmu?

Ah, tentu saja kalian ingin tahu tentangku dan Joongsoo bukan?

Baiklah, akan kuceritakan kisahku.

Tapi alangkah baiknya jika kau menyiapkan beberapa snack disampingmu saat ini.

Kenapa?

Karena kisah kami berdua, amat sangat panjang dan mungkin agak membosankan.  Hahahaha~

Nah, harus dimulai dari mana ceritaku ini?

****

..16 Mei 2010, SBS Inkigayo Studior, Super Junior Comeback Special..

Aku masih berdiri di barisan antrian para ELF yang berdesakan untuk segera masuk ke dalam studio.  Wajah mereka terlihat sangat antusias dan gembira, atau malah terkesan amat bernafsu untuk berteriak di depan pujaan mereka?  Entahlah, aku belum pernah merasakan perasaan fangirls seperti mereka.

Oya, hari ini aku bersama 9 yeojachingu member lainnya sedang berkumpul untuk menonton comeback performance para ‘suami’ kami.  Sejujurnya aku paling tak suka dengan hal-hal seperti ini, toh nanti aku bisa menontonnya di TV ‘kan?  Bahkan aku bisa menontonnya dengan lebih leluasa tanpa harus berdesak-desakan. (=.=)  Tentang masalah melihat para member Super Junior secara langsung, ahh~ bukankah aku sudah sering melihat mereka secara langsung, bahkan tanpa make up. (==,)

Yah..sudahlah, toh sudah lama aku tak berkumpul bersama 9 teman seperjuanganku ini.  :D .  Tapi sayang sekali Jiyeon belum datang ke sini, sepertinya lagi-lagi dia sibuk dengan tugas karya ilmiahnya itu.  Semoga saja dia masih sempat melihat penampilan Sungmin nanti.

.Sorry, sorry, sorry.

“Onnie, handphone’mu berdering”, ucap Sooyeon yang ada di sebelahku.  Tangannya masih mengelus-elus Little Sweet Potato milik Yesung.  Ahh~dasar mereka berdua, pasangan yang abnormal, pantas saja jika mereka bisa cocok satu sama lain. (=A=)

Aku mengambil handphone’ku yang tersimpan di dalam tas.  Uhmmp, SMS?

Sender : _x_x_x_

16 May 2010, 13:23:45

Kau dimana?  Sudah sampai di studio?

To : _x_x_x_

16 May 2010, 13:24:35

Belum, kami masih di depan pintu masuk.  Studionya belum dibuka.

Sender : _x_x_x_

16 May 2010, 13:26:56

Bagus!  Kalian semua pergilah ke lobby utama, kami ingin bertemu sebentar.

To : _x_x_x_

16 May 2010, 13:27:22

Ne, ara.

Aku menutup flip handphone’ku dan kembali menaruhnya ke dalam tas.  Yahh, kalian jangan bingung jika kata-kata di SMS kami sama sekali tak menunjukkan kesan romantis, karena jika sebuah pasangan telah bersama selama lebih dari 2 tahun, maka mereka akan lupa bagaimana cara untuk bersikap romantis.  Kalian juga begitu kan?

Aku beranjak menghampiri teman-temanku yang lain dan segera mengajak mereka ke lobby utama untuk bertemu dengan para member.  Yaa, ini memang sudah menjadi kebiasaan bagi kami untuk member mereka semangat sebelum mereka naik ke atas panggung.  Dan bagiku, aku sudah melakukan hal ini lebih dari puluhan kali, yahh~wajar saja ‘kan?  Aku dan Joongsoo sudah bersama sejak 4 tahun yang lalu, dan selama 4 tahun itu, sudah ratusan kali Joongsoo tampil diatas panggung bukan? :) Continue reading