{Junrim SongFic} “The Day You Rest”

Baby… What are you doing tomorrow?

You have nothing? I have work..

What’s the point of meeting your friends?

What about just resting at home?

{Yong Junhyung, to…. Raisly Kim}

—- Continue reading

Advertisements

{JunRim} P.O.T.R.E.T (Picture is Never Lies)

Jika camera adalah duplikat dari dirimu,

maka lensanya adalah matamu, dan tombol potretnya adalah hatimu.

Lihatlah dengan sederhana, dan tekan tombolnya.

Biarkan keindahan itu tetap terlihat asli tanpa memikirkan noise, iso, props, shutter, composites atau apa pun.

Cukup satu ‘klik’ dan simpan keindahan itu dengan apa adanya.

Itulah arti dari mencintai sebuah objek..”

#### Continue reading

{JunRim} Glass Box (Can’t I Love You?)

WARNING! LONG PART!!

Karena kau selalu tinggal di dalam kotak kaca.

Sebuah kotak kaca, yang menahan dirimu dari sentuhan dan suaraku.

Sebuah kotak kaca, yang mengurungmu dalam bayang-bayang masa lalu.

Kuncinya ada di dalam..

Hanya kau yang bisa membantu dirimu sendiri keluar dari dalam sana.

Aku tidak mungkin mendobrak paksa dengan menghancurkan kacanya,

Karena pecahan-pecahan tajamnya akan melukaimu,

Dan aku… tidak ingin kau terluka.

***

Continue reading

{JunRim} A Cup of Starbucks

Hati wanita ibarat satu cup Hot Coffee Starbucks.

Ada berbagai macam hal yang tercampur di dalam sana.

Pahitnya Kopi. Manisnya Susu. Kentalnya Caramel. Lembutnya Vanilla. Kuatnya Mocca..

 

Namun senikmat apa pun, akan tetap ada ampas yang mengendap di bawah sana.

Kau sudah tau,

Tapi kenapa kau malah semakin mengaduk-aduknya?

  Continue reading

{JunRim} (BEAST) Like an Origami

Hidup itu seperti sebuah kertas lipat,

butuh lipatan-lipatan rumit untuk menjadikannya sesuatu.

Burung? Perahu? Kincir?

Kau bisa membuat apa pun yang kau mau..

Dan saat bentuk yang kau punya mulai rusak, kau selalu bisa kembali ke awal.

Sekusut apa pun kertas itu sekarang,

Sebanyak apa pun bekas lipatan yang masih nampak disana,

Kau masih tetap bisa membuat sebuah bentuk yang baru untuk hidupmu..

Continue reading