SHADOW {3rd Sight}

“Ayah, aku ingin menonton Super Show 2″, pinta gadis itu dengan pandangan memohon.  Ayahnya menurunkan koran yang tengah dibacanya, “Super Show? Apa itu?”, tanyanya dengan pandangan heran.

Gadis itu menggembungkan pipinya dengan kesal, mengingat bahwa Ayahnya sama sekali tak mengenali idola pujaannya itu.  “Konser Super Junior, Ayah.  Aku ingin sekali melihat Heechul, Kyuhyun, Ryeowook, Sungmin & Donghae”, ucapnya sambil mengatupkan kedua tangannya.

Ayahnya menghela nafas dalam dan mengangkat bahu, “Kapan-kapan saja ya?”, ucap sang Ayah. “Kau harus bersiap-siap untuk persiapan masuk Universitas bukan?”, tambahnya.

Sang gadis langsung mencibir, “Ayolah Ayah.  Kalau aku sudah menonton Super Show, aku tak butuh apapun lagi di dunia ini dan kalaupun aku mati, aku pasti akan mati dengan tenang”, desak gadis itu.  Sang Ayah menatapnya tegas, “jangan semudah itu mengucapkan kata mati, Lee Ryeona!!”.

Ia menunduk takut tapi masih tetap merajuk, “Ayaaah~Ayolah!  Ayolah~ boleh ya?”, ucapnya, kini sambil menggenggam tangan Ayahnya dengan erat.  “Ayahku adalah ayah terbaik di seluruh dunia~”, rayunya.

Sang Ayah mendesah pelan dan akhirnya mengangguk singkat, “Baiklah, Baiklah.  Anggap saja ini hadiah untukmu sebelum masuk Universitas”, ucap Ayahnya akhirnya.

“JINJJA?!  Aaaa~ Ayahhh, Kamsahamnida!!”, pekik sang gadis, kini memeluk Ayahnya dengan erat.  Sang Ayah terkekeh pelan dan mengelus rambut anaknya dengan sayang, “Sudah, sudah.  Nafas Ayah sesak, Ryeona-ah”, ucapnya.

Gadis itu masih tersenyum lebar dan mengecup pipi Ayahnya, “Aaaa~ Aku akan menghadiahkan boneka Prancis milikku pada mereka”, ucapnya semangat dan beranjak pergi ke kamarnya.

Sang Ayah menatap langkah ringan anaknya itu sambil menggelengkan kepalanya dengan senyum simpul.  Dia menatap foto yang terpajang anggun di figura, “Anak kita sudah dewasa, Jinsa-ah”, gumamnya pelan.

***** Continue reading

Advertisements

SHADOW {2nd Sight}

Kalian sama sekali tak berguna..

Hanya seonggok sampah murahan yang dibayangi oleh imej palsu..

Sekumpulan pengecut yang tak berani mengikuti arahan iblis..

Boneka usang yang menunggu arahan malaikat palsu..

Jadi, wajar saja jika aku ingin membunuh kalian, bukan?

****

Suasana villa di Gyongju yang dihuni oleh member Super Junior, kini benar-benar sudah diselimuti oleh rasa panik & kalut.

3 member : Kyuhyun, Sungmin & Donghae telah hilang tanpa jejak secara tiba-tiba sedangkan masing-masing dari mereka meneriakkan 1 hal yang sama :

SEGERA PERGI & TINGGALKAN VILLA ITU.

****

“Kita harus pergi, hyung!”, seru Shindong pada Leeteuk dengan nada panik.  Eunhyuk menatap Shindong tak percaya, “Mworago?! Meninggalkan mereka bertiga begitu saja tanpa kepastian keberadaan mereka?”.

Leeteuk makin bingung dan terus-terusan menggigiti kuku jarinya.  Suatu kebiasaan saat dia sedang panik dan tak tahu apa yang harus dilakukan.  “Kita..tak boleh pulang sampai mereka bertiga ditemukan”, ucapnya dengan nada parau.

Heechul masih diam sambil memperhatikan pergelangan tangannya yang membiru karena cengkraman tangan Donghae sebelumnya.  Bagaimana bisa Donghae menghilang?!  Padahal ia menggenggam tangannya juga, dan..apa maksud perkataannya tadi?!  Bayangan? Pantulan?

Heechul menjambak rambutnya sendiri, arghh..apa maksud perkataannya itu?  Apa yang sebenarnya terjadi pada mereka bertiga?! Ada apa dengan tempat ini?! Continue reading

SHADOW {1st Sight}

Sesuatu hal yang datang, pasti ia juga akan pergi.

Tapi, bagaimana jika hal itu juga membawa ragamu untuk pergi bersamanya?

Ke sebuah tempat yang bahkan tak akan pernah bisa kau bayangkan keberadaannya.

Akan jadi apa & apa yang akan terjadi padamu, tak akan ada yang tahu.

Jadi, siap untuk bermain?

***

Leeteuk duduk santai di depan komputer, tangannya masih menari di atas keyboard untuk membalas UFO message dari para ELF.

Leeteuk : “Yeorobun, rasanya kami butuh liburan.  Ada yang bisa menyarankan kami harus liburan kemana?”

Beberapa detik setelah message itu terkirim, langsung ada banyak balasan untuknya.  Jawabannya rata-rata sama : London, USA, Indonesia, dan lainnya.  Tapi ada 1 balasan yang menarik minat Leeteuk,

SJ6666 : “jika kalian berlibur, datanglah ke Gyongju. Aku jamin, kalian pasti menikmati suguhan di pulau itu. Lagipula tak akan ada seorang pun yang akan mengganggu kalian”

Leeteuk : “SJ6666, gomawo untuk sarannya. :) . Tapi kenapa username’mu 6666? Bukankah itu angka kematian?”

Tak ada balasan setelahnya.  Leeteuk menganggap bahwa ELF itu sudah tidur dan beranjak ke ruang tengah dorm, para member masih berdebat mengenai tempat liburan mereka.

“Bagaimana kalau kita ke Gyongju?”, usul Leeteuk.

Tanpa mereka sadari, bahwa ada seseorang yang tengah menyeringai licik sambil menatap balasan UFO dari Leeteuk.

“Permainan dimulai, SJ”.

**** Continue reading