{NamSoo} Only You

OY

Monday, 27thDecember 2011, 14:00 PM KST.

Somewhere in Seoul.

Bang Namgyu merapihkan file-file tugas miliknya yang akhirnya selesai setelah ia berkutat di dalam perpustakaan kota dari pagi yang ditemani oleh tumpukan buku-buku tebal dan tua penuh debu. Gadis berambut cokelat gelap itu mendorong pintu perpustakaan dan ia langsung disambut dengan keramaian kota Seoul di siang hari. Dengan cepat ia mengeluarkan ponsel berwarna hitam dari dalam saku jaket cokelat miliknya.

Setelah mengetik password, layar ponselnya menampilkan foto Mr. Huffish yang sedang tertidur ketika menunggu INFINITE perform. Seulas senyum terukir diwajah gadis tersebut. Beberapa detik setelah memandangi wallpaper ponselnya, telunjuknya menyentuh icon memopad.

“Hmm. Jam 14:25, berkunjung ke lokasi syuting Mr. Huffish,” ucap Namgyu yang masih terus menatap ponselnya.

Namgyu menghembuskan nafas pelan lalu berjalan menuju lokasi syuting drama Myungsoo yang kebetulan dekat dari perpustakaan. Lagi-lagi Namgyu menghela nafas berat.

Psh. Pria itu tidak mengerti kalau sebentar lagi akan ada ujian nasional. Ia malah menyuruhku menjadi asisten pribadi nya. That jerk,” gumam Namgyu. Sebenarnya ia bisa saja menolak perintah Kim Myungsoo namun ia sudah berjanji untuk tetap menjadi personal assistant Myungsoo.

Ketika ia sampai di lokasi, ia tidak menemukan Myungsoo. Biasanya tugas Namgyu hanya membawakan makanan atau minuman untuk Myungsoo atau sekedar menemani nya walaupun sudah ada manager oppa yang datang bersama pria itu. Merasa tidak menemukan pria yang ia cari, Namgyu memutuskan untuk pergi ke cafe yang kebetulan dekat dengan lokasi syuting.

Belum sempat ia memasuki cafe tersebut, ia menangkap sosok figur yang ia kenal. Itu adalah Kim Myungsoo namun ia tidak sendiri, ia ditemani oleh seorang gadis dengan rambut panjang berwarna cokelat terang. Namgyu ingat siapa gadis itu, bahkan ia sangat ingat. Gadis itu Seo Minjung. Apa yang sedang mereka bicarakan ?

Walaupun dari jauh, Namgyu dapat melihat mata Seo Minjung berkerlip setiap Myungsoo berkata sesuatu, menggambarkan seolah-olah dapat berbicara dengan Myungsoo adalah hal yang sangat menyenangkan baginya. Sedangkan Myungsoo tidak menunjukkan rasa tertarik sedikit pun walaupun kadang-kadang Namgyu dapat menangkap pria itu diam-diam memperhatikan gadis yang ada di hadapan nya ketika perhatian Seo Minjung tidak padanya.

Sedih ? Kecewa ? Marah ? Entah apa yang Namgyu seharusnya rasakan. Namun yang ia yakin akan satu hal yaitu ia tidak suka dengan pemandangan yang ia lihat saat ini. Mungkin ia sudah terlalu lama berdiri di sebelah cafe itu sambil menatap kedua pasang itu sampai ia tidak menyadari seseorang telah berdiri disampingnya.

“Hm. Lebih baik kau hampiri Myungsoo dan sapa dia. Aku yakin ia akan senang melihat kau datang kesini,” ucap sebuah suara dengan satoori yang khas dari arah sebelahnya.

Otomatis, Namgyu segera menoleh dan terhenyak ketika mendapati seseorang yang ia kenal. “Kim Minseok-ssi!” Bisiknya kaget pada pria bertubuh kecil yang dikenal sebagai Seo Kyungjong di drama ‘Shut up! Flower Boyband’ yang berperan sebagai teman satu band Myungsoo.

Kim Minseok tertawa pelan melihat reaksi kaget dari Namgyu. “Pergilah kesana,” ulangnya lagi.

Namgyu memiringkan kepala nya dengan heran. Minseok menoleh kearah dua pasang yang masih berbincang tanpa menyadari dua orang tengah memandangi mereka. “Apa maksudmu ? Aku tidak ingin menganggu pembicaraan mereka.”

“Kau suka dengan Myungsoo ‘kan ? Makanya kau melihat mereka dengan tatapan seperti itu,” ucap Minseok dengan yakin. “Jadi, hampiri dia dan alihkan perhatian Myungsoo dari gadis itu!”

Gadis berambut cokelat itu segera menggelengkan kepala nya dengan cepat. “Aniyo! Aku.. Aku tidak suka pada Myungsoo,” bantah nya.

Minseok mengangkat bahu nya ringan. “Well, okay. Tapi, aku sering melihat Myungsoo menatapmu dengan tatapan yang bisa membuat semua gadis meleleh. Yaah, mungkin kau tidak menyadari nya, tapi aku yang melihatnya menyadari hal itu.”

Namgyu menghembuskan nafas pelan entah untuk keberapa kali nya di hari ini. Ia memasukkan kedua tangan nya kedalam saku jaketnya untuk menghindari dingin nya udara musim dingin saat ini. Ia menoleh kearah pria dihadapan nya sedangkan Minseok terlihat bingung. Namgyu tersenyum tipis lalu mengalihkan pandangan nya kearah Myungsoo dan Minjung.

“Kim Myungsoo. Pria itu.. Masih belum bisa melupakan gadis itu seutuhnya. Aku.. Aku tidak mau membuatnya tambah bingung dengan perasaan nya.”

….

Friday, 31stDecember 2011, 14:00 PM KST.

Seoul of Performing Arts High School.

 “Jadi kau masih menjadi asisten pribadi L oppa ?” Tanya gadis dengan rambut cokelat terang sebahu. Ia sibuk mengunyah bibimbap tanpa mempedulikan pandangan aneh dari sahabatnya.

Bang Namgyu memandang sahabatnya dengan aneh lalu menunjuk sahabatnya dengan sumpit nya. “Kim Hyunjae! Habiskan makanan mu dulu baru bicara! Aish. Jorok sekali kau ini,” omel Namgyu sambil mengibas rambut nya.

Alih-alih meminta maaf atau menuruti ucapan sahabatnya, Hyunjae malah mejulurkan lidahnya -berusaha meledek Namgyu. Melihat kelakuan kekanak-kanakan nya Hyunjae, Namgyu mendecak kesal lalu kembali fokus memakan makan siangnya.

“Ah, bagaimana dengan bias baru mu itu, hah ? Byun.. Baekhyun ?”

Mendengar nama Baekhyun, mata Hyunjae langsung bercahaya dan tersenyum lebar, saking lebarnya sampai-sampai Namgyu bergidik melihatnya.

“Aaah! Jinjja! Byun Baekhyun! Namja itu sangaaaaat menganggumkan. Marvelous!” Ucap Hyunjae dengan nada fangirl nya.

Namgyu memijat pelipis nya ketika mendengar sahabatnya kembali spazzing tentang Byun Baekhyun. “Hyunjae’s fangirl side. Mode: On. Bad timing.”

Belum sempat Namgyu berteriak untuk menghentikan sahabatnya yang masih terus memuja pria bernama Byun Baekhyun tanpa henti, salah satu teman sekelas nya menghampiri mereka. Gadis berambut cokelat gelap itu mendongakkan kepalanya dengan pandangan penuh tanya.

Waegeurae Kyungmi-ah ?”

“Namgyu-ah, ada seorang pria yang sedang mencarimu!”

Nugu ?”

Molla~ Sebaiknya kau temui saja sepulang sekolah. Ia bilang ia akan menunggumu.”

Namgyu memiringkan kepala nya sambil berpikir siapa pria yang dimaksud Kyungmi. Ia mengalihkan pandangan nya kearah jam tangan putih yang melingkar di pergelangan tangan nya. Pukul 2 siang, ia sebenarnya masih ada kegiatan club yang kemungkinan ia akan pulang sore. Apa orang itu mau menunggu selama itu ? Dengan perasaan heran ia melanjutkan makan siang nya sambil berusaha menghiraukan ocehan sahabatnya.

Pukul 2 lewat 20 menit. Namgyu berjalan bersama Hyunjae di koridor menuju ruangan club mereka. Teringat dengan ucapan Kyungmi sebelumnya, Namgyu menghentikan langkahnya dan berpikir sejenak. Sahabatnya ikut berhenti dan menatapnya heran.

Apa orang itu masih menungguku ? Bagaimana kalau ini hal penting ?

Setelah berpikir cukup lama, ia akhirnya memutuskan pilihan nya. Ia segera menoleh kearah Hyunjae yang masih menatapnya heran. Namgyu tersenyum sekilas sebelum ia menepuk pundak gadis yang ada dihadapan nya.

“Hyunjae-ya! Aku harus pulang dulu, tolong bilang pada ketua aku tidak bisa datang. Gomawo!

Dengan itu ia segera berlari keluar area sekolah. Samar-samar ia dapat mendengar seseorang berteriak padanya.

Rule #12, jangan berlari di koridor!”

Namgyu menoleh sebentar dan mendapati Ricky yang tersenyum puas.

“YOO CHANGHYUN!”

Rule #15, dilarang berteriak di koridor!”

What the– Sejak kapan ia ingat peraturan sekolah ?!

Setelah sampai di gerbang utama sekolahnya, Namgyu menemukan seseorang yang ia kenal tengah bersandar di dinding dengan mata tertutup. Ia menyadari sesuatu yang berbeda dari pria itu. Sejak kapan ia mengubah warna rambutnya menjadi biru ?

“Choi Jinseok!”

Pria yang dipanggil membuka matanya lalu tersenyum dan melambaikan tangan nya. Namgyu yang tidak dapat mengendalikan dirinya ketika berlari, hampir saja menabrak pria tersebut. Untung saja Jinseok refleks menghentikan gadis itu dengan menggenggam kedua lengan gadis itu.

tumblr_mczxaodzw91qaeqimo1_500

Be careful,” tutur pria tersebut.

Opps. Sorry!”

Mereka berdua mulai berjalan keluar dari area sekolah. Namgyu menyentuh rambut biru Jinseok yang tampak bersinar dibawah terik matahari.

“Sejak kapan rambutmu jadi biru ?” Tanya Namgyu memulai pembicaraan.

Jinseok menyentuh rambutnya ketika Namgyu menurunkan tangan nya dari rambutnya. “Ah. Beberapa jam yang lalu.”

Namgyu mengangkat kedua alisnya. “Jadi, kau datang kesekolahku hanya untuk menunjukkan rambut baru mu ini, hah ?” Ucap Namgyu tidak percaya. “Aku kira ada hal yang penting.”

“Hei! Setidaknya berikan sebuah pujian untukku dan rambut baruku,” cibir Jinseok yang kelihatan sedikit tidak terima karena Namgyu menganggap rambut barunya adalah hal yang tidak penting.

Ah. Arraseo. Uwaaah~ Kau semakin tampak tampan, Seokkie~”

Eish. Kau sama sekali tidak tulus mengatakan nya.”

“Yang penting aku sudah mengatakan nya. Kau tau, rambutmu jadi seperti ice cream.”

“Terserahmu saja.”

Beberapa menit mereka berjalan dengan tidak ada salah satu dari mereka yang berminat untuk memecahkan keheningan. Bagi mereka ini bukan suasana yang canggung melainkan terasa nyaman. Jinseok menoleh kearah gadis yang ada disebelahnya.

“Oh. Tujuanku datang ke sekolahmu itu bukan untuk menunjukkan rambut baruku.”

“Jadi ?”

“Aku ingin mengajakmu keliling Seoul. Tenang saja, aku yang traktir! Bagaimana ?”

Ah~ Jadi kau mau mengajakku date ‘kan, Seokkie ?”

“E-Eh ? A-Apa kau sudah gila ?!”

Eii. Akui saja kalau kau sedang mengajak gadis cantik disebelahmu ini untuk date.”

“Bang Namgyu, kau ini berisik sekali ya.”

Aigoo~ Uri Seokkie tersipu malu~”

….

INFINITE’s Dance Practice Room.

I’m doom, Sungyeol-ah,” Myungsoo menundukkan kepala lemah, aura  disekitarnya berubah menjadi gelap dan berat.

Pria bertubuh tinggi berjalan menghampirinya lalu duduk disebelah Myungsoo. Ia meneguk sebotol air mineral yang ada di tangan nya sampai habis. Pria tersebut mendecak heran ketika melihat sahabatnya masih terlihat murung.

“Sebenarnya apa yang terjadi ?” Tanya Sungyeol yang setidaknya berusaha membantu meringankan beban Myungsoo.

Myungsoo mendongakkan kepalanya kearah Sungyeol dengan mata berbinar. “Namgyu melihat aku sedang berbicara dengan Minjung. Bagaimana ini ?”

Raut wajah Sungyeol berubah menjadi tidak senang. “Seo Minjung ? Kau masih berhubungan dengan gadis itu?”

Melihat Myungsoo hanya menganggukan kepalanya, Sungyeol mendesis kesal. Semenjak gadis itu memutuskan Myungsoo dengan alasan yang tidak masuk akal, Sungyeol menjadi sangat tidak suka dengan gadis itu. Ia membenci gadis itu karena sempat mengubah sahabatnya menjadi pria yang murung, terlalu sensitif dan mudah marah.

“Dasar bodoh,” gumam Sungyeol.

“Mau bagaimana lagi, ia sendiri yang mengatakan bahwa ia ingin bertemu denganku.”

“Kenapa tidak kau tolak saja ?”

“…”

“Aku tahu, kau tidak tega menolaknya ‘kan ?”

“Bukan begitu..”

“Jangan bilang kau masih menyukai nya. Aigoo.”

Myungsoo dengan cepat menggelengkan kepalanya. “Aku sudah tidak memiliki perasaan apa-apa lagi untuk Seo Minjung. Sekarang, aku hanya menyukai Bang Namgyu, hanya dia. Tidak ada yang lain.”

Sungyeol menatap sahabatnya dengan tatapan cukup terkesan. “Woah. Aku tidak menyangka bahwa kau bisa begini frontal soal perasaanmu.”

Sang visual terkekeh pelan, namun raut wajahnya kembali cemberut.

“Tapi, aku khawatir, dengan Namgyu melihat aku berbicara dengan Minjung waktu itu, kemungkinan untuk ia menerima perasaanku akan semakin menurun menjadi 0,0001%”

….

Game Centre, Seoul.

“Wohooo! Score-ku lebih besar darimu. Aku menang~” Namgyu menjulurkan lidahnya sambil tersenyum puas melihat pria yang ada dihadapan nya terlihat kesal.

Jinseok mendecak heran sambil menggelengkan kepalanya. “Itu semua karena tadi aku tidak terlalu fokus memperhatikan layar nya,” balas Jinseok membela diri.

Namgyu menganggukan kepalanya, tidak peduli dengan alasan yang dibuat Jinseok. Ia melihat sekeliling nya sambil tersenyum lebar.

“Yongguk oppa dan yang lain nya pasti akan senang jika datang kesini,” gumamnya pelan, membayangkan reaksi setiap para member B.A.P yang tidak sabar ingin bermain. Apalagi Zelo dan Jongup, mereka pasti akan sangat senang.

Tiba-tiba saja ia merasa seseorang menjitak kepalanya dengan pelan. Matanya menangkap Jinseok yang menatapnya dengan pura-pura terlihat marah. Ia mendecak pelan lalu menggembungkan pipinya kesal.

“Sekarang kau sedang denganku, jadi jangan pikirkan pria lain.”

“Ah! Jadi uri Seokkie ini jealous, hah ? Aigoo. Sudah kuduga. Kau itu memang sudah jatuh pada pesonaku ini.”

“Bang Namgyu, kau ini memang sangat berisik ya.”

“Ah. Aku lapar. Kau yang traktir ‘kan ?”

“Ya, ya, ya. Semuanya terserahmu, Namgyu-nim.”

“…dan sekarang kau memperlakukanku seperti aku adalah majikanmu.”

“Nammie~ Berhenti membuatku kesal!”

Setelah beberapa menit berdebat tanpa henti, akhirnya kedua pasang itu menghentikannya ketika makanan mereka tiba. Namgyu dan Jinseok menatap Jajangmyun yang kini ada dihadapan mereka. Sebelum Namgyu sempat meraih sumpit untuk segera melahap makanan itu, Jinseok menghentikan nya.

“Nammie-ah, bagaimana kalau kita bermain game ?” Usul Jinseok dengan senyuman khasnya.

Gadis berambut cokelat gelap itu terlihat sedikit kesal karena di ganggu. Namun, ia juga sedikit tertarik setelah mendengar kata game dari Jinseok. “Game ?”

“Yup! Siapa yang bisa menghabiskan Jajangmyun paling banyak, dialah pemenangnya.”

Call! Call! Yang kalah akan mendapatkan ttakbam, bagaimana ?” Namgyu mengangkat kedua alisnya.

Jinseok menganggukkan kepalanya dengan mantap. “Baiklah! Nammie-ah, bersiaplah menerima ttakbam milikku yang sangat kuat!”

….

3 mangkuk..

5 mangkuk..

7 mangkuk..

Jinseok mengerjapkan matanya berkali-kali untuk memastikan jika yang terjadi dihadapannya adalah nyata. Beberapa pelayan cafe disitu juga ikut menatap gadis yang tengah asik menyantap suapan terakhir miliknya dengan lahap. Namgyu meletakkan sumpit nya lalu tersenyum manis.

Ah~ I’m full!”

Daebak! Nammie-ah, kau menghabiskan 7 mangkuk Jajangmyun tanpa masalah. Aku saja hanya sanggup 5 mangkuk,” gumam Jinseok yang masih terheran-heran.

Gadis yang dipuji tersenyum dengan bangga. “Tentu saja! Kalau begitu aku yang menang ‘kan ?”

“Tapi monster memang biasanya makan banyak sih,” bisik Jinseok pelan yang sayangnya ditangkap dengan jelas oleh pendengaran Namgyu yang cukup tajam.

Alih-alih menyerang pria tersebut seperti yang biasanya ia lakukan, Namgyu hanya menatapnya sinis. Ia setidaknya harus bersikap sedikit baik karena bagaimanapun juga Jinseok yang akan membayar makanan nya ini.

Setelah Jinseok membayar semua pesanan mereka, kedua pasang tersebut berjalan keluar dari cafe tersebut. Namgyu menggenggam lengan Jinseok secara tiba-iba, membuat pria tersebut sedikit terkejut.

Waegeurae ?”

“Kau belum menerima ttakbam dariku!”

Jinseok mendesah karena ternyata gadis itu masih mengingat perjanjian game yang ia buat. Ia tidak menyangka bahwa gadis tersebut dapat mengalahkan nya dalam hal makan. Benar-benar aneh.

Aish. Yasudah, cepatlah,” protes Jinseok sedangkan Namgyu terkekeh puas dan bersiap untuk menyentil kening pria tersebut. Jinseok menutup matanya rapat-rapat, menunggu rasa sakit yang akan ia terima.

‘TAK’

Jinseok segera mengusap keningnya yang sakit luar biasa sambil meringis sedangkan Namgyu tertawa puas.

YA! KENAPA KAU MEMUKULKU SANGAT KUAT ?!”

“Karena aku melakukannya dengan penuh cinta ?”

“Bang Namgyu! Berhenti bercanda!”

 ….

Jinseok dan Namgyu berhenti melangkah ketika mereka tiba di depan dorm B.A.P. Awalnya, ketika Namgyu mengatakan bahwa ia harus menemui oppa nya dan Jinseok menawarkan diri untuk mengantarnya yang tentu saja Namgyu menolaknya karena tidak mau merepotkan. Gadis itu mengira pria tersebut akan menurutinya. Namun, tak disangka justru Jinseok tetap  ingin mengantarnya dengan alasan ‘Ini sudah malam, tidak baik seorang gadis berjalan sendirian.’ Namgyu sedikit heran. Sejak kapan Choi Jinseok menjadi seorang gentleman ?

Namgyu memiringkan kepalanya dengan heran ketika ia melihat sosok figur yang ia kenal dengan seorang gadis. “Seokkie, bukankah itu Daehyun ?”

Yang ditanyai justru sibuk memainkan rambut cokelat Namgyu, ia menoleh sekilas sebelum kembali pada kegiatan nya yang Namgyu tidak pedulikan sama sekali.

Eo. Siapa yeoja disebelahnya ya ? Kekasihnya ?”

“Itu dia! Aku tidak tau, apakah kita mengganggu jika menghampiri mereka ?”

Jinseok berhenti memainkan rambut Namgyu. “Well, gadis nya sudah pergi,” ucap Jinseok.

Mereka pun berjalan menghampiri Daehyun yang masih belum menyadari kehadiran mereka. Namgyu diam-diam menyelinap di belakang pria tersebut dan dalam hitungan detik –setelah mendapat sinyal ‘OK’ dari Jinseok, ia menyentuh pundak Daehyun dengan kuat, membuat pria tersebut terlonjak kaget.

Goma agashi!”

Alih-alih mendengarkan ocehan Daehyun, kedua pasang itu tertawa terpingkal-pingkal melihat reaksi Daehyun yang terlihat sangat lucu ketika terkejut.

Setelah beberapa detik, akhirnya tawa mereka reda. Namgyu mengatupkan kedua tangan nya didepan wajahnya dengan senyuman jahilnya.

“Maaf Matokki!”

“Yup. Kami hanya bercanda, Daehyun-ah.”

Pria yang menjadi korban kejahilan kedua makhluk itu hanya dapat pasrah dan menerima permintaan maaf mereka.

“Kalau begitu, aku pulang dulu, Nammie-ah. ‘Kan sudah ada Daehyun yang menemanimu,” pamit Jinseok sambil mengacak-acak tatanan rambut Namgyu yang tadi ia mainkan.

Namgyu menggembungkan pipi nya kesal. “Seokkie, kau ini memang mempunyai hobi merusak rambutku, hah ?”

Jinseok hanya tertawa sebagai balasan, ia pun menoleh kearah Daehyun yang juga menatapnya. “Daehyun-ah, jaga Namgyu ya,” tutur Jinseok dengan santai yang langsung disambut dengan ocehan Namgyu lagi.

“Hei! Memangnya aku ini anak kecil apa, harus dijaga segala.”

“Tenang saja, Jinseok-ah.”

Dengan itu Jinseok berbalik badan dan berlari menjauh.

Seolah sesuatu membisikkan hal yang dilupakan nya, Namgyu segera menoleh kearah Daehyun yang kini sudah berjalan duluan. Namgyu berlari mengejarnya dan berjalan disamping pria tersebut. Daehyun yang  seolah merasakan gadis yang disebelahnya ingin mengatakan sesuatu, menoleh dengan senyuman khasnya yang mampu membuat para gadis tergila-gila padanya.

“Ada apa ? Kau ingin mengatakan sesuatu ‘kan ?”

Namgyu mengerjapkan matanya berkali-kali lalu tersenyum samar. “Iya, bagaimana kau bisa tau ?”

Daripada menjawab pertanyaan tersebut, Daehyun malah tersenyum lagi.

“Ah! Tadi itu siapa ? Yeoja yang bersamamu tadi ? Kekasihmu ?”

Mendengar pertanyaan Namgyu, warna wajah Daehyun berubah memerah membuat Namgyu semakin yakin dengan tebakan nya. Gadis itu terkekeh pelan, puas dengan reaksi pria disebelahnya. Mereka pun berhenti ketika sampai didepan pintu dorm. Daehyun membuka pintu yang langsung disambut oleh sang visual. Himchan berlari dan segera memeluk Namgyu.

Baby doll! Akhirnya kau datang juga. Aku sangaaaat merindukanmu~ Kau tau tidak, aku selalu memikirkanmu.”

Zelo muncul dari belakang Himchan dengan semangkuk popcorn dipelukan nya. “Himchan hyung bohong, noona. Baru saja tadi ia memuja-muja girl group yang muncul di music show.”

Himchan segera melepaskan pelukan nya dari Namgyu dan menyorotkan tatapan tajam pada maknae yang tengah tersenyum kaku padanya.

“CHOI JUNHONG!”

Battery dead!”

Dengan itu, Zelo segera berlari yang langsung di ikuti dengan Himchan yang terlihat sangat kesal.

Namgyu hanya mendecak heran sambil memasuki dorm yang di ikuti dengan Daehyun setelah menutup pintu. Pandangan Namgyu segera menangkap sosok Youngjae yang tengah berdiri sambil melipat kedua tangan nya di depan dada. Pria itu menatapnya dengan senyuman menyindir. That jerk. Selalu bertingkah high and mighty.

“Yo, servant. Lama tidak bertemu.”

Aish. Sudah kubilang, aku ini bukan budakmu, Yoo Youngjae!”

“Ah, dwasseo. Kenapa kau telat datang ? Habis darimana ?”

Belum sempat Namgyu menjawab pertanyaan dari Youngjae, Daehyun memotongnya, “tadi sepertinya ia habis date sama Jinseok.”

Youngjae mengangkat salah satu alisnya dengan pandangan tidak percaya. “Jadi kalian… ?”

Namgyu buru-buru melambaikan kedua tangan nya sebagai jawaban. “Tidak, tadi kebetulan ia sedang ingin mengajakku jalan-jalan,” jawab Namgyu sedikit tidak yakin. Sebenarnya ia juga heran kenapa Jinseok tiba-tiba menjemputnya ke sekolah dan mau menunggu lama. Yang ia tahu, Jinseok itu benci menunggu.

Youngjae yang sepertinya tidak merasakan ketidakpastian didalam suara Namgyu, hanya menganggukan kepalanya dan berbalik untuk kembali menonton TV.

“Oh, sudah kuduga. Maksudku, Jinseok yang flower boy itu tidak mungkin tertarik pada gadis sepertimu.”

Mendengar hal itu, Namgyu segera berlari menghampiri Youngjae yang masih tidak sadar bahwa dirinya akan diserang oleh seekor singa yang mengamuk.

“YOO YOUNGJAE! TARIK UCAPANMU KEMBALI!”

“AWW! SAKIT! YA! BANG NAMGYU LEPASKAN TANGANMU DARI RAMBUTKU SEKARANG JUGA!”

“TIDAK AKAN SEBELUM KAU MENARIK UCAPANMU KEMBALI!”

‘BRAK’

Pintu kamar Yongguk terbuka dengan hentakan cukup kuat sehingga membuat Namgyu dan Youngjae yang ingin saling membunuh satu sama lain, Himchan yang masih terus mengejar Zelo dengan Jongup sibuk memperhatikan kedua pertengkaran hebat dihadapan nya ditemani semangkuk popcorn milik Zelo sebelumnya atau Daehyun yang berusaha melerai pertengkaran Youngjae dan Namgyu, langsung menghentikan kegiatan mereka.

“Kenapa berisik sekali sih ?!” Tanya Yongguk dengan nada yang sangat kesal karena tidur nya diganggu.

Namgyu menunjuk Youngjae dengan kesal. “Yongguk oppa! Youngjae mengataiku gadis yang bahkan tidak pantas disukai oleh Jinseok yang menurutnya flower boy itu. Tentu saja aku kesal!”

“Hey! Aku tidak bilang seperti itu!” Ucap Youngjae tidak terima.

“Setidaknya itu memiliki arti yang sama!”

Yongguk menghela nafas berat. “YOO YOUNGJAE! BERANI NYA KAU MENGHINA ADIK PEREMPUANKU SATU-SATUNYA!”

Dengan itu, keributan di dorm tersebut kembali terjadi seperti yang terjadi pada hari-hari sebelumnya. Daehyun menggelengkan kepalanya lalu berjalan kearah kamarnya, tidak ingin ikut campur dalam pertempuran yang terjadi dihadapan nya.

….

Monday, 23rdJanuary 2012, 06:15 PM KST.

Bang’s residence, Seoul.

“AAAAH! OPPA, AKU BENCI KAU!”

Namgyu menuruni tangga sambil berteriak kesal, ia sudah tampak rapi dengan seragam lengkap. Kemeja putih dengan kerah berwarna biru tua, sebuah pita berwarna senada bercorak bintang berwarna kuning melingkar dilehernya, ditambah lagi dengan sweater berlengan panjang berwarna kuning dengan lambang SOPA di dada sebelah kiri dan dilengkapi dengan rok pendek sedikit di atas lutut berwarna biru tua terlihat sangat cocok pada gadis itu.

Ia segera menggantungkan jas berwarna kuning serta ransel putih nya di kursi yang ia duduki. Ia melahap sarapan nya dengan kesal sambil menatap sinis pada pria yang ada dihadapan nya. Pria yang ditatap tidak memedulikan nya dan tetap sibuk meniup black coffee dihadapan nya.

tumblr_m5xf7zH3pK1rz7z7ho1_400

“Kenapa pagi-pagi sudah berisik ?” Tanya suara halus milik sang Eomma tercinta, Cho Nami.

Namgyu meneguk segelas susu putih hangat kesukaan nya lalu menatap Nami sambil mencibir.

“Yongnam oppa! Ia mengubah waktu jam weker-ku menjadi 30 menit lebih cepat. Aku pikir aku akan telat!”

Bang Yongnam adalah oppa Namgyu selain Yongguk, ia dan Yongguk adalah saudara kembar dengan wajah yang hampir sangat mirip. Well, mereka benar-benar sangat mirip, dari kejahilan mereka sampai sikap over-protective mereka terhadap Namgyu. Satu hal yang dapat membedakan mereka adalah hal yang mereka suka. Yongguk menyukai hip hop sedangkan Yongnam lebih menyukai genre rock, Yongguk seorang underground rapper sedangkan Yongnam seorang penyanyi rock.

Yongnam mengalihkan pandangan nya dari secangkir black coffee yang sedari tadi sibuk ia tiupi. “Well, aku hanya tidak ingin adik perempuan kesayanganku ini telat dihari kau leakukan ujian nasional,” ucapnya tanpa beban yang kembali fokus pada secangkir minuman dihadapan nya.

“Tapi tidak usah segitu nya! Oppa ‘kan bisa membangunkan ku saja!” Protes Namgyu yang masih belum bisa menghilngkan rasa kesal nya.

“Dan mendapatkan timpukan-timpukan bantal darimu ? Aku tidak mau membangunkan singa yang sedang tertidur,” jawab Yongnam tanpa mengalihan pandangan nya.

Dan dengan itulah, perdebatan di keluarga Bang yang terjadi setiap pagi dimulai.

Bang Yonghae, Appa tercinta mereka melipat koran yang sedari tadi ia baca. “Mereka mulai lagi,” komentar Yonghae dengan senyuman samar.

Nami ikut tersenyum. “Kalau ada Yongguk, pasti akan lebih berisik dari ini,” balasnya sedikit memikirkan putra nya yang sudah tidak tinggal bersama mereka lagi.

Sebenarnya kedua orang tua mereka tidak pernah suka jika anaknya tertarik pada hal berhubungan dengan musik. Namun, mau bagaimana lagi, kedua putra mereka sangat tertarik dengan musik dan juga putri mereka satu-satunya juga tertarik dengan musik dan akting.

Setelah menikmati sarapan yang diselingin dengan kebiasan berdebat dengan oppa nya, Namgyu mengenakan jaket berwarna kuning dengan lambang SOPA yang lalu di lapisi lagi dengan jaket lain nya berwarna hitam. Ia kemudian menyandangkan ranselnya setelah selesai memakai sepatu.

“Namgyu berangkat sekolah dulu!”

Setelah berpamitan dengan kedua orang tua nya dan Yongnam, Namgyu keluar dan menutup pintu pagar rumah dengan pelan. Udara masih terasa dingin. Ia terhenyak untuk sesaat lalu kemudian mengerjapkan matanya berkali-kali.

Sedang apa pria itu disini ? Apakah aku sedang berimajinasi ?

Kini, dihadapan gadis itu tengah berdiri seorang pria yang sangat ia kenal, walaupun hampir seluruh wajah nya ditutupi oleh syal hitam yang ia pakai dan beanie hitam.

Mr. Huffish!”

Namgyu berjalan mendekati pria yang masih berdiri bersandar disamping pagar rumah keluarga Bang. Myungsoo menatap Namgyu dengan senyuman manisnya. Ia meraih jaket yang dipakai oleh Namgyu dan membenarkan posisinya serta memastikan apakah Namgyu terasa hangat dan nyaman.

“Kenapa kau ada disini ? Dan sepagi ini..”

“Aku ingin mengatakan semangat dalam mengerjakan ujian nasional mu nanti.”

“…”

“Kenapa ? Hari ini kau akan ujian nasional ‘kan ?” Myungsoo memiringkan kepalanya heran ketika tidak mendapat respon dari Namgyu.

Namgyu menganggukkan kepalanya pelan. “Iya, tapi kau datang kesini hanya untuk mengatakan itu ? Kau ‘kan bisa mengatakan nya lewat sms atau telepon.”

“Ah, itu..” Myungsoo mengusap kedua tangan nya dengan senyuman sedikit malu. “Aku ingin mengantarmu ke sekolah,” lanjut Myungsoo dengan mantap yang langsung dtanggapi dengan tatapan kaget dari Namgyu.

Myungsoo meraih tangan Namgyu lalu menggenggam nya dengan erat dan membawa nya pergi, sedangkan Namgyu tidak berusaha melepaskan genggaman tangan Myungsoo yang terasa hangat dan nyaman. Ia sangat suka ketika Myungsoo menggenggam tangan nya.

“Tapi, apa tidak apa-apa kau mengantarku ke sekolah ? Maksudku, bagaimana dengan schedule mu ?” Tanya Namgyu sedikit khawatir menganggu waktu Myungsoo.

Myungsoo mengalihkan pandangan nya pada Namgyu sambil tersenyum kecil. “Aku akan selalu ada waktu jika itu berarti aku bisa menghabiskan waktu itu bersama mu, Wonsungi,” jawab Myungsoo dengan senyuman manisnya.

Mendengar perkataan Myungsoo, wajah Namgyu seketika memerah. Sial, sejak kapan Myungsoo menjadi sweet talker begini ? Apa Woohyun yang mengajari nya ?

“Jangan bercanda,” ucap Namgyu pelan namun Myungsoo hanya tersenyum.

Namgyu hanya berdeham lalu mengalihkan pandangan nya ke arah lain dengan gugup. Di sisi lain, Myungsoo terlihat sangat tenang, ia mengalihkan pandangan nya ke depan dengan senyuman khas nya menghiasi wajah tampan nya lalu mengeratkan genggaman nya.

Akhirnya mereka tiba di gerbang SOPA, beberapa murid sudah tiba disekolah. Namgyu menoleh pada Myungsoo dengan senyuman khas nya yang menunjukkan eye-smile miliknya.

Gomawo sudah mau meluangkan waktu untuk mengantarku kesini, Mr. Huffish.”

Myungsoo terkekeh pelan. “Sudah kubilang, aku akan selalu ada waktu untukmu, Wonsungi. I’ll cherish every moment I had with you.”

Namgyu menggembungkan pipinya sebal. “Ya! Mr. Huffish. Bisakah kau berhenti bersikap ‘too romantic’ ?”

Myungsoo tertawa melihat ekspresi sebal gadis yang ada dihadapan nya sambil menepuk-nepuk puncak kepala gadis itu dengan lembut. Ia mencondong tubuhnya agar menyamai tinggi nya dengan gadis tersebut. Namgyu menatap Myungsoo heran –tidak mengerti apa yang ingin Myungsoo lakukan. Yang pria tersebut lakukan selanjutnya justru membuat seakan jantung Namgyu berhenti detik itu juga. Myungsoo mengecup kening Namgyu dengan lembut lalu ia tersenyum.

“Semangat, kau pasti bisa, Bang Namgyu.”

Dengan itu, ia berbalik badan dan meninggalkan Namgyu yang masih diam terpaku di tempat ia berdiri. Perlahan jemarinya menyentuh tempat dimana Myungsoo mengceup nya. Namgyu menggelengkan kepala nya –berusaha untuk menjernihkan pikiran nya. Ini sudah kedua kali nya Myungsoo melakukan hal ini dan ia selalu berakhir tidak dapat berkata apa-apa.

“Ah! Apa yang aku pikirkan ? Bang Namgyu kau masih ada tes yang sangat penting!”

Ketika ia berjalan menelusuri koridor menuju kelas nya, seseorang menepuk pundak nya. Ia tidak perlu menoleh lagi karena ia tau siapa orang itu. Kim Hyunjae, sahabat setia nya itu.

“Namgyu-ah, tadi aku melihat kau bersama seorang namja di depan gerbang sekolah. Siapa dia ? Kekasihmu ?” Tanya Hyunjae penuh dengan rasa penasaran.

Namgyu segera membantahnya.

Eiii. Jangan bohong~ Aku melihat dia mencium keningmu. Waah. So sweet~” Ucap Hyunjae dengan menggoda.

Aish. Diam kau.”

“Ah! Namgyu-ah, kau tidak gugup ? Sebentar lagi kita ‘kan akan tes.”

“Tentu saja aku sangat gugup! Aku khawatir nilaiku sangat buruk.”

Eiii. School president, sejak kapan kau jadi sepesimis ini ? Semangat!”

Tiba-tiba saja ia ingat dengan ucapan Myungsoo tadi.

‘Semangat, kau pasti bisa, Bang Namgyu.’

Namgyu menganggukkan kepala nya dengan mantap sambil tersenyum penuh dengan keyakinan. Yup! Kau pasti bisa, Bang Namgyu!

….

After school.

Namgyu berjalan gontai dengan kepala ditundukkan, ia sudah berusaha sebisa nya dalam tes penting hari ini. Namun, tetap saja ia tidak yakin dengan hasil akhir nya. Ia tidak pernah sepesimis ini seperti yang di katakan oleh Hyunjae tadi pagi. Namgyu sudah berusaha untuk tetap fokus dan berpikir positif namun ia masih merasa terbebani dengan bayangan keluarganya –terutama kedua orang tua nya, kecewa dengan nilai nya yang tidak memuaskan dan terlalu berharap banyak pada diri nya.

Poritive thinking. Harus,” gumam gadis itu pada diri nya sendiri.

Dengan itu, ia kemudian berjalan dengan lebih percaya diri. Namun, ia menghentikan langkah nya ketika ia mendengar seseorang memanggil nama nya.

“Bang Namgyu ?”

Seorang gadis kini tengah berdiri dihadapan nya, ia kenal siapa gadis itu. Rambut cokelat nya yang panjang di kepang satu ke samping tidak terlalu rapih. Ia mengenakan kemeja putih berlengan panjang dengan skinny jean berwarna krem dan sebuah tas cokelat di genggaman nya. Ia tampak cantik walaupun dengan style yang sederhana.

tumblr_m7mjgrLdwI1rahjuto1_500_large

“Ah. Seo Minjung.”

Minjung tersenyum kecil. “Apakah kau keberatan jika kita berbicara sebentar ?”

….

Cafe in Seoul.

Hening.

Kedua yeoja yang tengah duduk di sebuah cafe yang cozy dan hangat, sama sekali tidak berniat untuk memecahkan suasana canggung disekitar mereka. Well, bagi Namgyu susasana ini sangat canggung. Ia tidak mengerti kenapa Seo Minjung ingin berbicara dengan nya. Apa yang ingin ia bicarakan ? Apa mengenai Mr. Huffish ?

Perlahan, Namgyu menyeruput Caramel Machiatto milik nya dengan kedua mata nya sibuk menerawang langit-langit cafe tersebut.

Akhirnya Minjung membuka mulutnya untuk memulai pembicaraan. “Aku mengajakmu kesini untuk meminta maaf karena aku terkesan kasar di hari pertama kita bertemu. Seharusnya aku tidak bersikap seperti itu,” ucap Minjung sambil menatap Namgyu.

Namgyu segera menggelengkan kepala nya. “Ah, tidak apa-apa! Aku sama sekali tidak terganggu dengan sikap mu.”

Sebuah senyuman tulus muncul di wajah cantik Seo Minjung, ia menghembuskan nafas pelan. “Baguslah kalau kau tidak marah karena sikap ku. “

Kedua yeoja tersebut saling tersenyum. Namgyu mulai berpikir, mungkin Seo Minjung tidak seburuk yang pernah ia bayangkan. Ia memang tidak boleh menilai seseorang dari pertama kali bertemu.

“Oh iya, aku dengar kau menolak Myungsoo saat ia menyatakan cinta nya padamu,” tutur Minjung, tertarik dengan jawaban dari gadis yang ada dihadapan nya.

Mendengar ucapan Minjung, Namgyu segera menutup wajah nya karena malu.

“K-Kau tau darimana ?”

“Myungsoo. Ia sendiri yang mengatakan nya padaku.”

“EH ?! Ia mengatakan hal itu padamu ?!”

Minjung terkekeh pelan melihat reaksi kaget dari Namgyu lalu menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.

“Setelah mendengar cerita dari nya, wajar sih jika kau menolaknya. Lagipula, ia ingin menyatakan cinta pada seorang gadis dengan cara seperti itu, sama sekali tidak romantis. Dasar pria bodoh,” gumam Minjung dengan tidak setuju.

Namgyu masih heran, kenapa Myungsoo menceritakan hal itu pada Minjung ? Bukankah Minjung datang kembali karena ingin bersama dengan Myungsoo lagi ?

Seolah Minjung membaca pikiran Namgyu, ia tertawa kecil. “Tenang saja, aku tidak akan merebut Myungsoo darimu,” ucap nya dengan santai.

Wajah Namgyu bersemu merah karena malu. “E-Eh ? Aku tidak berpikiran seperti itu kok!”

Lagi-lagi Minjung tertawa melihat reaksi Namgyu yang menurutnya lucu. “Myungsoo. Kini, dimata nya hanya ada kau, Bang Namgyu. Only you.”

….

TBC

uwaaah! akhirnya bisa update namsoo juga setelah seabad ga update /oke, lebay/ hehe

maaaaaf banget karena udah lama banget ga update ini couple, soalnya aku lagi sibuk sama sekolah walopun baru kelas 2. kadang suka ga ada waktu tapi sekali nya ada waktu ga punya ide >.< sudah ber bulan2 aku terserang penyakit writer block, sama sekali buntu ide untuk buat chapter baru. tapi untunglah feel namsoo nya balik lagi setelah mandangin foto myungsoo 7 hari 7 malem /lebay/ hahaha :D

oh iya! Semoga kalian suka sama chapter ini ya :D

komen, kritik dan saran are love ~

57 thoughts on “{NamSoo} Only You

  1. Aih~ kangen pasangan ini sangat sangat sangat!! >W<

    Jadi yongguk itu punya kembaran ya? Bang youngnam? Aku baru tau-_- hehehe..
    Kocak banget ini pagi2 ribut di Bang's family, coba ada yongguk, pengen liat seribut apa penghuni rumah itu😄 nyahahaha

    Jangan bilang jinseok suka namgyu?! Aing~ so complicated -_-"
    And whuaaaaaatttt,, Daehyun got a girlfriend?? OMONAA??!!! SIAPA DIAAAAA???!!! *ganyante* kekekekeke~

    Dan, dedeng, myungsoo nungguin didepan rmh namgyu dr kapan ya? So sweet banget nungguin sepagi itu buat ngucapin selamat berjuang buat UN dan nganterin namgyu sampe sekolah, ini sangat romantisss!! XO
    DAN… AJKLSGJUTFDQRRYOHVFXX..
    MYUNGSOO KISSED HER!! Nyiah~ meleleh aku ngebayanginnya!! Pengen dicium myungmyung juga xD kekekeke~

    Sekarang aku bingung sebingungbingungnya bingung -______-"
    Bukannya minjung itu balik buat myungsoo? Jadi minjung itu udah nyerah buat dapetin myungsoo?
    Dan kenapa myungsoo jadi curhat gitu ke minjung?_-_ oalah, ga sabar baca update-an selanjutnya. Aku harap pasangan ini segera menjadi official :DD hohoho *pasang kembang api*

    • iya, yongnam itu sama cakepnya kayak yongguk c:
      jinseok suka namgyu ? hmm mungkinkah ? xD
      minjung itu.. baik kok😀 hehe
      couple ini mungkin jadi official masih butuh beberapa chapter lagi c:
      thanks for reading eonni!

  2. Suka bgt sama pasangan ini<3
    Seo minjung baik yah?.-.
    Itu yeoja yg ngomong sama daehyun siapa dah?
    Btw nice ff onnie;-)

  3. waa.. kata2 L oppa so sweet amat yaa..
    hanya ada namgyu dan only her.. >//< di part ini L oppa lumayan jg gombal nya.. bikin cetarrr wkwk

    • baguslah kalo romantis nya ga terkesan berlebihan karna jujur, saya paling ga bisa bikin scene romantis /eh/ xD
      thanks for reading!

  4. JINSEOOK JANGAN SUKA SAMA NAMGYU PLSSSSS TT____TT
    DAAAAAAEHYUN PUNYA PACAR?! SIAPAAA GAAAAA

    DUH VISUAL GALAU NGAKAK YAA~

    OKEEE GUE TAKUT MINJUNG ‘ADA UDANG DI BALLIK BATU NIH’
    KRETEEEEKKKK SEMOGA ENGGA YAAAA~

    THALANGHAEEEE~ KEEP WRITING!
    NEXT PART ASAP!

    • kenapa dengan jinseok suka sama namgyu ?
      pacar daehyun itu youngjae /eh/ xD
      tenang, minjung itu baik kok😀 mungkin haha
      thanks for reading!

  5. Akhirnya ada apdetan NamSoo juga😄
    Enak banget jadi Namgyu ya, bisa jadi asisten infinite, disukain Myungsoo, deket sama anak-anak B.A.P, punya oppa yang super baik kaya Yongguk lagi •_•
    Ngomong-ngomong, ternyata Minjung itu baik ya? Pas pertama muncul kirain dia bakal jadi tokoh antagonis •_•
    Lanjutannya ditunggu ya😄

    • entah kenapa, saya juga envy sama namgyu, bisa liat sungyeol seriiing banget /eh/ xD
      iyaa, minjung itu baik, peran antagonis aslinya masih disimpen ~
      thanks for reading!

  6. Icheliecheliechelie~
    posternya tumben rame banget! haha..
    Qu blm smpet baca nh, lg UAS😦
    Akhr pekan ya., hehe.. bubye!

    • Yuhuuu….
      Icheliechelie~ Eonni akhirnya berhasil menyempatkan comment! XDD
      I don’t know why, but seriously…you make the perfect FF of…. BAP! Haha.. Itu selalu jadi bagian yang paling ‘idup’ dari FF2 kamu, Chel..
      Omong2 pas prtama baca judulnya wktu tu, qu langsung nyanyi only you’a 2PM loh.. wkwk..

      Eh, yg Kim Minseok itu, yg pegang keyboard di SUFBB bkan sih?
      Aigoo… disini Myungsoo’a mulai manis tapi agak2 frontal ya? Haha.. sweet…
      Dan soal Minjung…..
      Minjung itu kok dimataku mencurigakan ya? -___-
      Nammie yang ati2 aja deh sama mantan L yang satu itu,

      • benarkah eonni ? tapi emang sih tiap nulis BAP itu selalu fun😀
        yap! si cutie yang main keyboard di sufbb! dia itu cute sangat ~
        myung emang romantis kok cuma dia kadang terlalu shy untuk menunjukkan nya
        minjung itu baik kok.. mungkin ._. haha
        thanks for reading eonni!

  7. AAAAAA, aku suka banget ini. Namsoo daebak!
    Aku suka NamSoo sama KaiYeon di blog ini. Suka bangeeet.
    Haha. Author sering update oneshot tentang mereka dong😀

  8. Ehh, bang yongguk pnya kembaran? Itu beneran?😮
    myungsoo kenapa berubah jadi romantis? Pasti deh dy diajarin woohyun hahaha xD
    seo minjung ternyata baik juga yaa, aku kira dy bakal jd peran antagonis.
    Nice FF; lanjut yaa😀

  9. yeay~ namsoo is back :* missed it so much /kisseu/

    aduh mati aja kenapa L jadi romantis gini T.T
    always think, namgyu ini yeoja beruntung yg selalu dikelilingi pria tampan :” apalagi itu… L.. argh demi apa L pengalihan dunia /okey ini lebay/

    btw, welcome back author🙂

    • i missed namsoo too, especially sungyeol /eh/ /slapped/😄
      bener! apalagi dia ditaksir sama myung, pria paling tampan ><
      thanks for reading!

  10. sujud syukur bgt aku ngeliat ada ff baru di wp ini -_-
    Bahkan aku udah lupa cerita terakhirnya ._.v
    aku kira Namgyu bakal ngediemin myungsoo karena cemburu, tapi ternyata tidak wakakakk
    Choi Jinseok itu siapa?? Sorry nih aku kudet-_,-
    Sepertinya tidak ada masalah yg serius di chapter ini..
    Aku tunggu kisah berikutnya😀

    • namgyu ga mungkin ngediemin myung, siapa yang mau ngediemin makhluk tampan kayak myung gitu xD
      jinseok itu temen trainee nya namgyu dan juga dia itu.. /oke stop here/ takutnya ngebocorin rahasia karakter ~
      thanks for reading!

  11. Aah akhirnya ada tanda tanda kehidupan di blog ini-__-v
    Minjung beneran baik dan ngelepas si myungsoo apa purapura baik?-_-

  12. waaa~~ finallyyyy hahaha😀
    part ini udah ada cukup perkembangan.😄
    myungsoo udah bisa frontal, romantic dan berani nunjukin perasaan yang lebih.
    penasaran tujuan sebenarnya seo minjung nemuin namgyu itu apa, tapi aku rasa tujuannya baik ya. kkk~
    anw, aku selalu suka B.A.P’s part. mereka lucu dan benar benar terasa hidup di fanfic ini.
    nampaknya lain kali kamu bisa buat fanfic khusus B.A.P. kkk~

    ok. tetap di tunggu lanjutannya! semangat sekolah dan nulis fanficnya ya! ^^

    • myung akan lebih frontal di chapter2 berikutnya sepertinya c:
      iya gitu ? mungkin salah satu member bap bisa jadi possible love interest nih xD
      thanks for reading!

  13. Woohoo, sekarang Myung Soo udah terang2an memperlihatkan rasa sukanya sama Namgyu.
    Waah, so sweet. Pagi2 dtg, nganterin sekolah dan kasih semangat untuk ujiannya :3

  14. Akhirnya kelar juga baca maraton NamSoo couple fiuuuuhhhh *lapkringet*
    Baca dr awal sampe akhir, aq lgsg komen d sni aja yaaaa…
    Anyway, kenalan dulu ah sama authornya…

    Annyeong Chel, cece imnida…
    Sebenernya setia bgt sama ni blog, khususnya KyuNara, trus muncul Mya untuk SooJung nya yg kemudian hilang sekian lama dan muncul lagi di Miracle Perfection buatannya c Riri, pencipta JungRim couple yg ff2nya keren2 bangetz!!!
    Berhubung ga kenal Infinite, jd aq jg ga ngikutin ffnya dan ngerasa nyesel karena pas baca ternyata seru2 ffnyaaaaa!!!! (*deepbow)
    Ya ampyuuun ternyata L itu yg d ShutUp Flower Boyband toooohhh… *langsung semangat baca maraton…

    Pas baca Only You ini, aq baru tau sebenernya Namgyu itu tinggalnya dmna *tepokjidat*
    Soalnya dari awal ff dia nomaden n ga kliatan pernah pulang. Kirain ikut tinggal d dorm BAP. Tp ga mungkin kan, hihihi

    Myungsoo itu tipe2 yg suka romantis tiba2 yaaahhh. Agak ngeselin di awal trus ada sikap2 manisnya. Terus sok cueklah. Tp yakin ni couple bakal jd romantic couple dsni, apalagi Myungsoo pny kebiasaan meluk! Aw aw aw!!!!

    Baiklah kalau begitu, maaf atas keterlambatannya n smoga karya2 berikutnya bisa dipublish dlm wktu dekat n bisa aq ikutin lagi…

    Chel fighting \(´▽`)/

    • annyeong cece eonni! (?)
      makasih udah mau nyempatin waktu untuk baca soal ni couple :3 /bow/
      yap! myung itu aneh, susah ditebak dan suka hidup di his little own world, jadi wajar aja kalo dia kadang, cuek tapi detk berikutnya bisa jadi sangat romantis ><
      mungkin namsoo itu emang romantic couple di sini /eh/
      thanks for reading!

  15. waaah sekarang sarang sarang di blog ini mulai musnah dgn postingan baru wkwkwkwkwk.
    kyaaaa suka deh sama namsoo. pencemburu bgt wkwkwk.
    myungsoo kurang sosweet ih masa di jidat nyiumnya di bibir dong wkwk /dor.

  16. Aigoo~~ so sweet >.< tp kyk.y namsoo's scene kurang nih hehe *plakk*
    bnyak scene namgyu sm jinseok deh :p
    ahhhh uri zelooo:* #out.of.topic#
    ooh ternyata si minjung sadar jg klo di hati myungsoo cmn ada namgyu seorang *jiaah bahasanya* kkeke
    cannot wait for the next part😀

  17. jadi inti dari judulnya itu di ujung TBC
    omaiomaiomaigaad moment yang pas myungsoo bela-belain dateng cuma buat ngasih support namgyu itu paling……
    jadi nggak sabar nungguin namssoo jadiaaan…. udah jelas -sepertinya- kalo si minjung ngerestuin (?) mereka berdua.. :p

  18. Senang sekali bs baca FF dngan cast L di sini. Aku suka ceritanya… *blakangan baru2 aja mulai suka sama L*
    Anw, hwaiting buat next chapter-nya ya… ^^

  19. HYAAAAAAAA AKHIRNYA KEKACAUAN BAP NONGOL LAGI YEAAAAAAAAAAA~~~~~~ YOUNGJAE KAU MEMANG HARUS DIBULI, SINI SINI GUE MASUKIN KE GOA SINGA WKWKWKWKWKWKWKWKWWK~~!!!
    KYAA ZELOOOOOOOO~~~~~~~~~~~ *abaikan*
    CIYEEEEEE DAEHYUN PUNYA CEWE LOOO CIYE CIYEEEEE #digeplak
    Jinseok-ahhhhhh pehlis lo jadi simpenan gue aja, biarkan Myungsoo sama Namgyu anteng-anteng, oke??😄
    Lanjuuuut~~!😄

  20. kkkkkkkkk…
    sepertinya namgyu merasa cemburu dngan minjung mantan myungsoo…
    wah pasti nambah seru nih,
    penasaran sama crta selanjutnya…
    o(╯□╰)o

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s