{JunRim} “Cygnus Costallation”

Setiap bintang mempunyai rasi mereka sendiri.

Tapi terkadang, diantara bintang-bintang itu, ada satu bintang yang hanya berpendar sesekali.

Bintang yang tersesat bingung ketika rasinya menghilang pergi.

Sampai kemudian seekor angsa kecil melintas menawarkan segaris cahaya.

Terlepas dari akankah sang bintang menyambut atau mengabaikannya,

Angsa itu akan tetap bergeming disana,

Tak akan membiarkan bintang itu sendirian dalam gulita.

***

(2012, April 1st. Seoul..)

Kim Seorim menyandarkan tubuhnya ke pagar balkon. Ia menengadah sambil tersenyum kecil, membiarkan sepasang matanya menyapu seluruh bintang yang tampak bersinar terang malam ini. Indah. Benar-benar indah. Dan salah satu dari jutaan keindahan itu, pasti adalah Taichi-nya, kan? Bukankah saat seseorang pergi, ia akan menjelma menjadi sebuah bintang di langit?

Childish.

Diam-diam gadis itu menertawai dirinya sendiri. Tapi toh ia tak begitu peduli. Ia tak peduli untuk menjadi childish sekali pun jika yang ia pikirkan itu adalah apa-apa tentang Arakawa Taichi. Telunjuknya pelan-pelan terangkat, menyusur jutaan titik-titik berpendar itu, membuat sebuah garis maya untuk menghubungkan titik-titik paling terang.

Banyak rasi yang terbentuk disana.

Lyra..” gumam gadis itu. Ia menarik senyum sekali lagi saat sebuah garis semu yang membentuk harpa, tergambar dalam pandangannya, “Sei, aku menemukannya. Lyra. Kau… ada disana, kan?”

…………………….

…………………………………

Jari-jari pria itu menyusuri peta konstalasi yang terpajang di dinding ‘Scoubillo Oammo’ –sebuah toko buku kecil di Slagelse- dengan teliti. Kepalanya mengangguk-angguk kecil sambil mengamati tiap garis-garis perak yang tergambar pada peta dengan dominasi warna hitam itu. Tampak berpikir dan menimang-nimang sesuatu

Ctak!’

Aku tau!” putusnya kemudian, terdengar rancu. Pria itu menoleh pada gadis di sebelahnya yang saat ini tengah mengernyit bingung, “Aku akan jadi rasi Lyra, dan kau adalah Deneb yang ada di dalamnya. Jadi, kau adalah salah satu bintang yang menyusun kehidupanku, Raisly..”

Seorim mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali, masih tak paham. Akhirnya mau tak mau, dia ikut mengamati peta konstalasi di hadapannya juga dengan penasaran. Jemarinya terulur menyusuri rasi-rasi yang tergambar disana. Rasi Lyra, dan bintang yang menyusunnya adalah-

Tunggu, Sei. Harusnya aku Vega! Vega adalah bintang utama rasi Lyra, kan?” tuding Seorim sambil menunjuk titik putih kecil pada peta.

Taichi mengedikkan kepalanya dengan santai, “Tapi bintang Vega sudah ditempati orang lain.”

Sepasang mata coklat Seorim membulat lebar detik itu juga, “Eh? Ada orang lain yang lebih utama daripada aku?”

Itu sudah pasti, kan?” kekeh Taichi sambil mengacak-acak rambut gadis yang tengah merengut sebal di sampingnya itu, “Memang kau pikir kau itu siapa, Raisly Kim? Kau memang bagian penting dalam hidupku, tapi jelas tidak bisa menjadi yang pertama..”

Siapa?”

Heumh?”

Siapa orang itu?” Seorim melipat kedua tangannya sambil setengah bersungut. Ia mendengus, melirik tajam pada Taichi dengan ekor matanya, “Siapa yang menjadi Vega dalam rasimu?”

Yang menjadi Vega dalam rasiku..” Taichi memutar bola matanya sebentar sebelum kemudian mengerling nakal pada Seorim,“Mom, tentu saja..”

…………………….

…………………………………

Seorim tertawa kecil saat tiap potongan-potongan masa lalu itu kembali terputar dalam otaknya. Begitu manis dan menyesakkan dalam waktu yang sama, “Kau lihat, Sei? Aku tak lagi menangis saat mengingatmu. Bukankah itu kemajuan?”

Kau bilang, suatu saat aku boleh keluar dari sana, kan?” ia lalu melirik sekilas pada sebuah kotak kaca berisi balok heart ice, yang masih tertutup di atas tempat tidurnya, “Pria itu sudah mengetuknya, Sei. Tapi aku belum yakin untuk membukanya. Aku belum yakin untuk keluar dari dalam sana..”

Sepasang matanya beralih lagi pada titik-titik rasi Lyra yang masih menggantung di tirai malam. Seolah berharap bahwa sosok Taichi akan kembali berada di sampingnya untuk menyelesaikan semua kebimbangan ini. ‘Pria itu’, Seorim sudah tak lagi menyangkal pada hatinya sendiri bahwa ia mencintai ‘pria itu’. Tapi, sekedar cinta saja mungkin tidak cukup. Dan yang harus ia tau sekarang adalah… apa ‘pria itu’ memang seseorang yang tepat untuk masuk kedalam hatinya yang sempat terkunci?

Kim Seorim belum yakin tentang itu.

Ya, ia memang butuh seseorang. Seseorang yang akan membantunya mengambil potret-potret baru untuk melanjutkan kisah ini. Seseorang yang akan mengajarinya untuk membuat bentuk-bentuk kehidupan yang baru. Seseorang yang akan menyaring semua ampas-ampas pahit di hatinya. Seseorang yang akan menariknya dari kesedirian dalam kotak kaca. Seseorang yang membawa keajaiban untuknya, keajaiban seperti-

BUUKKK!’

Suara debuman benda jatuh itu membuat Seorim menoleh. Sebuah buku tebal tiba-tiba saja jatuh dari bagian atas rak bukunya. Gadis itu membalik badannya dan melangkah masuk ke dalam, meninggalkan baklon. Dipungutnya buku bersampul abu-abu yang tampak berdebu itu. Debunya tebal. Ini pasti buku yang sudah lama tak disentuhnya.

Seorim menepuk-nepuk sampul buku itu sambil meniup-niup debunya hingga berterbangan di udara. Sampai kemudian, untaian huruf alfabet berwarna keperakan dengan hiasan garis-garis kontur khas konstalasi mulai terlihat jelas di atas sana,

Cygnus?”

***

(2012, April 1st. Taipe..)

Leader Yoon..”

Yoon DooJoon menyelesaikan selca terakhirnya bersama bangunan Taipe Dwerdob yang menjulang di luar jendela kamar hotel, lalu menoleh ke arah sumber suara. Disana, di atas tempat tidur berseprai putih itu, Yong Junhyung -dalam posisi tengkurap- tampak menatapnya penuh harap,

Doojoon berjengit ngeri, “Yaishh.. jangan memandangku dengan tatapan menjijikan macam itu!”

Menjijikan mwoya?” delik Junhyung. Pria itu melempar Doojoon dengan sebuah bantal di sampingnya sambil mendesis sengit, “Aku hanya ingin memastikan. Kita… akan pulang besok, kan?”

Leader Beast itu malah memeluk erat-erat bantal putih yang dilempar Junhyung tadi. Ia menyandarkan punggungnya ke badan sofa sambil melemaskan kaki yang seperti biasa selalu terasa pegal seusai show, “Kau benar-benar merindukan gadis itu, ya?”

Junhyung mengangkat bahu.

Aku juga benar-benar merindukan Hyo..” ujar Doojoon. Pria itu menaikkan kedua kakinya ke atas sofa, dan semakin memeluk bantal putihnya erat-erat. Seolah benda kotak empuk itu adalah Jung Hyosun yang begitu dirindukannya.

Owh..”

Yak! Respeklah sedikit!” sungut Doojoon, merasa terganggu dengan tatapan tak peduli Junhyung.

Yong Junhyung bangkit dari posisi tengkurapnya sambil menggeliat malas, “Untuk apa aku respek tentang hubunganmu dan Hyosun? Memangnya itu penting?”

Arrghh… Yong Junhyung…” Doojoon menggeram murka. Ia sudah berdiri melempar bantalnya dan mengulurkan kedua tangan ke depan. Bersiap untuk mencekik Junhyung dan mematahkan kepala pria itu dari tubuhnya, “Kau benar-benar..”

Sepasang mata Junhyung membulat panik, “Yak! Yoon Doojoon! Diam di tempat!” ancamnya sambil mengangkat sebelah kaki ke udara, seolah siap menendang Doojoon jika pria itu maju semakin dekat kearahnya, “Ya! Ya! YAA!!! Hueekk… LEPASKAN!!”

Junhyung tak bisa berbuat banyak ketika Doojoon sudah menubruknya dan mulai mencekik lehernya dengan brutal. Tangan kekar rapper Beast itu reflek terangkat ke atas untuk menjambak rambut coklat Doojoon, yang langsung dibalas dengan gigitan ganas oleh sang Leader. Ya, tak butuh waktu lama hingga aksi tendang-tendangan dan saling memiting pun terjadi di atas ranjang hotel yang sempit. Di sela pergelutan yang sengit, Junhyung mengambil bantal di dekatnya dan langsung membekap wajah Doojoon dengan benda beris kapuk itu,

Mati kau!! Mati kau, Yoon Doojoon!”

Hmpphhhff…” Doojoon menyingkirkan bantal yang sempat menghambat nafasnya itu dengan sekali sentakan. Ia mendesis kecil saat melihat tatapan meremehkan Junhyung kearahnya, “YAK! SINGKIRKAN TATAPAN JOKERMU ITU!”

Dengan ambisius, Yoon Doojoon kembali menyerang meraih lengan Junhyung dan mencoba memitingnya. Tapi Junhyung dengan lihai langsung menghentak memutar sikut, membuat Doojoon oleng dan nyaris terjungkal. Ya, nyaris. Karena kemudian Doojoon dengan sigap memutar badannya dan menyekap Junhyung dari belakang. Leader Yoon itu langsung merobohkan rivalnya dengan begitu bernafsu, menggulingkannya ke samping, dan…

BUGGGHH!!’

….

Kreekkk.’

….

Bunyi debuman itu langsung disusul dengan pintu kamar mandi yang terbuka. Lee Gikwang, melongokkan kepalanya keluar dengan rambut yang masih penuh busa. Matanya membulat, mulutnya menganga shock saat mendapati dua sosok makhluk berkaos singlet yang baru saja terjatuh dari ranjang yang tingginya tak kurang dari setengah meter itu.

Posisi menyamping Doojoon yang tengah memeluk Junhyung itu -apalagi dengan tambahan bed cover yang berantakan dan ikut tertarik jatuh-, membuat Gikwang menatap curiga, “Aigooo.. berhentilah berbuat mesum disini.”

Junhyung bereaksi pertama kali dan langsung bangkit menyentak tangan Doojoon dari tubuhnya, “Cishh.. Leader Yoon! Berhenti melakukan skinship denganku!” ia mendengus sambil menepuk-nepuk lengannya yang seolah ternoda oleh Yoon Doojoon.

Doojoon menegakkan punggungnya sambil bersungut jengah, “Sejak kapan cekikan dan tendangan itu masuk kategori skinship?”

Yak! Lee Gikwang! Kau belum selesai menggosok punggungku!”

Alis kanan Junhyung terangkat ketika kepala Yang Yoseob ikut melongok dari pintu kamar mandi, lengkap dengan rambut basah dan busa di belakang telinga, “Mana yang lebih mesum dari dua orang pria pendek yang suka mandi bersama?” cibirnya sambil menghempaskan diri ke atas sofa panjang di samping jendela.

Tidak perlu menyebut bagian ‘pendek’, kan?” dengus Gikwang.

Tentu saja penting. Itu adalah kata keterangan..” Doojoon mulai melontarkan argumennya sambil ikut mendudukkan diri sebelah Junhyung, “Dan sebuah kalimat tidak akan menjadi padu jika tidak disertai kata keterangan..”

Junhyung mentautkan alisnya, “Yang baru bicara tadi… apa benar Yoon Doojoon yang lulus universitas dengan IP pas-pasan itu?” ragu pria itu yang langsung disambut dengan jitakan kecil Doojoon.

Yang Yoseob yang masih bingung dengan situasi di hadapannya itu, hanya mengerucutkan mulut sambil mengedarkan matanya kearah Doojoon, Junhyung, dan Gikwang, “Apa yang sebenarnya baru saja terjadi?”

Gikwang mengedikkan dagunya kearah Doojoon dan Junhyung.

2Jun moment? Lagi?” sepasang mata bulat Yoseob menyipit kesal, “Kenapa kalian senang sekali membuat 2Jun moment?”

YA! Ini bukan saatnya untuk cembu-”

Kami kembali!” kalimat Doojoon terputus oleh pekikan Son Dongwoon yang baru saja menyeruak masuk kedalam kamar hotel. Si magnae langsung berjengit heran saat melihat Gikwang dan Yoseob yang berdiri setengah telanjang di perbatasan pintu kamar mandi, “Gikwang hyung? Seobi hyung? Kenapa kalian masih mandi malam-malam begini?”

Jintaek hyung bilang, kita harus tidur cepat tidur jika tidak mau lelah..” Hyunseung mengekor muncul di belakang pundak Dongwoon. Ia merenggangkan tangannya sambil menguap kecil, “Besok kita kembali ke Seoul pagi-pagi sekali..”

YEAHH!!”

Yong Junhyung tiba-tiba saja melompat turun dari sofa dengan sekali gerakan. Keempat member yang lain hanya menatap bingung saat rapper Beast itu melesat cepat meraih hoodie dan topi hitamnya. Ya, hanya empat, karena sepertinya Yoon Doojoon sudah bisa menebak apa yang akan di lakukan pria itu.

Junhyung menoleh pada Hyunseung, sedetik setelah ia mengenakan hoodienya, “Jang Hyunseung! Kau.. ikut aku!”

Heh? Memangnya kau mau kemana?”

Mencari hadiah..”

Untuk Seorim?”

Seulas senyuman kecil Junhyung seolah memberikan jawaban.

Dongwoon menyambar sepotong apel di atas meja dan mengunyahnya, “Memangnya hyung mau membelikan apa untuk Seorim Noona?”

Yong Junhyung menggaruk-garuk lehernya. Bingung. Benar juga, apa yang harus ia beli untuk Seorim? Apa yang mungkin disukai gadis itu selain satu cangkir kopi, kamera, majalah-majalah fashion dan semua hal tentang Denmark? Eung… Mitologi! Tapi gadis itu bahkan sudah punya satu rak penuh buku-buku tentang mitologi.

Junhyung menyapukan pandangannya sebentar, hingga kedua manik matanya terhenti pada satu titik. Langit gelap penuh bintang yang terlihat indah di luar balkon kamar hotel. Bintang? Tunggu.. memangnya gadis itu suka bintang? Mungkin iya, mungkin tidak. Tapi entah kenapa, pria itu merasa yakin dengan apa yang tiba-tiba terlintas dalam pikirannya..

Ctakkk!’

Kurasa aku tau harus membelikan apa untuk gadis itu..”

Sementara dari atas sofa sana, Yoon Doojoon tersenyum kecil. Ia selalu takjub dengan cara Junhyung menebak dan memikirkan segala tentang Seorim, kali ini mungkin juga akan tepat. Ya.. entah benda apa yang dipikirkan Junhyung saat ini, tapi Doojoon percaya bahwa itu adalah sesuatu yang pasti akan membuat Seorim tersenyum.

Di sisi lain, sosok Lee Gikwang tampak mendengus sebal, “Ya! Junhyung-ah, kau bahkan tidak memberikan kado untuk ulang tahunku kemarin, kenapa sekarang malah mau membelikan Rimmy hadiah?”

Yak! Kau diam saja dan gosok punggung Yang Yoseob!”

***

(2012, April 2nd. Seoul..)

Seorim meraih selembar foto yang disodorkan Minrae dan menatapnya lamat-lamat. Gambar seorang pria tampan yang berpose dengan setelan tuxedo lengkap berwarna abu-abu. Beberapa keriput kecil yang mulai tampak di sekitar matanya, menunjukan bahwa pria itu sudah berusia sekitar 30an. Tapi… siapa? Dahi Seorim berkerut, rasanya ia tidak pernah melihat pria ini di dunia Entertainment..

Park Kwang Hyun..”

Eh?”

Minrae langsung memukul pelan kepala gadis yang tengah memasang ekspresi bodoh di hadapannya itu, “Kau tidak pernah menonton TV, ya?”

Seorim mendesis sambil mengusap-usap kepalanya, “Memang. Tidak ada yang menarik di televisi..”

Tentu saja..” Minrae mengangguk-angguk kecil, “Tidak ada yang menarik di tayangan televisi selain Yong Jun- YA!!! KENAPA KAU MENGINJAK KAKIKU?”

Jeritan Jung Minrae sukses membuat semua staff dan model di dalam studio menoleh kearah keduanya sambil menatap heran. Kim Seorim dengan tenangnya langsung tersenyum kecil sambil membungkuk minta maaf, seolah ini adalah kesalahan rekannya. Sementara Minrae sendiri hanya bersungut kesal sambil menarik kakinya menjauh dari kolong meja.

Seorim berdeham sebentar dan kembali menatap lurus pada gadis berhoodie hitam di hadapannya, “Sekali lagi Eonnie menggodaku, aku tidak akan mau mewawancarai Park.. eung.. siapa tadi?”

Park Kwang Hyun..”

Ah.. iya. Aku tidak akan mau mewawancarai orang itu.”

Minrae menghela nafas panjang, merasa kalah. Gadis yang lebih tua satu tahun dari Seorim itu menarik sebuah garis di depan mulut dengan telunjuk dan ibu jari, kemudian mengantupkannya. Sebagai isyarat bahwa ia akan mengunci mulutnya rapat-rapat untuk nama ‘Yong Junhyung’.

Kupegang janjimu, Nona Jung Minrae.”

Minrae beralih mengambil tas coklatnya dan mengeluarkan sesuatu dari dalam sana. Setumpuk kertas yang terjilid rapi dengan cover mika bening. Ia menyodorkan benda itu kearah Seorim, “Besok lusa, jam 3 sore. Gedung teater Hana. Ingat? Jam 3 sore, tepat satu jam sebelum Musikal Catch Me If You Can dimulai..”

Seorim mengangguk-angguk paham. Ia meraih jilidan kertas itu dan mulai membolak-bolak tiap halamannya. Mulai membaca dan menganalisa karakter pria bernama Park Kwang Hyun melalui lembaran-lembaran biografi itu. Ia terkadang ber-oh panjang dan mengangguk-ngangguk kecil saat melihat beberapa kalimat menakjubkan di dalam sana. Sesekali tangannya terulur meraih cup strabucks yang tergeletak di atas meja, kemudian menyesap hot coffee-nya yang tak lagi hangat itu.

Aigoo… model yang satu ini benar-benar merepotkan,”

Gumaman kecil Minrae membuat Seorim mendongak. Salah satu fotografer Ceci Magazine itu tampak mendumal dengan posisi kedua kaki menyilang di atas sofa, sementara kedua tangannya sibuk mengutak-atik benda berlayar sentuh yang disebut ponsel. Seorim tersenyum jahil. Gadis itu langsung menyambar Stevius SLR milik Minrae yang tergeletak di atas meja, menyalakannya. Ia memutar badan 90 derajat ke samping dan langsung mengarahkan lensa camera profesional itu kearahnya..

CKREKK!’

Detik berikutnya, saat mendengar bunyi jepretan camera, Jung Minrae mendongak dengan mata membulat kaget, “Ya!” ia langsung menyambar camera kesayangannya dari tangan Seorim, “Jangan lagi-lagi menyentuh cameraku! Mengerti? Kau bisa meru-”

Kalimat itu terputus saat ia menyadari sesuatu.

Waey?” bingung Seorim.

Ponimu..” sepasang mata Minrae memandang lamat potret dalam camera SLRnya, kemudian beralih lurus pada dahi Seorim yang terbuka, “Kau terlihat aneh dengan rambut tanpa poni seperti itu..”

Eh? Benarkah?” Seorim mengusap-usap dahinya. Ia lalu beralih menyentuh rambut yang menjuntai pajang di samping dahi –mengingat model rambut belah tengahnya-, “karena sudah panjang, jadi poninya kusampirkan sekalian. Kupikir akan bagus..”

Jung Minrae menggoyang-goyangkan telunjuknya, “Dengan rambut itu, kau hanya akan terlihat seperti Cygnus..”

Cygnus?”

O~ Cygnus. Teman setia Phaeton. Kau tau Phaeton, kan? Putra Helios dalam mitologi Yunani..” terang Minrae, dan detik berikutnya ia menyipit heran saat melihat gurat kebingungan di wajah Seorim, “Bukannya kau juga suka mitologi?”

Seorim mengangguk kecil tanpa mengalihkan pandangannya dari sepasang manik mata Minrae, “Tapi… aku sama sekali tidak tau tentang Cygnus.”

Eh? Benarkah?”

…….”

***

Helios adalah Dewa Matahari yang mempunyai anak laki-laki yang bernama Phaeton dari seorang manusia. Phaeton suka bersombong diri akan hal itu, tapi sayangnya, teman-teman Phaeton tidak percaya kalau Phaeton benar-benar anak Helios.

Untuk membuktikannya, Phaeton kemudian menemui Helios, dan meminta kepada sang ayah untuk mengizinkannya membawa kereta kuda matahari. Akhirnya dengan berat hati Helios mengizinkan Phaeton untuk mengendarai kereta kebanggaannya itu.

Lalu dengan sombongnya Phaeton mengendarai kereta kuda dan terbang di langit yang tinggi. Tapi, Phaeton tidak bisa mengendalikan kereta kuda tersebut. Dia membawa kereta kuda matahari terlalu rendah, sehingga membakar habis semua yang berada di bawahnya.

Melihat kejadian ini, Zeus pun turun tangan dan berusaha mengakhiri kekacauan ini dengan melemparkan panah petir ke arah kereta tersebut, sehingga tubuh Phaeton jatuh dan tenggelam di sungai Eridanus. Ia akan mati di dalam dinginnya air sungai itu dan bangkit lagi pada saat purnama ke 300 yang dibuat Artemis.

Cygnus, teman Phaeton yang setia, berusaha menyelami sungai Eridanus untuk mencari Phaeton. Walau pun semua kawan-kawannya telah pergi meninggalkan sungai Eridanus dan membiarkan Phaeton tenggelam,Cygnus tetap berusaha mencari putra Helios itu. Tapi nihil. Ia menyerah untuk memaksa menemukan Phaeton. Namun ia akan tetap menunggu Phaeton kembali.

Menunggu di tepi sungai Eridanus hingga purnama ke 300.

Zeus yang menyaksikan hal itu merasa terharu akan sikap Cygnus. Lalu, tepat pada purnama ke 300, Phaeton hidup kembali, bersamaan dengan hembusan nafas terakhir Cygnus yang mati kedinginan di tepi sungai Eridanus. Zeus kemudian membuat rasi Cygnus dan mengabadikannya ke langit, menjadikannya sebuah symbol untuk kesetiaan.

……………………..

……………………………………..

Kau baca apa?”

Junhyung mendesis kesal ketika semburat wajah Doojoon melongok kedalam buku yang tengah dibacanya, “Kenapa aku harus selalu duduk denganmu saat di pesawat?”

Eh? Ada masalah?”

Kau pengganggu!”

Habisnya aku bosan..” timpal Doojoon, pria itu menghempaskan punggung ke badan kursi pesawat, dan menjadikan lengannya sendiri sebagai bantalan.

Selca saja.”

Doojoon mentautkan alisnya sambil melirik Junhyung, “Kau mau aku didatangi pramugari dan ditegur gara-gara menyalakan ponsel?”

Bukannya kau akan senang?” Junhyung terkekeh pelan seraya meletakkan buku berjudul ‘Phaeton & Cygnus’ yang tadi ia baca kedalam laci kecil di samping kursinya, “Pramugari disini catik-cantik, kan?”

Ahh.. benar juga.” Doojoon langsung menyahut setuju dan ikut terkekeh. Pria bersweater abu-abu itu meraih sebotol air mineral dari rak kecil –yang tergantung pada bagian belakang kursi di depannya- dan meneguknya sebentar, “Oh, ya.. Kita sampai di Incheon sekitar 2 jam lagi. Aku, Seungie, Seobie, dan Dongwoon akan ke tempat BtoB untuk memberi ucapan selamat atas debut mereka. Kau ikut, kan?”

Sore nanti… Eung..” Junhyung mengecek arloji di pergelangan tangan kirinya, “Aku ada janji. Mungkin sampai malam.”

Rimmy?”

Junhyung menggeleng polos, “Simon D hyung..”

Detik itu juga Doojoon langsung memukul Junhyung dengan botol mineralnya, “Yak! Apa di otakmu tidak ada orang lagi selain Lee Hongki, Kim Heechul, Simon D dan Jang Geun Suk?”

Ada..”

Nugu?”

Kim Seorim.”

Yoon Doojoon menggembungkan pipinya dengan mata menyipit tajam, merasa dipermainkan. Kenapa belakangan ini ia jadi tertular virus ‘mudah dibodohi’ dari Lee Gikwang?? Arghh.. menyebalkan. Pria itu mungkin sudah menyiram Junhyung dengan sisa air dalam botolnya kalau saja ia tidak ingat bahwa sekarang mereka berada di dalam pesawat.

Yong Junhyung sendiri hanya tertawa kecil sambil mengangkat tangannya, menyerah meminta ampun, “Tapi aku sudah janji dengan Simon D hyung untuk menemaninya minum. Aku titip salam saja untuk Minhyuk dan yang lain, oke?”

Doojoon menghembuskan nafas keras-keras dan kembali bersandar pada badan kursinya, mencoba mempertebal kesabarannya sebagai seorang leader, “Arraseo..”

Junhyung memutar badannya kearah jendela sambil diam-diam tersenyum menang. Ia meraih sekaleng cola dari dalam tas ransel putihnya, dan meneguknya dengan nikmat seperti biasa. Membiarkan minuman berwarna coklat gelap yang ia anggap paling enak sedunia itu mengalir membasahi kerongkongannya.

Lalu, Junhyung-ah..” panggil Doojoon lagi selang beberapa saat.

Eung?”

Kapan kau akan ke tempat Seorim?”

Uhukk..” Junhyung terbatuk, nyaris saja isi kaleng cola yang tengah diteguknya itu masuk kedalam hidung. Pria bergolongan darah O itu menyeka mulutnya sebentar, sebelum kemudian menoleh mendelik kearah Doojoon, “YAK! Aku yang mau menemuinya, kenapa malah kau yang tidak sabaran sih?”

***

(2012, April 4th. Seoul..)

Kau sedang bolos, kan?”

Noona… aku hanya sedang cuti, bukan bolos!”

Sama saja.” Seorim mengapit ponselnya di antara pundak dan tulang pipinya. Jurnalis Ceci Magazine itu menarik gagang pintu kaca di depannya dan mulai melangkah masuk kedalam salah satu gedung teater terbesar di Seoul itu, “Jadi, kau bisa tolong jemput Hyosun di sekolah kan, Ilhoon-ah?”

Suara di seberang terdengar berdecak malas, “Noona ingin aku ke Hanrim dan membuat gempar satu sekolah?”

Ishh.. kau tidak seterkenal itu, bodoh! Pokoknya nanti kau jemput Hyosun jam 4, Noona sedang ada tugas untuk interview dan mungkin sampai malam.” gadis itu setengah berjengit ketika melihat koridor gedung teater HaNa sudah ramai dengan orang-orang yang memegang tiket masuk.

Seorim melirik arlojinya. Pukul 3 kurang. Bukankah musikalnya baru akan dimulai jam 4? Kenapa sudah seramai ini? Terlebih, kebanyakan dari kerumunan itu adalah gadis-gadis muda. Tumben sekali remaja suka menonton musikal. Memangnya siapa yang bermain? Bukankah pria berusia 33 tahun yang bernama Park Kwang Hyun itu? Apa menariknya? Kenapa harus seantusias ini?

Noona! Noona! Seorim Noona!”

Rutukan kesal Ilhoon dari arah ponsel membuat Seorim tersentak sadar. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepalanya dengan gerakan cepat. Ia menatap sekilas sebuah papan putih kecil yang tergantung di langit-langit gedung. Disana tertulis ‘Backstage’ dengan tanda panah yang menunjuk ke timur, membuat Kim Seorim mau tak mau harus melangkahkan kakinya kearah sana.

O? Ada apa, Ilhoon-ah?”

Dua hari yang lalu, Beast sunbaedeul baru saja pulang dari Taiwan dan mereka ke tempat kami! Hebat bukan?”

…..”

Seorim terhenyak diam sambil terus melangkah. Beast sudah kembali dari Taiwan? Dua hari yang lalu? Kenapa Doojoon tidak menghubunginya? Bahkan Dongwoon dan Gikwang juga tidak mengiriminya pesan sama sekali. Dan Junhyung… ahh.. mereka bahkan tidak pernah saling menghubungi lewat ponsel sejak awal tahun ini. Entahlah. Terakhir kali bicara di telfon saat ulang tahun Junhyung tahun lalu, ia merasa canggung.

Kim Seorim menghela nafas. Ia menunjukkan ID-cardnya pada seorang petugas yang berjaga di pintu backstage, dan membungkuk tersenyum saat pria berseragam hitam itu mengizinkannya masuk, “Mereka memberi selamat untuk debut kalian?”

O~. Tapi tidak ada Junhyung hyung dan Kikwang hyung.”

Lalu?”

Ani..” timpal Ilhoon, terdengar suara air yang dituang kedalam gelas, “Aku hanya curiga. Apa kemarin Junhyung hyung ke tempat Noona?”

Treekk!’

Sambungan telfon terputus. Kim Seorim menatap lamat layar ponselnya dan tampak berpikir. Tidak. Mr.Cola sama sekali tidak datang menemuinya. Tidak dua hari yang lalu. Tidak kemarin. Dan tidak juga hari ini. Lalu kemana pria itu? Apa mengerjakan project lagi? Menjadi rapper keliling atau komposer lagu dadakan? Dengan siapa kali ini? Aishh… Seorim mengacak-acak poninya –yang baru ia potong tadi pagi- dengan sebal.

Kenapa pria itu selalu memforsir dirinya sendiri, sih?” gerutunya.

Siapa?”

Mr.Cola..”

Siapa itu Mr.Cola?”

Yong Jun-” kedua mata coklatnya membulat lebar, “Eh?”

Seorim mendongak cepat di sela keterkejutannya. Seorang pria tengah menatap bingung kearahnya sambil setengah menggembungkan pipi. Pria berambut pirang dengan setelan seragam dan topi pilot lengkap. Ia tersenyum lebar sambil mengangkat tangannya, memasang sikap hormat.

Rim-ah, annyeong.. ”

Cishh.. lagi-lagi kau..”, dengus Seorim.

Key mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali, “Kenapa? Apa sebegitu menyenangkannya bertemu denganku?

Seorim membelalak sengit, “Mwoya?”

Pria bernama asli Kim Kibum itu tampak tak acuh. Ia merapikan poni ikalnya sebentar, dan berangsur mencondongkan badannya kearah Seorim sambil berbisik lirih, “Bagaimana hubunganmu dengan ‘J’?”

Apa urusanmu?”

Yak! Aku kan dokter cinta dalam masalah kalian!”

……”

Kim Seorim bungkam. Bergeming. Gadis itu hanya menanggapi perkataan Key dengan sebuah tatapan sinis dan desisan lirih. Pria sok akrab yang ‘tidak-jelas-asal-usulnya’ ini sudah terlalu ikut campur dalam masalahnya! Dan ia tidak suka itu!

Eung… fine, memang ada sebersit rasa terimakasih karena pria itu telah membantu menyadarkannya tentang sebuah potret masa lalu yang sempat cacat, tapi… ya sudah! Cukup itu, kan? Kim Seorim tidak suka jika ada orang lain yang lancang campur tangan dalam masalah pribadinya. Tidak lagi..

Aish.. baiklah. Aku tidak akan ikut campur lagi..”, Key mengangkat kedua tangannya, menyerah, “Jadi.. berhenti menatapku seperti itu, O?”

Well, kupegang janjimu..”

Key mengangguk-angguk cepat, “Eung… jadi, kau kesini untuk menonton musikalku? Aigoo.. aku terharu sekali. Terimakasih, Rim-ah.”

Seorim mengernyitkan dahi, “Musikalmu?”

Iya. Kau datang kesini pasti untuk Catch Me If You Can, kan? Jadi, daripada susah-susah mengantri tiket di depan dan menunggu sejam lagi..”, Key memutar matanya dan langsung menarik tangan Seorim, “AYO LANGSUNG MASUK LEWAT PINTU BELAKANG SAJA!”

***

Key menarik paksa Seorim kearah deret ketiga kursi penonton di depan panggung. Dengan sekali sentakan, ia berhasil membuat Seorim yang sedari tadi berontak untuk duduk di atas salah satu kursi berwarna merah itu. Tepat di tengah. Tempat terbaik untuk menyaksikan Drama Musikal ini dari awal hingga akhir.

Puas?” dengus gadis itu.

Seorim mendesis sebal sambil memutar matanya, menyadari bahwa mereka hanya bertiga diantara ratusan kursi merah yang masih tampak kosong. Ya, bertiga. Tepat di samping Seorim, duduk seorang gadis lain dengan terusan Savilla selutut yang dipadukan dengan blazer warna coklat. Ia tersenyum ramah pada Seorim, kemudian melempar tatapan penuh tanya pada Key.

Jung-ah, ini Seorim.” jelas Key sembari menunjuk Seorim yang masih menatap bingung ke arahnya. Kemudian berlanjut menunjuk gadis berblazer coklat tadi untuk mengenalkannya pada Seorim, “Rim-ah, ini Soojung.”

Annyeong haseyo..” gadis bernama Soojung itu membungkuk kecil memberi salam.

Sambil menekan rasa kesalnya pada Key, Seorim akhirnya balas membungkuk juga pada Soojung sambil tersenyum kecil, “Annyeong haseyo..”

Daebak!” Key bertepuk tangan heboh. Pemandangan penuh sopan santun itu mengingatkannya pada waktu ia pertama kali bertemu Seorim saat interview Shinee di Ceci Magazine, “Nah, Rim-ah. Kau menonton dari sini sa-”

Ya! Bisakah kau berhenti memanggilku dengan panggilan sok akrab seperti itu?” potong Seorim. Bagaimana mungkin pria itu bisa lancang memanggilnya dengan embel-embel ‘-ah’ padahal mereka baru 3 kali bertemu?

Key mengerucutkan mulutnya, “Memangnya kenapa? Kita kan teman.”

Tunggu, sejak kapan aku setuju berteman denganmu?”

Soojung yang melihat pertikaian kecil itu hanya terkekeh sambil kemudian menyahut kecil, “Kibumie itu, tidak perlu meminta persetujuan untuk merekrut orang lain menjadi temannya.”

Seorim menoleh, “Jinjja?”

O~! Dia tipe pria yang cenderung frontal dan suka memaksa..” jelas Soojung, “Jadi kalau dia bilang kau adalah temannya, berarti kau memang harus jadi temannya!”

Ahh.. kau tau banyak tentang pria berambut pirang itu.”

Soojung tersenyum, “Tentu saja. Kami, eung… maksudku kami berenam, sudah bersahabat lama, bahkan jauh sebelum Shinee debut..” ia meraih sekotak snack di samping kursi dan menyodorkannya pada Seorim.

Aku bisa membayangkan bagaimana tersiksanya kau selama ini.” timpal Seorim. Ia menyomot snack yang disodorkan Soojung dan mencicipnya, “Maksudku.. Yah.. sekeren-kerennya para Idol di atas stage, toh saat kau sudah benar-benar mengenalnya, mereka tak lebih dari pria-pria aneh yang merepotkan.”

Ah! This! This! Aku setuju!”

………”

Sementara kedua gadis itu sudah asyik mengobrol di barisan kursi penonton yang mulai ramai, Key diam-diam kembali ke backstage sambil menelpon seseorang lewat ponselnya.

***

Setelah menyamar sebagai pilot, Frank juga menyamar sebagai dokter. Disinilah kisah cintanya dimulai dengan seorang perawat bernama Brenda Strong. Brenda sendiri adalah seorang gadis yang diusir oleh orang tuanya karena telah melakukan aborsi. Saat keduanya pergi untuk meminta izin pada orang tua Brenda, Frank tidak hanya mengaku sebagai dokter, tapi juga sebagai pengacara, yang otomatis segera diajak kerja sama oleh ayah Brenda yang kebetulan memang seorang Jaksa.

Baiklah, aku merestui hubunganmu dan Brenda..”

Terimakasih Mr.Strong..”

Tapi kau harus berjanji untuk menjaga putriku itu bahkan dengan nyawamu sendiri!”

………………………….

……………………………………….

Ditengah konsentrasinya menyaksikan Musikal ‘Catch Me if You Can’ yang dimainkan pria pirang bernama Kim Kibum itu, pandangan Seorim teralih pada satu cup plastik Mochacinno Ice Starbucks yang terulur tepat di depan wajahnya. Seorim meraih minuman favoritnya itu dan menoleh ke samping. Kursi kosong disebelahnya tiba-tiba sudah diduduki seseorang berhoodie biru dengan tudung yang dinaikkan, scarf abu-abu yang menutupi sebagian wajahnya, dan sebuah kaca mata hias yang membingkai matanya.

Yongie?”

Pria itu tak menjawab. Ia malah tampak mengeluarkan sesuatu dari saku hoodienya. Sekaleng cola dingin. Dan benda kecil itu sudah cukup menjadi jawaban untuk membuat seorang Kim Seorim tersenyum tanpa sadar, “Kenapa kau bisa disini?”

Junhyung menoleh sambil merendahkan scarfnya, “Key menelpon dan mengundangku untuk menonton.” ia meneguk colanya sebentar, “Tidak terlalu terlambat, kan?”

Seorim menggeleng kecil. Bersamaan dengan Junhyung yang kemudian memfokuskan pandangannya ke depan, gadis itu juga kembali mengarahkan diri untuk konsentrasi pada pertujukan musikal di atas panggung megah di hadapannya. Sebentar, gadis itu meminum Mochacinno Ice-nya sambil diam-diam tersenyum kecil di setiap sedotan.

Baru sekitar satu setengah jam kemudian, pertunjukan musikal itu berakhir. Tepuk tangan riuh menggema memenuhi seisi ruangan, seiring dengan layar merah berenda yang perlahan menutup sosok semua pemain yang tengah membungkuk pamit di atas panggung. Dan Key Shinee, benar-benar bermain dengan baik dalam musikal ini.

Perlahan, satu persatu penonton keluar dari dalam ruangan besar itu. Hanya butuh sekitar 10 menit sampai tempat itu benar-benar sepi, menyisakan Seorim, Soojung, Junhyung, dan beberapa orang-orang tua yang masih berbincang di deretan kursi belakang.

Ahh.. tidakkah Kibum begitu hebat?” Soojung berdiri dari kursinya.

Seorim mengangguk setuju, “Sayangnya ia ‘hanya’ hebat saat di atas panggung.”

Owh.. Benarkah?” sebuah tangan hangat mengacak-acak rambut Seorim dari belakang, “Memang kau sudah mengenal Key seberapa dekat, Mrs.Coffee?”

Loh? Beast… Junhyung?” mata Soojung membulat kaget saat pria yang duduk di samping Seorim itu melepas tudung hoodienya.

Annyeong..” Junhyung tersenyum simpul, tanpa membungkuk sama sekali. Tapi Soojung malah membalasnya dengan bungkukan sopan yang sempurna.

Seorim menatap Junhyung sambil merapikan poni barunya yang masih sulit diatur, “Bagaimana tour keliling duniamu, Mr.Cola?”

Yaishh.. Jangan bertanya seolah-olah selama ini aku sedang liburan..” Junhyung mencubit sebelah pipi Seorim dengan gemas, “Kau sendiri, kenapa tiba-tiba malah menonton musikal Key?”

Kim Seorim terdiam sebentar sambil memutar matanya, “AHH!! BENAR! KENAPA AKU DISINI?” ia memekik histeris saat teringat tujuan awalnya kemari, “HARUSNYA AKU MELAKUKAN WAWANCARA DENGAN PARK KWANG HYUN! TAPI PRIA MENYEBALKAN ITU MALAH MENARIKKU KESINI- Hmpfftt…”

Junhyung buru-buru membekap mulut Seorim. Ia tersenyum tidak enak pada sosok Soojung yang sudah shock di tempat gara-gara mendengar teriak Seorim tadi, “Ishh.. Mrs.Coffee.. Tunda dulu rasa kesalmu sebentar, dan ambil satu selca bersamaku. Arraseo?”

Eh?”

Satu selca saja! Ya?”

Oke!”

Anggukan setuju Seorim membuat Junhyung tersenyum bangga untuk dirinya sendiri. Ternyata iming-iming ‘selca’ cukup ampuh juga untuk meredakan –atau hanya menunda?- ‘teriakan peruntuh gedung’ gadis itu.

Seorim langsung memasang wajah datar sok ‘cool’ sambil mengemut sedotan hitam stabucksnya saat Yong Junhyung sudah mengeluarkan ponsel putihnya dan mengarahkan camera, “Hana.. deul..set!!”

Ckreekk!’

Soojung yang tadinya terdiam shock di tempat, tiba-tiba saja terkekeh kecil melihat tingkah dua orang di hadapannya itu, “Kalian ini, sepasang kekasih ya?”

……”

Kali ini ganti Seorim dan Junhyung yang terhenyak diam atas pertanyaan tiba-tiba dari Soojung. Gadis itu menanyakan apa tadi? Sepasang kekasih? Mereka berdua? Apa keadaan dimana seorang pria yang sudah menyatakan cinta tapi gadisnya belum menjawab dan masih terjerat dalam kebimbangan itu, bisa disebut sebagai sepasang kekasih?

Tunggu, tapi.. Junhyung-ssi, bukankah kau berpacaran dengan Go Hara?” Soojung tiba-tiba teringat, mulut mungilnya membulat tak percaya, “Jika kau berpacaran dengan Seorim juga, bukankah itu namanya seling-”

AAAAaaa~~ Hwang SooJung!” tiba-tiba sosok Key muncul dan langsung menarik lengan Soojung, “Cepat pulang! Ayo pulang! Pulang! Jjong sudah menjemputmu di depan! Ppali!!”

***

BISEUTEU DAEBAK!!!”

…………………..

Kim Seorim menghentikan larinya di bibir pantai, merentangkan tangan, kemudian berteriak sekeras-kerasnya. Ia tersenyum lebar, lalu memejamkan matanya sebentar, membiarkan angin malam yang lembut menerpa wajah dan sebagian rambutnya. Membiarkan bunyi deburan ombak menyapu semua lelahnya seharian ini.

Kau sedang memproklamirkan diri sebagai Beauty?”

Seorim membuka matanya dan menoleh ke belakang. Yong Junhyung tampak berjalan mendekat kearahnya dengan celana yang sudah tergulung sampai lutut. Gadis itu tersenyum sambil membiarkan kaki telanjangnya terbilas riak air laut,

Tidak ah. Aku Jester..”

Junhyung terkekeh. Ia berdiri tepat di depan Seorim sekarang, “Benarkah? Kalau begitu, aku tidak akan membiarkan fans tercintaku kedinginan..” Pria itu melepas scraf di lehernya, dan melilitkan benda tebal hangat itu ke leher Seorim. Ia menjumput rambut panjang gadis itu yang ikut terlilit scraf dan mengikatnya ke atas,

Seorim tersenyum kecil. Sambil setengah mendongak, ia menatap sepasang mata teduh Junhyung lamat-lamat, “Ilhoonie bilang, kalian sudah pulang dua hari yang lalu dan mengunjungi Dorm BtoB..” ia menghela nafas kecil, “Tapi kau dan Kwangie Mouse tidak ada. Kemana?”

Chocoball..”

Jawaban singkat itu membuat Seorim ber-ohh panjang, “Hongki?”

Junhyung menggeleng, “Simon D hyung.”

Seorim mengangguk-angguk paham. Setidaknya ia lega. Berkumpul dengan teman-teman dekat dan melepas rindu di sela penat kesibukan, tidakkah itu baik? Ya, untunglah ternyata pria itu tau arti ‘istirahat’ dan berhenti memforsir diri di dalam studio musik.

Lalu kemarin aku mulai mengerjakan project baru bersama Prepix dan Jay hyung..”

Pernyataan yang tiba-tiba keluar dari mulut Junhyung itu sukses membuat Seorim mendelik, “Yak! Mr.Cola! Kau itu benar-benar gila kerja ya? Kau kan sudah cukup kaya sekarang, bisa mem-”

………”

Kalimat Seorim terputus. Gadis Daegu itu langsung tertegun saat Junhyung mulai melakukan sentuhan lama mereka. Ia menempelkan dahinya ke dahinya Seorim, dan mengunci dalam-dalam mata gadis itu kedalam tatapannya. Membiarkan suhu hangat tubuh mereka bersatu dalam satu titik. Membiarkan rasa nyaman itu menjalar sejenak.

Katakan sesuatu..”

Junhyung mengusap lembut pipi Seorim dan menatap sepasang manik coklatnya yang nampak sendu. Ia bisa melihat kilat bening yang membingkai mata gadis itu. Ada yang tidak beres disana, Seorim tengah menahan sesuatu. Sebuah rasa yang seolah ia coba tekan agar tak mencuat keluar. Junhyung bisa merasakannya.

Aku…. lapar.”

Ya! Bukan itu yang terbaca dimatamu..” Junhyung mendengus, tak puas dengan jawaban Seorim. Pria itu menghembuskan nafasnya keras-keras, dan kembali menatap Seorim dengan pandangan menyelidik, “Kau.. sedang merindukannya, kan?”

Kim Seorim menarik seulas senyum kecil, bersamaan dengan sesuatu yang tiba-tiba mencelos di dalam hatinya. Bingo! Seperti biasa, pria itu berhasil membuat dirinya merasa bodoh karena tak pintar untuk menyembunyikan sesuatu.

Berhentilah menggunakan kekuatanmu untuk membaca pikiranku, Mr.Cola.”

Tidak bisa berhenti, kekuatan itu muncul begitu saja..”

Selalu muncul begitu saja?”

Tidak juga. Biasanya hanya muncul saat aku bersamamu.”

Seorim menyentak pelan badannya, membuat wajahnya menjauh sejengkal dari wajah Junhyung. Ia tidak ingin pria itu melihat jelas wajahnya yang mungkin mulai memerah saat ini. Gadis itu mengeratkan scraf di lehernya sambil terkekeh kecil, tak berniat untuk menyahut apa pun lagi.

Junhyung mengulurkan tangannya ke atas, menepuk-nepuk puncak kepala gadis itu dengan sayang, “Jika kau memang merindukan pria itu, kau bisa menceritakannya padaku.”

Seorim menggeleng.

Atau menyanyikannya?”

Seorim menggeleng lagi,

Ishh.. ayolah.”

Aku tidak bisa menyanyi..” elak Seorim.

Hhh.. Aku akan percaya tentang itu kalau saja aku tidak ingat bahwa kau adalah adik dari main vokal 2PM..” Junhyung menyentik hidung Seorim dengan jahil, “tunggu sebentar disini. Oke?”

Mwo?”

Kim Seorim hanya bisa mengernyitkan dahinya saat pria itu tiba-tiba saja berlari pergi kearah sebuah kedai kecil yang tak jauh dari pantai. Hal macam apa lagi yang akan dilakukan pria itu? Entahlah. Seorim menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum kecil, ia memutar badan menghadap laut, dan mulai mendudukkan diri di atas hamparan pasir pantai. Perlahan, gadis itu menengadahkan kepalanya pada langit, mulai berkutat dengan bintang-bintang di tirai malam. Tampak mencari sesuatu..

Jadi?”

Seorim menoleh pelan, Junhyung tiba-tiba sudah duduk di sampingnya sekarang, kembali dalam waktu singkat. Ia menenteng sebuah gitar kayu coklat dan menyodorkan alat musik bersenar itu kearahnya, “Ayo mainkan.”

Tapi-”

Satu lagu saja. Satu lagu saja untuk pria itu.” Junhyung meraih tangan Seorim, dan memaksa gadis itu untuk menerima gitar yang di sodorkannya.

Untuknya?” Seorim terlihat ragu.

Junhyung mengangguk pasti, kemudian mendongakkan kepalanya ke atas, pada ratusan bintang yang tampak menggantung di atas langit gelap, “Dia, ada di atas sana, kan? Kalau begitu, nyanyikan sebuah lagu untuk meluapkan kerinduanmu padanya..”

Kim Seorim ikut mendongak, kemudian tersenyum pada sebuah bintang kecil yang menyala terang di atas sana. Mungkin pria di sampingnya itu benar. Mungkin sebuah lagu sederhana bisa meluapkan kerinduannya tanpa harus menangis, kan? Mungkin sebuah lagu sederhana juga bisa membuat Taichi tersenyum di atas sana.

Falling star.”

Junhyung tersenyum puas saat mendengar gumaman kecil Seorim. Perlahan, dilihatnya gadis itu menggerakan jemari menyusuri badan gitar, dan mulai memetik senar-senar halus itu dengan terampil. Mengalunkan sebuah nada yang lembut..

Eojeneun byeori jeotdane naui gasemi muneojeone

(Yesterday, a star fell, my heart fell)

Byeoreun geujeo byeoril ppuniya modudeul naege malhajjiman

(But a star will always just be a star, is what everyone tells me.)

  

Oneultto byeori jindane areumdaun naui byeol hana

(Even today, a star is falling, my one beautiful star.)

Byeori jimyeon haneultto seulpeo ireoke biman naerineun geoya

(If a star falls, the sky is also sad, this is how only rain falls)

 

Naui gaseumsoge jeojeooneun geudae geuriummani

(Your yearning came and wetted the inside my heart,)

Ibamdo jeo bidoeeo nareul tto ulligo

(Even tonight, I’ll become that rain, and make me cry again)

 

Areumdawotteon uri yenireul ssaenggakae bomyeon

(If I think about our beautiful past,)

naui aetaneun sarang doraol geot gateunde

(my altruistic love might come back)

 

Naui kkumeun sarajeogago seulpeummani gipeoganeunde

(my dream is disappearing, only sadness is getting deeper)

Naui byeoreun sarajigo eodummani jiteoganeunde

(my star is disappearing, only darkness is getting darker)

Eodummani jiteoganeunde

(only darkness is getting darker..)

***

Kim Seorim meluruskan kakinya kearah bibir pantai sambil memeluk gitar itu dalam dekapan. Ia merasa jauh lebih lega sekarang. Junhyung benar, sebuah kerinduannya harusnya memang tak kau tahan. Sebuah kerinduan harusnya malah kau cuat dan luapkan keluar. Tak perlu dengan air mata, mungkin cukup dengan hal-hal sederhana seperti sebuah lagu .

Gadis itu masih diam memandangi garis-garis langit malam di atas hamparan laut, sesekali tersenyum melirik Junhyung yang tengah menyantap sepotong pizza di sebelahnya. Haahhh.. memesan pizza tengah malam ke pinggir pantai seperti ini, adalah salah satu hal gila yang pernah di lakukan pria itu saat bersamanya.

Yongie..” panggilnya,

Ya?”

Seorim meraih sekaleng kopi hangat yang tergeletak di samping box pizza dan menyesapnya pelan, “Omong-omong, aku sedang menyukai konstalasi bintang.”

Junhyung menoleh cepat dengan mata membulat kaget, kedua pipinya masih menggembung penuh kunyahan pizza yang belum sempat ditelannya, “Jinjja?”

O~” Seorim mengangguk kecil. Ia mengerjap-ngerjapkan matanya beberapa kali, setengah bingung melihat ekspresi pria itu, “Memangnya kenapa?

Junhyung meraih sebotol coca colanya dan meneguk minuman bersoda itu setelah ia berhasil menelan seluruh pizza di mulutnya. Pria itu masih menggumam tak percaya sambil mengeluar sesuatu dari dalam saku hoodie birunya. Sebuah benda bulat berwarna hitam dengan lensa di tengahnya. Ia menunjukkan benda mungil itu kearah Seorim, “Berarti aku tidak salah sudah membelikan ini untukmu?”

Seorim membelalakan matanya, “Mini tube?”

Junhyung mengangguk kecil. Ia memutar sebuah tuas kecil di samping teropong mini itu, membuat badan hitamnya ter-roll memanjang ke depan, “Jjjaaa!! Sekarang kau bisa melihat bintang dengan teropong ini!!”

Kim Seorim masih tertegun, “Tapi… aku baru suka konstalasi bintang belakangan ini, dan aku baru saja memberitahumu beberapa menit yang lalu. Jadi…” gadis itu menelan ludah sambil mencoba menyusun kata-kata yang bertebaran dalam otaknya, “Jadi bagaimana bisa kau membelikan benda itu?”

Junhyung mengangkat bahu, “Entahlah. Hanya… menebak.”

Menebak? Hanya sesederhana itu? Akhh.. Seorim sendiri masih tidak paham dengan pikiran Junhyung. Bagaimana bisa pria itu selalu menebak apa-apa tentang dirinya dengan tepat? Bagaimana bisa pria selalu mengerti setiap perasaannya sekali pun ia sudah menyembunyikannya rapat-rapat? Dan ini jelas bukan kali pertama atau kedua.

Seorim menatap sosok Junhyung yang sudah beranjak berdiri dan tengah bermain dengan mini tube itu lekat-lekat. Tiba-tiba saja, ia melihat sepasang sayap putih yang mencuat keluar dari punggung pria itu. Sayap seekor angsa. Sayap yang terlihat lembut dan bersinar. Sayap yang menawarkan cahaya seterang bintang untuknya. Sayap milik Cygnus. Kawan Phaeton yang setia.

Cygnus!” pekik Junhyung tiba-tiba.

Kim Seorim kembali terhenyak untuk kesekian kalinya malam ini.

Yong Junhyung mendekat kearah Seorim sambil mengangsurkan mini tube di tangannya, “Mrs.Coffee! Aku menemukan rasi Cygnus! Di langit utara!”

Cygnus?” tanya Seorim, lebih terdengar seperti gumaman. Ia meraih mini tube yang disodorkan Junhyung, dan ikut berdiri, mulai menjelajahi langit malam di atas sana dengan teropong bintang itu.

Indah. Sangat indah. Ia bisa melihat jutaan bintang yang bersinar terang di atas sana. Sinar yang berbeda. Dan diantara bintang-bintang itu, ada satu bintang yang hanya sesekali berpendar, bintang yang tampak bimbang. Lucu sekali bukan? Lalu entah hanya dalam penglihatannya saja, atau memang benar, bintang itu tampak bergerak pelan, mendekat kearah bintang yang lainnya. Hingga terlihat sebuah garis maya yang membentuk sesuatu..

 

Angsa.

Seekor angsa yang mengepakkan sayapnya.

Cygnus.

…………………….

Kau melihatnya?” tanya Junhyung.

Seorim mengangguk tersenyum. Ia tidak tau kenapa ia bisa sesenang ini saat melihat rasi itu. Nyaman. Seperti sebuah keajaiban. Rasi angsa itu seolah meyakinkannya bahwa masih ada seseorang yang akan selalu berdiri di sampingnya dan tak akan meninggalkannya. Seseorang yang akan terus menunggunya dengan setia, seperti kisah yang diceritakan Minrae padanya beberapa waktu lalu. Ya, seperti Cygnus yang menunggu kebangkitan Phaeton di tepi sungai Eridanus. Seperti..

Aku juga akan berusaha menjadi seperti Cygnus..”

Gumaman Yong Junhyung membuat Seorim menoleh kecil. Yong Junhyung. Ya, seperti Yong Junhyung yang sampai saat ini masih setia menunggunya. Seperti Yong Junhyung yang sampai saat ini terus berdiri di sampingnya tanpa memaksa. Seperti Yong Junhyung. Cygnus itu.. seperti Yong Junhyung.

Yongie~” panggil Seorim, gadis itu menurunkan mini tubenya,

Eung?”

Kim Seorim menggigit bibir bawahnya. Gadis itu mencoba menyampaikan sesuatu yang entah kenapa ingin sekali diadukannya, “Aku… tidak menemukan Lyra.”

Junhyung melipat tangannya sambil menyipit bingung, “Lalu?”

Aku ingin melihat Taichi..” lirih Seorim.

Rapper Beast itu mengangguk paham saat menyadari sesuatu, “Taichi itu.. Lyra?”

Seorim mengangguk. Setengah mati gadis itu menahan buliran kecil yang sudah tertekan di ujung kelopak matanya. Meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia masih bisa lebih kuat dari ini. Berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tak akan lagi menangis untuk apa-apa tentang Taichi. Ya, ia mencintai Taichi, sekarang dan mungkin sampai kapan pun, tapi bukankah itu adalah sesuatu yang seharusnya tak perlu ditangisi?

Yong Junhyung maju selangkah dan mengusak rambut Seorim dengan lembut, “Kalau begitu, boleh tidak aku menjadi Cygnus?”

Eh?”

Aku hanya ingin meyakinkan bintang kecil yang tersesat. Bahwa walau pun Lyra tak lagi bercahaya, masih ada Cygnus yang akan tetap setia untuknya..”

***

(2012, April 5th. Seoul..)

Kemarin, Doo menemaniku belajar semalaman..”

Lalu nanti malam juga?” tanya Seorim tanpa beralih dari buku sejarah peradaban Maya yang tengah ia bolak-bolak di depan sebuah rak.

Hyosun mengedikkan bahu. Ia meraih satu buku latihan Ujian Negara dari rak besar di hadapannya, mengecek label harga, kemudian menaruhnya lagi, “Pokoknya aku harus belajar serius, lulus dari Hanrim, dan masuk ke Kyunghee!”

Seorim melirik gadis bermarga ‘Jung’ itu sambil setengah berjengit, “Yak! Apa kau tidak punya impian yang lebih tinggi dari Kyunghee?”

Jung Hyosun berjinjit kecil mengambil buku rumus matematika pada bagian rak yang cukup tinggi, “Tidak ada impian yang lebih tinggi daripada belajar di tempat yang sama dengan Doo.”

Teori macam apa itu?” cibir Seorim.

Meninggalkan Hyosun yang masih berkutat di blok buku-buku ilmu pengetahuan, Seorim berjalan menuju bagian buku-buku astronomi dan perbintangan. Belum sempat menyentuh buku apa pun, matanya tiba-tiba tertarik pada gambar-gambar rasi utama yang tertempel di bagian samping rak buku. Ada banyak rasi yang terpajang disana, tapi Seorim lebih memilih menyapukan matanya pada rasi yang membentuk garis harpa di sebelah gambar rasi Draco, Lyra.

Jemari lentiknya perlahan menyusuri titik-titik utama yang menjadi pusat garis-garis konstalasi itu, “Vega. Jugum. Shiliak. dan… Aladfar?”

Deggg…

Seorim merasakan sesak di dalam dadanya ketika menyadari sesuatu. Deneb. Kalau Taichi adalah Lyra, maka ia adalah Deneb yang akan selalu ada di dalamnya. Lalu, dimana Deneb? Kenapa bintang itu tidak ada dalam gambar konstalasi Lyra? Salah! Ini pasti kesalahan! Toko buku ini memasang gambar yang salah! Pasti begitu!

Gadis itu melambaikan tangannya kearah seorang berseragam biru, “Permisi..”

Pria itu berjalan mendekat sambil tersenyum ramah, “Ya? Ada yang bisa saya bantu?”

Seorim mengangguk, “Maaf..” ia lalu menunjuk cepat pada gambar rasi Lyra di hadapanya, “Kenapa disini tidak ada bintang Deneb?”

Pria berusia sekitar 30tahunan itu mentautkan alisnya sambil mengamati gambar yang ditunjuk Seorim lamat-lamat, “Memang tidak ada bintang Deneb di rasi Lyra, Nona. 3 tahun yang lalu, para ahli astronomi kembali meneliti pendar konstalasi. Dan ternyata dulu mereka memang melakukan kesalahan kecil tentang penempatan bintang..”

Kesalahan?

Kim Seorim menelan ludah, “Lalu bintang Deneb?”

Pria itu beralih menunjuk sebuah gambar rasi lain di dekat rasi Phoenix. Sebuah rasi utara dengan 4 bintang utama, dengan garis-garis konstalasi yang membentuk seekor angsa terbang, “Deneb, ada di dalam rasi Cygnus.”

………..”

-T.B.C-

Woahh… akhirnya JunRim kembali! Hahaha… Thx buat readers yang udah setia nungguin Junrim, maaf ya baru bisa update ‘Colafee couple’ *panggilan iseng dari Inka Eonnie* ini sekarang ^^

Thx juga buat yang udah vote ‘G2ST’ di facebook. Dan Happy Birthday buat Leader Yoon!!😄 telat 2 hari, tapi gpp lah. Hehe.. FFnya specialnya update tanggal 10 ya, Buckaroo.. lagi nggak sempet :p

Like & Comentnya, Please..😀 yang coment hari ini, Insyaallah aku balesin satu2. Haha.. Oh iya, minta doanya juga, besok pengumuman SNMPTN, doain aku keterima di Jogja ya! Mksh..

Last, HAPPY BIRTHDAY KWAN NARA!! Panjang umur, sehat selalu, makin dewasa, langgeng ama Cho Kyuhyun, dan… dan jadi pribadi yg lebih baik lagi pokoknya. Hehe.. Ayo ucapkan Met Ultah buat ‘Queen of Evil’ kita tercinta!! \^o^/ *tebar kembang*

PS: Kemarin ada yang minta twitterku di coment, silahkan : @Orin_park kalo sempet pasti aku follback kok

99 thoughts on “{JunRim} “Cygnus Costallation”

  1. Wooooo sekarang rasi bintangggg!! Pengetahuan umum Onnie luas bangettt O.o cerita tentang cygnus dalem banget yaaa, sesuai sama JunRim😄 kopi, kamera, kotak kaca, sekarang rasi bintang. Gak sabar buat ff selanjutnyaaa ^^ Onnie fighting! ^^

    • Aniya… ga seluas itu juga. Haha.. Cuma suka mitologi aja, tapi nyrempet2nya ya ke konstalasi bintang macam ini juga :p
      Thx ya udh nyempetin baca ama coment, Cheonsa-ya.. ^^
      Tebak2an aja deh ‘tema’ apa yg bakal diusung Junrim selanjutnya.

      • Tapi tetep aja keren😀 aku rada bingung malahan sama mitologi & konstelasi hehe ne urwell^^ apapun tema selanjutnya, yakin pasti keren hehe😄

  2. speechless o.O
    tuhkan.. Tuhkan.. Bahkan rasi bintang pun merestui kebersamaan junrim.. Smoga deh dgan fakta singkat yg seorim denger dr pelayan toko it bisa membuka pintu kaca heart ice ya buat bang joker..
    Ayo bwt yg bsk nunggu pngumuman SNMPTN, mari kita brdo’a dn sling mndo’akan😀
    hwaiting!!! ^^

    • Iya ya? Bhkan rasi bintang pun merestui. Haha.. Mksh ya udh nyempetin baca & coment ^^
      Amin2, semoga bentar lagi mereka bisa jadian🙂
      Yap, hwaiting! ‘saling mendoakan’, brarti u juga menggantungkan nasib di SNMPTN ya, sist? Amin.

  3. Ah!! Finally finally!!! Huahaha aku kangen JunRim xDD huehehe thanks eonni udah update lagi!! Pasti sibuk belajar buat SNMPTN… Semoga berhasil dan keterima di jogja amin!!😀 aaang ang ang ang aku suka banget Junhyungggg~~ JunRim tepatnya, kenapa Junhyung selalu ngerti dan setia banget (╥﹏╥)
    terharu…. :” dan keren bgt dia bisa sabar, setia, trus ga maksa, malah tetep dengerin dan ngerti bgt Seorim sama Taichi….. Huhuhu ohya!! Aku kagum banget banget sama eonni soalnya bisa banget gabungin ini itu dengan kehidupan, trus jadi…. Kisahnya JunRim, itu keren banget xD aaa suka suka!! Semoga Seorim cepet move on! Atau Junhyung kuambil duluan wkakakaka B) huehehe daebak!! XDD makasih udh update lagii ditunggu Colafee couple lainnya iyahaahaha😀

    • Woahh.. thx juga say udh nungguin Junrim ^^
      Iya nih, snmptn nyiksa banget, doain aja dapet ya, biar ga pusing mikirin Ujian Masuk lagi. hehe..
      Qu sndri jga ga tw knpa kalo ngetik soal Yongie tu jadinya selalu ke ‘sweet’. Huwaaa.. always kebayang senyumnya dy yg ga murahan #eh?
      Doain aja mereka bisa cepet jadian ya, *kesel bikin HTS mulu*

      Aduh, jangan muji2 ah, qu orang yg langsung gedhe kepala kalo di puji. haha… kagumnya sama anak2 BEAST aja dh y😛
      Eits, ga ada ceritanya Junhyung elu ambil *lempar bom*

  4. Yeaaahhhhh …. Akhir.a JunRim Couple is Back .. Kkkeeee …. Seru bgt … Palagi ttg rasi bintang.a … Keren …. Makin lama makin dket aja nich JunRim .. D tggu next chapter.a … O Y smoga dpt kbar baik y bwt SNMPTN.a sm kyak aq yg jg nunggu kbar baik jg … Hwaiting !🙂

  5. AAAA~ kali ini tema nya tentang Rasi bintang sama bintang nya :3
    so sweet banget deh ^^ bintang aja jadi semacam clue buat Seorim ngebuka hatinya lagi.

    seru banget~ kirain si Seorim udah mau nerima si Joker, gak taunya ==” masih menimang-nimang pilihan ._.

    Akhirnya Soojung ketemu Seorim juga :3 punya soulmate inisialnya sama2 J😄

    Junhyung ini semacam Yesung tapi versi keren ya =_= suka muncul tiba2 ._.

    Dan itu… Ige Mwoya? .____. ngeri deh kak ngeliat si leader sama si rapper saling gigit-gigitan, jambak2an, sampe guling2 di kasur (?) itu juga si Yoseob sama Gikwang, mengerikan banget mandi bareng -____-v

    editan selca nya aku suka kak =3 keliatan kaya real ^w^

    oh iya buat SNMPTN nya sukses ya kak :3 mendoakan yg terbaik deh😀

    oh iya, Happy birthday juga buat Kwan Nara😄

  6. selesai? Udah selesai? Berasa org linglung nih hahaha keasikan baca.-. DAEBAK eonn^^ itu kenapa feelnya sang rapper bisa nebak terus hohoho ada ikatan batin kah (?) Pokonya salut deh sama karya-karya orin eonni. Keep writing eon^^

  7. Iya nih, rasi bintang. trinspirasi dari lagunya Anang ama Aurel #loh?
    Seorim mah agak2 jual mahal say, tapi ntar kalo udah yakin, pasti ga bkal main2 ^^

    “Junhyung ini semacam Yesung tapi versi keren” ini mksdnya apa? Yesung ga keren? YESUNG KEREN TAU! KEREN BANGET! *jiwa Elf kembali* *ngamuk*

    Oke, thx udah baca & coment, say🙂

  8. aw ! orin.. xD
    kali ini rasi bintang yaaaaa 😀
    ah~ syuka syuka syuka~
    langsung senyam senyum baca bagian kebiasaannya junrim nempelin dahi, aw aw~😄

  9. DAEBAK!!!
    Authornya bisaan banget nyambung-nyambungin hal kecil jd ff sekeren ini..
    Aku suka banget tuh tentang mitologi cygnus..
    It beneran astronomnya pernah melakukan kesalahan tentang penempatan Deneb??
    Kalo emang Deneb ada di dalam cygnus berarti seorim emang udh dtakdirkan ma junhyung kan?
    Tapi kenapa Seorim susah banget buat ngelupain Taichi?
    Kasian Junhyung kan..

    Aku doain semoga ketrima di jogja ^^
    emang target kamu universitas mana??
    kebetulan aku ini orang jogja asli *ga da yang nanya*
    Ditunggu ff colafee couple selanjutnya ^^

    • Woah.. suka mitologi jga? yey!! *toss*
      Mksh udah baca ^^
      Qu ke UNY nh, alhamdulillah dapet Snmptn tulis kemaren. Jinjja? orang jogja? wah, Jogja enk ga?

  10. Waaa setelah sekian lamaa
    akhirnya junrim :””)
    junhyung kayaknya selalu kangen ama soerim deh diman pun kapanpun
    plis bgt soerim ama junhyung cepet2 jadian.
    mereka kan uda saling suka
    waaa suka bgt twist cerita di bagian terakhir.
    itu cool bgt,kok bisa ada kekeliruan gt?
    tanda2 jodoh ini mah🙂

    • mengalir kayak air cola? #eh?
      ada kok, ada typo, qu bca ulang dan ada typo bbrapa. *bow*
      mksh ya udah baca ^^

  11. wuaha….gak nyangka…emg jodoh’y ma si joker tuu😀
    cerita ttg konstalasi bintang’y juga keren
    dtunggu lanjuttannya ya.. :DD

  12. Aaaaaaaaa akirnya muncul juga
    ayo rimmy terima j si joker kita:-)
    Q seneng bgt ma part ini coz ada astronominya segala kan jd keinget masa2 sekolah dulu
    pokokoknya joker 2 sooo sweeeeeeet bgt
    and last happy b’day buat kwan nara moga panjang umur & mkn evil j:-)

    • terus dukung Junrim ya! ^^
      wah, dulu d skol ada ilmu astronomi ya? ato ikt klub? qu ga ada😦
      Thx ya udh baca ^^

  13. sebenernya aku ga terlalu ngerti rasi bintang, atau apapun itu yang mengarah ke ilmu astronomi (ilmu perbintangan astronomi bukan? kalo salah maap ya :)) tapi cerita ini bener bener bisa dijadiin ilmu pengetahuan,
    ahh, gemes ngeliat couple junrim, tapi bisa dibilang seorim kadang php, yah begitulah,, lanjut lanjut,, kenapa sama bintang deneb nya?

  14. Mantep banget deh, di setiap partnya selalu ada semacem filosofi gitu
    Dan Junrim…. Makin deket >.<
    Ayolah Seorim, buka kotak kacanya, biarin Junhyung masuk
    Ngena tu pas Junhyung bilang pengen jadi cygnus nya Seorim, setia abis lah Junhyung, rela nunggu

    Ditunggu Colafee couple lainnya ya

    • kya alhamdulillah ditengah kesibukan kita semua ada yg update blog ini kk~ yuhuu
      sepertinya kita jodoh nih rin, di next part kaiyeon aku juga niat mau masukin sesuatu ttg bintang bintangan. tapi cuma seklias doang ga menyeluruhan begini. ini mah kereeen bgt, kamu suka baca ilmu ilmu perbintangan gini ya rin. suka bgt lah sama pendeskripsian kamu ttg ‘sesuatu’ yg disambung sambungin ke cerita disetiap partnya, keliatan bgt kalo ff kamu berkonsep, beda bgt sm aku yg tiap mau ngedit poster mikir lama dulu, ‘ini konsepnya apaan ya?’ kkk *nangis dipojokan*

      tapitapitapi aku pikir nih ya, di part ini seo udah mulai ngebuka hatinya buat jjun. ternyata abang joker -yang mau kambek- ini masih digantungin huhuhu yasudah kudoakan semoga colafee couple ini cepat jadian!
      btw ada soojung-key. dan entah kenapa aku jd ngerasa soo lebih cocok sm key ;p /ditimpuk mya

      • Mute Eonnie… hee, berusaha profesional kan kata Icha Eon. ;D
        Jinjja? woahh.. qta sebagai sesama Jester ada telepati nih. ayo bikin tntang bintang, aku tunggu loh IYWnya.
        Qu, cuma tau dikit2 tntang perbintangan, tapi emang addict banget ama Mitologi. hehe..
        Tiap kita punya ciri FF masing2 lah, Eon… konsep Kaiyeon tuh ‘Nano2nya anak SMA yg cute’, kan? dan bikin kangen ama masa2 SMAku ToT

        Besok2 lagi deh bikin Seorim bilang ‘iya’ ke abang Joker -yang mau kambek, dan rambutnya galau antara biru dan ungu itu-
        This! aku juga lebih suka Soojung ama Key sejak di Y.O.U. #ditabokMya

  15. Hyaaaa~
    apdet juga, yaampun, ini sweet! Banget malah!
    Pas bagian junhyung dipantai sama yg terakhir itu kesalahan bintang bener2 sweet! Haha
    tema rasi bintangnya keren haha

    • HWAAAAA THOOOR GUE SUKA BANGET SAMA GIKWANG /dor
      okeeesip-_-
      thooor itu tau semuanya bgt yaa! suka sama kata katanya daebaklah pokoknya daebak! bisa bikin ff dari ilmu pengetahuan gini kereeeeeeeeen ;A;
      lanjut lanjut ya thor~ semoga seorim making membukakan hatinya untuk junhyung~
      suka sama yang terakhir yang ternyata ada di rasi cygnus uwoooooo mmmumumumumuaaaah~
      oke lanjut thor~ papaiiii

      • GW JGA LAGI SUKA DIA! GIKWANG CAKEPNYA OVER DOSIS! #DUAR!!
        Qu cma suka mitologi tntang perbintangan aja kok. Thx udah baca junrim ^^

  16. Omo! Paragraf terakhirnya deabak bgt rin!!!!! Uuuu aku sampe heboh sendiri bacanya hahaha
    Sumpah2 makin lama makins seru aja deh nih couple ini.
    Tapi.. kapan jadiannya?? *readergasabaran* hahahah
    Oke next chapnya jgn lama2 ya rin!
    Fighting buat yg seru lagi!

    • chap brkutnya bulan ini dh, tpi blm pasti. msh dikejar deadline bbrpa tulisan. hehe..
      Thx ya udah baca ^^

  17. Haaaa keren. Suka ni ff begini. Ada ilmunya.
    Apalagi berhubungan sm mitologi hah keren.
    Tiap judul beda pokok bahasan.
    Wow endingnya jadi ngerasa kalo si taichi udh tau klo si seorim ga akan sm dia. Tp sm pria lain.
    Hah keren keren keren..
    Speechless

    • Iyap. Insyaallah tiap Junrim bkal terkonsep ama sesuatu. ada saran mungkin bwt tema berikutnya?🙂 sneng dh bsa ksh Ilmu dan Hiburan dlm wkt yg sama. hehe..
      Thx udh bca Junrim, Carol~

  18. akhirnyaaaaaaaa JunRim muncul lagi,setelah penantian sekian lama *lap keringet*

    makin lama makin gemes sama pasangan satu ini..kapan jadiannyaaaaaa????? #reader ga nyante
    sumpah thor,ahli banget motong ceritanya bikin penasaran tingkat dewa bakalan kaya gimana kelanjutannya nanti
    pokoknya ditunggu lanjutannya yah
    fighting!!!!!!!!!!!😀

    • *sodorin lap* ya ampun, keringetnya ampe sebiji jagung (?)
      wuahh.. jgn gemes2 dong. haha.. Jadiannya kpan2 ya, Seorim msh PHP dulu ke Junhyung XP
      Thx udah baca ^^

  19. kagum!!
    rasi bintang y?
    aq trharu bgd sma kta2 junhyung k rimmy pas d pntai itu..
    y ampun!!
    demi ap pun aq pasti meleleh kalo ad yg blg gtu k aq..
    hahahahahaaaa

    suka bgd sma kbrsma.an mreka apalagi junhyung sering bgd nebak isi hati rimmy dg bnar..

    next dtnggu..

  20. Fuuuh akhirnya selese juga bacanya, sbeerny mau bca dari kmren tapi nungguin hasil snmptn lbh menegangkan :p

    Aiyaaaa jalan takdir yg dibikin dipart ini kereeen, brarti memang dr dulu seorim ditakdirkan buaf junhyung, bkan buat taichi :p

    Ketrima dmna orin-ssi? Beneran di jogjakah?
    Ahh aku malah meninggalkan jogja bntar lagi ._.

  21. wooa orin eonni comeback……
    disinj kenapa JunRim nya dikit yaaa eonn?
    itu kenapa seorim PHPin junhyung terus sih?? ayodong seorim terima lah junhyung. disini tak ada adegan kissing nya ya? hmmm
    pokoknya JunRim harus bersatu!!!

    • Yey! I’m comeback! B2st juga! *menunggu*
      This! Seorim emang PHP bgt! haha..
      aduh, jngan brharap muluk2 deh kalo Junrim bkal ada kissing XP
      Thx dah coment & baca.

  22. waaaaaahh akhirnya ada postingan junrim couple ^^
    makin seru ceritanya..aku aja baru tahu tentang konstalasi2 bintang di sini, ternyata menarik!😀

    ayo dong seorim, kasian junhyung nya… !
    pemutusan TBC nya sangat tepat bikin org penasaran-_-”

    semangat thor..jgn lama2 part selanjutnya ^^

  23. Kyaaa, sperti blajar wktu bc ff ini..aku dlu taunya cuma rasi bintang vega, tp skrg bisa tau cygnus, lyra..sempet shock jg wktu tau deneb da di rasi bintang cygnus, apakah itu petunjuk untk seorim unni ya? *maybe..di tgu next part nya..ya uda sgtu dlu ya un, pai pai..

  24. Daebak!!!hwaaaa jadi makin suka sama kopel ini >.<
    idiih gi kwang…lagi pada hobi mandi bareng y..wkwk

    mitologi yunaninya keren~ apalagi tentang rasi bintang itu 😀
    junhyung jadi cygnus buat seorim..hwaaa kalo bener ada cowo kayak gitu udah pasti aq embat dehh*tabok*
    junrim tu emang jodoh..cuma tinggal nunggu waktunya tepat aja buat mereka bersatu#halahh

    Key..niat banget sii nyomblangin junrim..hehe
    part akhirnya tu petunjuk buat seorim.kalo takdir dia emang junhyung..sukaaaaa~

  25. *o* <== (ekspresi aku gini) daebak banget ff-nya, amazing dan aaah~ pokoknya kagum banget deh.. tu kan omg aku mesti bilang apa ya, mendadak ngeblank saking gak nyangkanya sm junrim dan hubungan rasi bintang itu ^^. Seorim, pilihlah jalan yg benar, jodohmu ada di junhyung~ please sadar~

  26. hahahah seorim mungkin junhyung anaknya peramal makanya bisa tau apa aj yg seorim pikirin dan mau ><
    jd ga sabar nunggu lanjutannya , setia menunggu ni ^^
    fighting eonn🙂

  27. speecless lah ya saya baca series JunRim.. Dr semalem bca semua seriesnya.. Owaow.. so adorable.. *cipok author*
    tapi maaf ya,bru k0men di sini..aku malah keasikan baca abisnya,nyehehe..


    “Mana yang lebih mesum dari dua orang pria pendek yang suka mandi bersama?

    bwahahaha,asli ngakak baca kalimat ini..😄 *pukpuk seobi*

    Aku suka bgt sama scene pantai.. Yeayyyy.. JunRim maniis banget,kekekeke~~~


    “Lalu bintang Deneb?”
    Deneb, ada di dalam rasi Cygnus.

    lihat! Lihat! Bahkan bintang pun suka sama JunRim.. Ihihihi.. *tos sama taichi(?)*

  28. aaaa suka banget sama ff ini,keren banget ceritanya terkonsep banget
    dan aku juga ikut tertari tentang mitologi yunani wkwk
    seorim masih belum kasih kepastian ya? kasian junhyung eh tapi kok mereka walaupun masih belum berstatus tetp mesra ya
    iri sama seorim pengen nonton drama musikal juga habisnya disana kan ada kyu juga -.-
    aduh itu maksudnya apa kenapa tiba-tiba rasi bintangnya seorim malah gak ada buat taichi tapi malah buat junhyung.penasaraa
    ditunggu lanjutannya ya uun😀

  29. aihh seneng dehh junrimm kembali.. Kekeke

    selalu suka sama tema yang diusungnya, dan beribu jempol buat orin yang bisa memadu padankan dengan isinya.. Momen yang paling disuka pas junhyungnya minta selca.. Ajaib gmn gitu bisa meredam seorim, tapi yang dahi juga suka deh.. Ah momen merka berdua semua suuukaaa…

    Dan bintang yang saya tau hanya vega.. Hahahah.. Dari sini banyak banget pelajarannya ya,,

    suukkaaa dehhh…

  30. Jujur ak bkn beauty (aku ELF #gaktanya) tp gak tau knp, aku suka bgt sma ff junrim. biasanya klu bkn bias sndri, gak dpt feel nya, mungkin karena kata2nya yg bgus, trus slalu ada pengetahuan di setiap ff. hehe. maaf bnyk komentar..

  31. kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!
    eoni akhirnya update juga udah lama nunggu….
    liburan tak lengkap tanpa baca ff kyunara n junrim😀
    great story as always eoni. selalu bisa ya bikin nyambung cerita sama benda. itu keren banget eoni..
    ayo rim udah didukung bintang juga tuh..
    baca ff ini bisa belajar tentang banyak hal ya eoni.. gomawooo hahahahi
    kira-kira next update tentang apa eoni?? rim bakal buka hati kan ya?? ahhh penasaran,,,,,,,,

    • Next update tentang jalan2 di Bangkok ya..😄
      Yuhuuu.. traveling bareng B2ST ama 2PM ntar, duh, bocoran tuh..

  32. aku nungguin lama ff ini akhirnyaaa muncul juga. kkkkk part ini keren banget beneran deh. ada astronomi nya, bintang2. itu fakta atau imajinasi? kalo imajinasi, daebak !! semoga seorim cepetan beralih ke junhyung yaaa. kasian junhyung nyaaa u.u ditunggu lanjutannya =D

  33. woahh~
    bahkan dari rasi bintang jg mereka udah ditakdirkan >.<
    kyaaaaaa~~~ *lagi bingung mau komen apa, sekian dulu deh #plakk*

  34. ASTAGA ORINNNNNNNNNNNNN~
    Aku tuh sampe bengong + ngakak tau baca ini wwkkkwk~
    2JUN & KISEOB MOMENT OMG!!!
    HUWAAAAAAAA~
    2JUN gigit2an Guling2an so sweet bgtt wkwkkk~
    Trus KISEOB MANDI BARENG!!! Aakakakakkk~
    Duo Kerdil mandi bareng, kapan2 gue ngikut deh *dor*

    Sejujurnya rin, gue suka bintang tapi sama skli gak ngerti tntg rasi Bintang wkwk~
    Cuman yg gue tangkep, Deneb (bner gak tuh) memang bukan buat Lyra~
    Tapi Deneb itu buat Cygnus *dancebutt*
    Btw ya, Taichi keren nama Bintang nya Lyra~
    Joker keren juga jadi Cygnus~
    Lah knapa km nya nama bintang nya aneh bgt sih, Deneb? #plak hahhaha

    Adegan pantai masyaawlahh~
    Ciee si orin nyanyii XDD
    Aturan duet skalian tuh, Orin nyanyi joker yg ngerapp nya XDDD

    Aaahhhh disini gue gak terima tuh si iLhoon kepala batu, suruh nemenin gue belajar aja gak niat amat u,u tp gpp kalo ujung2 nya ditemenin sama Doo :333

    Tapi aku suka bgt sama kalimat ini ““Tidak ada impian yang lebih tinggi dari pada belajar di tempat yang sama dengan Doo.”

    HUAAHAHHAAHHHHAA~ kece tau di KyungHee~
    Udah Dujun, Kyuhyun, Lee Joon pula~
    Bias semua itu wkkwk~

    • Yool akhirnya muncul setelah sekian lama😄
      Iya dunk, kapan lagi 2Jun eksis kalo ga di FF gw, Yol? sekarang mah tu orang ama Gikwang mulu maen bola, mana nanti ikut Running Man😄 Wuahhh fix bgt bakal donlot!

      Orin ga nyanyi, Yol. suara gw pales, yg nyanyi Seorim. haha..nyanyi falling star trus joker ngerapp? Ogah ah, kalo duet ama Joker mending nyanyi Change aja! ;p

      Ya ampun, jangan bgt lo ngatain nama bintang gw aneh TT__TT deneb itu ga aneh kali, Yol. itu unyu. unik…. ;3 bintang yang terang seterang cintaku pada Yong Junhyung..

      I agree with you! Kyunghee kampus kece! Bodo banget Junhyung ga kesana .__.

  35. Wah, konsep baru lagi.
    Itu tentang konstelasi sama mitologinya beneran, unn?
    Kok bisa pas banget ya #geleng2
    Wawasannya luas banget, thanks loh unn atas pengetahuan umumnya😀
    Jodoh itu, itu jodoh.
    Berasa jodoh banget pas bagian buku jatuh tadi. Cygnus.
    Ayo, junrim!
    Ngga usah buru-buru, nikmatin aja masa-masa kegalauan mu wkwk.
    Dikirain aku, bakalan ketemu sama nara juga, wong disitu ada soojung wkwk.
    FIGHTING buat SNMPTNnyaa~
    Semoga, onnie masuk! Amiin
    Saling mendoakan yukk, aku tahun depan._.

    Ultah?!
    Perayaannya manaah? Wkwk
    Selamat ulang tahun ^o^
    Semoga kuliahnya lancar, dan…..
    Onnie doa deh, nanti kita amin-kan
    Happy birthday onnie:))

    • Iya, beneran kok. Haha.. kan aku yang ngepas2in sin, cari materi dulu baru dibumbuin,😉
      Sama2, smoga aku bisa nyekokin banyak orang tentang mitologi lewat FF2ku. haha.. *niatterselubung*

      Ya ampun, sist, cuma kamu yg minta Junrim ‘JANGAN BURU2’ loh! haha.. I like it, yg lain malah minta cepet2 jadian.
      Aduh, kamu mengerti sekali perasaan Seorim :”)
      Nara ga ada, kan tgl 4 jadwalnya Key yg main, bukan Kyuhyun. jadi ketemunya Soojung aja deh. kkk..
      Udah lolos sist SNMPTNnya, ^^ sipp.. pasti didoain.

  36. wah, pengetahuan km byk yah…
    aku jd tmbh tau ttg rasi bintang n mitologi…

    smg seorim gak ragu lg ma junhyung yah, suka ma telepati d diri JunRim..:)

    smg lulus SNMPTN’y..
    semangat!!!😀

    • seneng bisa berbagai ilmu sama orang lain.. ^^
      maaf ya kalo bahasa penjelasannya agak mbingungin. hehe..
      Amin2, eh… udh lulus kok SNMPTNnya.😛 alhamdulillah sekali.

  37. YAAAA GUE PALING SUKA PAS BAGIAN DENEB ADA DI DALAM RASI CYGNUS GATAU KNP SUKA AJAAA xD
    Part ini gak terlalu unyuiniminyi tp masih ttp romantis:’3
    AAAAA keren ekren thor gue gatau harus ngomong apalagi:’3
    Pokoknya thumbsup;D
    Semoga ke terima di jogja ya thorO:)
    Dan… Lanjutannya sangatlah ditunggu xD

  38. beuh.. penantian panjang berakhir juga
    pas udah baca ini puas banget, selain baca ff juga dapat pengetahuan😀
    keren banget perpaduan pengetahuan sama ceritanya,
    ditunggu junrim selanjutnya ^^

  39. Yeah!! akhirnya junrim muncul juga, stelah sekian lama tenggelam *lebay#plak
    omo~ omo~ gi kwang sama yoseob mandi bareng???? ebuseeeettt…. gak ada kamar mandi lain apa? ampun dah~ gak kebayang suerrr!! jatohnya malah ngebayangin yg aneh2 #ngok
    kyyaaa~~ ceritanya makin keren di tambah soal mitologi2 yg lumayan bikin kerja otak karatan (?) *otaknya aja yg lemot* tpi pas baca ini gak karatan malah,, *apaan?* hhi
    daebak deh pokonya ^^
    ditunggu next story nyaa~🙂

  40. Omoya~ merinding2 sendiri bacanya. Aku juga suka mitology~~ bintang deneb emang ada di dalam rasi cygnus, itu berarti, seorim ada didalam junghyung. Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaa neomu joha!! Ayo jadian, kurang apalagi sih junhyung? Ayolah seprim, taichi hanya kenangan

  41. q suka n udah kangen sama couple ini…..
    selalu merasa tersentuh sama junhyung deh dia setia bgt n q suka nih krn q jd vanyak tau tentang cerina dewa2 yunani n tentang bintang tp pas ada gambar bintang yg cygnus q ngak bisa dapet gambaran angsa y nmungkin krn otak q y yg ngak bisa ngebayangin hahahahaha……
    jd selama ini taichi n seorim salah jd y n jd emabg selama ini jodoh y seorim tu junhyung n taichi cuma persinggahan dr perjalanan cinta y seorim sampe dipertemukan dgn junhyung……
    Mantep bgt ff y Daebak! q jd mikir jodoh pun ngak k mana n berkaitan sama masa lalu jg…..
    Lanjut…….

  42. aiiishhh onnie ya klo bkin ff disini pasti deh gk blg *tabook*
    jdi ……… skrng lgi asik sma bintang yaa? kekeekekeekeke
    tp tetep aja ada unsur mitologi XDD
    tp entah knp msih gk bsa byangin joker jdi se-sweet ini deh akakkakakakaka
    dan jdi sbnernya dri awal itu deneb gk ada di lyra atau dia pindah? O.o
    jdi sbnernya dri awal seorim udh sma joker gtu?-____- *iniradanyessya*
    dan udh sgini jauhnya msih aja hbngan mreka ‘gk jelas’ XP
    ini .. brhubungan sma karakter lain kah? O.o
    jleb bnget ya pas soojung hmpir blg selingkuh :”)
    hm, rinnie, anu, onnir, pke siapa buat modelnya? hohohoho

  43. Akhirnya junrim ada juga !!
    ‘colaffe’? keren tuh eonn….
    sumpah kalo urusan junrim suka bingung mau komen apa. abis bener2 gk ada kata lain selain keren bgt buat semua ff’a…
    selalu beda sama yg lain, keren eonn….
    bintang deneb gk ada dirasi bintang lyra, tp justru d rasi bintang cygnus? bukankah itu pertanda kalo seorim bukan lg untk tainchi melainkan untk junhyung..?
    omoo~ part selanjutnya udh haris pacaran nih ‘colaffe’

  44. Knp y tiap baca JungRim moment tuh slalu aja dapet kisah baru… Kata2 mutiara yg ditulis, ide2 baru yang gak biasa! Jadi penasaran buat tw besok2 ide apa yg bakal diusung Orin bwt menyambungkan kata2 d tiap JungRim moment…

    Suka gemes, kok dpt aja ide rasi bintang bgini.. Ga biasa, keren pokoknya… Hehehe

    JungRim are belong together!! Tapi ga singkat n perjalanannya masih panjang bgt kyknya… Kapan ya ni kopel resmi pacaran? Hahaha… Tapi klo udh resmi pacaran, ntr gregetnya gmn ya?

    Udah ah, ditunggu aja ff orin lainnya😉
    Dtunggu yaaaa…

  45. uwaaaaa akhirnya update juga😀
    Jahat amat itu gikwang n’ yoseob dibilang manusia pendek…walaupun kenyataan😄 *PLAAKK
    waahh jodoh itu berarti..deneb adanya di rasi cygnus hahaha
    Btw aku ga ngerti rasi bintang…apalagi cara liatnya -_-
    Ditunggu kelanjutannya🙂

  46. Eonnie… kakak… Teteh… Mbak… Orin!!
    makin keren aja FF buatanmu itu!! apalagi pake mitologi yunani segela. Gila!! Suka banget!! keren abissss
    itu rasi bintangnya nanggung, Lyra & Cygnus ditambah Aquila jadi summer triangle deh🙂
    Itu… itu… deneb beneran adanya di rasi Sygnus. tandanya Seorim emang buat yongjun❤
    tapi seorim ga cocok jadi deneb, deneb kan anggun #plaaak #abaikan
    oh ya kalo di rasi Lyra ada legenda orfeus yang tersembunyi bersama eridik kan ya?! hehe ._.v
    Nah nah yang jadi Daedalus siapa? Daedalus puny6a sayap cinta lho😉
    Hadoohh kenapa sayang ngomongin mitologi yunaninya ya?!
    Seorim itu sadarlah! ^tamparseorim^ Yongie udah baik banget mau nemenin lo!! Sadar!! Buka mata! Buka hati!! Buka baju!! #plaaak #kabuuur
    sudahlah cakap saya. ditunggu deh next partnya yang lebih seru lagi :)!! Jangan lama ya?!^^

  47. Orin, aku baru nyadar loh aku belom komen -_-
    Sip, langsung sajoooo ya.

    Sumpah, aku tuh bener-bener ngeblank baca FF kamu yang ini. Cygnus Costallation? Aku gatau apa-apa tentang bintang, bener deh. Tapi pas baca… wow. Keren abis. Banget benget nget nget nget.
    FF kamu tuh selalu ada ‘isinya’ rin, berbeda, dan ini tuh sebuah kelebihan karya kamu dibandingin yang lain.
    Aku gbs komen soal Deneb, rasi Cygnus, Lyra, dll, karena…. aku ngeblank. Maaf (;_____________;)
    Yang pasti… Aku selalu ngasih dua jempol untuk setiap ff yang kamu buat!

    Oke, ditunggu part selanjutnya ya say. Semangat!

  48. Entah apa maunya itu 2Jun -___- kalian berdua itu tampan, nak~ please berhenti buat hal childish kayak gtu! *ciumleaderyoon* hahaha. As usual, kalo di KaiYeon tuh gemes ama Bacon, nah di JunRim tuh selaluuuu aja gemes ama duo pendek *dibom Kikwang + Yoseob* haha, tapi emang bener sih rin..pendek. -___-v semoga lebaran nanti mereka dikasih THRnya tuh tinggi badan deh. :]

    Oya, rada shock juga si Jun minta Hyunseung buat nganterin dia beli kado for Rimmy. Kirain dia bakal minta Doo secara dia kan BFFnya juga .__. Tapi yaah, apa gunanya~ yang penting Jun beli kado buat Rimmy! *tebar bunga*

    Yeyyy, JungKey (?) Moment! Entah cuma saya sendiri atau apa, tapi I’m JungKey shipper (^^) *ditabok Jjong* seneng banget liat Soojung kenalan ama Rimmy. As usual ya, ratu jutek ketemu ama wise princess yaa jadi gini deh jadinya *apabangetcha* -_-

    Tentang ide rasi bintang inii, sukaaaaaaa (;;;;A;;;;) kayaknya pas part depan bakal pake ide Running Man eps 100 nih. Bawa nama-nama dewa + mitos yunani (lagi) hahaha😄

    Yah, apapun itu..semangat buat lanjutannya Rin!!

    P.s : next chapt, bikin ada part 2PM dong~ *nawar*

  49. yuuhuuuu~
    benerkan tebakkanku! walaupun gak pernah belajar tentang ras bintang yang njelimet itu, tapi aku udh merasa ada yang salah.
    dan yak! seorim dirimu memang udah jodoh sama uri junhyung. cuss jadian gih~

  50. salam kenal buat authornya, aku suka semua ff junrim dari awal, tapi karena bacanya ngebut, baru sempet komen di sini…mianhae ._.v

    yang paling menarik dari ff kamu tuh, kamu selalu mengaitkan isi cerita pada sesuatu, dan kerennya emang pas banget..apalagi kata2 pembukanya itu…wow banget😀

    cara penyampaiannya juga bagus, kata2nya rapi dan menggambarkan perasaan tiap tokohnya dengan bagus. dan aku suka chemistry junrim, seorim yang ragu karena terjebak masa lalu dan junhyung yang setia menunggu tapi ga maksa sampe seorim bersedia membuka hatinya lagi… sebenernya seorim udah suka banget junhyung dari dulu kan, cuma denial gitu gara2 janjinya pada taichi -___- yaaah semoga seorim bisa menerima junhyung secepatnya deh, aku sebagai reader nunggu aja😀

  51. Woaa~
    dari FF ini uda bnyak deh dapet info tentang rasi bintang..
    Gomawo to Orin unnie..
    Ide nya bgus bnget ni pake rasi bintang, kan jarang tuh yg pake rasi bintang(?) #ApaGueAjaYangBelomNemu PLAK #BODO. Yang penting 2 jempol untk unnie,.

    Kebiasaan nunggu 1 bulan serasa 3 tahun, nunggu lanjutan chapter ini.. Selanjutnya dan selanjutnya..

    Semoga icha unnie, ngadain pencarian Author lagi (-__V) . Biar aku juga pengen Join bareng… Fyuhh #MimpiNgalorNgidul Bokk . .

    Doa ku , semoga diberi kesehatan supaya bisa nuangkan ide ke FF in, GBU ^^

  52. huaaaa!!!! daebak mantap deh!!! asalnya di Lyra sekarang di Cygnus… kok bisa samaan gitu ya?? hebat bgt deh!! gak sabar gimana reaksi Seorim… makin unyu aja ceritanya…. ^U^~*

  53. Annyeong… Aku reader bru dsni. Choi raeki imnida. Sblum’a udh suka ma junhyung. Jd mkin suka lg… Romance dpt. Feel jg dpt. Ilmu pun jg dpt. Daebak ff eon…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s