{JunRim} P.O.T.R.E.T (Picture is Never Lies)

Jika camera adalah duplikat dari dirimu,

maka lensanya adalah matamu, dan tombol potretnya adalah hatimu.

Lihatlah dengan sederhana, dan tekan tombolnya.

Biarkan keindahan itu tetap terlihat asli tanpa memikirkan noise, iso, props, shutter, composites atau apa pun.

Cukup satu ‘klik’ dan simpan keindahan itu dengan apa adanya.

Itulah arti dari mencintai sebuah objek..”

####

(2012, March 17th. Seoul..)

Kim Seorim duduk di pojok sana. Pada sebuah cafe bernuansa minimalis yang tampak mulai sepi di malam selarut ini. Gadis itu menyesap Avuchio Milk Coffeenya sebentar, lalu kembali membolak-balik Nolde Magazine yang sedari tadi berada dalam genggaman tangan, mencoba mencari inspirasi untuk script baru yang harus ia buat kali ini.

Aisshh… ada apa ini?”, Seorim melempar majalah Denmark itu ke atas meja, dan mengacak-acak rambutnya sendiri dengan frustasi, “Rasanya puluhan coklat dari Yang Yoseob waktu itu mengandung racun ganas yang sekarang menginfeksi otakku!”

Seorim menghempaskan tubuhnya ke punggung kursi. Menjengkelkan. Otaknya terasa penat belakangan ini, dan setumpuk tugas yang sengaja ia borong dari Ceci malah belum ada satu pun yang tuntas terselesaikan. Gadis itu mendesah pelan, mencoba menjadi workaholic untuk mengalihkan perasaan aneh yang meluap, rasanya memang bukan pilihan yang tepat..

Sepasang mata coklatnya beralih pada camera digital berwarna putih yang tergeletak di samping meja. Mini Canon S-2520. Camera yang nyaris selalu dibawanya kemana pun. Seorim tersenyum kecil, biasanya dengan camera itu, ia akan memotret anak-anak Beast diam-diam saat mereka sedang lengah. Mungkin hanya sekedar potretan kecil tanpa skill, tapi ia tetap suka melakukannya. Memotret DooJoon, Yoseob, Hyunseung, Gikwang, Dongwoon, dan…. Yong Junhyung.

Hhhh…

Kenapa mengingat nama itu membuatnya pikirannya semakin penat? Seorim meraih camera digitalnya, menslide beberapa potret yang terakhir diambilnya. Buckaroo yang sedang bersungut sambil melempar bantal kearah Dongwoon. Hyunseung yang bermain ‘games-entah-apa’ bersama Gikwang. Yoseob yang sibuk menggambari kulit jeruk. Dan.. tangannya berhenti menekan tombol slide saat potret Junhyung yang sedang iseng bermain pesawat-pesawatan tertangkap oleh lensa kameranya beberapa bulan lalu.

Bodoh… Harusnya kau tidak usah menungguku..”, gumamnya kecil, “Sekarang, aku jadi merasa terbebani oleh sesuatu yang tak jelas itu..”

Kim Seorim tidak mengerti apa yang dipikirkannya saat ia menaruh kembali camera digital itu dan meraih ponsel LG merahnya dari dalam tas. Ia butuh seseorang untuk diajak bicara, seseorang yang cukup tenang dan tak suka menuntut banyak penjelasan darinya. Ia butuh menelfon seseorang, dan hanya ada 5 nomor yang ia simpan dalam ponsel mungil itu. Seorim memilih satu, kemudian menempelkan ponselnya ke telinga.

………”

Eung~?”, sahut suara berat di seberang setelah beberapa lama.

Yak! Kim Junsu! Bangun!! Aku tidak mau bicara dengan orang yang setengah tidur!”, desis Seorim.

Terdengar geraman kesal dari suara yang terdeksi milik Junsu 2PM, “Ya! Kau pikir ini jam berapa, hah? 11 malam, Rimmy.. aku masih mengantuk..”, sahutnya dengan suara berat mengambang yang setengah sadar.

Kim Seorim menggembungkan kedua pipinya dengan kesal, “OPPA, BANGUN! CEPAT KELUAR DARI SELIMUT! SEKARANG! ATAU AKU AKAN PULANG KE DAEGU DAN MEMBAKAR GOOCHI HIDUP-HIDUP!”

Gadis itu bahkan tak peduli pada orang-orang yang kini sudah menatap ngeri kearahnya. Tak apa, pikirnya. Toh hanya ada dua orang wanita yang sedang bergosip dan seorang eksekutif muda yang sedari tadi sibuk dengan laptopnya. Harga dirinya tidak akan jatuh hanya karena 3 orang tak dikenal itu melihatnya berteriak-teriak dan mengancam membunuh seekor anjing seperti ini kan?

Tunggu… memangnya mereka tau kalau ‘Goochi’ adalah anjing?

Arra.. Arra.. Oppa bangun. Waey?”, dengus Junsu disusul suara debuman selimut yang ditarik, “Tumben sekali kau menelfon Oppa. Mulai menyadari bahwa Oppa adalah orang terpenting dalam hidupmu saat ini?”

Buckaroo sedang Beautiful Show, nomor Ilhoon tidak aktif, dan aku sedang kesal dengan Hyosun. Jadi kuputuskan menelfon Oppa..”, kilah Seorim.

Mwo? Jadi aku ini hanya pelarianmu?”, suara Junsu memekik kesal, “Ckk.. baiklah, setidaknya aku masih berada di posisi ke 4..”

Shireo! Keempat adalah Nickhun Oppa..”, tukas Seorim dengan nada datar yang terdengar santai dan tanpa dosa, seperti biasa.

Eh? Lalu kenapa kau malah menelfonku? Kenapa tidak menelfon Khun?”, kejar Junsu dengan dongkol, “Dia tidur disini sekarang, kau bisa bi-”

Jangan! Aku tidak mau mengganggu tidurnya..”

YAK! Kau tidak mau mengganggu tidur Khun, lalu mau mengganggu tidurku?”, Junsu memekik tidak terima, harga dirinya seolah jatuh diinjak-injak adiknya sendiri, “Gadis Daegu macam apa kau, hah? Oppa tidak per-”

Oppa~ Jika ada seseorang yang mau menungguku, aku harus bagaimana?”, potong Seorim kemudian.

Heh?”

Seorim meraih cup Avuchio Milk Coffeenya di atas meja, menyesap pelan minuman yang tak lagi hangat itu tanpa melepaskan ponselnya dari telinga, “Manager Han, mempercayakan beberapa artikel padaku. Aku jawab aku sedang tidak bisa mengerjakannya. Tidak untuk saat ini. Tapi beliau bilang, dia akan tetap menunggu. Terlepas dari akhirnya aku bisa atau tidak bisa menyelesaikan artikel itu, dia akan tetap menunggu. Lalu, aku.. harus bagaimana?”

Suara di seberang diam untuk beberapa saat, “Memangnya artikel seperti apa?”

Seorim menelan ludahnya yang terasa pahit, “Apa aku harus minta maaf?”, gadis itu malah balik bertanya tanpa mengacuhkan pertanyaan sang kakak.

Tergantung… Jika kau memang tidak berniat sama sekali untuk menyelesaikan artikel itu, tentu saja kau harus minta maaf. Tapi jika ada sedikit keinginan dalam hati nuranimu untuk menyelesaikannya, walau kau tidak tau sampai kapan, maka ucapkan ‘Terimakasih..’”, ujar Junsu. Berbeda dengan sebelumnya, nada bicara pria itu terdengar lebih tenang dan hangat kali ini.

Terimakasih?”

O~”, sahut suara Junsu, meyakinkan, “Terimakasih, karena dia mau menunggu dalam keterbatasanmu.. Terimakasih, karena dia tak meninggalkanmu sekalipun kau tidak yakin bisa memberi apa yang ia harapkan..”

Seorim tersenyum, untuk kali ini, ia bisa merasakan nasihat hangat dari seorang Kakak yang benar-benar membuatnya lebih tenang. Ya, ia tak bisa memungkiri bahwa Kim Junsu punya kekuatan itu. Kekuatan untuk bisa membuat adiknya ikut menjadi kuat dengan kata-katanya, “Eung~ Aku mengerti. Terimakasih, Oppa..”

Trek!!’

***

(JITEC Mangga Dua Square, Jakarta. -8.00 PM-)

Hi tampan..”, Son Dongwoon tersenyum memikat, menyapa patulan dirinya sendiri di dalam cermin, “Kurasa gadis-gadis Indonesia menyukaimu!”

DooJoon menghampirinya, menatap mencibir di depan cermin sambil mengemut permen susu yang dideteksi sebagai ‘milkita’, “Ishh.. Kau tuli? Mereka meneriakan nama Yoon DooJoon!”

Dongwoon menoleh sambil mendengus sebal, “Hyung, biarkan aku menjadi populer sekali ini saja..”, ia lalu menatap ke depan cermin lagi dan merapikan rambutnya dengan sok cool, “Setidaknya di depan diriku sendiri..”

Maksudmu aku harus membuat kebohongan publik dengan memujimu sebagai pangeran tampan?”, jengit DooJoon dengan tatapan merendahkan, “Ckckck.. itu akan menyakiti pihak lain secara tidak langsung..”

Seperti kebohongan publik JunHara yang menyakiti Seorim Noona?”, tanggap Dongwoon dengan sangat innocentnya.

Plettakkk!’

Yong Junhyung yang sedang duduk sambil menerima dempulan make up dari coordi, langsung melempar kaleng cola kosong yang kemudian mendarat mulus membentur kepala magnae itu, “YA! Pria tampan yang bodoh! Tutup mulutmu!”

Ishhh.. hyung, ini kekerasan!”

Moodmu sedang tidak baik ya?”, tanya DooJoon. Ia hendak mendekati Junhyung saat tangannya ditarik paksa seorang coordi untuk mengecek clip on, “Sejak tadi kau tidak tersenyum saat kita tampil…”

Dongwoon mengangguk-angguk setuju, “Statis..”

Lalu saat solo performmu, bagaimana bisa kau menjatuhkan-”

Jangan di bahas lagi! Beauty kan sudah bilang tidak apa-apa..”, potong Junhyung, terdengar egois dan terkesan tidak mau di salah-salahkan.

Pria itu melengos malas. Tak lagi mau peduli. Ia beralih memutar-mutar cincin ‘Spreak’ perak di jari manisnya, tapi nyatanya kegiatan kecil itu tak cukup berhasil mengatasi perasaannya yang kacau saat ini. Kim Seorim. Seolah menguatkan dinding-dinding kacanya , gadis itu tak menghubunginya sama sekali sejak Beast berangkat ke Vietnam 3 hari lalu, bahkan sekarang…

Drrttt… Drrrttt…’

Memecah pikiran singkat tentang ‘Mrs.Coffee’, pria itu mengulurkan tangan meraih androidnya yang bergetar di atas meja rias. Sebuah pesan masuk..

From: _Coffee ^-^

Terimakasih, Yongie..

Terimakasih kau mau menunggu tanpa batas dalam keterbatasanku..

Terimakasih kau tak meninggalkanku sekalipun aku tidak yakin bisa memberi apa yang kau harapkan. Terimakasih, Mr.Cola..

Yong Junhyung tersenyum. Senyum pertamanya hari ini. Sebuah pesan singkat yang manis. Padahal gadis itu hanya mengucapkan terimakasih, tapi kenapa dia bisa sebahagia ini? Apa itu artinya masih ada harapan? Kalau begitu, maka sepertinya janjinya, ia akan menunggu. Sekalipun ia hanya manusia biasa yang memiliki batas, ia akan terus menunggu sampai batas itu..

Junhyungie… kau meminum vitaminmu salah dosis ya?”

Junhyung mendongak, sedikit terkejut saat melihat cermin di hadapannya. Pantulan wajah coordi yang tadi sedang memolesnya, sekarang berubah menjadi sosok Yang Yoseob yang berjengit bingung sambil membetulkan kerah skin coat hitamnya..

Kenapa?”, bingung Yoseob, ia mengerjap-ngerjapkan mata dengan heran saat Junhyung tak juga kembali dari keterkejutan menatapanya, “Aku terlihat sangat imut dan menggemaskan ya?”

Detik berikutnya rapper Beast itu sudah terkekeh dan beranjak dari kursi. Ia mengencangkan belt hitamnya, lalu memutar badan dan menepuk pundak Yoseob dengan santai, “Aishh.. Uri Yoseobbie memang selalu imut kan?”

Sementara Duo Idiot -Dongwoon dan DooJoon-, hanya menganga kaget sambil melempar tatapan tak percaya dari posisi masing-masing. Sebatang permen milkita yang sedari tadi teremut di dalam mulut DooJoon bahkan sudah terjatuh begitu saja. Aneh. Kenapa mood rapper beast itu tiba-tiba berubah dalam waktu singkat?

……………………..

……………………………….

Tak berapa lama kemudian, Hyunseung dan Gikwang kembali ke back stage sambil berhigh-five ria. Sementara Junhyung dan Yoseob sudah melesat keluar untuk menyampaikan ‘Thaks to’ pada seluruh Beauty Indonesia yang terus berseru histeris meneriakkan nama mereka.

DooJoon yang telah lepas dari tangan coordi langsung buru-buru mengintip dari sisi panggung di pertengahan lagu. Ia tersenyum puas saat melihat Duo andalan Beast itu menyuguhkan penampilan total yang lepas, hangat, santai dan penuh dengan… senyuman tulus, -sesuatu yang hilang dari Yong Junhyung selama beberapa hari ini.

Mani jichiduhrago nuhwa hamgaerahmeon

It’s alright, It’s alright..

Mulri duluhjeo itsuhdo seororeul nulgill soo itdameon

It’s all good, It’s all good

Leader Beast itu meraih sesuatu dari saku army cardigannya, satu lagi permen milkita rasa coklat yang langsung ia masukkan kedalam mulut, “Senang bisa melihat sosokmu yang kembali tersenyum seperti itu, Yong Joker..”

***

(2012, March 19th. Seoul..)

Noh Sa Yeon Sunbae?”

Seorim mengangguk cepat, “Kurasa bagus jika kita meluangkan satu halaman untuk membahas seorang fashionista di era 80-an, kan?”

Wanita berambut sebahu di hadapan Seorim itu memutar-mutar pena di tangannya, tampak menimbang sambil kembali membolak-balik sejilid sript yang ia terima dari Seorim sepuluh menit lalu, “Kau yakin?”

Masih bertanya? Yaishh.. Minrae Eonni.. Kau tau aku tidak pernah menyerahkan script jika aku belum yakin 100%, kan?”

Jung Minrae tertawa kecil, “Arra.. Arra.. kalau begitu ini bisa kita pakai untuk akhir bulan ini..”, putusnya sambil kemudian membubuhkan stempel di lembar depan –sebagai tanda bahwa script itu akan digunakan-, “Omong-omong, kau sudah memilih dan mencetak foto-foto Ayaka Michiru yang diambil DongJoo Oppa waktu itu kan?”

Tentu saja..”, Seorim mencopot karet di pergelangan tangannya, yang kemudian ia gunakan untuk mengikat rambut, “Aku sempat bingung karena semua hasil potretan DongJoo Oppa seperti biasa selalu menarik, selalu menonjolkan sisi yang ingin ditampilkan dari si model..”

Hey, gadis-gadis… Membicarakanku?”, seorang pria dengan nikon camera yang menggantung di leher, menyeruak diantara dua gadis itu. Ya pria yang sedang mereka bicarakan tentunya.

Seorim mendesis sinis, “Tidak, kami membicarakan hasil potretan Oppa..”

Cishh.. seperti biasa kata-katamu yang terlampau jujur itu benar-benar menyakitkan!”, cibir DongJoo sambil menggetok kepala Seorim tanpa sungkan, ia lalu beralih pada Minrae, “Jadi, Rae-ya, kau sudah menghubungi Ren Nuest?”

Kenapa dengan Ren?”, tanya Seorim sambil mengusap-usap kepalanya.

Manager Shim tertarik dengan pemotretan yang mengikutsertakan Nuest akhir tahun kemarin, dan.. entahlah… mungkin pria yang lebih cantik dari kita itu akan mendapat tawaran lagi..”, jelas Minrae, gadis itu tiba-tiba beranjak dari duduknya, “Yasudah, aku ambil foto-foto Ayaka dulu. Rim-ah, dimana tasmu?”

Diruanganku tentu saja. Resleting tas pertama. Foto-fotonya ada di amplop war- YAK!! DONGJOO OPPA! KUPERINGATKAN UNTUK TERAKHIR KALINYA, BERHENTI MENGACAK-ACAK RAMBUTKU DENGAN TANGAN KOTORMU ITU!!”

Minrae hanya terkekeh geli sambil menggeleng-geleng maklum. Gadis yang lebih tua 2 tahun dari Seorim itu melangkah menuju ruang jurnalistik, meninggalkan Seorim dan DongJoo yang mulai bertengkar sambil saling meneriaki di clrak Studio Ceci. See? Di tempat ini, yang berani memancing ‘amukan’ Kim Seorim hanyalah Song DongJoo. Terlepas dari kenyataan bahwa pria itu sudah menikah, tapi rasanya dia memang kehabisan masa kanak-kanaknya karena fotografi, -pikir Minrae.

Gadis itu menyeruak masuk kedalam ruang jurnalistik dan membuka pintu kantor Seorim yang merupakan salah satu Jurnalis utama Ceci. Ia menghampiri tas Scoitee hitam di atas meja kerja Seorim dan membukanya,

Foto Ayaka Michiru..”, gumamnya sambil mengaduk-aduk isi tas Seorim yang sebagian besar adalah lembaran-lembaran kertas, “Ck.. ini dia!”, decaknya saat menemukan amplop berwarna abu-abu seukuran buku tulis.

Minrae mengambil amplop abu-abu itu dengan pasti. Ia hendak berlalu keluar untuk menemui Seorim dan DongJoo lagi saat…

KYYAA!!!!”

Minrae langsung berpegang kuat pada bingkai jendela di dekatnya. Menahan badan agar tidak terjatuh karena kakinya yang tiba-tiba tersandung ujung meja beberapa saat lalu. Berhasil. Jung Minrae berhasil selamat dari ‘kecelakaan kecil’ itu, tapi tidak dengan amplop abu-abu yang tadi digenggamnya.

Amplop itu terjatuh, isinya berserakan di lantai..

Dan foto-foto yang menghambur dari dalam amplop itu membuat Jung Minrae membeku dalam hitungan detik ketika melihatnya. Matanya membulat kaget, setengah tak percaya. Tenggorokannya bahkan terasa kering untuk sekedar berteriak, berdecak, atau mengekspresikan keterkejutannya saat ini. Membingungkan…

Kenapa?

Kenapa foto-foto member Beast?

Ia tidak mengerti kenapa Seorim punya banyak foto-foto member Beast yang –ia yakin sekali- tidak pernah terpublikasi secara luas. Darimana gadis itu mendapatkannya? Memotret sendiri? Dan… entah bagaimana, beberapa dari foto itu terlihat mencolok dalam penglihatannya sebagai fotografer profesional yang pernah berdomisili di Jepang selama beberapa tahun.

EONNI!!”

Minrae mendongakkan kepalanya perlahan, matanya menangkap sosok Seorim yang berdiri terengah di ambang pintu sambil menatap menatap terkejut pada foto-foto yang berserakan di lantai, “Rim-ah, kau…”

Aku bisa menjelaskannya!”, sahut Seorim, cepat.

Dengan pandangan yang sulit diartikan, Jung Minrae terus memandangi Seorim dan foto-foto itu secara bergantian, “A.aa..aku tidak menyangka ternyata kau..”

Seorim menggeleng-geleng kuat, “Ini tidak seperti yang Eonni bayangkan!”

……..”

Eonni?”

Kau… Stalker?”

***

Kau mau menginap disini sampai kapan, Hyo?”, tanya Ilhoon tanpa beralih dari kesibukannya menyusun puzzle BtoB yang dipesan Hyunsik beberapa waktu lalu.

Eh? Kenapa? Memangnya kau keberatan kalau aku menginap lebih lama?”

AKU KEBERATAN!!”, sahut sebuah suara.

Hyosun dan Ilhoon menoleh serempak. Sosok Yook Sungjae berseru antusias sambil mengangkat tangannya. Mungkin terdengar wajar, tapi masalahnya adalah…. magnae BtoB itu baru saja keluar dari kamar mandi, rambut serta badannya masih tampak basah, dan ia hanya membalut bagian bawah tubuhnya dengan handuk putih!

Ilhoon buru-buru menutup mata Hyosun rapat-rapat dengan kedua tangannya, “Ya! Yookubon, kau sedang apa? Cepat masuk kamar!”

Sungjae malah menggosok-gosok rambutnya tanpa peduli, “Habisnya sejak Hyosun Noona menginap disini, aku jadi tidak bebas berkeliaran di Dorm setelah mandi, kan! Eunkwang hyung jadi memarahiku terus..”

Tentu saja! Kau kan sudah 18 tahun, Yookubon!”, sungut Ilhoon sambil terus menahan Hyosun yang mencoba berontak menyingkirkan tangannya.

Aniyo! Itu 2 bulan lagi!”, tukas Sungjae. Detik berikutnya ia sudah memasang aegyo andalan, “Aiggoo.. sekarang aku masih 17 tahun, dan tentu saja masih imut.. eung~?”

Jung Ilhoon menatap geram, “Arrggghh… Yook Sungjae..”

Arra.. Arra, kurasa aku akan berdiskusi dengan Minhyuk hyung saja..”, timpal Sungjae sambil setengah bergedik ngeri. Ia langsung terbirit kecil dan masuk kedalam kamar.

……………………

…………………………..

YAK! Kau ini apa-apaan?”, omel Hyosun saat sepasang matanya sudah terbebas dari sekapan tangan Jung Ilhoon.

Pria itu tak menanggapi, dan malah kembali pada puzzlenya, “Jadi… kembali ke pertanyaanku sebelumnya. Sampai kapan kau akan menginap di Dorm berisi 7 pria lajang ini, Jung Hyosun?”

Hyosun mendengus jengkel, “Entah.. Eung~ sampai Seorim Eonni memaafkanku?”

Yak! Bagaimana Noona bisa memaafkanmu jika kau sama sekali belum minta maaf dan malah kabur kesini?”, cibir Ilhoon tanpa mendongak.

Hyosun meraih sekotak susu coklat dan menyedotnya keras-keras sambil mulai merecoki Ilhoon yang masih sibuk menyusun puzzlenya di atas meja, “Ishh.. kau tidak mengerti, Jung Ilhoon. Seorim Eonni, tidak marah saja dia menyeramkan, apalagi saat dia marah?”

Kau sih.. cari masalah!”

Kalau tidak begitu, nanti mereka tidak bisa bersatu!”

Cishh.. Gayamu seperti presenter WGM..”

Biar saja, yang penting aku akan selalu di belakang Junhyung Oppa untuk mendukungnya!”

Ilhoon langsung mendongak dengan alis yang mengernyit curiga, “Ya! Ya! Jika kau selalu di belakang Junhyung Hyung, lalu dimana DooJoon Hyung?”

Dihatiku, tentu saja..”, jawab Hyosun dengan senyum yang mengembang pasti, “Di setiap syaraf dalam hatiku kan sudah tertulis paten nama Yoon DooJoon..”

Ilhoon hanya menatap mencibir pada adik kembarnya yang mulai belajar menggombal itu, “Lalu apa rencanamu selanjutnya?”

Hyosun menyeruput susu kotaknya lagi sambil mulai berpikir, “Eung~ Menghipnotis Seorim Eonni agar ia hanya melihat Junhyung Oppa seorang?”

Bagaimana jika menguncinya semalaman di toilet bersama Junhyung hyung?”

Memukul Seorim Eonni dengan tongkat golf hingga ia amnesia pada segala kenangan tentang Arakawa Taichi?”

Ilhoon menggeleng-geleng tidak setuju, “Atau mengutus Sherlock untuk membunuh sisi gelap Seorim Noona yang keras kepala agar dia mau menerima Junhyung hyung?”

Sherlock? I’m so curious..?”, jengit Hyosun sambil melipat tangannya di dada, melakukan dance kecil dari mini album terbaru Shinee itu.

SHERLOCK HOLMES!!”

Hyosun terkekeh bodoh sambil mengetuk-ngetuk kepalanya sendiri, “Atau… Atau… AHH!! AKU TAU!”

Apa?”

Gadis itu menyeringai puas. Seolah bangga dengan ide yang tiba-tiba melintas di kepalanya, “Menyadarkan Seorim Eonni dengan lagu ‘What is Love’ dari EXO!!”

?????”

***

Suasana Hollys Coffee yang terletak tak jauh dari kantor Ceci Magazine itu tampak cukup ramai sore ini. Tapi rasanya keramaian itu sama sekali tak berpengaruh untuk dua orang gadis yang duduk berhadapan di salah satu sisi cafe berdinding kaca itu. Padahal semua hal sudah dijelaskan, tapi entah kenapa atmosfer diantara keduanya masih terasa canggung.

 

Kim Seorim hanya terdiam di tempat sambil menyesap secangkir Orange coffeenya yang terasa masam. Aneh. Ia menyukai segala macam jenis kopi sebenarnya, tapi entah kenapa, tidak untuk kali ini. Gadis itu melepas sweater rajut warna coklatnya, berharap gerakan-gerakan kecil itu bisa mengurangi desiran aneh yang menjalar dalam tubuhnya. Tapi.. nihil. Semua bahkan terasa semakin gamang.

Menyebalkan.

Pertanyaan tiba-tiba dari Jung Minrae 10 menit yang lalu itu seolah mengobrak-abrik pertahanannya lagi.

Jadi… kau memang dekat dengan anak-anak Beast?”, pertanyaan Minrae memecah bungkam diantara keduanya.

Seorim mengangguk kecil.

Minrae menatap tidak enak, “Maaf ya.. apa aku melanggar privasimu?”

Tidak..”

Lalu, kenapa kau diam saja sejak aku bertanya tentang Junhyung?”

Seorim menghela nafas, “Pertanyaan Eonni terlalu tiba-tiba..”

Maaf…”

Kim Seorim menggeleng pelan, mengisyaratkan ‘tak masalah’. Dan sesuatu yang sejak tadi mengganjal di tenggorokanya, pelan-pelan mulai terlontar, “Bagaimana bisa Eonni berpikiran bahwa aku mencintai Junhyung?”

Minrae tersenyum kecil. Ia meraih amplop abu-abu kecil di atas meja, dan mengeluarkan satu dari sekian banyak foto di dalam sana. Foto Yong Junhyung yang tengah bermain pesawat-pesawatan dengan begitu polos sambil tertawa kecil. Sebuah foto sederhana yang seolah bisa membuat siapa pun yang melihatnya ikut tersenyum merasakan tawa kebebasan itu.

Jung Minrae mendorong foto itu kearah Seorim, “Kim Seorim. Seorang fotografer amatiran yang selalu diejek skillnya oleh DongJoo Oppa, tidak mungkin bisa memotret gambar seperti ini kecuali dengan alasan tertentu..”

Tapi kenapa Junhyung?”, bingung Seorim, “Maksudku, aku tidak hanya memotretnya. Ada foto-foto DooJoon, Gikwang, dan yang lainnya juga kan? Kenapa Eonni me-”

Kau percaya pada mataku?”, potong Minrae.

Seorim mengangguk kecil.

Dari sekian banyak foto itu, hanya foto Yong Junhyung yang selalu berhasil kau potret sempurna, Rim-ahh. Hanya foto-fotonya yang benar-benar terlihat menggambarkan keindahan apa adanya..”, Minrae menatap sepasang mata Seorim dengan pandangan hangat yang bersahabat, “Dan keindahan itu hanya bisa kau simpan jika melihatnya dengan tulus dan mencintainya dengan sederhana..”

Degggg….

Kim Seorim terhenyak kaku.

Mencintai… Yong Junhyung?

Yang benar saja! Bagaimana mungkin sebuah foto bisa dengan mudah mendefinisikan perasaan seseorang? Ini tidak mungkin! Secarik kertas mengkilap yang hanya berisi potret biasa itu, tidak mungkin menggambarkan apa pun! Tidak mungkin! Bukankah keyakinan tentang cintanya pada Taichi jauh lebih bisa dipercaya daripada sebuah foto?

Dia.. menyayangi Yong Junhyung, tapi itu bukan cinta!

Bukan cinta..”, racau Seorim,

Apa ini sebuah pengelakan?”, bingung Minrae.

Seorim terdiam.

Minrae meraih selembar foto Junhyung –yang tadi ia sodorkan pada Seorim, memasukkannya kembali kedalam amplop abu-abu, kemudian menyerahkan amplop itu lagi pada gadis di hadapannya, “Jika camera adalah duplikat dari dirimu, maka lensanya adalah matamu, dan tombol potretnya adalah hatimu. Lihatlah dengan sederhana, dan tekan tombolnya. Biarkan keindahan itu tetap terlihat asli tanpa memikirkan noise, iso, props, shutter atau apa pun. Cukup satu ‘klik’ dan simpan keindahan itu dengan apa adanya. Itulah arti dari mencintai sebuah objek. Dan tanpa sadar, kau sudah melakukannya saat memotret Yong Junhyung..”

Deggggg…

Kim Seorim semakin terdiam.

Ada hentakan aneh yang tiba-tiba dirasakannya saat mendengar deretan kalimat yang diucapkan Minrae dengan penuh kesungguhan itu. Ia bisa memikirkan origami-origami dalam hidupnya mulai terbentuk kacau. Ia bisa merasakan ampas-ampas pahit dalam rongga dadanya itu kembali berterbangan, menyesakkan. Dan ia juga bisa meraba dinding-dinding pada kotak kaca hatinya yang mulai mengeras dan memuai pada saat bersamaan, begitu aneh.

Kenapa perasaannya jadi seperti ini?

Sementara Jung Minrae meraih mantelnya yang tersampir di punggung kursi, kemudian beranjak sambil meletakan beberapa lembar uang ke atas meja. Ia berjalan kearah Seorim dan mengacak-acak rambut gadis itu sebelum kemudian berlalu,

…………….

Rim-ahh..”, Minrae menoleh sebentar kearah Seorim, “Terdengar menggelikan mungkin, tapi di kasus-kasus tertentu, ada orang-orang yang hanya bisa memotret dengan sempurna jika yang menjadi objek adalah seseorang yang mereka cintai..”, pesannya sebelum kemudian benar-benar keluar dari cafe.

Soerim tersenyum.

Tersenyum? Ya, tersenyum skaptis tanpa artian yang jelas. Terlalu absurd. Entah tersenyum mengakui, mengejek, atau senyum penyangkalan seperti sebelum sebelumnya. Tapi yang jelas, saat ini, diam-diam pikirannya kembali melayang pada kejadian-kejadian di Denmark 3 tahun silam..

Tentangnya. Tentang Taichi. Dan tentang suatu potret..

Kenapa? Kau menyukai semua keindahan Denmark, kan?” tegur Taichi.

Seorim mengangguk, “Tapi aku lebih menyukai berada di samping Arakawa Taichi, melebihi apa pun..”

Heh?”

Mungkin itu yang membuatku tak bisa memotret dengan baik..”, tambah Seorim, ia menoleh pada sosok Taichi yang masih berjengit bingung, “Seindah apa pun sebuah objek yang kulihat, aku tak akan bisa memotretnya dengan baik kecuali objek itu adalah kau..”

 —-

Yak! Kau benar-benar tidak bisa fokus ya?”, decak Taichi.

Sei, aku sudah mencoba fokus..”, rajuk Seorim.

Taichi menghampiri kekasihnya itu sambil setengah jengkel, “Gunakan perasaanmu saat memotret. Kau harus mencintai objeknya, Raisly…”, ia menyentik dahi Seorim, kemudian mundur beberapa langkah dari gadis itu, “Sekarang, coba potret aku…”

Creekkkk…’

Bagaimana?”, Seorim menatap was-was pada Taichi yang saat ini tengah mengamati hasil potretannya.

Kenapa bisa sebagus ini?”

Tanggapan Taichi membuat Seorim tersenyum bangga, “Karena objeknya kau, tentu saja bagus. Aku kan memang mencintaimu..”

***

(2012, March 21th. Seoul..)

Kim Seorim memandangi foto-foto yang dicetaknya beberapa hari lalu dengan perasaan yang ia sendiri tak paham apa itu. Ia ingin sekali tidak percaya dengan apa yang dikatakan Minrae kemarin malam. Tapi… apa ia juga harus ragu pada mata jeli seorang fotografer handal yang bahkan sudah menerima penghargaan dari Festival Show Scoite Move London?

Gadis itu meraih selembar foto berisi potret Junhyung yang tengah bermain pesawat-pesawatan di samping Gikwang. Kalau tidak salah, gambar ini ia ambil saat Beast sedang di ruang make up dan bersiap untuk pemotretan Beatoy.

Seorim tersenyum, “Mungkin Minrae Eonni benar, setiap orang yang melihat foto ini akan ikut tersenyum karena kau..”

Ia meletakan foto itu lagi, membiarkannya berserakan bersama foto-foto lain di atas kasur. Seorim menarik nafas panjang dan merebahkan tubuhnya, memejamkan mata. Ia tidak mengatuk. Sama sekali tidak. Hanya ingin mencari sebuah gelap saja dengan kedua mata yang tertutup. Gelap yang mungkin bisa membuatnya tenang untuk saat ini. Gelap yang mungkin bisa menahan gejolak aneh yang menghentak perutnya sejak kemarin malam..

Sampai kapan pun, aku akan tetap menunggu. Sekalipun aku hanya manusia biasa yang punya batas, aku akan terusmenunggumu sampai batas itu..

Wajah tegas Junhyung yang lembut kala itu kembali terbayang dalam ingatannya. Kalimat singkat yang terdengar penuh harap namun tak egois. Tatap penuh kesungguhan yang menenangkan itu. Sepasang lengan yang mencoba melindungi tanpa memaksa. Suhu hangat tubuhnya yang membuat aliran darah seolah berdesir lembut. Semua ingatan itu, terlihat begitu lambat..

I lost my mind, noreul cheummannasseultte..

No hanappego modeun goseun get in slow motion..

Nege marhejwo ige sarangiramyon..

Lalu pelan-pelan, semua kenangan singkat hari itu kembali terputar dalam otaknya. Bagaimana ia tersenyum menemukan sosok Junhyung yang tertidur pulas di kamarnya. Bagaimana ia dan Junhyung ribut tentang Cola dan Coffee. Bagaimana jarinya tertusuk pecahan beling dan kemudian menangis. Bagaimana Junhyung memeluknya dengan erat saat itu. Bagaimana Junhyung mengusap air matanya. Dan..

Vanilla late..”

Kau… tau?”

Junhyung mengedikkan kepalanya dengan santai, “Hanya menebak apa yang mungkin akan kau suka hari ini. Ayo..”

Dan bagaimana pria itu bisa selalu mengerti dia lebih dari dirinya sendiri. Ya, seolah ia memasang sebuah alat penyadap di hati Seorim. Benar-benar menyebalkan. Sangat menyebalkan hingga ia semakin sulit menekan perasaan aneh yag meluap itu..

Meil geudewa, sumaneun gamjongdeureuk lanwojugo bewogamyo..

Ssaugo ulgo anajugo..

Nege marhejwo ige sarangiramyon..

 

Apa yang ia dan pria itu lakukan selama ini, saling berbagi dan belajar, menangis dan tertawa dalam sebuah pelukan. Apakah ini cinta? Apakah ini….. Tunggu!!

Kim Seorim langsung membuka kelopak matanya.

……”

Nege marhejwo ige sarangiramyon..”, semburat wajah Jung Hyosun sudah tersenyum lebar kearahnya sambil bersenandung mengikuti lagu ‘What is love’ milik Exo yang ia putar kencang-kencang di dekat telinga Seorim.

Sesangnamjadeul modu nalburowohe..

Noreul gajin nega jiltuna jukgennabwa..

Hega gado-

Hyosun mendengus saat Seorim merebut mp3 playernya dan mematikan benda elektronik itu tanpa perasaan, “Eonni.. kenapa kau memutus suara Baekhyun?”

…….”

Hyosun tertawa kikuk saat Seorim melempar tatapan tajam kearahnya, “Hehe.. Eonni tidak ke kantor ya? Ini sudah siang loh..”

…….”

Eungg.. besok BtoB debut stage di Mnet, bagaimana kalau kita menonton?”

Jung hyosun! Kau baru saja kembali dari acara kaburmu ke dorm BtoB, dan sekarang kau mau cari masalah lagi ya?”, desis Seorim, gadis itu menenggakkan badannya, “KELUAR DARI KAMARKU! SEKARANG!”

***

(Osukite Hotel, Yokohama.. -10.00AM-)

Ck…”

Yong Junhyung berdecak kecil. Ia sedang browsing internet di kamar hotel, iseng mencari blog-blog b2uty untuk sekedar membaca fanfiction atau melihat gambar-gambar fanart dan editan-editan lucu yang biasa mereka buat. Tapi kenapa lagi-lagi ia malah tersesat di sebuah blog yang memasang fotonya dan Hara saat mereka ‘pura-pura’ kencan itu?

 

Junhyung mengambil bantal tambahan dari ranjang DooJoon dan Yoseob, lalu menjadikannya sanggaan untuk lengan, “Kurasa ini memang berhasil, tapi tetap saja… lama-lama aku jadi lelah. Hubungan ini sudah menyakiti banyak pihak..”

Maksudnya? Aku harus berkencan dengan Hara sunbae?”

Wanita berusia 30an itu mengangguk kecil sambil melempar tatapan memohon pada Junhyung, “Kumohon, Junhyungie. Aku sudah minta ijin pada pihak Cube, dan ia menyetujuinya selama itu baik untuk karir kalian..”

Aku tidak yakin, Noona..”, sahut Junhyung. Ia masih terlalu kaget, bagaimana bisa ia tiba-tiba di panggil oleh manager Kara dan sekarang diminta untuk pura-pura berpacaran dengan salah satu member girl band itu?

Kau tau kan, Hara sudah banyak antifans karena imagenya yang terlihat seperti gadis nakal dan punya banyak skandal,” manager Kara itu terus mendesak, “Management berpikir, jika dia menjalin sebuah hubungan –walau hanya pura-pura-, mungkin itu bisa memperbaiki imagenya di mata publik..”

Junhyung masih terdiam. Dari sekian banyak masalah yang harus ia pikirkan untuk ini, entah kenapa yang terlintas di pikirannya malah hanya gadis itu. Kim Seorim. Padahal gadis itu bukan siapa-siapanya, hanya seorang…eung.. sahabat? Tapi kenapa ia merasa bahwa setuju atau tidaknya dia dengan hal ini akan berpengaruh pada gadis itu?

Oppa~”, Goo Hara yang sedari tadi hanya diam di samping managernya, sekarang mulai angkat bicara, “Apa Oppa kekasih?”

Eh?”, Junhyung tersentak, “Tidak…”

Kalau begitu, harusnya tidak masalah, kan?”

Junhyung mengaduk-aduk gelas colanya dengan bingung, “Tapi Gyo Noona, Kenapa aku? Maksudku, masih ada 5 member lain di Beast, dan-”

Dari perusahaanmu, hanya mengijinkan kami memilih diantara kau, Hyunseung, dan Dongwoon..”, potong wanita yang dipanggil Gyo itu, “Dongwoon tidak mungkin, public akan curiga karena dia dan Hara sama-sama terlalu childish untuk sepasang kekasih. Lalu diantara kau dan Hyunseung, Hara bilang kau yang paling cocok..”

Hara mengangguk mengiyakan, “Oppa tidak perlu takut pada respon b2uty, menurutku, asal nanti Oppa mengakui hubungan kita dengan berani di depan public, mereka pasti akan mengerti dan mendukung..”

Hubungan ini, juga bagus untuk meningkatkan popularitasmu, Junhyungie..”, rayu manager Gyo lagi, “Bagaimana?”

Junhyung mengigit bibir bawahnya, “Kalau ketauan?”

Manager Gyo tersenyum, “Tidak akan. Kita bekerja sama dengan Dispatch…”

Yak! Kau masih bersantai-santai? Cepat mandi, kita harus rehearsal sebentar di Yokohama Arena..”, tegur DooJoon yang menyeruak masuk ke dalam kamar.

Junhyung menoleh pelan sambil menutup laptopnya, “Yang lain kemana?”

Gikwang dan Hyunseung sudah lebih dulu kesana, Yoseob dan dan Dongwoon masih sarapan di bawah. Cepat mandi!”, DooJoon melempar bantal kearah Junhyung yang masih malas-malasan di kasur sambil memeluk laptopnya.

Eung… Leader Yoon!”

Ya?”

Aku pulang ke Seoul sebentar, boleh ya?”, tanyanya dengan wajah tanpa dosa.

Yoon DooJoon mengernyitkan alisnya, “Apalagi sekarang? Mau menyewa rumahku dan menyeret Seorim untuk bermesraan?”

***

Ckrrreekkk…’

Ckrreeekkk…’

Kim Seorim terus memainkan Nikon kameranya dan memoter segala yang ia lihat di sekitar halaman kantor Ceci Magazine. Pohon, bunga, kursi taman, batu-batu pualam yang berjejer, staff Ceci yang berlalu lalang dengan segala peralatan pemotretan, bahkan beberapa artis yang turun dari mobil dengan elegan lalu melangkah masuk kedalam gedung.

Hufftt..”, gadis itu mendengus sambil menslide tiap gambar dalam cameranya.

Ia sudah memotret banyak hal, tapi dari sekian banyak foto itu, kenapa tidak ada gambar yang berhasil ditangkapnya dengan sempurna? Kenapa tidak ada satu pun potretannya yang menangkap jiwa dari kecintaan sebuah objek? Bukankah ia juga mencintai semua tentang Ceci?

Apa ini karma dari sang Budha?”, decaknya.

Tunggu, lagi pula.. kenapa dia jadi harus duduk dan memotret disini? Apa diam-diam ia mulai percaya pada apa yang dikatakan Minrae kemarin? Apa diam-diam ia membenarkan bahwa ia mencintai Mr.Cola itu? Apa diam-diam ia juga ingin menyangkal dari perasaan yang semakin hari kian menyerangnya ini? Apa….. Ahh ini tidak benar!

Dia tidak mungkin mencintai Yong Junhyung kan?

AHHH!!! MINRAE ONNIE BODOH! TIDAK MUNGKIN SEBUAH FOTO BISA MENDEFINISIKAN PERASAANKU!!

Ckrrekkk!’

Seorim langsung menunduk dan menyilangkan tangan di depan wajah saat merasakan silau dari sebuah lampu blitz tiba-tiba menerobos matanya. Apa-apaan ini? Siapa orang yang lancang memotretnya diam-diam?

Sudah kubilang kan, my baby~ aku mengenal suara teriakan ini!”

Kim Seorim mendongak pelan, sosok Key Shinee sudah tersenyum kearahnya dengan posisi setengah bersandar pada batang pohon. Disebelahnya ada Lee Taemin dengan rambut panjang cantiknya, yang langsung membungkuk sopan sambil tersenyum,

Noona.. annyeong~”

Seorim menepuk jidatnya dengan frustasi. Apa lagi sekarang? Ughhh,“O~ kalian masih ingat denganku?”

Bagaimana bisa kami melupakan seorang gadis berkepribadian ganda yang menggunakan ponselku untuk membentak-bentak Son Dongwoon?”, sahut Key, santai. Pria itu menggantungkan kameranya ke leher.

Ishh.. apa kalian tidak bisa melupakan kejadian itu?”

Tentu saja tidak bisa!!”, sentak Key, pria itu melipat keduanya tangannya sambil tersenyum bangga, “Karena Dongwoonie sudah menceritakan semuanya padaku..”

Aishh…”, Seorim mendengus frustasi.

Noona itu sebenarnya jurnalis atau fotografer?”, tanya Taemin.

Seorim menoleh malas pada magnae Shinee yang saat ini tengah menengguk sebotol air mineral itu, “Kau maunya aku ini apa? Penjaga wartel?”

Uhhuukk…”, Taemin langsung tersendak. Key langsung menepuk-nepuk punggung dongsaengnya itu dengan penuh semangat.

HOEKK… YAK! HYUNG! KAU MAU MEMBUNUHKU!”, maki Taemin.

Aku kan hanya mau menolongmu!”

Maksudnya menolong dengan kekerasan?”, cibir Taemin sambil menepuk-nepuk dadanya sendiri.

Key hanya meringis sambil membentuk tanda ‘peace’ dengan tangannya.

Kim Seorim yang tidak terlalu paham dan tidak terlalu peduli dengan dua member Shinee ini hanya menatap keduanya dengan tidak berminat. Ia berdecak pelan dengan nada setengah mengusir, “Kalian sedang apa masih disini?”

Kami disini untuk melihat dan melakukan persetujuan untuk editing foto saat pemotretan waktu itu..”, sahut Key, enteng.

Sementara Taemin yang lebih peka dan merasakan aura ‘pengusiran’ itu, langsung membungkuk pamit pada Seorim sebelum kemudian menengok pada Key, “Hyung, aku akan kedalam saja bersama yang lain..”

Key mengibaskan tangannya, tak peduli.

Jadi, kau sedang apa memotret disini sendirian?”, tanyanya pada Seorim.

Yang ditanya malah melirik sinis sambil beranjak dari duduknya,“Dan kau, Key-gon, kenapa anda tidak pergi?”

Seorim sudah akan melenggang pergi kalau saja pria bernama asli Kim Kibum itu tidak mencekal tangannya, “Karena aku belum menuntaskan tugasku..”

Heh?”

Dongwoonie menceritakan masalahmu dan Junhyung hyung padaku..”

Cish.. bocah itu..”, geram Seorim. Gadis itu meremas tangannya dengan kesal, bagaimana bisa mulut Son Dongwoon begitu sobek dan memaparkan semuanya? Sejak kapan bocah itu menjadi sok tau dan sok ikut campur?

Jadi diam disini, dan dengarkan aku dulu!”, perintah Key.

Seorim memandang remeh, “Memang kau siapa?

Aku seseorang yang cukup dekat dengan Junhyung hyung kalau kau mau tau itu!”, nada suara Key yang berubah tegas itu membuat Seorim agak tersentak. Pria aneh yang kadang suka dilihatnya melakukan dance girlband itu, kenapa bisa seserius ini?

Seorim menghela nafas, ia menatap lurus pada sepasang mata Key, mencoba memberi gertak dan tekanan pada pria berambut pirang itu, “Apa pun yang kau katakan itu percuma! Karena aku keras kepala!”

No problem..”, Key tersenyum memiringkan kepalanya, “Aku sudah menangani sifat keras kepala seorang gadis bernama Hwang SooJung hingga masalahnya dengan seseorang berinisal JH selesai dengan baik. Dan sekarang aku juga akan menyelesaikan masalahmu dengan seseorang berinisial JH yang lainnya..”

Cishh.. kau bahkan tidak mengenalku!”

Kalau begitu, kita harus mulai mengenal dari sekarang!”

Aku tidak mau!”

Dance… wuhhhu… I wanna dance, dance, dance, dance dance..’

Sebentar!”, Key melempar tatapan mengancam yang membuat Seorim terperangah kaget, kemudian meraih ponselnya dari kantong celana, “Ya? Cishh… iya, sebentar, aku tau. Iya.. iya, aku mengerti! Aku kesana sekarang… tidak, 5 menit lagi aku masuk kedalam! Sudah, jangan mengomel terus…”

Trek!’

Key kembali beralih lagi pada Seorim dan langsung mengunci gadis itu dengan sepasang mata tajamnya, “Oke, Kim Seorim. Aku tidak punya banyak waku mengingat aku adalah seorang idol yang terkenal dan punya banyak schedule, jadi aku hanya akan memberitahu satu hal saja padamu!”

Jangan bertele-tele..”, desis Seorim.

Key mengangguk paham. Pria penuh talenta itu menarik nafas sebentar dan menghembuskannya sebelum kemudian menggenggam kedua pundak Seorim dan menatap gadis itu lamat-lamat, “Jika ada suatu kenangan atau kejadian tertentu yang menahan perasaanmu. Maka teruslah pikirkan tentang hal itu, pikirkan benar-benar, dan jangan lewatkan satu detik pun dari apa-apa yang terjadi dalam kenangan itu. Putar kembali semuanya dalam otakmu, lihat, dan dengarkan setiap detailnya! Karena satu detik saja kau melupakannya, kenangan itu akan sama seperti sebuah potret yang tak lagi punya harga karena kehilangan sebuah titik bernama jiwa..”

Kim Seorim terdiam gamang saat semua kalimat Key itu meresap masuk kedalam dirinya, membangkitkan rasa sesak, bingung, bahagia, cinta, dan bimbang menjadi satu dan teraduk-aduk.

Teesss…’

Sesetes cairan bening jatuh membasahi rumput.

Key tampak tersenyum kecil, “Kumpulan potret-potret dari masa lalu dan masa kinilah yang harus kau susun hingga kau benar-benar bisa melihat kisah cintamu yang seutuhnya. Setiap potret menggambarkan cerita yang berkesinambungan. Satu saja potret yang cacat tanpa jiwa, itu akan merusakan keseluruhan alurnya..”

Key terus menatap Seorim dengan hangat, ia tau ia pasti bisa melakukannya. Pria itu mengulurkan tangannya dan menepuk-nepuk kepala Seorim dengan pelan, rasanya dia menemukan satu lagi gadis keras kepala yang akan dan harus ia sebut ‘sahabat’.

Jadi, jika kau punya satu potret yang cacat itu.. cepat kau perbaiki!”

***

Jadi, jika kau punya satu potret yang cacat itu.. cepat kau perbaiki!”

……………………..

Kim Seorim terus berlari kearah stasiun sambil menyeka air matanya. Ia terus berlari menuruni tangga, menerobos masuk kedalam bangunan beratap rendah yang dipenuhi banyak orang itu, hingga langkah kakinya terhenti pada sebuah peron kosong. Mungkin memang bukan peron yang sama dengan peron di Slagelse, tapi suara deru kereta yang akan ia dengar, mungkin akan sama, kan?

Gadis itu masih terengah-engah sambil memegangi lutut..

Kali ini, ia harus memperbaiki satu potret yang cacat itu! Sebuah potret yang menjadi cacat tanpa jiwa karena rasa keras kepalanya..

Kereta..”, gumamnya.

……………….

Jeeezzzz… Jeeezzzz… Jeezzz…’

……………….

Seorim memejamkan mata. Mencoba menajamkan telinga dan semua indra pengingatnya saat sebuah kereta melaju, melintas berderu dengan geseka-gesekan roda besi di hadapannya. Kenangan itu. Kenangannya bersama Taichi. Potret yang ia biarkan menjadi cacat dalam waktu yang lama…

…………………….

……………………………

Tapi jika harus begitu, kenapa kau juga memberikan kuncinya padaku?”

Sepasang mata Taichi menyipit tersenyum, “Karena mungkin, suatu saat-”

……………….

Jeeezzzz… Jeeezzzz… Jeezzz…’

……………….

Karena mungkin suatu saat aku akan pergi dan-”

……………….

Karena mungkin suatu saat aku akan pergi dan tak bisa berada di sampingmu lagi. Saat itu, mungkin akan ada seseorang yang mengetuk kotak kacamu dari luar. Jika kau merasa yakin, jika kau percaya dia bisa membuatmu bahagia, maka bukalah kotak kaca itu dan keluarlah. Pergi dan temui dia…. Mengerti?”

Tapi jika harus begitu, kenapa kau juga memberikan kuncinya padaku?”

Sepasang mata Taichi menyipit tersenyum, “Karena mungkin, suatu saat-”

……………….

Jeeezzzz… Jeeezzzz… Jeezzz…’

……………….

Karena mungkin suatu saat aku akan pergi dan-”

……………….

Karena mungkin suatu saat aku akan pergi dan tak bisa berada di sampingmu lagi. Saat itu, mungkin akan ada seseorang yang mengetuk kotak kacamu dari luar. Jika kau merasa yakin, jika kau percaya dia bisa membuatmu bahagia, maka bukalah kotak kaca itu dan keluarlah. Pergi dan temui dia…. Mengerti?”

…………………….

……………………………………….

Aku mengerti…”

-T.B.C-

Karena di coment kemaren, Mute Eon request tentang ‘alasan Junhara public couple’, akhirnya aku kabulin requestan itu disini, mksh ya Eon. Mksh juga bwt Mya yang udah ngijinin aku sewa Key 3ribu. Wkwk.. Terus aku juga masukin beberapa saran-saran readers yang pada coment di part sebelumnya. Pokoknya, makasih banyak ya udah coment.. \^o^/

Untuk selanjutnya, tolong yang udah baca pada coment dan kasih kritik saran, ya.. Aku liat stat, udh mulai banyak Silent reader di FF KaiYeon, NamSoo, SooJung, ama JunRim ini.. (Kalo KyuNara sh, karena emang udah sesepuh(?) *digigit Icha Eon*, jadi emang udh bnyak readers setianya termasuk aku.. Yey!!😄 )

Dimohon banget deh buat meminimumkan keinginan kalian sebagai Silent Readers. Tolong hargain semua author disini. Kita yang nulis ampe berpage-page Ms Word aja nggak keberatan kok buat ngehibur kalian dengan imajinasi kita, masa kalian coment beberapa paragraf aja ogah sih? =)

Salam hangat, Orin..

Eh, bentar, ada bonus foto galau buat Beauty!

Akhirnya anak-anak galaxy superstar itu ketemu ama Beast.. T__T

92 thoughts on “{JunRim} P.O.T.R.E.T (Picture is Never Lies)

    • Okay, time for commenting ya, Orin🙂
      Maap kalau kepanjangan, soalnya yg ada di otak gue ya komentar-komentar ini🙂
      As usual, gue suka banget sama forewords kamu sebelum memulai cerita. Perumpaan sebuah benda mati yang biasanya dilupakan orang dengan lihainya bisa kamu hubungkan dengan perasaan manusia.
      Keep it uppp!

      Terus yah, sumpah gue geregetan sama Kim Seorim (nambah satu orang lagi yang bikin saya geregetan di blog ini). Padahal Junhyung sudah setia nunggu gitu sama dia, kok Seorim masih aja meragukan perasaannya sama Junhyung, ya? Apa sebegitu susahnya melupakan seorang Taichi dari pikiran dia? Eh tapi memang susah sih kayaknya *garuk kepala*
      Dan waktu Beautiful Show INA di atas, keingetan temen gue yang histeris setelah nonton Beast di Jakarta 2 bulan yang lalu (.____.). Entah dia histeris gara-gara siapa, tapi yg pasti pas ngeliat Yeoseob nyempil di foto yg atas bikin gue ‘Kyaaaa~’ sendiri *Junhyung: lah gue ke mana?*
      Soal Junhyung-Hara… Sudah biasa tuh memunculkan sebuah skandal demi menghapus skandal sebelumnya atau meningkatkan polularitas *sama kayak Jonghyun-Sekyung tuh haha*

      Oh ya Rin, gue nemu beberapa typo itu di atas🙂 Salah satunya ‘skaptis’. Bukan skaptis, tapi skeptis. Engga apa-apa lah ya, tulisanmu udah enak banget dibaca gini kok😀

      Yes! Key sama Taemin nongol! Soo Jung juga! Dan gue baru ngeh soal “… masalahnya dengan seseorang berinisal JH selesai dengan baik. Dan sekarang aku juga akan menyelesaikan masalahmu dengan seseorang berinisial JH yang lainnya…”. Baru nyadar dong kalau dua orang itu sesama JH. Eh iya, ngomong-ngomong Soo Jung sama Seo Rim juga sama-sama berinisial ‘S’ loh *terus?*
      Ohya, terus itu yang di note kamu yang bawah, bukan SooJung, tapi SooHyun ya say🙂
      Dan Key… Gue ngerelain buat disewa sama kamu sebesar 3000. Mana duitnya?! Paketin ke Bandung!

      Kemudian masalah SIlent Readers… No comment deh. Biarkan aja, yang penting kita happy nulis, Rin. Yang penting kita seneng buat numpahin segala imajinasi liar kita ke FF. Mau komentar atau engga, terserah sang readers. Yang pasti semua komentar dari readers itu bakal jadi sebuah penyemangat besar buat kita supaya lanjut nulis, ya engga?

      Blah, ini komen sudah terlalu panjang. Maaf kalau capek bacanya ya hahahaha
      Gue tunggu JunRim selanjutnya loh yah! Pokoknya Seorim sama Junhyung haruss sudah jadi gamau tau!

      Fighting, Orin! Semoga kita lulus UN dengan nilai memuaskan dan keterima SNMPTN Undangan!!! *AMIN 100000000x*

      *note: Ikut Galaxy Superstar selanjutnya yuk rin. *nangis di bahu Taemin*

  1. Kyaaaa
    Keren bangeettttt
    Ayolah buruan Junrim jadian
    Seorim udah sadar kan apa yang dibilang Taichi
    Trus juga kan udah banyak banget itu orang yang nyadarin kalo Seorim emang cinta sama Junhyung
    Jadi tunggu apalagi???

    Ditunggu banget ya Junrim selanjutnya >.<

  2. dannnn iniii yang ditungguu..

    Akhirnyaaa seorimm nyadarr juga karena key sama minrae onnie nya.. Ehmm junsu juga deng pengaruhh,, ahh semuaa dehh,, keke

    wah wah adakah part depan junrim yang bikin dag dig dug? Hehehe…

    Saya selalu suka sama kata2 yang di atas tuhh..
    Bener2 menyentuh dan semuanya pas dengan isi ceritanya…

    Ckckckc.. Kenapa saya jadi suka junhyung, kan di beast saya sukanya gikwang.. Ahhh..
    Gara2 efef ini nihh.. Saya jadi jatuh cinta sama junhyung..
    Kekeke

  3. Ternyata sebuah foto mewakili segalanya….
    Key jadi penasehat cinta lagi, moga kali ini berhasil juga.
    Pengen kotak kacanya cepet kebuka…:)
    ditunggu cerita selanjutnya….

  4. Anyeong~ ^^
    ehem, sebelum komen aku minta maaf karena aku pernah jd silent readers ff ini. Miaaaaaaan bgt. Jujur aja kalo aku emang kadang males komen.

    Dan komen buat ff ini: AKHIRNYA SI SEORIM SADAR JG!! Buruan udah jadian sana~ Abang junhyung menunggu~

  5. Iyay! Akhirnyaaa…
    Seorim, kamu sadar kan? Ga akan ngelak lagi kan? Jadi ayo cepet buka kotak kacanya buat junhyung!
    Itu anak kembar apadeh. Mentang mentang kembar jadi sama sama ngaco gitu -_-
    Yelah, key kembali muncul dengan sisi kerennya. Hyahaha.
    Junsu…ga kebayang dia bisa kaya gitu. /dibakar
    keren kak! Tapi di sini aku haus akan mr.cola dan mrs.coffee moment. Sayang mereka sedang terpisah.
    Yaiy! Ga sabar nunggu next part! Apakah di part selanjutnya leader yoon akan mengizinkan junhyung pulang dan meminjamkan rumahnya untuk digunakan bermesraan oleh junrim? /slap

  6. WAAAAAA Seorim udah ngerti!! Heheyy banyak banget yang berperan di sini, akhirnya dia ngerti jugaaaa :’) aigoo~ makasih Key! Makasih yang lainnyaaaa xD heuheu~ berati Junhyung cukup menunggu sedikit waktu (bahasanya aneh) lagiii xD berjuang Junhyung!! Aaa eonni keren~~ selalu bisa ngambil satu kisah dari benda-benda, atau lagu lagu…. Cara pandangnya keren lagii~ wuaaa aku jadi suka Junhyung kan :3 hehehehe~ semoga JunRim cepat cepat bersatu deh~ ehehehe :DD daebak ^o^ makasih eonni ff nya make my day bangeet hahaha😀

  7. Seorim keluarlaaaaaaaaaahhhh *ketuk2kotakkaca*

    Bingung mau komen apa…

    Ooo jd itu alasan Junhyung n Hara pacaran dsni… *manggut2*
    Itu Key jgn kejam2 dun sama uri baby (ˇ_ˇ’!l)‎​
    Key udh kyk ‘dokter cinta’ yahh… Ciecie~
    Ayo Seorim inget kata2 Taichi d kreta… Terima Junhyung…

    Orin hwaiting \(´▽`)/

  8. akhirnya seorim sadar juga ,,,,,

    buat hara ama junhyung no comment

    terima kasih buat minra dan key yang udah nyadarin seorim , hehehehehehe

  9. Waaa!!! Semoga di chapter slanjutnya mereka bersatu (?)
    Keren banget! FF buatan Eonnie *sok kenal*.
    tiap chapternya selalu aja bisa membuat sebuah cerita yang berfokus pada 1 topik, misalnya waktu itu origami, sekarang fotografi.

    And Eonnie berhasil bikin saya menjadi b2ty gra2 bca FFnya Onnie.

    Hwaiting buat lanjutannya!! Semoga lulus UN n’ masuk ke PTN favorit.

    Mian ya Eon, saya baru comment di part yang ini. Kedepannya saya usahain buat komen. ^^v

  10. Suka sm ff junrim setiap judul pasti punya makna yang mendalam.
    Gila kemarin kotak kaca sekarang potret.
    Kreatif bgt.
    Aih kapan mereka jadian?
    Hahahhaha

  11. sukaaaa….
    annyeong anggie imnidha
    15 go to 16 years old
    sebenarnya reader lama
    selalu ngikutin ini blog..
    tapi baru punya blog di wordpress
    aku ngefans sama ini blog
    lanjutkan ya onn
    fighthing

  12. Seneng bgt baca part ini..
    Seorim mulai sadar ma perasaannya,, berarti next part pasti lebih banyak JunRim moment neh..
    kata”nya Minrae bener dalem.. Suka ma kata”nya..
    Seorim udh inget kata” Taichi kan klo gitu ayooooo bukkaaaa kacanyaaaaa!!!!!!

  13. Kereeennn …. Ayo ayo ayo .. Junrim .. Jadiaan .. Secepatnya😀 hahaha … Ngakak dii part nya taemin .. Peka juga ttu anak😀

    mr.cola mrss coffe JJang !!

    Next chapt jangan lama.lama.
    Gomawo🙂

  14. slalu ada unsur sesuatu dri ff yg kk buat,,
    dan slalu unik dan detail .. good job!
    kali ini tentang fotografi ckckcckck

    SUKA BANGET SMA IMAGE HARA YG ‘NAKAL’ !
    pertahankan(?)
    kliatannya disini alasan Jun-Hara pcran msuk akal ya kekeke
    berharap bner kya gtu ..

    jdi disini bru sadar klo trnyata gk ada yg tau klo seorim itu akrab sma ank2 beast ..
    dan disini jga bru sadar klo seorim gk akrab sma ank2 shinee kekekeke

    kasian junsu~ udh munculnya sedikit, jlek bget lgi *puk puk Su*
    si Taem jga .. dia di bully mulu ya akakkaakakaak

    bingung ya, klo seorim di bkin jadian rasanya gk ‘seorim’ gtu .. tp klo gk jdian minta di tabok saking lamanya #ngekk

  15. Serius deh , asli .. Aku bahagia banget akhirnya Seorim udh ngerti apa yg dmaksud Taichi ..
    Kyaakyaa, kalo ginikan dia bisa dong ngebuka hatinya buat Junhyung.. Kasian aku nih ama JunHyung yg galau terus..
    Please, next part Seorim udh bisa nerima Junhyung .. Yaaa author? (>̯┌┐<)•°

  16. WAAAAA~
    *gigit Seorim* lama bner sadarnya kamu nak.
    Ntar kalo lama2 keburu Junhyung diambil orang lohh~
    hehehe:D
    suka bgt dgn alur cerita ny, gaya nulisnya, semuanyaa deh. Suka..suka..suka..
    *cium Junhyung*

    JunRim DAEBAK !

    Oh ya, itu.. Foto anak2 galaxy superstar sukses bkin saya galauuu berat T__T
    enak bner mreka *nangis dibahu Bacon*

    huwaaaa~

  17. Huwaaaa bentar lagi Seorim udah mau buka hatinya buat Junhyung.. Ayooo gece xD part JunRim nya gak ada ya? Kebanyakan part Seorim yg lagi dilema *plak
    kereeeen.. Ditunggu lanjutannya =)

  18. wow kebetulan bgt ak lg suntuk ada ff bru,
    keren bgt pokoknya
    wah ak jd ska ma couple hyo ma dojoon mereka sama2 polos y
    btw tu seorim tega amat y ma kakakny djadiin yg terakhr
    btw itu kpn fotonya beast ma ank2 galaxy
    jd pgn liat liputany
    berhubung otak lg kacau jd ak rada2 bingung ma ucpny key
    mga ntar kalo baca lg ngerti
    pokoknya keren bgt
    dtggu lanjtany y

    • o ya ak jg mw ngucapin makasih bgt coz ni ff kluarny pas lg suntuk jd lmyn bt ngilangin suntuk
      makasi y

  19. Waaa update nya cepat sekali
    pas adegan junsu ama soerim tuh lucu bgt
    kasian junsu jadi orang ke 5 dalam kehidupan soerim.
    tapi aku suka bgt nasihatnya junsu.
    junhyungnya disini dikit sekali.
    key bener2 omma sejati deh.
    nasihat ama sarannya kayak ngena bgt buat soerim.
    goodluck author!!keep writing.

  20. Gregetaaan….. >.<
    Akhirnya, seorim inget juga apa yg diblg ama taichi :3
    Itu tandanya, kotak kacanya bisa dbuka dong ya ?😉
    Go junrim !😀

  21. uuuaaaa…… junsu hyungnim >////< emang hyungnim itu selalu bijaksanaaaa…
    tapi junrim-nya kurang T.T kenapa malah ada BTOB juga… #no offense

    menurutku ya thor, di part ini kebanyakan cameo… (BTOB, Key) jadi Junrim-nya malah cuma sedikit….😦
    kangen juga liat seorim ngacak2 dormnya 2PM *smirk
    sekali-kali si seorim nginep di dorm 2PM dong…masa di dorm B2ST terus….

    penasaran, kira2 seorim bakal buka hatinya buat junhyung nggak ya??

    next part ditunggu ya🙂

  22. AAA!! akhirnya ><

    OMG~ sumpah gemes banget sama Seorim.. akhirnya Seorim nyadar juga..

    Ya ampun, itu envy sama foto B2St nya X3

    FF disini makin lama makin nyambung ya :3 mudahan ada ff yg nyeritain Nara, Soojung, Seorim, Namgyu, Nayeon ketemuan😀 pasti seru.. kkk

  23. fufufufu suka bangettttt sama perumpamaannya, kali ini kamera.. jadi penasaran bsk ngambil perumpamaan apalagi? btw dpet kata” kiasan buat benda” itu nemu dimana *ubek”otak author* #plaaak

    gewlaaaaa kata-katanya key mantep bener dah…
    sampe seorim lgsg kalang kabut naik kereta demi nemuin kalimat yg terpotong dari ingatan…
    ayoo cepet sadar dong, kalo lu jga cinta ama JH ._.

  24. Oriiiiiiin *tarik nafas dulu sebelum komen*

    pertama-tama, huaaa kamera ;( jadi pengen kamera (?) suka banget sama perumpamaan kali ini. suka sama perumpamaan kamu ditiap chap deh, pertahanin terus rin! itu jadi ciri khas kamu loh🙂
    terus hahahaha ada foto junseob di BS INA! kyaaaaa itu momen favorite aku selama konser kemaren. JunSeob thanks to! dan alasan dia jatohin mic pas konser itu…. seorim toh? haha bisa bisa. ih bisa aja disambung-sambungin gini🙂

    terus ada illhoon yey! akhirnya setelah di chap kemaren namanya cuma disebut2 skrg kebagian ngomong kk terus itu masalah junhara yg public status oke aku mengerti sekarang…. dan yeah seneng bgt klo kenyataannya emng begini huhua banyak skandal, iya dia memang banyak skandal *jitak hara* lalu key? dia pengen bgt jadi almighty ya, semua masalah orang diurusin sama dia tp akhirnya berkat dia rimmy nyadar juga.. dan ada soojung nyempil, bener nih lama lama ff di blog ini jd nyambung2 gini..

    terakhir, *ehkm* ORIN!!!!! *jitak orin* itu foto beast sama GS trainee yg kemaren aku link di twitter kan? kenapa di posting disini lagi???? udah nyesek liat waktu itu terus lupa dan sekarang liat lagi jadi.. lemes lagi. sumpah iri beut itu sama mereka😦 siap2 galau lagi rin, pasti nanti ada liputannya di tv~ *hua peluk our beastly boys* save them! lol

  25. Aq koq ngrasa feel nya kurang dapet gituu yaa kali ini??
    A little bit flat ,I think..

    Tp tetep aja,makasi krn udh dilanjutin..hehe ~(‾▿‾~) ~(‾▿‾)~ (~‾▿‾)~ hehe
    Tetep semangat bwt nulisnya..moga2 karya selanjutnya bisa lebih baik lagi..
    Fighting!!!

  26. eehh mau nanya kalau stat blog itu diliat berkalikali juga masuk ke stat blog ? soalnya jujur aku buka ff itu berkalikali dan komennya cuman sekali *plak
    hehee . sekarang juga cuman ijin nyepot yaaa :3
    baca nantii ayeaaah~
    *tinggalin cap bibir buat ocop*

  27. yeaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!! udah ada updatetan lagi!!! seneng banget..😀
    tadi malam buka gag nyangka udah ada updatetan lagi.. *cipok dongwoon* hahahha
    dongwoooon embeeeeeeeer banget mulutnya.. hahaha
    eoni kata-katanya selalu keren!! suka banget cara eoni nyambungin semua yang udah eoni udah tulis dari chapt sebelumnya.. kata-kata eoni itu dalem banget!!!
    aku selalu usahain koment lo eoni.. *berhenti jadi silent reader*
    itu next chap akhirnya rimmy buka hati buat yongie??? kyaaaaaaaaa *Syukuran bareng member BEAST*
    ditunggu next chapter eoni!!!!!!

  28. Foto, kemaren origami dan lainlain. Semua perumpamaannya keren~

    ceritannya juga bagus, haha

    next story ditunggu haha

  29. Aih, setiap baca cerita buatanmu selalu aja membuat saya jatuh cinta.
    Entahlah, sempurna, mungkin ini terdengar berlebihan tapi saya memang tidak bisa menemukan apa yang kurang dari setiap cerita yang kamu buat. Semuanya begitu terasa nyata, seakan memang mengalaminya sendiri.
    Terus berkarya. Jiayou!

  30. kyaaaa sumpah ini pemilihan kata katanya bagus banget suka banget deh sama couple yang satu ini
    dan juga aku suka banget sama ide ffnya yang kemaren yang sekarang sama sama bagus
    kayaknya seorim emang bener bener harus ngebuka kotak kaca itu deh biarkan junhyung yang ngisi kekosongan hatinya
    suka member beast juga pada kompakan setuju sama hubungan mereka
    aaaa suka key sama taemin juga ada disini
    kenapa key jadi penasehat cinta gitu sih wkwk
    hmm apa lagi yaaa?
    mungkin yang kurang cuma mereka gk gitu banget ya ketemunya di part ini
    semoga dipart selanjutnya adegan mereka berdua dibanyakin

  31. kmrn JunRim momentsnya banyak, sekarang…terpisahkan lautan._.
    Mmmm jadi di sini Rimmy galau ya..harus jawab iya atau ngga……
    Kasian loh Junhyung nunggu, nunggu itu ga enak sebenernya..meskipun udah janji bakal nunggu tapi tetep aja ga enak rasanya, ga tenang, ga tentu, dan ya..gitu lah. /Eh kenapa jadi kesini?

    Ceritanya makin aku ngerti \(*o*)/ termasuk si copel JunHara itu kk~
    Dan….YAAA!! Suka lagi sama quotesnya hari ini ttg kamera!! bener!! bener bgt!! Kalau kita moto seseorang yang..ehm rada gimana..pasti hasilnya suka pas atau bagus gitu, tapi kalau orang lain minta fotoin kitanya biasa aja pasti ancur asilnya=)) >)<

  32. komennya kepotong._.

    Ceritanya makin rame..apalagi Key muncul di sini bareng Taem mhaha mana si Key berasa jadi penasihat cinta lagi, udah cocok tuh=))
    Yaudah daripada komenku smakin absurd sampai sini aja deh..
    Ditunggu hari jadiannya joker Yong~! >)<

  33. I’m a silent reader actually 😄 this is my second comment on any FF so far~
    Curcol sedikit ya. Maaf kalo agak sok kenal, saya emang begitu *kicked*

    Pas awal baca ff junrim couple ini, saya agak sempet nggak ngerti. Kenapa? Karena saya nggak kenal member beast kecuali Yoseob. Itu pun sekedar tau mukanya gimana. Buta sama sekali soal beast lah singkatnya. Tapi karena penceritaan Onnie yang keren banget – seolah-olah Onnie itu kenal beneran dengan semua cast nya- saya jadi berasa kenal beneran juga sama mereka😄

    Setelah Like an Origami dipost, saya jadi penasaran, gimana sih beast itu. Saya obok-obok deh youtube sama mbok Gugel. Dan lo tau hasilnya? I’M A BEAUTY RITE NOOOWW~ *tereak pake toa*

    Ini pertama kalinya saya bisa suka parah sama boyband cuman berawal dari FF. Beneran deh. Dan parahnya lagi, saya bener-bener terserang virus Bang Joker❤ . Demiapa itu abang-abang ‘sengak’ bangetttt. Beda dari member lain yang suka bergaya unyu-unyu di atas stage. Dia bahkan jadi ultimate bias gue sekarang❤ (sorry Kyuhyun, you’ll still be my second)

    Pemilihan kata, pembuatan alur, filosofi, dan semua yang ada di FF Onnie secara keseluruhan bener-bener DAEBAK lah. Jarang ada author yang bisa membuat reader itu seolah mengenal cast nya luar-dalem.

    This FF really got a part in my life~~ Congrats Onnie, you got an extremely amazing talent  Keep it up!! Next partnya ditungguuu~ *kecup basah*

    P.S : Buat semua author, maaf banget kalo masih ada aja orang model silent reader kayak saya. *bow* -____- v [salam damai]

  34. spt biasa, kata2 n pendeskripsian km bgs banget.. aku suka..>,<

    ngelupain seseorg memang susah, tp gak hrs smpe bertahun2 kan. toh mereka tetap hidup d hati kita…😀

    gak nyangka key bs mjd penasehat yg baek…
    d'balik sosok'y yg nyentrik tersembunyi jiwa sosial'y (?)

    d'tunggu next part…😀

  35. ASELIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII KOPLO BANGET ANAK2 Beast sama SHINee disini sm BTOB juga sm hyosun juga AAAAAAAAAAAAAAAK.
    Tapi kok galau pas ada key ya =.= eh iya pas abis Key ngomong sm Seorim itu…..sy merinding masa =.=
    Padahal lg di kantor eh malah merinding :’
    sukaaaaaaaaaa banget sm gaya nulisnya orin sm Kak icha. flowingnya itu bikin org bisa bener2 ngebayangin semua scenenya kejadian di kepala kita. semoga junrim bersatu yessssssss semoga junhara putus yessssssss semoga hara sama donghae *eh*
    Ditunggu junrim selanjutnyaaaaaaaaa

  36. perumpamaan yang diambil ama Orin bagus bangeeet, tiap part selalu punya satu objek yang dijadiin perumpamaan! dan kalimat yang ditulis Orin juga bisa bikin kita sebagai pembaca merasakan apa yang dirasa oleh Rimmy maupun Junhyung~ kegalaunnya berasa bangeeeeeeeet! ini ff emang cocok buat fans joker yang patah hati maupun patah arang akibat berita itu :p

    thanks Orin for writing this story for us❤ Thankyou so much

  37. Akhir’a seorim mw ngbuka hti’a….
    Hahaha ntu c doojoon n dongwon mpe sgtu’a liat c junhyun senyum mang dah brp abad junhyun g senyum
    Tumben c key jd org bjak….
    Smkin hr crt’a smkn bgs trus gya pnulisan’a jg bgs g muter2 lngsng bs dcrna

  38. kyaaa~~ author te2p kereenn…
    ayoolaaahh~ jadiaaaann.. seorim plis jangan banyak mikir, ikutin kata hati kamu….
    foto2 junhyung itu beneran nunjukin klo km cintah ama diaa..
    gregetan deeehh ama couple ini//.. >,<

    btw, itu key eksis banget yaaahhh,, key = dokter cintah.. ahaha
    di tunggu next part nya ^^

    foto galau yg author ksih beneran bikin galau..
    huwaaaa~~ envy.. itu siapa yg deket gi kwang??? aku cembokurrr~~

  39. oh, annyeonghaseo, arthy imnida. .brhubung usia udah dkt tua, jd maaphin sblmx kalo bhasanya rada2 gmna getoh. .ehehehe
    Hmm, aku udah bca part2 sblmx, tp mian bru bsa c0mmen skrg. .
    Hrusx seh, comment d kyunara dluan, tapi ya sudahlah. .ahahaha. .
    Aku suka bgt couple ini. . Inti critanya emang bsa ketebak, tp yg bkn aku suka tuh cara Orin menggambarkannya pas bgt dgn yg aku harapkan. Bahkan lebih. Gregetnya pun dapet. .
    Ff dgn couple JungRim adlah favo aku stlh Kyunara, JinHae RinWon and YeWook. .
    Gaya penulisannya aku suka. . Trutama quote2 d awal crita. .
    Jujur aja, aku bkn beauty. . Yg beauty itu shabat aku. . Dy fans bratnya Junhyung. .
    Jd yg aku tau dr B2AST ya cma Gikwang, Yoseob, Hyunseung n Junhyung. .itu pun krn alasan brbeda. .
    Tp stlah bca ff ini, aku jd mkn kenal mereka. . Ahahaha. .
    Finally, aku slalu nunggu lnjtan ff ini. .
    So, jgn kelamaan yah updatenya. .
    Keep writing Orin..

  40. aaaaa….ayo ayo cepet jadiaannnn
    agak2 sedih gimana gitu di part ini ga ada JunRim moment nya langsung..
    tapi aku suka deh sama authornya.,updatenya cepet..hehehe😀
    Lanjutkan perjuangan(?)mu thor,fighting!!!

  41. Wowowowow JunRim mulai ketemu tiik terang yeay! Kenapa sih Onnie kepikiran sama kata-kata kayak kotak kaca sama kamera? Huaaaahhh onnie emang berbakat nulis! Tapi kok Seorim tau apa yang Taichi bilang di stasiun kereta api? Bukannya Seorim gak denger ya? ._.

  42. merinding baca endingyaaaaaaaaaa T.T
    aku udah tau sih kata2 taichi itu #indrakeenam
    tapi lebih berasa feelnya karena ada cerita2 diatasnya…

    huwaa~~ yongieku sayang.. bersabarlaahh sedikit lagii…
    jogeuman gidaryeoyo!!!!❤

  43. Hai saeng, selama ini akulah salah satu sider itu.. Mian y, soalnya ditempat kerjaku signalnya susah banget, maklumlah yang tinggal dipedalaman.. Hehehehe..
    FFnya daebak, akhirnya Soriem mulai menyadari perasaannya..
    Suka banget baca filosofi photo yang kamu jabarin..
    Bener2 mengena..
    Gak cuma ini sih, semua filosofi yang ad di FFmu selalu keren..
    Ok deh, ditunggu next partnya y..
    Hwaiting..

  44. N.I.C.E F.F EON!
    Dalem banget. jleb kata2nya.
    Kata2nya juga bagus (y)
    ntah knpa envy iri banget sama seorim :”( huweee mau juga kaya seorim ditunggu joker ㅠㅠ
    ngakak juga pas bagian duo idiot-_- *pukpukDongJun*
    Dan saya setuju kalo liat foto yong main pesawat itu pasti ikut senyum🙂 mukanya itu loh gemesin banget bibirnyaa aaaaa *fangirling*

    ASDBXYEJDIS ITU FOTO TERAKHIR YANG SUKSES BIKIN GALAU BERKEPANJANGAN T.T ENVY SAMA GALAXY SUPERSTAR BISA FOTO SAMA BISETEU HUEEE *mulairusuh-_-

  45. huaaa gemes gemes gemes.. Ya tp akhir.a it kata2 taichi tersempurnakan.. Jd biar junrim cepet2 jadian.. Udah g sabar pngen liat gaya pacaran mereka kkk~ >,<
    Dn yg tak terlupakan adlah ini tentang prmen milkita wkwkwk g tau knp nih slalu trbayang2 scene prmen milkita it😄

  46. Haaaaaaaaah~
    Setiap baca ff orin, selalu terinfeksi virus galau nih (?)
    Ngena banget euy!! Jadi ngerasa di posisi seorim dan… Aduh,,, serius,, aku nangis baca part yang ini😥😥😥

    Tapi sumpah, abis galau nangis, baca pertengkarang seorim-junsu, “aku ganteng”nya dongwoon, sama partnya key ga bisa nahan ketawa.😄
    key disini dewasa sekali O.o berbanding terbalik sama pacarku dongwoon yang idiotnya ga ilang2–____–

    Seriusan, aku nunggu next chapternya ASAP yaa orin-ah *SKSD kumat* :*
    Semoga seorim bisa nerima Junhyung, hiyaaaaaaaa, AMIIIINNNN!!!!!

    Asli, galau pisan itu liat foto terakhir😥

  47. hulalalaa~ aim komiiiin’ :3
    *cabut cap bibir*
    uhuyeaaaaah !! ahirnya seorim ngertiiiiii !! tp aslian ngerti itu buat buka pintu atinya buat jujun kaaaan ? ayooo oriin semangat apdet kilat lagiii *peluk* /kicked/

    di chap ini ga ada junrim moment scara langsuung .. adanya maya sama kenangaan doang .___.
    *ngarep ada junrim diselingi penganiayaan ocop* /ngek/
    chap depan pasti penuuh junrim ayeaaaaaah~ *pecahin balon*

    junsu tumbeeen eliiing .. sampe kalimatnya dipake utuh buat ng.sms jujun😄
    katakata sindiran buat seorim sadar mancyaaap !
    dri muley yg poto jujun klw dia cinta jujun scra sederhanaaa *aiiih* trus katakata key , dan what is love baekhyuuuun! :3 /dziiigh/

    selaluuu suka sama kalimat pengandaian orin dahh ..
    segala sesuatu yg diandaiin itu emg ada hubungannya sama hobi seorim , kaya bukan dibuatbuaat .. kereeen !! jjang ieyo jjaaaang !! *ala keris*

    next chaap gogoooo :’)

  48. aku selalu suka sama fanfic yang ada di blog ini.ceritanya sederhana tp emosinya dapet gitu loh.seriusan super ngefans sama onnie2 disini kok bisa sih bikin fanfic yg super keren kaya gini?bagi rahasianya dooong..:D
    oh iya aku juga mau ngaku dosa nih.aku salah satu silent readers soalnya selalu baca di hp jd loading lama.ini kebetulan lg ol di pc.maaf ya eon tp selalu super kok!! (y)

  49. feelnya lebih dapet di yg sebelumnya, mungkin akibat gak ada interaksi langsung antara junrim kali yaaaaaa😄
    mengerti. Aku mengertiii.
    Akhirnya semuanya bahagiaaaaa~ tapi melupain seseorang yg pergi beda alam tanpa ada kata putus sebelumnya memang susah banget. berasa masih ada hubungan tapi single ;-; *apasih*
    tapi tapi udah ah lanjutin aja

  50. finally finally finally.. Seorim nyadar jga… for God sake.. thanks Key…u’re d’best lah… :*
    gk sia” si Key punya mulut tajam nan menusuk *?* ternyata berguna jga buat nyadarin Seorim.. hahah😄 seneng.y
    ya ampun~~~ I Like your quote…that is so really really touching😀
    like this part so much dehhh😀 speechless aku bca.y ^^

  51. puji syukur akhirnya Seorim sadar akan perasaannya *tebar confeti*
    yeyeyeye~ aku suka aku suka.
    Kayanya petuah Key manjur bgt yah…hahaha
    gak tau mau komen apa lagi…kelewat seneng nih kayanya^^
    Okay, aku tunggu aja kelanjutannya😀

  52. :”((
    Sedih ya dipikir-pikir kisahnya seorim… Udah ditinggal, eeeh gak bisa ngelupain masa lalunya ckckckck ayooo move on!! Hiihihi

    Tapi sih kalo diliat dr endnya, kayanya seorim udah mau move on nih asiiikkk. Mau saran boleh gaaaa?? Hihihi kan seorim masih keliatan ragu tuh sama perasaannya ke junhyung, gimana klo seorim dibuat cemburu lagi? Ya supaya gra gra cemburu itu makanya Seorim makin sadar sama perasaannya ke jun. Ekekekek lagi suka kisah kisah cemburu menguras hati nih :p wkwkwkwk

    Ayo semangat!!!!😀

  53. Jadi seorim udah mulai menyadari perasaan’x nih yaa weheee😄
    selalu suka cara nulis author’x perumpamaan’x, pengandaian’x, selalu ditulis dgn baik jadi reader bsa ngbyangin dgn baik juga..
    Huweh key kesambet apa bsa ngemeng kek gitu wkwjwk /ditampolshawol/
    waiting for the next part ><

  54. huwaaaaaw daebak banget ni cerita #plokplokplok aku aja bacanya sampai terharu :’) #yee eonni aku udah galau gara2 anak2 GS, ditambahin foto kayak begituan, bagaimana hidupku kelak #gaadayangnanya gara2 seorim aku jadi pingin kamera SLR nihh #ehh #ditabokorineonni #plakk😀 i’m waiting for the next part🙂 o ternyata hara sama junhyung cuma sebatas seorang sahabat, aku kira mereka… #digamparbeauty #hehe keep write it!!

  55. ini…. ff ini… yang paling aku tunggu selain kyunara karena ngena banget…
    pengen cepet2 ngeliat mereka jadian. kayaknya udah cukup deh kegalauan mereka….
    cepet publish next ff ya?

  56. uwoooo~
    sumpah kata katanya ngena bangeeeeeet!
    akhirnya inget juga tuh tragedi roda kereta yang berisik-_-
    ayoo ayoo biar kaya pelem pelem lari larian entar ketemuan gitu;))
    gogogogo!
    ditunggu lanjutannya! keep writing :***

  57. Annyeong~ aku reader baru disini
    Aku suka tulisan kamu, beneran ngena banget di hati aku #jlebb
    Dalemmmmmmmmm~
    Seharian kemarin aku habisin waktu aku cuma buat ngikutin cerita-cerita di blog ini *di luar KyuNara* dan yang bisa aku ambil kesimpulannya semua cast OC yeoja disini ngalamin konflik batin ttg cinta pada pasangan semacam kaya gengsi ato gak mau ngakuin kalo dia suka *apa deh*
    Hhhh~ intinya aku suka semua cerita di blog ini !!!!!
    All author HWAITING!!!!!
    HIDUP ORANG TEGAL!!!! GO ALIF xD

  58. Ketinggalan, ketinggalan. Aku suka pas bagian yag anak-anak 2PM buka lepinya Seorim yang ternyata beneran gambar toples…. Buahahahaha gokil😄

  59. uwwaaaa!!!!!!!!!!!
    eonni daebbak! =)
    galau abis tuh.. mr.cola and mrs. coffe..

    eoni jga kyunaration???
    sama dong*high five. yeay!*
    salam kenal eon.. =)

  60. Kereen aku suka dr kalimat pembuka , junrim unik ya dari judul nya alurnya dari origami,coffe,box smpai potret .. Aku mengancungkan jempol buat ini .. Imajinasi km keren bgt ..
    Untuk dialog tata susun stiap kalimat *plak* udah pas semua hahaha *sok*
    Dan ini semua bs aku bkin pelajaran karena aku tertarik bikin ff ..
    Sepertinya di part ini ada celah baru ya antara junrim .. Skrg rim udah tau apa prktaan taichi yang dulu ga dy dnger ..
    Buat junhara hmm.. Jujur thor slh stu alsn aku trtrik bc ff ini karena adanya junhara .. hal inilah yg bkin aku dagdigdug bacanya , mrasakan feelnya seorim smkin dalam .. Stlh smua nya nanti membaik misalkan (junrim jadian) bgaimana junhara nya , akan d stop atau apa ? … Maaf kmen aku jd lebay gni ya wkwk .. Oh iya makasih adik aku nu’est ren disebut2 disini hahah

  61. aku ska…yyyeeeii… yyeei… *tburbunga*
    ska bget ma kta2 dsni.. menyentuh bgt…
    crta yg galau d tmbah kta2 yg galau uga… aQ jd ikutan galau.. ==!!
    tp bgus bget dah….

    jjang-eyo jjang!!
    hahaha *taburkrisvirus*

  62. uh JunRim pekuang jadian y bakal terang nih….
    seorim y uah mulai mau nerima Junhyung,,,, akhir y ngak lama lg penantian junhyung membuahkan hasil….
    q suka sama kata2 yg d pake d ff ini jd nambah kesan so sweet n mendalem….
    daebak….
    Lanjut….

  63. Hi orin😄 *supersksd*
    Ternyata kita seumuran, gak jadi manggil pake embel2 -eon deh -3-

    Aku paling suka prolog awal ceritanyaaa~ benda apapun, kalau orin yg nyambungin sama hati, jatuhnya so sweeeettt banget nget nget!!😄

    Hyyaaaa~ akhirnyooo~ dijelaskan juga hubungan publik relationship-nya junhara. Bagush! Aku suka alasannya. Masuk akal, dan gak terkesan dibuat-buat…. jembol lagi buat orin!! ^^b

    Dan akhirnya juga si rimmy mulai ngebuka perlahan-lahan hatinya buat junhyung… Ayayayaiii~~ cepet jadian aja! jadian! jadian!! jadian!! *0* #ngrusuh

    Hwaaaa~ ada gebetanku yang ngeksisss~~~ >,< Ki buuuummmm~~😄😄

    Penasaran tingkat RW sama kelanjutannyaaa~ *guling-guling*
    Orin, cepet di update yaahh? *minjem puppy eyes bacon*

    PS: Mian kalo saya sksd banget…. saya memang begitu -3- orang yg amat sangat random .__. #jongkokdipojokan

  64. aneong unie..
    chery imnida
    mian bru bsa komen skrg…
    q suka couple ini…
    akhirny rimmy mouse sdar jga sma perasaan a…
    ayo temui MR COLA dan blg perasaan mu….

  65. akhrnya, akhrnya..
    uri rimmy mulai membuka matax..
    wlwpun msh rada blm yakin pasti bntr lge dy g bkal mungkiri perasaannya k junhyung..

    hrz trimakasih sma junsu oppa yg dg sbarnya hadapi rimmy n ngasih nasihat itu..
    jdnya junhyung oppa bsa smangad dech..

    eh?
    key, kw?
    ckck
    hebat dech kta2x k rimmy..

    yuk, yuk..
    dtnggu lnjutanx..

  66. Ok…setelah sekian lama, berbulan-bulan, berhari-hari dan berminggu-minggu gak mampir ke sini. .wow. .dan melihat deretan FF yang harus dibaca, saia merasa miris dengan diri sendiri. . .FF disini daebakkkkkkkk!!!! #okABAIKAN

    Well…sumpah yah, dari awal baca JunRim beneran deh gemes sama nie couple. .pengen bgt rasanya getokin kepala mereka satu2. .apalagi seorim. .ihhh…si joker udah bikin script sempurna gitu malah gak diterima *sekalian ngomen yg glass box, bacanya sekalian satu hari sih*. .ah ani…bukan gak diterima juga sih. .JunHara?well, no comment deh sama tuh couple yang cukup yah gitulah. .*apadehhhh*

    Ok, sekarang Junhyung ke seoul gitu, buat ketemu seorim????
    Harusnya sih ketemu, ngeliat Seorim menggalau di peron sendirian, tanda2 cinta gak lagi bertepuk sebelah tangan lumayan besar nih. .hehehe

    Dan sumpah yah, itu seobie gak dimana-mana ngelawak trus kerjaannya, gyaaa gemes, dia member fav Q sih. .

    Oh…ntah aku dah ninggalin jejak sebelumnya apa gak, lupa . . .hehe, kenalan lgi deh Kyuqhie imnida *maksa bgt pairingin diri sendiri*

    Over all, FF qm daebak. . .pencitraan sama visualisasinya pas banget deh *ini bhs gue berat juga*, yah cara qm menganalogikan inti cerita FF qm tuh keliatan banget klo memang qm suka nulis🙂

    Ok, udah sepanjang kereta dah. .harusnya bisa lebih panjang, tp drpd yg baca bosan mending udahan deh. .ntar pasti bakalan panjang juga di next JunRim2 yg lain, .:)

    PS: bikin dong fandomnya JunRim :p

  67. orin eonniiii…….
    ini udah 1bulan lebih kenapa eonni gak comeback dgn ff baru?? jujur kangeen mau baca JunRim!!! T.T
    gak biasanya eonni publish ff jangka panjang gini. btw kasih id twitter atau fb eonni dong kalo eonni hiatus. aaaa kangen JunRim T.T

  68. woah, baru baca serial JunRim sekarang dan aku suka \^o^/ jadi gini.. penjelasan onnie tentang perasaan Seorim kayak yang ceritanya dijelasin sama Key itu bener-bener keren. karena jujur aku paling suka baca serial ff yang semacam ini. oh ya, tolong di ceritain lagi dong onn semua tentang taichi itu. aku masih belum terlalu paham tentang siapa dia. okay dia mantan seorim yg meninggal tapi maksudnya aku belum bisa ngerasain kalo aku bener-bener kenal sama taichi kayak aku udah ngerasa kenal sama seorim dan anak-anak beast lainnya. terus hyosun itu siapa? o_o oh iya, next part lebih panjang lagi dari ini ya onn /PLAK okay. gomawo~~ haha

  69. eonni.. annyeong haseyo.. saya reader baru. Nana ibnida^^
    ff nya bagus sangat eonni.ah:)nyesek sangat. setiap baca jungrim couple pasti gmana gtu. update soon y eonni… keep writing^^

  70. kalau boleh jujur,.sebelum baca ff ini,aku gak terlalu mengenal Beast, cuma tau nama nama membernya doang,.tapi setelah baca ni ff,aku jadi suka Beast,kkkk…dulu malah sempet mikir,yang junrim couple gak usah dibaca deh,tapi karna gak ada bacaan jadi baca deh,…eh taunya ff-nya bagus banget, mungkin aku bakal nyesel kali ya kalo misal beneran gak ngikutin ff ini ^^

    dan juga merasa terpanggil baca state eon yang bahas tentang silent readers *dan kalo boleh jujur gue salah satunya*
    eonni, maafkan saya #bow
    ini pertama kalinya aku coment di page ini, padahal udah mulai baca dari sebulan yang lalu -__-”
    *maaf lagi*

    mulai sekarang berusaha selalu menghargai authornya dengan ngasih coment ^^
    #semoga modemnya juga bisa di ajak kompromi -_-”

    dan setelah sekian lama akhirnya seorim a.k.a Mrs.Coffe nyadar juga kalo dia cinta junhyung/Mr.Cola ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s