{KyuNara Scene} After a Long Time

Recommended Songs : Click the title of the songs for download🙂

(p.s : you must login or sign up 4shared to download the songs😦 )

Enjoy~

***

“Jadi..”

Seorang pria bertubuh tinggi dengan garis wajah yang feminin itu kini berdiri sambil memangku kedua tangannya di depan dada. Tatapannya menatap ke arah gadis yang sedang duduk di depan sebuah meja rias dan mengulangi ucapannya lagi, entah untuk keberapa kalinya.

“..apa kau sudah siap untuk memotong rambutmu, nona?”, tanyanya sambil mengangkat gunting cukur berwarna silver di kedua tangannya. Ekspresi wajahnya kini berubah menjadi sinis, “atau aku harus menunggu sampai setahun hingga saatnya kau siap untuk memotong rambutmu, hah?”

Soohyun langsung menepuk dahinya dengan gemas dan segera berderap untuk menenangkan emosi pria itu. “Ah, maafkan dia! Dia mungkin masih ragu untuk memotong rambutnya atau tidak”, ucap Soohyun, mencoba memberikan alasan yang masuk akal.

Pria itu mendengus kesal dan menggeleng-gelengkan kepalanya dengan heran. “Nona”, katanya dengan nada yang dingin, “fungsi sebuah salon itu adalah untuk melayani tamu yang berniat untuk merawat atau memotong rambutnya. Salon bukanlah sebuah tempat bagi tamu yang RAGU-RAGU untuk memotong rambutnya atau tidak dan hanya diam selama dua jam penuh!”.

Teriakan pria itu membuat Soohyun tersentak kaget dan membungkukkan badannya dalam-dalam, bermaksud untuk meminta maaf atas kelakuan gadis yang sedang duduk di depan meja rias itu. “Maaf. Maafkan kami”, ucap Soohyun penuh rasa bersalah.

“아이고, 이 주인이 진짜 참..” (Aigoo, pemilik salon ini memang benar-benar..), tiba-tiba terdengar suara dari arah meja rias tersebut. Suara itu bernada sinis dan dingin, membuat siapapun yang mendengarnya akan merasa merinding biarpun hanya untuk sekilas saja.

Gadis itu menatap ke arah si pria tadi lewat pantulan bayangan yang dihasilkan dari cermin besar yang ada di depannya kemudian tersenyum sinis. “Tamu adalah raja. Apa anda tak tahu tentang hal ini?”, tanyanya singkat dan membuat si pria langsung membelalakkan matanya tak percaya saat mendengar perkataan gadis ini.

Sementara itu Soohyun hanya bisa menggelengkan kepalanya dan menggerakkan tangannya kesana-kemari, menyuruh gadis itu untuk diam dan tidak membuat masalah yang besar. “안돼! 말하면 안돼! 조용히해라고!” (Tidak! Jangan berkata apapun! Sudah kubilang, diam!), bisik Soohyun sambil menaruh jari telunjuk di depan bibirnya, mengisyaratkan supaya gadis itu diam.

Namun gadis itu seperti tidak peduli dengan semua peringatan dari Soohyun dan malah bangkit dari bangkunya. Soohyun kini sedikit mengeraskan suaranya, “Nara-ya! Duduk! Rambutmu belum selesai dipotong! Cepat duduk!”

Nara kini menggaruk daun telinganya dengan risih karena semua omongan Soohyun yang sedari tadi dilontarkan padanya, “아! 씨끄럽다, 진짜! 네가 조용히해, 수현아” (Aaa! Berisik sekali! Harusnya kau yang diam, Soohyun-ah).

Kalimat yang dilontarkan oleh Nara itu langsung membuat Soohyun menutup mulutnya rapat-rapat, tidak berani mengatakan apapun lagi.

Tapi si pria pemilik salon ini sepertinya masih belum bisa menerima perkataan Nara yang seperti menginjak-injak harga dirinya dan membuangnya jauh-jauh. “Dengarkan saya, nona”, ucapnya dengan nada halus yang (terdengar) dipaksakan. “Jika anda masih berniat untuk memotong rambut, saya masih bisa melayani anda secara profesio..”

“싫어” (Tidak), jawaban singkat yang meluncur keluar dari bibir mungil Nara itu seperti membuat kepala si pria menjadi mengeluarkan kepulan asap panas. Sementara itu, Soohyun menepuk dahinya lagi, kali ini lebih keras dari sebelumnya.

“Kurasa masih ada banyak salon di pinggiran jalan harajuku yang bisa melayaniku lebih baik daripada disini”, lanjut Nara sembari mengambil tas ransel putihnya yang tadi ia letakkan diatas meja riasnya. “Lagipula..”

“..yang dinamakan profesional itu bukanlah dengan memarahi tamunya. 알았어요? (Mengerti?)”. Setelah menyelesaikan kalimatnya, Nara segera menarik tangan Soohyun untuk segera keluar dari salon ini. “Ayo pergi.”

Soohyun tak memiliki pilihan apapun selain mengikuti langkah Nara untuk keluar dari salon ini, tanpa sekalipun melirik lagi kearah si pemilik salon yang pasti sudah kesal setengah mati dengan semua perlakuan Nara terhadapnya tadi.

“Aaaa! Nara-ya! Kau ini benar-benar gila!”, keluh Soohyun saat mereka berdua sudah berada di luar salon. “Pria itu salah satu dari pemotong rambut terbaik di Jepang! Sangat susah untuk membuat janji dengannya, tahu? Dan karena kau, semuanya jadi berantakan!”

“Terkenal? 하하하, 웃기네~ (Hahaha, lucu sekali)”, balas Nara sambil terkekeh geli saat membayangkan wajah pria itu yang ternyata memiliki identitas sebagai pemotong rambut terkenal. “Tapi..”

“..bagaimana bisa aku melihat sahabatku dimarahi oleh pria seperti itu, hah?”, tanya Nara sambil merangkul bahu Soohyun dengan erat dan membuat Soohyun tak memiliki pilihan lagi, selain memaafkan kelakuan sahabatnya itu.

Okay, Okay“, Soohyun balas merangkul pundak Nara, sehingga kini posisi mereka berdua menjadi saling berangkulan. “Kali ini kumaafkan kau. Tapi ingat! Hanya kali ini saja, mengerti?”

Ayey, Captain Choi“, ucap Nara sembari melakukan posisi hormat kepada Soohyun yang kini hanya terkekeh pelan.

“Ah! Tapi ada hal yang membuatku heran”, sela Soohyun ditengah-tengah langkah perjalanan mereka. Nara mengalihkan pandangannya dan membalas ringan, “Hal tentang apa?”

“Kenapa selama dua jam tadi kau hanya diam membisu seperti itu? Sudah kutanya berulang kali, tapi kau sama sekali tak menjawab apapun”, ucap Soohyun, menjelaskan situasi yang terjadi di salon. “Pantas saja jika si pemilik salon tadi merasa kesal.”

“Aah..”, Nara menggumam pelan. Dia menggaruk lehernya sekilas dan mengangkat bahunya dengan ringan, “tidak apa-apa. Aku hanya sedang malas bicara saja. Tidak ada alasan lain.”

Soohyun mendekatkan wajahnya kearah Nara dan menatap matanya lekat-lekat, “진짜? (Benarkah?)”, tanya Soohyun dan dibalas dengan anggukan tanpa rasa bersalah oleh Nara.

Soohyun tidak bisa menyimpulkan apakah Nara sedang berbohong atau tidak. Kata orang-orang, jika ingin mengetahui seseorang sedang berbohong atau tidak, maka lihatlah matanya. Dari situ, kau akan tahu dia sedang mengatakan sebuah kejujuran atau malah kebohongan.

Tapi Nara ini berbeda.

Sejauh apapun atau seteliti apapun Soohyun memperhatikan mata Nara, ia sama sekali tidak bisa mengetahui apakah sahabatnya ini sedang berbohong atau tidak. Sama sekali tidak ada orang yang bisa mengetahui sebagaimana dalamnya relung hati sang pewaris Kwan’s Corp ini.

“Haaah~ ya sudahlah”, Soohyun memutuskan untuk mempercayai segala ucapan Nara dan memulai tema pembicaraan lain. “Jadi apa yang akan kita lakukan? Mencari salon lain?”

“Ehm..”, Nara menggumam lagi. Matanya kini menjelajah ke pinggir kiri-kanan jalanan, memperhatikan satu persatu toko-toko yang berderet rapi di jalanan ini. “Entahlah, aku juga tidak tah..”

Ucapan Nara terhenti saat matanya menemukan sebuah toko yang memajang sebuah boneka manekin di etalase tokonya. Nara tersenyum lebar dan ia berucap senang, “aku punya ide yang jauh lebih bagus daripada potong rambut!”

“그래? 뭔데? (Oh ya? Ide apa?)”, tanya Soohyun kebingungan. Nara menunjuk ke sebuah toko yang ia lihat barusan, “disitu! Semua ide cemerlangku ada disitu! Ayo, kita kesana!”

“Nara-ya~ Tidakkah kau pikir bahwa potong rambut itu adalah ide yang terbaik?”

Ucapan Soohyun itu membuat langkah Nara terhenti secara tiba-tiba dan spontan membuat dada Nara merasa sesak. Nara menepuk-nepuk dadanya pelan dan menarik nafas dalam-dalam, mencoba menarik oksigen sebanyak-banyaknya untuk mengisi ruang hampa di

paru-parunya.

 

“Selain Oppa, tidak ada orang lain yang boleh kau percayai, Ra-ya.”

“Termasuk Mommy dan Daddy?”

“Ya. Kau hanya boleh percaya pada setiap omonganku, okay? Kau harus tahu bahwa setiap larangan yang aku katakan ini bukanlah tanpa alasan.”

“Kalau begitu, kenapa Oppa tidak pernah menjelaskan alasan dibalik semua larangan Oppa? Oppa selalu bilang bahwa dibalik semua larangan, ada sebuah alasan. Tapi Oppa tidak pernah mau menjelaskan alasan itu.”

“Nara-ya?”, gerakan lambaian tangan yang ada di depan matanya itu langsung membuat Nara tersadar dari lamunannya. “Kita tetap jadi pergi ke toko itu?”, tanya Soohyun sambil menunjuk toko yang tadi ditunjuk oleh Nara.

Nara berdehem sekali, mencoba untuk mendapatkan kembali jalan pikirannya yang normal. “Ya”, Nara mengangguk pelan dan memulai lagi langkah kakinya yang tadi sempat terhenti. “Ayo, kita kesana.”

Di dunia ini, tidak ada hal yang bisa kau percayai.

Di saat kau mempercayai hal yang terlihat manis dan diliputi dengan buliran keindahan, kau tak pernah tahu kapan rasa manis dan keindahan itu akan berubah menjadi rasa pahit yang diikuti dengan sebuah jeritan penyesalan.

Tetapi, di saat kau ingin mempercayai hal yang terlihat pahit dan meyakini bahwa suatu saat rasa pahit itu akan berubah menjadi sebuah rasa manis yang menggoda, bagaimana jika ia tidak pernah berubah? Tetap hitam pekat dengan rasa pahit yang melekat di setiap kecapannya.

Dunia ini..kejam ‘kan?

***

Now playing : Ali – Hurt

Tok. Tok. Tok.

“Masuk”, Taewoo berucap singkat dan dengan nada datar. Matanya masih tak bisa lepas dari tumpukan kertas yang berserakan di atas meja kerjanya. Semua kertas yang berisi laporan grafik rugi-laba, presentase waralaba pasar, serta permasalahan advertasi perusahaan itulah yang kini menjadi perhatian Taewoo satu-satunya.

“Choi Sajangnim. Ada yang ingin bertemu dengan anda”, ucap Seulgi, asisten pribadi Taewoo, dengan penuh nada segan.

Taewoo sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari seluruh kertas-kertas yang ada diatas mejanya. Ia hanya berujar singkat kepada Seulgi, “aku sibuk.”

“Tapi tamu yang ingin bertemu dengan anda adalah..”

“Aku sibuk”, Taewoo kembali mengulangi ucapannya dan membuat Seulgi segera menutup mulutnya rapat-rapat, menyimpulkan bahwa managernya ini sedang tidak ingin bertemu siapa-siapa.

“Baiklah, akan saya katakan bahwa anda sedang sangat sibuk hingga tidak bisa bertemu siapapun”, simpul Seulgi dan dibalas dengan anggukan yang sangat pelan dari Taewoo. “Kalau begitu, saya permisi.”

Terdengar suara decitan pelan yang muncul saat Seulgi menutup pintu ruang kerja Taewoo. Selama beberapa saat, Taewoo masih memfokuskan seluruh perhatiannya kearah grafik yang tergambar sempurna di atas kertas-kertas itu, namun lama-kelamaan matanya menjadi perih dan ia memutuskan untuk beristirahat sejenak.

“Euaaaghh~”, erang Taewoo saat ia sedang meregangkan urat-urat di tubuhnya. “Ya tuhan, pinggangku pegal sekal..”

Tok. Tok. Tok.

Suara ketukan pintu itu langsung membuat Taewoo kembali diam di posisinya semula dan berpura-pura untuk fokus ke tumpukan kertas kerjanya. “Masuk”, jawab Taewoo dengan nada dinginnya dan detik berikutnya, wajah Seulgi kembali muncul di muka pintu ruang kerja Taewoo.

“Ada urusan apa lagi?”, tanya Taewoo. “Cepat katakan kemudian keluar.”

Seulgi melangkah dengan takut-takut ke arah meja Taewoo kemudian menyodorkan sebuah kartu nama kepada pria itu. “Tamu yang tadi datang kemari, menitipkan kartu itu kepada saya dan meminta untuk mengantarkannya kepada anda”, ucap Seulgi lirih.

Taewoo mengangkat kepalanya sekilas, “sudah kubilang, aku sama sekali tak perduli dengan identitasnya. Biarpun dia perdana menteri sekalipu..”

Namun ucapan Taewoo langsung berhenti dan semua tubuhnya bagaikan membeku saat matanya melihat sebuah nama yang tertera di kartu nama itu. “Itu..”, Taewoo langsung merampas kartu nama itu dan menatapnya lekat-lekat, seakan ingin memastikan bahwa ia tidak salah melihat nama yang ada disitu.

“Mustahil”, bisik Taewoo lirih saat matanya sudah bisa meyakini bahwa nama yang tertera disitu memang nama yang ada di dalam otaknya, bukan hanya sekedar salah lihat. “Dimana dia sekarang?”

“Eh? Dia?”, tanya Seulgi dengan nada heran. “Maksud sajangnim, dia siap..”

“DIMANA ORANG YANG MEMBERIKAN KARTU NAMA INI BERADA SEKARANG?!”, seru Taewoo tak sabar. Seulgi langsung tersentak kaget dan berbicara dengan terbata-bata, “dia..tidak..mengatakan apa-apa, sajangnim.”

Setelah Seulgi menyelesaikan kalimatnya, Taewoo langsung mendecak kesal dan segera mengambil kunci mobilnya. Seulgi yang melihat semua kejadian itu, hanya bisa mengernyitkan alisnya dengan heran. “Sajangnim, hari ini ada rapat pukul dua sian..”

“Batalkan”, jawab Taewoo singkat dan segera berderap keluar dari ruang kantornya, meninggalkan Seulgi yang sedang menganga tak percaya.

“Selamat pagi, tuan”, sapa seorang resepsionis saat Taewoo muncul di depan mejanya. “Apa ada yang bisa saya bantu?”

“Dimana gadis yang tadi mengatakan ingin bertemu denganku? Dia sudah pergi? Sejak kapan? Ke arah mana dia pergi sekarang?”, tanya Taewoo tanpa henti dan membuat si resepsionis menjadi sedikit kebingungan. “CEPAT JAWAB!”

“Dia..sudah pergi..sekitar lima menit yang lalu, tuan”, jawab sang resepsionis dengan suara bergetar karena terkejut dengan sentakan Taewoo tadi. “Saya kurang tahu kearah mana ia pergi.”

Setelah mengetahui informasi itu, Taewoo langsung pergi meninggalkan tempat informasi dan berlari menuju tempat parkir tempat mobilnya berada. Setelah masuk ke dalam mobilnya, ia segera menyalakan mesinnya dan tak lama kemudian, mobil sedan hitam itu kini melaju kencang di jalanan kota Tokyo.

Mata Taewoo tak berhenti memeriksa setiap penjuru jalanan di hadapannya, mencari sosok wanita yang amat dikenalinya. Lima menit yang lalu, itu berarti dia pasti masih ada di sekitar sini. Taewoo harus segera menemukannya dan meluruskan pemahaman tentang setiap hal yang terjadi kepadany..

CKIITT!

Taewoo langsung menginjak rem mobilnya dalam-dalam saat melihat sosok seorang gadis berambut panjang kecoklatan itu sedang berjalan di atas trotoar jalanan kota Tokyo. Tanpa menunggu lama, Taewoo segera meminggirkan mobilnya ke bahu jalan lalu keluar dari mobil untuk mengejar gadis itu.

“Berhenti!”, seru Taewoo sambil mencengkeram bahu gadis itu dari belakang sehingga membuat gadis itu menghentikan langkahnya. Taewoo melanjutkan ucapannya dengan nafas yang terengah-engah, “Sudah..kubilang untuk..berhenti ‘kan?”

Gadis itu membalikkan tubuhnya dan membuat Taewoo seakan berada di mesin waktu sesaat setelah melihat wajah gadis itu. Ia merasa mesin waktu itu membawa dirinya kembali ke tujuh tahun yang lalu, saat Taewoo merasa bahwa seluruh dunia telah mengkhianatinya tanpa henti.

Kembali ke tujuh tahun yang lalu, ke waktu di saat Taewoo merasa skenario kehidupan yang Tuhan berikan untuknya sudah melebihi batas kemampuannya. Di saat dimana Taewoo memutuskan bahwa tak ada lagi yang bisa ia percayai di dunia ini, bahkan kepada Tuhan itu sendiri.

Gadis itu hanya tersenyum simpul saat melihat Taewoo yang kini terlihat sedikit shock saat melihat wajahnya. “잘 지났어, 태우야? (Kau baik-baik saja, Taewoo-ya?)”

Taewoo seakan terhenyak saat mendengar suara gadis itu menyapa gendang telinganya, “Ah, ya. Aku baik-baik saja”, jawab Taewoo dengan nada suaranya yang berat. “Bagaimana denganmu..”

“..Jung Sena?”

***

“Kenapa kau tidak bilang jika mau datang ke Jepang?”, tanya Taewoo pada gadis di depannya itu. Tangannya masih mengaduk coffe latte di cangkirnya itu, “setidaknya ‘kan aku bisa menjemputmu di Narita.”

Gadis bernama Sena itu tersenyum kecil. “Jika untuk bertemu denganku saja kau sudah merasa enggan, bagaimana bisa kau menjemputku di bandara?”, gumamnya ringan kemudian meminum americano di cangkirnya dengan anggun.

“Bukannya begitu”, senggah Taewoo, mencoba memberi penjelasan. “Aku sedang banyak pekerjaan dan malas bertemu dengan orang-orang yang tidak kukenal. Kukira yang tadi datang ke kantorku itu hanyalah orang-orang kelas bawahan”, jelasnya.

Tangannya berhenti mengaduk coffe latte di cangkirnya itu kemudian mulai meminumnya pelan, “seandainya aku tahu sejak awal bahwa orang yang mau bertemu denganku itu adalah kau, aku pasti akan menghentikan semua pekerjaanku.”

“Oh ya?”, tanya Sena memastikan. “Kau rela meninggalkan semua pekerjaanmu hanya untuk bertemu denganku?”

Taewoo hanya mengangguk pelan kemudian tersenyum simpul kearah gadis itu. “Kau adalah pahlawanku, Sena-ya. Apapun yang kau inginkan, pasti akan kukabulkan”, ucapan singkat yang meluncur dari bibir Taewoo itu langsung membuat ekspresi wajah Sena berubah menjadi agak muram. “Semua hal yang kudapatkan sekarang ini adalah berkat dirimu”, lanjutnya.

Sena hanya menarik sudut bibirnya sekilas, berusaha membuat senyuman namun malah terlihat seperti seringai sinis. “Kuharap kau tidak akan mengangkat topik tentang hal yang terjadi tujuh tahun yang lalu”, ucap Sena pelan, seakan takut ada orang lain yang mendengar ucapannya. “Aku sudah berusaha keras untuk melupakannya, Taewoo-ya.”

Taewoo terkekeh kecil sembari kembali meminum coffe lattenya. “Tenang saja. Masa berlakunya kasus itu sudah kadaluarsa dua tahun yang lalu, Sena-ya. Kau sekarang adalah gadis yang bebas”, jelasnya ringan, seakan tidak mempedulikan ekspresi wajah Sena yang menjadi semakin muram dibandingkan yang sebelumnya.

“Tidak akan ada yang tahu bahwa kaulah yang menyebabkan kematian Seunghwan, tujuh tahun yang lalu”, lanjut Taewoo sambil memakan blueberry cheese cakenya dengan nikmat. “Tidak akan ada yang perduli lagi dengan hal itu, Sena-ya.”

Sena terlihat sudah sangat tidak nyaman dengan topik pembicaraan itu, langsung bangkit dari kursinya dan berniat untuk keluar dari cafe ini. “Aku pergi. Terima kasih atas jamuanmu ini.”

Namun sebelum ia sempat melangkahkan kakinya, tangan Taewoo yang kokoh sudah menahan lengannya, “baiklah. Aku minta maaf. Aku berjanji tidak akan membahas hal itu lagi”, ucap Taewoo dengan suara beratnya dan mau tak mau membuat hati Sena berdesir kencang. Genggaman tangan itu seakan membangunkan sebuah perasaan yang sudah lama tertidur di dalam hati Sena.

“Sekarang duduklah. Sudah tujuh tahun kita tidak bertemu, maka setidaknya kita harus mengobrol lebih lama ‘kan?”, tanya Taewoo sembari menarik tangan Sena kembali ke meja kemudian menuntunnya untuk duduk di kursinya tadi.

“Jadi..”, Taewoo kembali melanjutkan ucapannya tepat setelah ia sudah duduk di bangkunya. “..Jung Sena sekarang adalah seorang pengacara?”, tanyanya sambil mengacungkan kartu nama yang tadi diberikan oleh Seulgi padanya.

Sena mengangguk pelan. “Aku pikir itulah pekerjaan yang paling cocok untukku”, jelasnya dan dibalas dengan anggukan setuju dari Taewoo. “Dan kau? Masih berkutat dengan perusahaanmu itu, Taewoo-ya?”

Taewoo mengangkat bahunya sekilas dan tersenyum kecil. “Aku tak sepintar dirimu, Sena-ya. Aku tak tahu apalagi yang harus kulakukan selain memanfaatkan apa yang sudah kumiliki”, jelasnya.

Sena hanya mengangguk-angguk. “Choi Taewoo memang tak pernah berubah semenjak SMA, ya?”, candanya dan dibalas dengan tawa ringan yang muncul dari bibir Taewoo. Sena hanya bisa diam terpaku saat melihat tawa di hadapannya itu, senyum itulah yang selalu membuatnya tergila-gila dan rela melakukan apapun hanya untuk melihat pria itu tersenyum lagi.

Dan senyum itulah yang membuat dirinya rela membunuh Kwan Seunghwan, pria yang dianggap oleh semua orang sebagai kekasihnya.

“Taewoo-ya”, Sena berujar pelan dan membuat perhatian Taewoo menjadi teralih kepadanya. “Kau bilang, kau bisa mengabulkan semua permintaanku ‘kan?”

“Ya”, jawab Taewoo cepat. “Kau mau apa? Liburan ke luar negeri? Rumah di kawasan elit Jepang? Atau tabungan dengan jumlah uang yang banya..”

“Jadilah milikku”, ucapan pelan dan singkat yang meluncur keluar dari mulut Sena itu membuat Taewoo langsung menghentikan kalimatnya. Mulutnya terasa membeku saat gadis ini melanjutkan ucapannya, “jadilah kekasihku.”

Taewoo merasa terhenyak dengan permintaan gadis di hadapannya ini. “Tujuh tahun lalu..”, Taewoo berkata dengan lirih, tenggorokan dan pita suaranya benar-benar terasa seperti tercekat. “..alasanmu mengiyakan permintaanku untuk membunuh Seunghwan..”

“Kau”, ucap Sena singkat dan semakin membuat Taewoo membelalakkan matanya, sama sekali tidak memperkirakan adanya kemungkinan itu. “Karena kau yang memintanya, maka aku bersedia untuk melakukannya”, jelasnya lagi. “Semua alasannya hanyalah karena kau, Choi Taewoo.”

Taewoo tertawa hampa, merasa semua kejadian ini sangatlah tidak masuk akal. Di lain pihak, Sena juga tidak mampu berkata apapun. Dia hanya diam mengaduk americanonya dan meminumnya dalam kebisuan.

“Sena-ya”, setelah beberapa saat dalam keheningan, tiba-tiba Taewoo berkata singkat. Sena mengangkat kepalanya dan memfokuskan pandangannya kepada Taewoo, “Hm?”

“Sebelum aku mengabulkan permintaanmu, maukah kau mengabulkan satu permintaanku terlebih dahulu?”, tanya Taewoo dan segera dibalas dengan anggukan semangat dari Sena.

Sena berujar tanpa ragu, “apa yang kau inginkan? Katakan saja dan pasti akan kulakukan!”

“Masih ada satu batu kerikil yang menghalangi jalanku untuk meraih dunia ini di dalam genggaman tanganku”, ucap Taewoo sambil meraih tangan Sena ke dalam genggaman tangannya kemudian mengelus punggung tangannya dengan sangat lembut. “Apa kau mau membantuku menyingkirkan batu kerikil itu?”

Tiba-tiba senyuman yang muncul di bibir Sena kembali menghilang dan digantikan dengan pandangan muram. “Siapa?”, tanya Sena dengan suara tercekat, tidak menyangka Taewoo akan memintanya melakukan hal itu lagi. “Siapa..orang itu?”

“Kwan Nara, adik Kwan Seunghwan.”

“Adik?”, tanya Sena tak percaya. “Seunghwan memiliki adik?”

Taewoo mengangguk pelan kemudian tersenyum ke arah Sena yang terlihat seperti terhipnotis dengan semua senyumannya itu. “Jadi, tolong bantu aku untuk menyingkirkannya..”

“..setelah itu, aku sepenuhnya adalah milikmu, Jung Sena.”

***

“Kau tinggal dihotel?”, tanya Taewoo saat mobilnya berhenti tepat di depan sebuah hotel paling mewah di kawasan Tokyo ini. “Kenapa tidak memilih apartemen saja? Jika kau mau, akan kubelikan sebuah apartement untukmu, Sena-ya.”

Sena hanya menggeleng sambil tersenyum kecil. Ia melepaskan sabuk pengaman itu dari tubuhnya dan berujar pelan, “aku nyaman tinggal disini.”

Taewoo mengangguk-angguk pelan kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Sena yang sedang merapikan isi tas tangannya. Sena, yang merasa sedang diperhatikan, melirik ke arah Taewoo dan tersenyum manis. “Kenapa melihatku seperti itu?”

Taewoo tak menjawab apapun dan hanya mendekatkan wajahnya ke wajah Sena. Bibir mereka berdua bertemu dan saling berpagutan pelan, hingga akhirnya Taewoo melepaskan ciumannya kemudian tersenyum sembari mengelus pipi Sena dengan lembut. “Terima kasih karena selalu membantuku, Sena-ya”, ucap Taewoo dan dibalas dengan senyuman lagi dari bibir Sena.

“Semua ucapanmu itu bagaikan sebuah titah untukku, Taewoo-ya”, balas Sena. “Sebuah titah yang harus dilaksanakan.”

Taewoo mengelus rambut Sena pelan, “sekarang istirahatlah dan mimpi indah”, ucapnya dan diiyakan oleh Sena. Sena turun dari mobil Taewoo dan melambai ringan kearah pria yang kini duduk di bangku pengemudi itu. “Hati-hati di jalan”, pesannya sesaat sebelum mobil Taewoo kembali meluncur di jalanan lengang kota metropolitan Tokyo.

Selama perjalanan, Taewoo hanya mengelus bibirnya dengan ibu jari tangan kirinya. Semua pikirannya seakan mencoba meluruskan segala hal yang telah terjadi pada tujuh tahun yang lalu.

Kematian Joongmi, kekasihnya, yang tidak wajar.

Kebencian dirinya pada sahabatnya sendiri, Kwan Seunghwan.

Jung Sena, kekasih Seunghwan, yang ternyata mencintai dirinya hingga rela membunuh kekasihnya sendiri.

“Argh”, Taewoo mengacak-acak rambutnya dengan gemas karena tidak bisa menemukan semua jawaban dari segala kejadian ini. Segalanya benar-benar seperti benang kusut yang terlalu sulit untuk diuraikan satu-persatu.

“Taewoo-ya, kau percaya dengan reinkarnasi?”

“Aku atheist, Joongmi-ya. Aku tidak mempercayai hal-hal seperti itu.”

“Ah, begitu ya?”

“Memangnya kenapa?”

“Aku hanya sedang berpikir kalau aku mati lebih dulu daripada kau, permintaan yang pertama kali kuminta saat bertemu dengan Tuhan adalah mengirimkan sosok reinkarnasiku untukmu. Jadi kau tidak akan pernah merasa sendirian.”

“Aish, bicara apa kau ini? Dasar gadis bodoh~”

“Hehehehe.”

DEG. DEG. DEG. DEG.

“Eurghh..”

Taewoo menghentikan mobilnya ke pinggir bahu jalan dan mengambil nafas dalam-dalam. Nafasnya sangat sesak dan jantungnya kembali berdebar kencang, lagi-lagi penyakit ini kambuh lagi disaat yang sama sekali tidak bisa ia duga-duga.

“Arghh..”, Taewoo membuka dashboard mobilnya dan mengambil kotak obat pribadinya dan meminum obat yang khusus disiapkan khusus untuk saat-saat seperti ini.

DEG. DEG. DEG. DEG.

“13 Juli 2005.

Aku melihat Seunghwan dan Sena sedang mengobrol di cafe. Dadaku rasanya sesak hingga membuat tidak mampu untuk bernafas. Aku benar-benar..cemburu.”

“Taewoo-ya! Ayolah, katakan kepadaku! Apa alasannya sehingga kau terus-terusan berlaku seperti ini?”

“Semua ini gara-gara kekasihmu, Jung Sena! Dia selalu merebut semua kebahagiaanku!”

“Seung..hwan?”

“Taewoo-ya, kita ini sahabat ‘kan? Aku rela memberikan apapun yang aku miliki hanya untuk membantumu, Taewoo-ya.”

“Sahabat? Sahabat macam apa yang kau maksud, Kwan Seunghwan? Sahabat macam apa yang bisanya hanya membuatku merasa terintimidasi, hah?”

“Sialan!”, Taewoo hanya bisa merutuk kesal sembari memukul setir kemudinya dengan geram. “Semua hal di dunia ini..”

“..거짓말 (Hanya sebuah kebohongan).”

***

Now playing : Jay Park – Happy Ending

“Masuk! Mereka masuk! Kyaaaaa, tampan sekali mereka semua!”, teriakan yang meluncur keluar dari bibir Soohyun itu bukan satu-satunya teriakan yang membuat telinga Nara terasa berdenging hebat, tetapi teriakan yang keluar dari bibir semua gadis di gedung ini seakan membuat Nara ingin merobek mulut mereka semua.

“이특 멋있다! 짱! (Leeteuk keren sekali! Jjang!)”, gadis yang duduk di samping Nara ini berteriak kencang saat Leeteuk yang memimpin barisan Super Junior sudah mulai duduk di bangku khusus yang telah dipersiapkan sebelumnya. Namun beberapa saat berikutnya, teriakan-teriakan ini bukan hanya memanggil nama Leeteuk tetapi juga member lainnya. Yesung, Sungmin, Shindong, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook dan..(biarpun Nara enggan mengakuinya) mereka juga meneriakkan nama Kyuhyun.

“Ya!”, Soohyun menjitak kepala Nara dengan gemas karena Nara hanya diam dan tidak meneriakkan apapun saat Super Junior masuk ke dalam gedung tempat Golden Disk Awards diadakan. Nara hanya diam dan memangku tangannya, terlihat sangat kontras dengan gadis-gadis lain yang kini sedang berteriak histeris. “Kalau kau bersikap seperti ini, semua orang akan merasa heran! Ayo teriakkan nama mereka, cepat!”

“Aish”, Nara mengelus kepalanya yang kini terasa nyeri karena jitakan Soohyun barusan. “Jangan memukulku seperti itu! Nanti wig-ku berantakan, Soohyun-ah!”, desis Nara sambil membetulkan posisi wig-rambut-pendek-model-bob yang sedang ia pakai.

“Maka dari itu, sudah kubilang untuk potong rambut saja tapi kau malah menolak dan meminta untuk memakai rambut palsu ini”, keluh Soohyun namun tetap membantu Nara untuk merapikan tatanan rambut wignya. “Sekarang kau yang repot, ‘kan?”

“Ya ya ya~”, sahut Nara acuh tak acuh. “Sudahlah, sana. Teriakkan lagi nama Oppa-Oppa kesayanganmu itu.”

Dan Nara benar-benar menyesali perkataannya itu karena Soohyun benar-benar meneriakkan nama member Super Junior dengan penuh semangat kemerdekaan. Semangatnya jauh lebih membara dibandingkan sebelumnya, “SUNGMIN OPPA! KAU SANGAT TAMPAN!”

God“, Nara mendesah lemas dan menaikkan tudung jaketnya, berharap dengan begini ia bisa mengurangi infeksi penyakit tuli yang akan dia derita setelah pulang dari acara Golden Disk Awards ini.

DDRRTT. DDRRRTT. DDRRTTT.

Nara merasakan getaran yang muncul dari dalam handbag miliknya. Ia segera membuka tasnya dan melihat LCD LG Lollipop berwarna merah miliknya itu menyala sehingga menghasilkan warna yang berkerlap-kerlip.

Sender : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

Kau sudah ada di dalam gedung? Duduk di bagian mana? Row berapa?

Nara terkekeh sejenak dan melirik ke arah meja tempat member Super Junior berada. Kyuhyun kini duduk diantara Eunhyuk dan Yesung, selain itu Eunhyuk juga seperti sedang membisikkan sesuatu pada Kyuhyun namun dijawab dengan pandangan memohon darinya.

Nara yakin, pasti Eunhyuk meminta Kyuhyun untuk segera mengembalikan handphonenya dan mencegahnya untuk menghabiskan pulsa miliknya lebih banyak lagi. Memikirkan hal itu saja sudah membuat Nara merasa geli.

To : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

Aigoo, Cho Kyuhyun yang tampan sekarang menjadi pria yang miskin, ya? Bahkan untuk meng-sms seseorang pun kau harus meminjam handphone member lain~ Uuuuu, kasihan sekali uri maknae inii~ :’|

Setelah mengirimkan SMS itu, Nara langsung memfokuskan pandangannya ke arah Kyuhyun lagi, penasaran dengan reaksi yang akan diberikan oleh pria itu saat membaca SMS darinya.

Dan semua dugaan Nara benar, 100% tepat pada sasaran. Sesaat setelah Kyuhyun memfokuskan pandangannya pada layar handphonen, ia langsung mengalihkan pandangannya ke seluruh penjuru gedung. Nara bisa melihat bahwa wajah Kyuhyun terlihat sangat geram dan kesal setengah mati. “Ahahahaha~”, kekeh Nara senang.

DDDRRTT. DDRRTT. DDRRTT.

Sender : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

Handphoneku ada ditanganmu, gadis iblis! Cepat beritahu tempatmu berada dan kembalikan handphoneku, SEKARANG JUGA!

“Cish”, Nara mendengus kecil dan segera mengetik SMS balasan untuk pria itu.

To : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

Kau punya mata ‘kan? Cari saja sendiri, pangeran neraka~ :p

Nara menutup flipnya dan kembali terkekeh saat melihat wajah frustasi Kyuhyun setelah membaca SMS yang dikirimnya barusan.

***

From : 나라 (Nara)

Kau punya mata ‘kan? Cari saja sendiri, pangeran neraka~ :p

“Gadis iblis itu memang benar-benar..”, desis Kyuhyun dengan penuh emosi setelah membaca SMS yang dikirimkan oleh Nara. “..keterlaluan!”

“Jangan habiskan pulsaku, ya? Ingat itu”, ucap Eunhyuk pada Kyuhyun yang masih memegang handphone miliknya. “Apalagi Nara ‘kan memakai operator yang berbeda denganku, pasti biaya SMSnya menjadi lebih maha..”

PRAKK!

Kyuhyun meletakkan handphone milik Eunhyuk itu dengan sentakan yang cukup kencang dan dengan posisi layar yang menghadap ke meja. Semua hal itu langsung membuat Eunhyuk menganga lebar dan menatap nasib handphonenya itu dengan penuh prihatin. “Handphoneku..”, bisik Eunhyuk sambil menatap layar handphonenya yang terdapat sedikit goresan akibat perilaku Kyuhyun barusan.

“Hyungdeul!”, Kyuhyun segera mengangkat kepalanya dan menatap kedelapan member lainnya. “Kalian mencintaiku, ‘kan?”, tanyanya dengan penuh rasa percaya diri.

(…)

(…)

(…)

Sama sekali tak ada jawaban yang diberikan oleh kedelapan member lainnya, semuanya masih sibuk dengan urusannya masing-masing dan kebanyakan sedang menatap fokus ke arah panggung.

Kyuhyun merasa seperti hembusan angin yang berlalu begitu saja, sama sekali tidak diperdulikan. “Hyungdeul!”, tanpa mengenal kata menyerah, Kyuhyun mengulangi perkataannya lagi. “Jika kalian benar-benar mencintaiku, maka kalian harus membantuku!”

“Aku mencintai gadis cantik, Kyuhyun-ah. Aku sama sekali tidak tertarik dengan pria”, jawab Shindong ringan sambil meminum air dari gelas yang ada di tangannya. “Jadi aku tidak mencintaimu. Mian.”

“나도 (Aku juga)”, jawab Donghae ringan dan diikuti dengan anggukan beberapa member lainnya. Ryeowook dan Sungmin sepertinya tidak mendengar perkataan Kyuhyun. Mereka berdua masih sibuk bernyanyi dan mengikuti gerakan tarian dari lagu yang dinyanyikan oleh Sistar.

“Handphoneku..”, Eunhyuk masih meratapi handphone di tangannya dan mengelus layarnya dengan sangat hati-hati.

Kyuhyun menundukkan kepalanya dalam-dalam, merasa menyesal karena ditakdirkan untuk bergabung di dalam grup dengan hyung-hyung yang sama sekali tidak peduli dengan nasib maknaenya. Namun selagi ia menyesali nasibnya itu, tiba-tiba sebuah ide mencul dari dalam kepalanya. “Hyungdeul..”

“Kalian tahu ‘kan bahwa Ahra Noona bergabung dengan Seoul Orchestra Group? Dan kalian tahu kan jika semua musisi perempuan itu biasanya berwajah cantik?”

Dan dalam sedetik, semua perhatian para member langsung tertuju pada setiap ucapan Kyuhyun. “Maksudmu? Cepat jelaskan ke intinya!”, sambar Yesung tidak sabar.

Kyuhyun memampangkan senyum sinisnya dan melanjutkan ucapannya. “Jika hyungdeul mau membantuku menemukan dimana kursi milik sang ratu iblis itu..”, Kyuhyun menggaruk pipinya dan memasang wajah angkuh, seakan memiliki sebuah hal paling berharga untuk dibagikan kepada member lainnya. “..kurasa aku bisa meminta Noona untuk memberikan nomor handphone beberapa teman orkestranya. Tentu saja, wanita muda yang cantik dan menarik.”

Dalam sekejap, kepala setiap member Super Junior langsung terfokus ke jajaran bangku yang disediakan khusus untuk para fans yang datang ke acara Golden Disk Awards ini. Tujuan mereka hanya satu : menemukan keberadaan Kwan Nara.

Kyuhyun terkekeh senang dan melipat kakinya dengan perasaan puas. “Sejauh apapun kau berusaha..”

“..tapi kau tak akan pernah bisa mengalahkanku, Kwan Nara sayang.”

***

“O?”, Nara mengernyitkan alisnya heran saat tiba-tiba seluruh member Super Junior (kecuali Kyuhyun) mengalihkan pandangannya ke seluruh penjuru gedung, tepatnya ke barisan penonton dan fans yang tengah berteriak histeris meneriakkan nama mereka. “Kenapa tiba-tiba..”

“DONGHAE OPPA!! KYAAA!! AKU BERTATAPAN DENGAN DONGHAE OPPA!! KYAAA!! OTTOKHAE?!”, Nara melirik gadis yang tiba-tiba berteriak histeris sambil melompat-lompat antusias.

Bertatapan?

Gadis itu berada tak jauh dari tempat duduk Nara, jadi itu berarti Donghae bisa menyadari keberadaannya juga ‘kan?

Damn“, Nara semakin menaikkan tudung jaketnya sehingga kini wajahnya semakin sulit untuk diidentifikasi oleh para member Super Junior tersebut. “Cho Kyuhyun, kau magnae kurang ajar! Bisa-bisanya kau memanfaatkan hyung-hyungmu untuk menemukanku?”, desis Nara sambil menundukkan kepalanya, mencoba untuk tidak membuat kontak mata dengan salah satu dari delapan pria itu.

Tapi semua harapan Nara hanya menjadi sia-sia belaka saat suara nyaring itu ikut terdengar diantara kerasnya teriakan para ELF, “Donghae Oppa! Donghae Oppa! Donghae Oppa! DIA DISINI!”.

Nara langsung mengangkat kepalanya dan melihat Soohyun sedang melambaikan sebelah tangannya dengan semangat sedangkan tangannya yang lain tengah menunjuk Nara. “Ya! Soohyun-ah!”, Nara segera menarik baju Soohyun dengan kencang, memaksanya untuk duduk kembali di bangkunya. Tapi biarpun ia sudah duduk, Soohyun masih berteriak semangat sambil menunjuk kearah Nara. “OPPA! DIA DISINI! AKU BERHASIL MEMBUJUKNYA UNTUK DATANG! OPPA!”

“Choi Soohyun! Kau mau mati, hah?!”

“Ya! Kwan Nara! Jangan menggigit lenganku! Ya! Sejak kapan kau menjadi kanibal, hah? Ya! Ya! YA!”

***

Donghae masih menatap kearah bangku penonton yang berada di barisan paling depan.  Gadis-gadis yang ada disitu langsung berteriak histeris saat Donghae menatap wajah mereka satu persatu dari kejauhan. Namun anehnya, ada satu gadis berjaket putih yang malah menutupi kepalanya dan seakan menghindari pandangannya.

“Oh? Jangan-jangan..”, gumam Donghae lirih. Tapi Donghae tidak mau mengambil kesimpulan terlebih dulu, karena masih ada banyak kemungkinan lainnya.

Baru saja dia akan melanjutkan proses-identifikasi-wajahnya, tiba-tiba mata Donghae melihat sesosok wajah yang ia kenali duduk di samping gadis berjaket putih itu. Gadis itu melambaikan tangannya dengan semangat sembari menunjuk-nunjuk gadis berjaket putih disampingnya.

“Hyung”, Donghae menyenggol lengan Shindong yang duduk di sebelahnya dan mengedikkan kepalanya kearah kedua gadis itu berada. “Itu..gadis yang kita temui kemarin ‘kan?”

Shindong menyipitkan matanya, mencoba untuk memfokuskan pandangannya karena posisi bangku penonton itu cukup jauh dari meja mereka sekarang. “Oh?”, Shindong seperti menyadari sesuatu. “Benar! Itu Soohyun ‘kan? Gadis yang kemarin bersama Nara?”

Donghae mengelus dagunya dan memasang pose layaknya Sherlock Holmes yang sedang menganalisis satu kasus pembunuhan. “Soohyun – Nara itu bersahabat. Jika Soohyun ada disini, berarti ada kemungkinan bahwa yang duduk disebelahnya itu..”

“Nara”, simpulnya.

“Tapi..”, Shindong memikirkan kemungkinan lainnya. “Mungkin saja itu teman kampusnya? Adiknya? Kakaknya? Saudaranya? Ibunya? Atau malah neneknya?”, pikir Shindong dan dibalas dengan pandangan meremehkan dari Donghae. “Yah, tidak ada hal yang mustahil ‘kan? Setiap kemungkinan itu selalu ada, Donghae-ya.”

Donghae dan Shindong tidak lagi melanjutkan ucapannya saat mereka melihat Soohyun dipaksa untuk duduk oleh gadis yang duduk disampingnya. Mereka terlibat pertengkaran mulut kecil dan pada akhirnya, si gadis yang menutupi kepalanya dengan tudung jaket putih itu menggigit lengan Soohyun.

“찾았다! 찾았어! (Ketemu! Kami menemukannya!)”, Shindong dan Donghae langsung berseru tertahan kearah Kyuhyun. “Tidak salah lagi! Itu pasti Nara!”

“Dimana?”, tanya Kyuhyun pelan. Donghae memberitahu posisi mereka berdua dan sontak membuat Kyuhyun segera melirik ke arah yang sama. Disana ada dua orang gadis yang sedang beradu mulut, sungguh terlihat sangat kontras dengan gadis-gadis lainnya yang sedang berteriak riuh memanggil nama idolanya.

“빙고~ (Bingo)”, ucap Kyuhyun sambil tersenyum sinis sekaligus licik. Dia langsung mengambil handphone Eunhyuk (lagi) dan mengirimkan SMS kepada gadis itu.

To : 나라 (Nara)

저기! 하얀색 수웨터를 입는 여자, 안녕~ (Hei! Gadis yang memakai sweater berwarna putih, Annyeong~)

***

Nara hanya bisa menggigit bibirnya kuat-kuat saat membaca SMS yang baru saja ia terima. Cho Kyuhyun, pria itu sudah berhasil menemukannya. “Aish!”, Nara hanya bisa mendengus kesal saat melihat pandangan Kyuhyun yang hanya terfokus kearah panggung, seperti menghindari tatapan matanya. “Ini semua gara-gara kau!”

“Apanya? Kenapa kau menyalahkanku?”, tanya Soohyun pura-pura tidak tahu dan berlaku polos. “Aku kan hanya meneriakkan nama Donghae Oppa.”

“Kalau begitu, kau tidak perlu memberitahu bahwa aku juga duduk di sampingmu!”, seru Nara sambil menjitak kepala Soohyun dengan gemas. “Gadis menyebalkaaaannn~”

“아파! (Sakit!)”, keluh Soohyun setelah jitakan manis dari tangan Nara itu telah mendarat di kepalanya. Namun detik setelahnya, Soohyun langsung memasang wajah polos lagi. “Aku tidak tahu bahwa mereka sedang mencari dirimu. Mian~”

Nara hanya bisa mendecak kesal karena sudah mengetahui bahwa kepolosan Soohyun itu hanya pura-pura. Jika saja gadis yang duduk di sampingnya ini bukanlah sahabat sejatinya, pasti Nara akan meremukkan tulang-tulang gadis ini dengan seluruh ilmu taekwondonya.

To : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

조용히해라! (Diam!) 

DDDRRRTT. DDDRRTT. DDDRRTT.

Sender : 은혁오빠! (Eunhyuk Oppa!)

Karena aku bisa mengawasimu dari sini, jadi jangan pernah mencoba untuk melakukan hal yang macam-macam. 넌 다른 남자를 보면 죽겠어! (Jika kau melirik pria lain, kau akan mati!)

Nara segera mengangkat kepalanya setelah membaca pesan balasan yang dikirimkan oleh Kyuhyun. Matanya segera menatap ke arah Kyuhyun.

Ternyata pria itu masih tetap menatap ke arah panggung namun tangannya berada di lehernya sendiri dan membuat gerakan seperti sedang mengiris kulit lehernya dalam gerakan horizontal. Seakan-akan mengatakan : “jika kau masih berani melihat pria lain, kau akan mati.”

“Ha.Ha.Ha”, Nara hanya tertawa malas dan memutuskan untuk tak membalas pesan kekasihnya itu. “Terserah kau saja.”

Akhirnya, lampu-lampu yang ada di sekeliling gedung tempat Golden Disk Awards 2012 diadakan ini mulai dipadamkan satu persatu, hingga hanya lampu yang ada di atas panggunglah yang menyala. Seiring dengan itu, sosok Leeteuk bersama dengan Kara’s Park Gyuri muncul dari balik tirai panggung. Kali ini, mereka berdualah yang akan menjadi MC.

Selama Leeteuk berada di atas panggung, Nara tak pernah bisa melepaskan pandangannya dari sosok sang leader Super Junior itu. Nara juga sadar bahwa ia tidak pernah berhenti tersenyum setiap kali Leeteuk mengucapkan kalimat apapun.

Entahlah, Nara merasa bangga saat melihat Leeteuk bisa menjadi MC untuk acara seakbar ini. Sebuah perasaan bangga seorang adik saat melihat keberhasilan kakaknya, itulah yang Nara rasakan.

Sementara itu, Kyuhyun melirik sekilas ke arah barisan bangku tempat Nara berada. Karena lampu-lampu gedung yang sudah dipadamkan, Kyuhyun tak bisa melihat sosoknya dengan jelas. Namun pantulan sinar dari cahaya panggung itu cukup membuat Kyuhyun bisa melihat samar-samar bayangan wajah Nara.

Begitu saja juga tak apa. Bagi Kyuhyun, hanya sekedar menatap bayangan wajahnyapun sudah lebih dari sekedar cukup.

Lama waktu berlalu, banyak pengisi acara yang sudah naik ke atas panggung untuk menampilkan penampilan terbaiknya. Seluruh penonton yang ada di gedung dibuat terpukau dengan segala penampilan dari semua pengisi acara, tidak terkecuali Nara.

“Waaaa! Itu Joon! Lee Joon! Waaaa! Soohyun-ah! Dia tampan sekali! Waaaa! Buka bajumu, Opp..hhhmmph! Hmmmph!”, Soohyun langsung membekap mulut Nara rapat-rapat saat menyadari bahwa fangirl syndrom yang dimiliki oleh sahabatnya ini mulai kambuh.

“Hmmmph! Hmmmph!”, Nara meronta-ronta meminta Soohyun untuk melepaskan bekapan tangannya. “Hmmmph!”

“Hentikan semua teriakan mesummu itu! Janji dulu, baru akan kulepaskan bekapan tanganku”, desak Soohyun dan segera dijawab dengan anggukan kepala Nara.

“Haaaah. Haaaah. Haaaahh”, Nara mengambil nafas sebanyak-banyaknya untuk mengisi ruang hampa di paru-parunya ini. “Kau..khejaammmhhh!”

Soohyun hanya memasang wajah polos dan mengangkat bahunya tanpa merasa bersalah sama sekali. Nara baru saja akan mencekik leher Soohyun saat tiba-tiba Mblaq’s Lee Joon mencopot kancing jasnya dan memperlihatkan sekilas absnya yang terbentuk sempurna.

Nara menganga sepersekian detik lalu dilanjutkan dengan teriakan semangat dan membara. “OPPAAAA!! BUKA SEMUANYAAA!! BUKAAAA!! BUKA! BUKA!”

Soohyun tak tahu apalagi yang bisa ia lakukan selain menggeser posisi duduknya menjauh dari Nara. “Aku tidak mengenal dia!”, seru Soohyun saat beberapa gadis menatap Nara dengan tatapan heran. “Aku sama sekali tidak mengenali gadis gila itu!”

***

Kyuhyun menggaruk daun telinganya dengan sedikit risih saat mendengar teriakan riuh dari seluruh fans sewaktu Joon memperlihatkan abs perutnya, biarpun itu hanya untuk sekilas saja. “Aaah, berisik sekali”, gerutu Kyuhyun sambil meminum air dari gelas di tangannya.

“Kita tidak boleh kalah!”, celetuk Eunhyuk dengan pandangan serius. “Siwon! Nanti saat kita tampil, kau tidak usah memakai baju saja!”, lanjutnya dan membuat Kyuhyun segera menyemburkan air di mulutnya karena terkejut dengan ide Eunhyuk itu.

“Kyu! Apa-apaan kau ini?! Kita masih belum tampil!”, seru Siwon kesal karena semburan air itu tepat mengenai dirinya yang kebetulan duduk di depan Kyuhyun.

“Lihat ‘kan?!”, Eunhyuk menjadi semakin bersemangat. “Tidak mungkin Siwon tampil dengan baju yang basah! Jadi sekalian saja, BUKA SEMUANYA!”

“YA!”, semua member langsung melemparkan tisu yang ada diatas meja mereka itu kearah Eunhyuk yang menerimanya dengan pasrah. “Kau benar-benar mesum!”, celetuk Sungmin, tak habis pikir dengan jalan pikir Eunhyuk.

“Aku bukannya mesum!”, Eunhyuk mulai membela dirinya. “Aku hanya ingin memperlihatkan kepada orang-orang tentang aset yang kita miliki! Badan Siwon itu adalah aset terpenting bagi Super Junior!”

“Kenapa tidak kau saja yang melakukannya?”, ucap Siwon di sela-sela kegiatannya mengeringkan jasnya dari semburan air tadi. “Aku akan melakukannya jika kau juga melakukannya.”

“Eh?!”, Eunhyuk membelalakkan matanya, tak percaya dengan tawaran yang diberikan oleh Siwon. “Kenapa aku harus melakukannya? Bajuku ‘kan tidak basah sama sekali.”

“Aku bisa memecahkan masalah itu”, ucap Kyuhyun ringan sambil mengangkat gelas di tangannya. “Apa aku perlu melakukannya..lagi?”

Eunhyuk tidak bisa berkata apa-apa lagi. Kata-katanya tadi benar-benar seperti pepatah, “Pagar makan tanaman. Senjata makan tuan.”

“Okay! Okay!”, Eunhyuk mengangkat kedua tangannya ke udara, sebagai bentuk menyerah. “Tidak usah ada yang buka baju! Tidak usah!”, simpulnya dan dibalas dengan kekehan geli dari ketujuh member lainnya.

Selama beberapa saat, mereka hanya menonton penampilan MBLAQ. Hingga akhirnya Ryeowook berbisik pelan, “Kyuhyun-ah.”

“Hm?”

Ryeowook tak bisa melanjutkan ucapannya karena ia sibuk menyembunyikan tawanya. “Kau..harus mencoba..ahahahaha~”, Ryeowook tertawa kecil dan melanjutkan ucapannya dengan masih terkekeh geli, “..coba kau duduk..disini.”

“Tukar tempat duduk?”. Kyuhyun mengernyitkan alisnya saat mendengar permintaan Ryeowook. “Untuk apa?”, tanyanya heran.

“Coba saj..hahaha!”, Ryeowook tertawa lagi. Ia bangkit dari kursinya dan menuju ke arah bangku milik Kyuhyun, “pindah! Pindah! Pindah!”, desak Ryeowook dan membuat Kyuhyun terpaksa mengiyakan permintaan Ryeowook itu.

Setelah Kyuhyun duduk di bangkunya yang baru, Ryeowook langsung memberikan panduan kepadanya. “Lihatlah ke arah jam 9”, ucapnya. Biarpun masih diliputi oleh kebingungan, namun ia tetap mengikuti arahan Ryeowook.

Dan saat Kyuhyun menolehkan pandangannya, sebuah pemandangan yang sangat tidak masuk akal langsung menyapa mata Kyuhyun. “Apa-apaan..”

Dari bangkunya yang sekarang, Kyuhyun bisa melihat posisi Nara dengan sangat jelas. Tidak hanya itu, wajah Narapun kini terlihat jelas karena pantulan cahaya dari panggung itu bisa sampai dengan sempurna dari bangkunya sekarang.

Dan sekarang Kyuhyun melihat..

Kwan Nara yang berteriak histeris kearah panggung dan melambaikan tangannya dengan semangat kearah Lee Joon yang (lagi-lagi) sedikit memamerkan abs perut miliknya. Tidak hanya itu, Kyuhyun makin merasa jijik saat mendengar teriakan Nara yang samar-samar di tengah gedung yang luas ini.

“BUKA! BUKA! BUKA! BUKA BAJUMU, OPPA!”

Kyuhyun mendengus kesal dan segera berniat untuk mengambil handphone Eunhyuk yang ada diatas meja. Namun dalam hitungan sepersekian detik, Eunhyuk sudah berhasil menyambar handphonenya sebelum sampai ditangan Kyuhyun.

“Andwae!”, larang Eunhyuk tegas. “Pulsaku nanti habis! Pinjam yang lain saja!”

***

DDDRRTT. DDDRTT. DDRRTT.

“Everybody on the left. Everybody on the right. Everybody, everybody in the house say..”, Thunder maju ke depan panggung dan membuat bagian solonya di dalam lagu Monalisa. Semua orang berteriak riuh saat melihat penampilannya itu, tidak terkecuali Nara.

DDDRTT. DRRTTT. DDDRTTT.

Tapi saat Nara sedang asyik berfangirl-ing, ia merasakan handphone yang ia simpan di saku celananya itu bergetar pelan. “Lalalala. Lalalala. Lalala. Lala!”, ia merogoh saku celananya tanpa melepaskan pandangannya dari arah panggung. Nara tak ingin kehilangan satu detik moment apapun dari penampilan salah satu grup favoritnya, MBLAQ.

“Yeobosey..”

“Berhenti melompat-lompat dan berteriak seperti itu, Kwan Nara! 너 미쳤어? (Kau sudah gila, hah?) Bukankah sudah kubilang untuk tidak melihat pria lain, hah?!”, sebelum Nara sempat menyelesaikan sapaannya, Kyuhyun sudah menyentak dirinya dengan rentetan kemarahan dan nada sinisnya.

Nara berhenti menatap ke arah panggung dan beralih melirik ke arah meja yang ada di tengah panggung. Disitu terlihat Kyuhyun yang juga sedang menatap tajam ke arahnya. Nara mendengus kesal dan berkata dengan nada dingin, “jika aku berteriak seperti ini, apa urusannya denganmu?”

Semua member Super Junior yang sedari tadi memperhatikan ekspresi wajah Kyuhyun, kini mulai merasa resah saat melihat mata Kyuhyun menjadi membesar dan mulutnya yang menganga lebar. Kedua hal itu adalah tanda jika Kyuhyun sedang merasa marah besar.

“Kyuhyun-ah, jangan pernah berpikir untuk membanting handphoneku”, bisik Yesung dengan nada khawatir saat melihat tangan Kyuhyun yang bergetar hebat, tanda jika ia sedang menahan kemarahannya. “Itu handphoneku satu-satunya.”

“Ya!”, Kyuhyun tak mempedulikan ucapan Yesung dan malah berseru kencang sehingga membuat beberapa artist lainnya menoleh kearah meja Super Junior, merasa heran dengan hal yang sedang terjadi.

“Hahahahahaha~”, Siwon langsung tertawa-tawa kaku sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. “Bukan masalah apa-apa. Jangan khawatir. Iya ‘kan, guys?”, tanya Siwon, meminta persetujuan dari member lainnya.

“Hahahahahaha~”, keenam member lainnya langsung tertawa kaku sambil mengangguk-angguk pelan. “Tentu saja tidak ada masalah apa-apa.”

***

“Aish”, Nara mengelus-elus daun telinganya karena merasa sedikit pekak akibat teriakan Kyuhyun tadi. “잘 들어 봐~ (Dengarkan baik-baik)”, ucap Nara dengan ringan, tidak mempedulikan nada bicara Kyuhyun yang sudah seperti orang kesetanan.

“Aku melihat apapun yang kulihat itu dengan mataku sendiri. Aku menyentuh apapun yang kusentuh itu dengan tanganku sendiri. Jadi..”

“..jangan pernah coba melarangku melakukan hal yang kulakukan dengan memakai seluruh organ tubuhku sendiri. Karena hanya akulah yang berhak mengatur tubuhku sendiri”, jelas Nara masih dengan nada yang sama seperti sebelumnya, penuh dengan ketenangan. “Mengerti, kekasihku yang tampan?”

Kyuhyun hanya bisa menggeratakkan giginya kuat-kuat saat melihat gadis itu tersenyum sinis sesudah menyelesaikan kalimatnya, seakan ingin mengejek semua perkataan Kyuhyun barusan. “나중에, 넌 내게 반할거야! (Nanti saat aku tampil, aku pastikan kau akan jatuh hati padaku!)”, desis Kyuhyun, benar-benar yakin dengan ucapannya itu.

Nara sempat diam terhenyak sejenak saat mendengar ucapannya itu. Namun hal itu hanya berlaku beberapa detik saja, karena setelah itu dia langsung terkekeh geli. “정말? (Benarkah?) 그럼, 수고하세요~ (kalau begitu, semoga berhasil dengan misimu itu).”

TREK!

Mata Nara menjadi agak membulat saat sambungan telefon diantaranya dengan Kyuhyun tiba-tiba terputus. “Heh?”, gumamnya tidak percaya. “Berani-beraninya dia memutuskan telefonnya duluan! Wuaaahh~”, Nara terkekeh kecil sambil menatap ke arah meja member Super Junior berada, tentu saja pandangannya hanya terpaku pada Kyuhyun. “기다릴게. 잘해~ (Kutunggu penampilanmu. Lakukan dengan benar)”

Sementara itu di meja yang disediakan khusus untuk para member Super Junior itu, terjadi masalah yang berbeda. “Loh?”, Kyuhyun menatap handphone di tangannya dengan heran. “Kok tiba-tiba terputus? Sinyal di gedung ini jelek, ya? Kok begini? Loh?”

Yesung langsung merampas handphone miliknya itu dan memencet beberapa tombol di keypadnya. Setelah itu, dia memasang senyum kakunya ke arah maknaenya itu. “Pulsanya..habis.”

***

Now Playing : Kilgu & Bong Gu – Shine

“Kearah sini saja, ya? Please, I beg you! Aku ingin minta tanda tangan seluruh member MBLAQ”, Nara masih memelas kepada Soohyun dengan seluruh pandangan mengiba yang ia miliki. “Aku mau bertemu Lee Joon, Soohyun-ah. Ayolah~”

“Tidak!”, jawab Soohyun tegas dan menarik tangan Nara menjauh dari ruang tunggu bertuliskan MBLAQ di depan pintunya. “Ayo! Kita segera beri selamat kepada Oppadeul! Ayolah, Nara-ya!”

“Aaah! Tapi MBLAQ ‘kan juga menang disk bonsang! Kita juga harus member selamat untuk mereka juga, Soohyun-ah! Kita tidak boleh pilih kasih seperti itu!”, Nara masih kukuh dengan pendiriannya dan menarik balik tangan Soohyun untuk mendekati pintu ruang tunggu yang ditempati oleh MBLAQ. “Sekali saja, Soohyun-ah. Ya?”

“Semakin lama kau memelas seperti itu, maka kemungkinan identitas kita terbongkar akan semakin besar, Nara-ya”, ucapan Soohyun itu langsung membuat Nara terdiam, memikirkan semua ucapan sahabatnya itu. “Kau tahu? Kita bisa masuk ke backstage karena ID Card Staff yang diberikan oleh Leeteuk Oppa!”, lanjut Soohyun sambil menunjuk kearah kartu nama yang menggantung di leher mereka berdua. “Jadi kita harus bersikap seperti staff! Bukannya seperti fangirl-nya MBLAQ!”

“Tapi ‘kan tetap saja..”, Nara merajuk sedih dan masih menatap pintu yang dianggapnya sebagai pintu SURGA itu. “..aku ingin bertemu Lee Joon, Soohyun-ah.”

“Aish!”, Soohyun tidak mempedulikan semua rajukan sahabatnya itu dan segera menarik tangan Nara lagi. “Kita bisa bertemu Lee Joon kapan saja!”, ucapannya itu langsung membuat Nara menjadi semangat setengah mati. “Yang penting, kita harus bertemu Oppadeul dulu!”

“Benarkah?!”, seru Nara tidak percaya. “Kita bisa bertemu semua member MBLAQ kapan saja? Memangnya kau kenal dengan managernya? Atau kau kenal dengan salah satu membernya?”

Soohyun mengelilingkan pandangannya kesana kemari, masih sibuk mencari keberadaan ruang tunggu milik member Super Junior. “Dimana ruang tunggunya, sih?”, gerutunya sebal karena tidak kunjung menemukan ruangan yang dicarinya itu.

“Kau kenal dengan Seungho, ya? Bukankah tempat tinggal kalian berdekatan?”, tebak Nara dengan antusias. “Atau jangan-jangan, kau kenal dengan Thunder? Katanya kau ‘kan ingin mengembangkan cabang perusahaanmu ke Filipin..AWWW!”

Nara mengaduh kesakitan saat Soohyun menjitak kepalanya dengan botol air mineral yang sedang dipegangnya. Pandangan mata Soohyun sudah benar-benar gemas dan seperti ingin menerkam sahabatnya itu bulat-bulat. “Kau bisa diam, tidak? Setidaknya bantu aku menemukan ruang tunggu mereka! Jangan malah ribut dengan MBLAQ-mu itu”, semua gerutuan Soohyun hanya dibalas dengan cibiran kecil dari mulut Nara.

“Kau memang buta atau apa, sih?”, Tanya Nara singkat sambil menunjuk satu ruangan yang di depan pintunya tertulis sebuah kalimat dalam bahasa Jepang. “Ruangan mereka ada disitu.”

“Hah?”, Soohyun langsung membalikkan badannya dan melihat kertas yang terpajang di depan pintu itu. Dia memperhatikan kertas itu lekat-lekat dan menatapnya ragu, “benarkah?”

“Jangan sok berlagak seperti detektif, Soohyun-ah”, ucap Nara santai dan berjalan mendahului Soohyun menuju ruang tunggu Super Junior. “Aku tahu bahwa sewaktu SMA, kau selalu tidak lulus di mata pelajaran Bahasa Jepang. Jadi yah..aku maklum jika kau tidak bisa membacanya”, ucapan Nara itu dibalas dengan wajah cemberut Soohyun. Namun tidak lama kemudian, Soohyun segera berderap menyusul Nara dan menyamakan langkah mereka berdua.

“Tapi aku benar-benar penasaran”, Nara kembali menatap Soohyun dengan tatapan matanya yang tajam, “siapa member MBLAQ yang kau kenal? Mir? G.O? Atau jangan-jangan Lee Joon?”

Soohyun mengangkat bahunya ringan sambil menggelengkan kepalanya, “tidak ada member MBLAQ yang kukenal.”

“Heh? Lalu kenapa kau bilang bahwa kita bisa melihat bertemu dengan mereka kapan saja yang kita mau?”

“Loh, memang benar ‘kan?”, ucap Soohyun dengan memasang gaya sok-tahunya. Dia menatap Nara dengan pandangan yang tidak bisa ditebak lalu tertawa puas, “kita bisa bertemu dengan mereka kapan saja..di alam mimpi! Hahahaha~!”

Nara langsung menganga tidak percaya dan membelalakkan matanya lebar-lebar saat mendengarkan jawaban Soohyun itu. Sementara Nara masih dibuai dengan keterkejutannya, Soohyun sudah berlari kabur menuju ruang tunggu Super Junior sambil menjulurkan lidahnya dengan jahil, mengejek kebodohan sahabatnya itu. “Kwan Nara Baaaabbboooo~!”

“YA! CHOI SOOHYUN!”

***

“Daesang! Yeaaah~ Congratulation!”, Soohyun menembakkan confetti yang sudah ia persiapkan sebelumnya dan berseru semangat. “SUPER JUNIOR, 대박! 짱!”

Seluruh member Super Junior yang ada di ruang tunggu itu ikut bertepuk tangan senang dan membungkukkan badannya sebagai tanda terima kasih. Kini di ruang tunggu itu hanya ada para member Super Junior saja. Seluruh staff SMEnt yang ditugaskan untuk mengawasi Super Junior sedang berada di ruangan lainnya yang terpisah dengan ruangan tempat seluruh member Super Junior berada.

Sementara itu Nara hanya berdiri di ujung ruangan, sibuk mengagumi keempat piala yang diterima oleh Super Junior di malam hari ini.  “Heh, direktur Kwan!”, tiba-tiba pundak Nara sudah dirangkul dari belakang oleh dua orang pria yang kini berdiri di kiri-kanan dirinya.

Nara melirik sekilas dan melihat sosok duo Lee itu sudah tersenyum lebar ke arahnya, Eunhyuk dan Donghae. “Tidak berniat mengucapkan selamat kepada kami, hah?”, tanya Donghae sambil mengacak rambut Nara dengan gemas.

“Aaaaa! Andwae! Nanti wig-nya rusak, Oppa!”, Nara segera menepis tangan Donghae dari tatanan rambut palsunya itu. “Aku malas merapikan tatanan wig ini lagi.”

“Wig?”, Tanya Eunhyuk tak percaya dan malah semakin tertarik untuk memainkan rambut baru milik Nara tersebut. “Ya! Untuk apa kau memakai wig? Kau botak, ya? Waaah, ini hal yang memalukan!”, seru Eunhyuk sambil meraba-raba wig itu.

“Ya! Eunhyuk Oppa!  Jika kau masih menyentuh rambutku ini, kukutuk semua koleksi yadong di komputermu itu hilang karena terinfeksi virus!”, tepat setelah Nara mengatakan hal itu, Eunhyuk langsung mengangkat tangannya ke udara. Persis seperti pose seorang perampok yang menyerah saat hendak ditangkap oleh polisi.

“Donghae Oppa! Kau juga!”, tambah Nara saat melihat Donghae yang tertawa puas saat melihat nasib Eunhyuk sekarang. “Jika kau masih mengacak rambutku tanpa seizinku, kau akan kukutuk juga!”

“Kutuk saja~”, tantang Donghae tanpa merasa takut. “Aku ‘kan tidak punya koleksi video-video yadong seperti Hyukja..”

“Kukutuk Oppa supaya tidak pernah bertambah tinggi!”, ucapan Nara itu langsung membuat Donghae menganga lebar dan memohon ampun pada sang ratu iblis. “안돼 (Jangan)! Kau tidak boleh mengutukku seperti itu, Nara-ya! 안돼!”

Nara hanya terkekeh sinis dan memasang ekspresi penuh kemenangan. “Tapi, ngomong-ngomong..”, Nara menatap kedua Lee bersaudara itu dan tersenyum tulus, “..selamat atas kemenangannya, ya Oppadeul.”

Eunhyuk dan Donghae yang awalnya merasa kesal dengan semua kalimat kutukan yang diucapkan oleh Nara barusan, akhirnya tidak mampu berkata apapun saat melihat senyum yang terukir di wajah gadis itu. Melihat senyum tulus yang muncul dari wajah sang ratu Iblis adalah kesempatan langka bagi mereka berdua, itulah yang mereka pikirkan.

“사진 찍을래? (Mau kuambilkan foto?)”, Tanya Nara sambil mengeluarkan I-Phonenya. “Anggap saja sebagai permintaan maaf karena semua kutukan yang tidak masuk akal itu”, lanjutnya sambil terkekeh kecil. Eunhyuk dan Donghae saling bertatapan sekilas dan mengangguk kompak, “Baiklah!”

“Kapan lagi kita bisa memperkerjakan sang direktur Kwan ini selain kali ini, ‘kan?”, celetuk Eunhyuk ringan dan segera dibalas dengan tatapan tajam yang dilontarkan dari mata Nara. Eunhyuk langsung tersenyum lebar sambil mengacungkan ‘V’ sign di kedua jarinya. “Hanya bercanda, Nara-ya. Hanya bercanda.”

Nara mendengus kecil namun tetap mengarahkan kamera I-Phonenya kearah Eunhyuk yang kini sedang memeluk keempat piala dan mengenakan medali di lehernya. “Siap, ya? 1, 2, 3..”

CKREK!

“Pasti tampan ‘kan?”, Tanya Eunhyuk penuh dengan rasa percaya diri (yang berlebihan). Nara hanya mengangguk-angguk mengiyakan. “Oppa memang monyet tertampan di dunia in..ahahaha~ Iya! Iya! Aku minta maaf! Maaf, Eunhyuk Oppa!”, Nara segera meminta maaf sambil tertawa-tawa kecil saat Eunhyuk pura-pura mencekik lehernya. “Oppa lumayan tampan, ‘kok.”

“Giliranku!”, seru Donghae semangat. Eunhyuk berniat menyerahkan keempat piala itu ketangan Donghae namun ditolak oleh sang Pangeran Mokpo itu. “Taruh saja dibawah”, pintanya dan dibalas dengan cibiran kesal dari bibir Eunhyuk. “Eish! Orang Mokpo memang banyak maunya!”

“Berdiri sajalah, Oppa”, ucap Nara saat Donghae sudah memasang pose sambil duduk di lantai. “Cahayanya jadi gelap kalau Oppa duduk seperti itu.”

“Kameraman tugasnya hanya memotret!”, celetuk Donghae ringan dan kembali memasang pose terbaiknya. “Ayo, cepat potret!”

Nara hanya mendengus kesal. “Kameraman, kameraman, kameraman apanya? Ini bukan kameraman, tahu! Oppa tidak tahu bedanya kameraman dengan fotografer, ya? Eish!”, semua gerutuan Nara itu tidak ditanggapi sama sekali oleh Donghae. Dengan menahan segala kemarahannya, Nara mulai memotret Donghae dengan keempat piala itu. “Siap? 1, 2, 3!”

CKREK!

“Kalian sedang apa?! Kenapa tidak bilang jika sedang berfoto-foto seperti itu?”, seru Shindong saat melihat Nara-Eunhyuk-Donghae yang kini sedang asyik melihat-lihat hasil fotonya barusan. “Aku juga mau! Nara, fotokan aku juga!”, pintanya dan membuat Nara tidak memiliki pilihan lain selain mengiyakannya.

Shindong itu tipe orang yang tidak mudah puas oleh satu hal, Nara tahu itu. Jadi setelah selesai memotret sekali, Shindong meminta untuk dipotret sekali lagi. Sekali lagi. Lagi. Lagi dan lagi.

“Oppaaaaa~! Berapa kali lagi aku harus memotretmu?”, kesabaran Nara sudah habis saat Shindong meminta difoto lagi untuk yang ke 23 kalinya. Karena melihat tatapan Nara yang terlihat seperti ingin menerkamnya bulat-bulat, Shindong segera menyudahi permintaannya itu.


 “Nara-ya”, bersamaan dengan terdengarnya suara itu, Nara merasakan adanya aura ninja yang muncul dari balik punggungnya. Nara sudah tahu siapa pemilik aura mencekam dan misterius seperti ini, siapa lagi jika bukan si vokalis utama, Yesung. “Aku juga ingin difoto.”

Nara terlihat memundurkan langkahnya sedikit demi sedikit karena Yesung semakin maju mendekatinya dan semakin membuat Nara merasa tercekam dengan seluruh aura ninjanya. “Ya. Ya. Ya. Okay, aku akan memotret Oppa! Tapi STOP, hentikan langkahmu disitu dan jangan semakin maju mendekatiku, Oppa!”, pinta Nara dan segera dibalas dengan kekehan polos dari Yesung.

Yesung menerima piala yang diserahkan oleh Shindong. Namun yang membuat Nara merasa geli adalah karena Shindong memberikan piala itu layaknya sebuah penghargaan Oscar dan Yesung pun menerimanya sambil pura-pura menangis terharu. “Berhenti bercandanya, Oppa”, uap Nara sambil berusaha mengatur tawanya. “Aku mulai, ya? 1, 2, 3!”

CKREK!

Setelah keempat member itu, kini hampir seluruh member Super Junior langsung meminta Nara untuk memotret mereka bersama dengan piala-piala itu.  Karena tak memiliki pilihan lain, Nara hanya mengiyakan semua permintaan mereka semua.

“Hahahaha!”, saat Nara baru saja selesai memotret Leeteuk, tiba-tiba telinganya mendengar dua suara tawa yang sangat dikenal olehnya itu. Nara segera memalingkan wajahnya ke belakang dan melihat Soohyun sedang duduk berdua bersama Kyuhyun di sebuah sofa yang ada di pojok ruangan. Pandangan mereka berdua hanya tertuju kearah layar handphone Soohyun namun Kyuhyun tak pernah berhenti tertawa kencang, seakan sedang melihat hal yang sangat lucu.

“Cemburu?”, tiba-tiba Sungmin sudah ada di samping Nara dan berbisik pelan saat melihat pandangan gadis itu hanya tertuju kearah sofa tempat Kyuhyun dan Soohyun berada. “Daritadi kulihat kau memandang mereka dengan pandangan yang..membara?”, simpul Sungmin dan segera dibalas dengan tawa kaku dari bibir Nara. “Tidak. Sama sekali tidak. Untuk apa aku cemburu pada sahabatku sendiri.”

“Tapi..”, Nara melanjutkan ucapannya dengan ragu, “..kenapa mereka tertawa seperti itu? Lagipula sejak kapan mereka jadi dekat seperti itu? Lalu..”

Sungmin langsung mengelus kepala Nara dan mendekatkan wajahnya ke wajah gadis itu. Dia tersenyum kecil saat melihat wajah Nara yang kini terlihat cemberut. “Nara-ya, itu namanya kau cemburu”, ucapnya singkat. “Kalau kau memang ingin tahu jawabannya, kenapa kau tidak kesana saja dan melihat apa yang sedang mereka tonton?”

Nara melirik kearah sofa tempat Kyuhyun dan Soohyun berada, masih menggumam ragu. “Tapi..”

“Ahahahaha! Lihat ekspresinya! Benar-benar persis seperti orang bodoh!”, seru Kyuhyun tanpa bisa menghentikan tawanya.

“Kwan Nara! Apa yang kukatakan tadi benar ‘kan? Kau sudah jatuh hati padaku saat aku tampil tadi!”, lanjutnya sambil mengacungkan handphone milik Soohyun yang ada di tangannya. “Semuanya sudah terekam disini! Mulutmu terus-terusan menganga seperti orang bodoh!”

Nara langsung membelalakkan matanya tidak percaya saat mendengar ucapan Kyuhyun. Namun detik berikutnya, dia langsung menoleh kearah Soohyun yang hanya bisa nyengir bersalah. “Maaf, Nara-ya. Tapi dari kemarin Kyuhyun Oppa terus-terusan memintaku untuk melakukan hal ini. Maaaafffff~!”

Kyuhyun sama sekali tidak peduli dengan semua tatapan membunuh Nara yang hanya tertuju kearahnya. Ia malah mengulangi lagi video yang rekaman Soohyun yang isinya hanya ekspresi muka terpukau Nara saat melihat penampilan dirinya diatas panggung tadi. “Ahahaha! Aduh, perutku..”, karena terlalu sering tertawa, perut Kyuhyun sampai terasa sakit. Namun hal itu tidak menurunkan volume suara tawanya dan malah semakin terbahak-bahak.

“CHO KYUHYUN!”, Nara segera berderap menuju sofa tempat Kyuhyun berada dan berusaha merebut handphone itu dari tangannya. Kyuhyun langsung sigap berdiri dari sofa saat melihat Nara menghampiri dirinya dengan kecepatan seekor banteng matador. “SERAHKAN HANDPHONE ITU PADAKU!”

Kyuhyun langsung mengangkat tangan kanannya ke udara, mencegah Nara untuk merampas handphone itu darinya. “Coba saja jika kau bisa mengambilnya, Kwan Nara sayang”, ejek Kyuhyun sambil memindah-mindahkan handphone itu dari tangan kanan ke tangan kirinya, sehingga membuat Nara semakin kesulitan untuk meraih handphone itu.

“Aigoo, tanganmu pendek sekali ya?”, celetuk Kyuhyun karena Nara tidak berhasil meraih handphone itu dari tangannya yang terangkat ke udara. “Tak kusangka Kwan Nara ternyata pendek seka..WUAAAAHHH!”

BRUKK!

Karena terlalu serius dengan urusan mereka berdua, Kyuhyun dan Nara tidak sadar bahwa kini seluruh member Super Junior sudah ada di belakang tubuh Nara.  Dan dengan memasang gummy smilenya, Eunhyuk mendorong tubuh Nara dengan agak kencang sehingga kini Kyuhyun juga ikut terjatuh ke belakang karena dorongan dari tubuh Nara.

Nara mengerjapkan matanya beberapa kali, begitupun juga dengan Kyuhyun yang terjatuh ke atas sofa yang tadi ia duduki.  Mereka berdua mengerjapkan matanya beberapa kali dan tak bereaksi apapun selama beberapa detik, hingga akhirnya terdengar seruan kencang..

“MEREKA BERCIUMAN! AKU MELIHATNYA! MEREKA BERCIUMAN!”, teriak Soohyun yang kebetulan berdiri di samping sofa sehingga membuatnya bisa melihat segala hal yang terjadi. “MEREKA BERCIUMAN!”

“YESSSSSSSS!!”, seluruh member Super Junior saling bertepuk tangan riuh, bahkan ada beberapa diantaranya yang saling berpelukan dan berlutut penuh rasa syukur. Ryeowook bahkan hampir saja menangis terharu saat mengetahui pasangan kekasih ini sudah berciuman.

“ANIYA!”, Nara dan Kyuhyun langsung bangkit dari posisinya dalam gerakan secepat kilat lalu langsung sibuk menyanggah anggapan semua orang tentang kejadian yang baru saja terjadi tadi. “ANIYA! TIDAK TERJADI APA-APA!”, ralat Nara dengan nada panik.

“Eiiiiyyyy~”, seluruh member Super Junior dan Soohyun langsung berseru kompak sambil menggelengkan kepalanya. “Di dunia ini tidak ada pencuri yang mau mengakui perbuatannya, Nara-ya”, ucap Ryeowook sok bijak. “Yang kami tahu adalah kalian sudah..”

“BERCIUMAN!”, lanjut mereka kompak dan saling melakukan high-five dengan penuh semangat. Leeteuk malah berteriak kencang, “Dengar! Dengar! Dengar! Untuk merayakan hari bersejarah atas keberhasilan kita mendapatkan Daesang dan juga untuk keberhasilan mereka berdua..”, ucapnya sambil melirik kearah Kyuhyun dan Nara yang kini terlihat salah tingkah, “..KITA MAKAN-MAKAN SEPUASNYA!”

“YEAAAHHHH!!”

Nara hanya bisa jatuh terduduk lemas saat mendengar semua hal itu. Dia langsung menjambak rambutnya dengan gemas dan berseru kesal, “Tuhaaann~ kenapa kau melakukan hal ini padaku?”

Namun disaat Nara sedang melampiaskan kekesalannya, tiba-tiba Kyuhyun sudah berjongkok dihadapannya dan dengan memegang sebuah tisu basah di tangannya. Tanpa basa-basi, Kyuhyun segera meraih wajah Nara dan memeriksa bibirnya dengan teliti. “Ya! Apa-apaan kau ini? Kau mau membuat masalah lagi, hah?!”, seru Nara sambil berusaha melepaskan diri dari Kyuhyun.

“Sudah kuduga”, gumam Kyuhyun saat melihat satu bagian dalam mulut Nara. “Gusimu berdarah”, lanjutnya kemudian segera menyumpalkan tisu basah itu kedalam mulut Nara, tepatnya ke bagian gusinya yang berdarah. “Diamlah dan jangan banyak bicara. Jika tidak, luka di gusimu akan membesar. Mengerti?”

Nara hanya diam setelah mendengar seluruh perkataan Kyuhyun tadi.  Kyuhyun mengernyitkan alisnya karena Nara hanya diam, tidak membalas perkataannya. “Mengerti tidak?”, ulang Kyuhyun.

“Iya! Aku mengerti! Bawel sekali, sih?”, kata Nara dengan nada agak sebal. “Lagipula gusiku berdarah kan gara-gara tertabrak gigimu. Gigimu terbuat dari baja, ya? Keras sekali, sih?”, keluh Nara sambil mengelus-elus pipinya yang terasa nyeri.

Kyuhyun menatap gadis itu dengan penuh rasa kesal yang tak tertahankan. “Ya!”, Kyuhyun menyentak Nara dan menjitak dahi gadis itu dengan agak kencang. “Kenapa malah kau yang marah? Seharusnya aku yang marah! Karena gara-gara gusimu itu, aku jadi harus merasakan asinnya darah, tahu! Aish, menjijikkan!”

“Ehem”, suara deheman yang tiba-tiba terdengar dari arah belakang itu membuat Kyuhyun dan Nara segera mengalihkan pandangannya.  Tepat setelah itu, mereka hanya bisa mengutuk pelan saat melihat senyuman penuh kemenangan yang terpampang di wajah kedelapan member Super Junior lainnya, ditambah dengan Soohyun. “Jadi..”

“..secara tidak langsung, kalian mengakui kalau kalian berciuman ‘kan?”

Nara tak menjawab pertanyaan itu dan hanya menatap kearah Kyuhyun yang juga balas menatapnya dengan tatapan tajam miliknya. “Semua ini gara-gara kau!”

“Enak saja! Kenapa kau menyalahkanku? Siapa yang tadi bersikeras ingin merebut handphone itu, hah?!”, balas Kyuhyun membela dirinya sendiri. “Sudah jelas-jelas ini salahmu!”

“Kenapa dari awal kau ingin merekamku, hah? Memangnya kau tak punya objek lain untuk direkam, hah?”, Tanya Nara, tak habis pikir dengan jalan pikiran pria didepannya ini. “Dasar pria kurang kerjaan!”

“MWO?! Kurang kerjaan?! YA! Aku ini member SUPER JUNIOR! Pekerjaanku ada banyak! Jangan seenaknya mengatakan aku pria kurang kerjaan, gadis bodoh!”

“BODOH? Ya! Kau tak tahu apa jabatanku sekarang, hah? GE-NE-RAL MA-NA-GER!”

Sementara itu, kesembilan orang lainnya yang ada di ruangan itu hanya bisa terkekeh kecil saat melihat pertengkaran diantara pasangan ini. Leeteuk tertawa maklum saat melihat Kyuhyun dan Nara kini sudah mulai mencekik dan menjambak tubuh pasangannya masing-masing, “Ya sudahlah. Jika mereka tidak bertengkar seperti ini..”

“..itu bukan Kyuhyun – Nara, ‘kan?

***

-T.B.C-

***

Next Chapter PREVIEW!

“For Super Junior! CHEERS!”

“CHEERS!”

“Nara-ya, kenalkan. Ini Jung Sena. Dia ini kekasih kakakmu sewaktu dulu.”

“Halo. Senang berkenalan denganmu, Nara-ya.”

 

“Joongmi?”

“Taewo Oppa, aku Nara. Kwan Nara.”

 

“Kau kira apa alasanku memilih untuk menjadi seorang pengacara, hah?”

“Tapi..”

 

“Taewoo Oppa, boleh aku berbagi satu rahasia kepada Oppa?”

“Hm? Rahasia apa?”

“Orang yang berdiri di tengah itu, dia adalah kekasihku. Cho Kyuhyun.”

 

“Kalian bertiga pernah datang ke kantorku, ‘kan? Kau juga bertemu dengan Taewoo Oppa ‘kan?”

“Ya.”

“Apa yang kalian bicarakan?”

“Itu..”

“Jawab pertanyaanku, Cho Kyuhyun!”

 

“Kami, Choi Corporation, memutuskan untuk menggunakan Super Junior’s Cho Kyuhyun sebagai icon model produk terbaru dari perusahaan kami.”

***

Ya! 35 halaman! Semoga readers puas bacanya! ^^

Icha nggak mau banyak ngomong deh, pokoknya Icha berharap readers-readers bisa ngasih komentar tentang cerita di part ini atau mungkin masukan buat chapter selanjutnya. Jadi semua ‘pengorbanan’ Icha nggak jadi sia-sia kalo readers juga bisa ngasih komentar atau kritik yang bermanfaat ^^

Yuk, ah! Mari, saya mau ngerjain PR~

Comment & like are LOVE :*

 ***

124 thoughts on “{KyuNara Scene} After a Long Time

    • akhirnya bisa komen juga! /loncat-loncat

      aigoo.. itu si Nara bikin tuh pemotong rambut rmarah” xD
      oh~ jadinya pake wig doang tuh,
      Nara emang dongsaeng yang nurut sama oppa nya😀

      hmm.. entah kenapa waktu baca Jung Sena langsung kebayang Sena yang di WGM -__- /slapped
      jadi si Sena itu saking terlalu cintanya sama Taewoo rela ngebunuh pacarnya sendiri ? tsk..
      dan sekarang nyawa nara dalam bahaya tuh,
      kayaknya yang ngebunuh si Joongmin tuh si Sena juga lagi,

      ngakak bagian Nara fangirling soal Lee Joon hahaha xD kita sama! abs nya itu lho~ lol
      ampun dah, si kyuhyun bener” tau cara manfaatin hyung nya itu -___-

      dan aiyaa! KyuNara ciuman! walopun lebih karna accident sih.
      cuman yaah tetep aja~ kyaaa >///<
      aku suka banget sama chapter ini, penasaran sama teaser buat chapter selanjutnya~

  1. Okay! Waktunya untuk komen dimulaaai!
    Pertama-tama aku mau tumpengan dulu sama abang abang SJ soalnya KYAAAA KyuNara akhirnya kisseu! KISSEU! KIS– /plak
    Walaupun enggak disengaja dan menyebabkan gusi berdarah, tapi weeeey evil couple kapan lagi coba dapet ‘musibah’ kayak gini?

    本当にすごいなあ~!
    Keren banget yang part ini! Gatau kenapa aku mikir masalahnya kok jd makin rumit ya tentang masa lalu (Seunghwan, Joongmi, dan Sena) plus rencana Taewoo yang mau ‘menyingkirkan’ Nara. Gila betul!

    Terus liat preview buat next part… Kayaknya gara gara liat Nara make wig, apakah Taewoo menganggap dia sebagai ‘reinkarnasi’ dari Joongmi? Dan apakah rencana Taewoo plus Sena bakal buyar?
    Oke, mulai ngayal aku. Abaikan deh.

    Ngakak parah pas GDA. Kelakuan semua member gila semua, pengen aku peluk satu satu kan jadinya :3

    Oke, aku tunggu KyuNara Scene selanjutnya, Icha eonniee!

  2. puas banget,,,
    bagus banget
    oh my, mereka ciuman
    ahaha
    meskipun tak sengaja tapi tetep aja ciuman
    god job oppa oppa super junior

  3. Akhirnya ada kyunara yang baru *soraksorak
    Hahahahaha
    Waaah taewo nya jahat bener . Sm tmn sndiri lho padahal.. Ckck
    Sebenernya dendam apaan sih itu si taewo?
    Kyunara sudah kembali sperti dahulu kala . Akirnyaaaa.. Haha
    Aku tggu lanjutannya onn,. Nice ff🙂

  4. yey akhirnya keluar juga
    Ternyata jung sena itu toh , bikin konflik tambah berat aja
    Akhirnya ciuman juga ya , sampe berdarah gitu berarti kyunara rrwwr (?) hhahaha
    Kyu jadi icon choi’s corp ? Mending kwan’s corp aja dong :*
    Aaaahhh part selanjutnya cepetan unn , ga sabaaaar

  5. aigooo~
    speechles saya mah😮

    hahahaha.
    Ciyee pangeran neraka sama ratu iblis udah gede ya.. Udah berani kisseu2 :*

    good job cha !
    KYUNARA DAEBAK😀
    *cium Kyu*
    *ditabok nara*

  6. Daebaaaak !! Jinjja, bener2 keren ini ff nyaa. Sama skali gak ngebosenin. Ada part yg bikin tegang, trus part yg bikin ngakak juga ada. Haha Taewoo jahat bgt. Kayanya dia jg cuma manfaatin Sena deh *sotoy*
    ihiiiiiy akhirnya KyuNara ciuman didepan member lain. Member lainnya lucuuu pas lg ngegoda KyuNara. Haha ditunggu lanjutannya =))

  7. Astaga “aura mencekam dan misterius” that’s so yesung kak =))
    Finally ada perkembangan juga dari kyunara xD
    Ceritanya makin lama makin kompleks ya? Untung ngikutin dari awal hehehe
    Itu ceritanya kyuhyun dijadiin model mau balas dendam apa gimana……
    Sebenernya hubungan nara sama taewoo kaya apa sih….. ._.
    Ehehehe seneng deh yesung perannya lumayan banyak disini(?) Kasian juga jadi korban lololol

    Kutunggu next chapternya ya kak, fighting kak icha xD

  8. kiiiw~ Gabisa berhenti senyum baca pas part nya kyunara >_<

    Aaah.. Ada yang berani mencelakai nara maka bersiaplah dibacok raja iblis *liriksena

  9. uwaahh,, wakaka bisa dibilang itu accident karna gusi nara sampe berdarah,,, selain part yang taewoo sama sena, bikin aku ngakak,, ternyata seunghwan dibunuh sama sena.. ckckck..
    ah, aku ga bisa ngebayangin kalo seandainya kyu yang buka baju diatas stage, biar nara bisa ngelirik gitu ke kyu,, kekeke

  10. Member seneng banget kyy liat kyunara akhirny kisseu..wlopun direkayasa, smoga kunyuk ga di apa2in kan dy yg dorong…wakakakk
    Aigoo…taewoo bneran itu mo nyingkirin nara,ga ckp dg nyingkrn seunghwan
    kyu jd ambasador choi corp?? hmm…langsung dtempatin dtgh medan perang nih…ayo cho kyuhyun lindungi kwan nara..

  11. Bagus bgt
    Aq ngakak bc’a,ngbyaning kelakuan oppadeul,nara,sooyoung dGDA pa lg ngbyngin muka’a eunhyuk+yesung yg pls’a abs dpke kyu….

    Wah suju dpt 5piala,4 dr GDA,1 dr kyunaration cos bs bkn kyunara ciuman hehehe,oppadeul mang daebak

    Makin gmes ja ni ma psangan evil..klo g brantem bkn kyunara nama’a sk bgt ma kt2 tu tp brantem’a ckp jambak2an+cekek2an ja y eh ma banting2 brg blh deh tp jgn mpe ptus lg ky kmrn ok

  12. eonniiiiii gyaaaaa aku makin makin makin penasaran >//////<

    eonniiiiiiii aku ngakak malem2 baca ff ini._. Kyu sama Nara makin konyooool puahaha😄 yang lawak pas Kyu teriak minta tolong tapi gaada yg denger! itu LOL banget huahaha😄 pas Nara ngasih 'kutukan' ajaib ke EunHae jugaaa~ omonaa aku gaberenti ngakak pas baca Nara mau ngutuk Hae gak ngambah tinggi kkk~

    ciecieeeeee jadi gusinya KyuNara udah 2 kali tabrakan niih :pp *pestakembangapi* harus dicatet dan dirayakan tuh eonn!! kekeke~😄

    Teaser next partnya aja udah bikin penasaran bangeeet! next part ditunggu eonniiii C; pokoknya KyuNara bagian ini lagi masa misterius misteriusnya dan banyak klonflik ;D

    • sebenernya apa salahku sampe komenku kepotong duakali.—.

      aigoyaaaa Sena itu mau ngapain?! huaaaa jangan sampe Nara kenapa kenapa T.T ugh rasanya aku pengen ngelempar Taewoo ketempat antah berantah.-. kok dia jahat banget siiiih nyuruh Sena ngebunuh Seunghwan, eh sekarang malah mau nyingkirin Nara :(( dan aku masih penasaran banget bangetan kenapa Seunghwan ngelarang Nara potong rambut? apa ada hubungannya sama Taewoo?duh penasaraaan >///<

      • Hindarin pake tanda itu chingu, itu yg bkin kepotong….
        Jgan pake tanda di bwah ini kalo bakal ada kalimat selanjutnyah…

        >////<

  13. KYUNARA…KYUNARA…KYUNARA *triakalacheerleaderspakepompom*

    Hore lanjutannya udh ga selama sbelumnyaaaaa ┐(‘⌣’┐) (┌’⌣’)┌ ┐(‘⌣’┐) (┌’⌣’)┌
    Eh ini makin rumit yaaahhh… Itu kilasan ingatan Taewoo d mobil pas nyesek kok jadi bkin bingung yah? Joongmi meninggal knp? Sena segitu terobsesinyakah sama Taewoo? Itu crita pembunuhan Seunghwan gmna?? Penasaran bgt sama konflik kejadian 7th yg lalu!!! Smoga part berikutnya makin banyak clue yg disebar😀

    Scene d GDA kocak yaaaahhh… Shindong pake bahas nenek2 juga ada d GDA, adu Dongdong, plis deh, masa nenek2 iikutan nonton? Ga encok die ntar? Kwkwkwkk
    Sabar2 punya pacar macam Kyu/Nara, gengsi tingginya selangit!!! Kwkwkwkkk

    Eh ada kiss scene tak terduga n tak sengaja!! Hahaha, dibikin yang sengaja dun Chaaaa… Udah mulai gede kok, gpplah ada kiss scenenya :*

    Ayo dtunggu next partnya yaaahhh…

  14. ecieeee ciuman😄
    gitu tetep aja gamau ngaku. dasar pasangan gengsi😄

    keren nih ada bunuh2annya juga. penasaran taewoo punya rencana apaan ke nara.

    konfliknya makin lama makin keren! jjang!
    lanjutannya cepetan ya cha, penasaraaannn :3

  15. Aigoo 35 page! >_< puas deh bacanya hohoho
    akhirnya kisseu juga walaupun agak maksa dan secara tidak disengaja (?) #blah -_-'
    part ini keren bgt! *O* makin ribet aja itu Taewoo dkk (?) t(-_-t)
    pengen liat rambutnya Nara, sumpah ._.v

    part ini memuaskan😀 ya, ada typo2 dikitlah kekeke🙂
    keep going! nice FF!😀

  16. AAAAA~ YEAH!! KyuNara are back😄 *nyanyi Sherlock nya SHINee*
    OMG~ Taewoo makin jahat aja orangnya XP huhuhu, padahal style nya keren.

    Eonni, aku masih bingung ._. Sena kan pacarnya Seunhwan, nah tapi Sena suka sama Taewoo, terus terus si Taewoo pacaran sama Joongmi, nah kok ada kalimat di ff tadi yg bilang Taewoo marah gara2 Seunghwan pacaran sama Sena? apa Taewoo juga suka sama Sena? ._. *berasa detektif*

    aaa~ itu KyuNara moment nya berharga banget.. muka sampe panas pas adegan Kyu ngasih tisue buat Nara T.T *lapairmata*

    Preview nya bikin penasaran ><

    dan.., ah jadi kangen moment GDA gara2 baca ini :')

  17. gilaaa baca ff yang aku tungguin ini tuh beber bener vitamin bgt… apalagi waktu bagian nara teriakin leejon buka baju sama kaya aku neriakin siwon oppa sama eunhyuk oppa seminggu kemaren… gyaaa eonni… selamet ya udah kisseu sampe gusinya berdarah lagi… #kyu napsu amat yak? #kaburbarengabangwokkie

    wokeh. . jadi… itu semua adalah pembunuhan yang telah di rencanakan? woah… ceritqnya mulai penuh misteri inih

  18. Eonni, mungkin… Ini bisa sedikit bermanfaat. Kata guru temenku, kalo mau liat kejujuran seseorang itu dari idungnya, wkwkwk katanya kalo idungnya berkontraksi (eh?) Itu boong wahahaha *akusendirigapercayatapimungkinbekerjauntuknarayangmatanyaajasulitdipercaya* xD aigoo~ Kyu sama Nara udah balik kaya dulu lagi yaaa udah ga cangguung :’) suka banget part pas Naranya kesel eh kyu malah duduk di depannya dan ngasih tisu *nangis biar dikasih tisu sama om aura aneh* kyaa~ keren banget~ saran, ya? Dan kritik~ heem ff eonni itu udah sangat melampaui batasan bagus bagi aku eonn, jadi aku gaada kritik apaapa, hehe ^^ hanya saja aku gangerti pas flashback yg Taewoo, itu… Aku benerbener no ide banget bahkan untuk mikirin siapa yg ngomong, hahahaha. Aduh~ next partnya keliatannya seru >< ditunggu ya eonniii xD dan kwan Nara, jangan mesum! Kyu kebanyakan main sama Hyuk pasti jadi kaya gini lolol~😀 selamat mengerjakan peer eonni~ ^^ next partnya yaaaaa hehehehe xD

  19. WUAHHH… T^T PUAS BANGET BACANYAAA… seru banget ketawa2 sendiri, marah2 sendiri.. wkwkkw
    pertama alurnya agak2 serius gt yaa, apalagi ditambah ada si Jung Sena..
    benang merah ceritanya mulai keliatan…. pas tau kalo Sena sampe rela ngebunuh Seunghwan saking cintanya sama Taewoo… BEH… rasanya pengen nyekek lehernya. =_= kalo nanti Nara tau gimanaaaa…. ‘bersih’ banget tangannya si Taewoo..

    dari serius2, cerita dibikin santai n lucu2 lagii,
    pas GDA… ngakak parah pas Hyuk suru Siwon buka baju, sama waktu Nara berfangirling ria…
    dan waktu masalah kutuk mengutuk ituu…. sampe harus berenti baca dulu biar bisa atur ketawa..😐 dahsyat emg nih Nara. wkwkkw

    DAN JENG JENG. THE BEST PART!
    AKHIRNYA KYUNARA CIUMAN ASTAGAAAA…. T___T *sembah sujud syukur potong nasi tumpeng gelar syukuran tiga belas hari tiga belas malam*
    DAEBAK banget !! wkwkkw bisa bayangin mukanya member SJ pas lagi liatin mereka. Tapi kok Teuk rela-rela aja yaa..? aku pikir dia bakalan kayak bapak2 yang ga mau anak putrinya dibawa pergi lelaki lainn. hahhaha..

    Oke, back to the story..
    dari potongan2 ceritanya, cerita yang muncul di kepalaku sih kaya begini… >.<
    – Sena dulu bunuh Seunghwan, saking cintanya sama Taewoo.. NAH, tp kayanya ga cuma Seunghwan yang dibunuh… Joongmi jugaa !!! soalnya Sena udah gawat tuh kadar cintanya, buta tingkat dewa sembilan belas =_=" jd kemungkinan kalo dia yang bunuh Joongmi itu gede, apalagi pas dibilang Joongmi matinya ga wajar.. .__.
    (penasaran itu Sena bunuhnya pake apaan ya… kok bisa tega gitu…)
    – Ada adegan mereka kumpul2 yaa.. mgkn disitu Taewoo diajak dan ada si Sena juga…
    – Kayanya bakal ada sesuatu yg terjadi sm Taewoo, mungkin penyakitnya kambuh ato apa… sampe ada adegan dia kirain Nara itu Joongmi…. hmmm apakah ini jeng jeng…
    – Lalu mungkin Nara diceritain soal Joongmi sama Taewoo, dan akhirnya Nara yang polos (?) itu keceplosan cerita kalo dia itu pacarnya Kyu…. aihhhh…
    – begitu tau, Taewoo ga mungkin diem.. jadi kayanya Nara bakal diadu domba sama Kyuhyun.. T.T (Nara please don't trust him.. dia serigala berbulu singaaaa… *dipelototin Taewoo*)
    – dan…si Kyu kayanya bakal di…. 'siksa' sama si Taewoo dengan dijadiin model iklannya, apalagi si Taewoo udah tau Kyu pacarnya Nara…. pret pret prettttt Taewooooo awas yaa nanti minta Nara kutuk juga nih..

    oke.. itu sih cerita yang kususun dari potongan2 cerita yg aku kumpulin. eheheh maaf ya author, kalo ada tebakannya yg salah.. Semoga cerita ke depannya makin terbuka dan makin kebongkar rahasia Taewoo n Sena, bukannya makin ribet..
    Sudahilah penderitaan KyuNara… T__T kalo makin berbelit-belit yang baca juga kesiksa nih batinnya.. wkwkwk

    ditunggu lanjutannya, author! ^^~ Hwaiting!!!

  20. Ya Tuhan, aku puas banget bacanya, Kak!!! b^^d
    Lagi, lagi, lagi, dan lagi eon berhasil buat aku tercengang dengan perbuatan mereka berdua!😄
    Si Ratu Iblis yang tiada henti membuat kekacauan dengan wajah innocent-nya dan Si Raja Iblis yang tidak mudah mengontrol emosinya jika berhadapan dengan si Ratu Iblis. Itu moment paling luar biasa untuk couple ini!😉
    Antara mau teriak & nangis terharu :”)
    Tapi sepertinya opsi kedua lebih pantas untuk dilakukan, aku bukan Soohyun yang hobi berteriak😀
    Aku baca ini tepat pukul 2 pagi, jadi sangat tidak mungkin untuk aku berteriak di pagi-pagi buta seperti ini😀

    Taewoo benar-benar ingin membunuh Nara? Ya Tuhan, dosa apa keluarga Kwan pada Taewoo?? TT^TT
    Dan lagi, dia memanfaatkan Jung Sena untuk melancarkan aksinya ini?
    Demi Tuhan, Taewoo tokoh paling licik yang pernah aku baca! Eonni sukses buat tokoh Taewoo sebagai tokoh antagonis!😉

    Jung Sena akan melakukannya (lagi) demi Taewoo? O.o
    Bertobatlah, Sena! ^^

    Kak, apa nanti bakal ada masalah baru untuk pasangan KyuNara?😦
    Kyu bakal jadi ikon produk dari Choi? Choi siapa disini? Choi Soohyun? O.o
    Aku setia menunggu FF KyuNara Scene ^^

  21. JADI, nara ga jadi potong rambut kan eon ?? Itu yg ngomong terakhir siapa ? Penasaraaaaann >.<
    di tunggu next story.x icha eon🙂

  22. wkwkwkwkwkekek…..

    aigooo…

    bneran ngakak guling2 ini mah..

    tetep ajj ya,kyuhyun and nara bringasan…
    ya ampun,gk tau mw koment apa denk,kocak amat ini soalnya.
    pas nara disalon,pas enhyuk mertapi ponselnya yg cedera gr2 dibanting si kyu de el el dehhh…blm lg pas adegan mrk ciuman. ..hoaaaaaaaa…..didpn oppadeul pla itu….kkkkkk~

    oke,ckup ngakaknya..

    jd bgitu critanya ttg taewoo and sena..
    jd taewoo itu cemburu dgn oppa’a nara tohh..tp kan gk mesti pke acra.ngebunuh sgla,dan ini apa pla lg ya..
    nyawa nara jg bklan terancam,mmg terancamlah..

    hhh…misteriuz..
    stu pertanyaan lg,jongmi itu kok bsa meninggal gk wajar ktnya knapa ya??

    hmm,kyknya taewoo liat bayangan jongmi dlm diri nara dehh…

    woaaaaa…pnasaraaan!
    ini pasti akan menjd persaingan sengit antr kyu and taewoo,kan sblmnya kyuhyun punya firasat gk enak ttg taewoo…

    wooooooo….bklan seru ini..
    lets ptotect Nara! the queen of evil~

    xDDD
    ;P

  23. Aaaaah~! Kenyang bacanya kak! Dari tegang sampe lucu ada semua di sini~
    Mulai ada bayangan kenapa seunghwan ngelarang nara potong rambut. Hmm..
    Jadi penasaran dulu Sena ngebunuh seunghwannya gimana .__.
    Eh eh eh eh, itu kyunara kisseu? Aw~ Terima kasih banyak pada eunhyuk yang sudah mendorong nara! Ayey. Kitiw nih. kira-kira kyu nandain lagi kalendernya ga ya kaya waktu itu? =))
    Kyunara ini lucu ya. Ga ngaku tapi kok membicarakan hal hal yang menjurus ke sana. Keceplosan tuh :p
    Tetep ya mereka itu romantis dengan caranya sendiri. Rawr deh!
    Keren kak! Umm.. Tapi aku sedikit bingung di beberapa dialog, itu siapa yg ngomong ^^
    Baca previewnya jadi makin penasaran sama next scene

  24. ya allah pas baca part ini aku langsung mikir kalo eunhyuk itu beneran pelit atau gimana sih cha *maklum ga begitu tau soal suju* lol anak suju cacat semua disini suka pas kyunara nggak sengaja kissing🙂
    sedikit2 aku mulai nangkep nih konfliknya. wuuh taewoo itu ganteng2 kok jahat sih.soal masalah rambut, kayaknya nara dilarang potong rambut soalnya kalo rambutnya pendek bakalan mirip joongmi dan taewoo ngeliatnya nara kaya reinkarnasinya joongmi? eh iya nggak sih *nebak*

    ya pokoknya next part kyunara scane-nya selalu ditunggu, dan juga alter ego-nya kk icha faithing!🙂

  25. Kya,,, seneng bgt bisa baca KyuNara lagi,,,
    Cieee KyuNara ciuman,,,
    Seneng bgt baca chap ini,,
    Semuanya bahagia, gak ada galau”nya,,
    Yah walau kesel bgt sama Taewoo jd orang jahat bgt,,,

    Gak sabar nunggu next chap,,,
    Penasaran bgt,,,

    Next chap d tunggu eon,,,
    KyuNara Jjang…
    Nice FF…
    (•ˆ⌣ˆ‎​​​​•)

  26. HUWAAA!!! seneng banget setan ini kambek!!1 hohoho~~~~
    udah baca dr tadi malem sih, cuma baru sempet komen hehehe😀
    aahh KyuNara bikin saya gila~~~ ngakak guling-guling sendiri baca ini hahaha

    next chap……..ditunggu~~

  27. Setelah sekian lama akhirnya kyunara KISSUE… Yah walau terjadinya gak bangetttt…
    Soohyun daebak….
    Eheem taewoo kayakny manfaatin sena, buat melancarkan tujuannya…

    Previewnya seru… Gak sbr lanjutannya…

  28. napa komenku jd kaya gt y?
    padahal ak g nulis gt deh,
    pokoknya keren bgt ceritanya
    pa lagi pas bag nara muji2 joon
    jd inget ekspresinya kyu pas dbandingin ma joon dacra shin pd ak ngakak liatny
    dtggu lanjtny aj y

  29. part depan full konflik ajaaa huahahahaha. kayaknya konflik sena taewoo nara itu bakal seru banget deh. apalgi ditambah nongolnya (?) kyuhyun. pasti makin asik wkwk. taewoo jahat bgt disini. saya sumpahin dia ntar sayang beneran sama nara sampe ngemis2 ke nara :p

  30. waa.. kyunara. makin seru aja nie
    hahah. kyunara yg td nya mati2an nyangkal ga ciuman ehh. malah brantem yg sangat tersurat abis ciuman.. wkwk
    dan liat cuplikan next chap my.. kyu jd model choi corp? koq bisa?
    waa. penasaran di tunggu next part ny. hwaiting!

  31. KISS??? K-I-S-S? Hal paling langka dalam sejarah kehidupan ‘KyuNara’?? O.o
    Suka! Banget! Apa pun deh, mau gusi berdarah ampe gigi copot pun, yg pnting namanya Kiss XP
    Akhirnya ya.. after a long time.. *lap keringet*

    Eh, apa pula itu sesi pemotretan dadakan! Uri Hae-ya… cakep bg disitu.. *mimisan*
    Yg paling aneh mukanya Jongwoon.. apa banget itu. wkwkwk…
    Terus paling greget pas acara lagi sms2an memanfaatkan ponselnya Kunyuk, aduh.. kasian banget si monyet di bully magnae! wkwkwk.. Soohyun juga mah ember pisan pake treak2 ke Donge segala.

    Eung~ Taewoo.. sama.. Sena? Sena… jadi keinget Kunyuk lagi yg di WGM! Dy bkin Sena nangis😄 *poor Hyukjae
    Jadi, begitu toh.. pembunuhan Seunghwan, dalangnya ga cuma Taewoo ternyata. kalo Nara tau, tu orang 2 bkal langsung ditelen idup2 kali ya? –a
    Ya Alloh, kesian Taewoo, cakep2 mafia..

    And then, fav scene: “AYO LEE JOON OPPA! BUKA BAJUMU! BUKA!! BUKA!!”😄 *ikutan demo bareng Nara*

  32. OMONA!! Bwahahahaha ga bisa berhenti ketawa saya wkwkw sampe dikira gila sama temen sekelas -,–
    ituu yg adegan jiwa fangirling nara keluar sumpah kocak abisss!!

    em itu taewoo jahat bgt dah.. tp dsini yg pengen aku bilang :
    AKHIRNYA KYUNARA CIUMAN !! hahahaha nara sudah dewasa ternyata hiks hiks *terharu*

    makin penasaran, harapannya smg next chapter bisa cepet keluar😀
    anyway, very good onnie-ya~ ^_^

  33. Aaaaaaa …. Taewoo benar.benar JAHAT !! Somplak !!😀

    yey yey yey ….
    Kisseu kisseu😀 akhirnyaa merekaa kisseu :* aaaaaaa … Senang deehh🙂

    di tunggu chapt selanjutnya🙂
    jangan lama.lama

  34. Aigoo~ KyuNara ternyata UP ^^ udah baca~ and always KyuNara banget >< aigoo~ ciuman momen nya gak enak banget tapi mau donk jadi Nara :* kekekeke~

  35. Sena jahat banget sih..
    apa salah seunghwan?

    Waaahh.. kyunara seru banget nih
    ngakak sendiri sama pelitnya hyuk. pas soohyun malu gara gara nara juga lucu..
    si kyu sama nara sebenernya cemburuan tuh.. kyu perhatian banget sama nara🙂
    waaah.. ciuman ya?
    hahaha

    aku tunggu next chap nya onn.. penasaran.
    apa nara ga boleh potong rambut gara gara mirip mantannya taewo ya?

  36. Yeay update!! ^^

    Gilaa, itu sakit jiwa kali ya si taewoo ama sena? /plak
    Errr joongmi teh meninggal knp ya? –a
    Masa nara mau dibunuh juga ??? Fix sakit jiwa lah itu -_-

    Pfft siwon aset SJ wkwkwkwkwk
    Dan apa bgt itu kyu jelez wkwkwkwk
    Mang enaaakk rasain lao!!
    Ayo buka buka buka lagi jooonnn xD

    Wahahahahahhaah akhirnya kissiiiiiiiing /tebarkolorsiwon
    Masih mendiiiing walo begitu doank juga :p

    Penasaran pake bgt itu sama past nya 4 sekawan itu😮
    Ampe sebegitu dendamnya si taewoo tsk..

    Lanjut cha😀 take your time yaa😀

  37. puas banget ma chapter ini…
    selamat oppadeul suju bwt GDA n kissing scene duo iblis, hehe

    ketawa ngakak ngebayangin kelakuan member2, jd pengen kisseu satu2.. *plak*

    masa lalu seunghwan, joomi, sena n taewoo rumit yah, bingung… ==

    liat preview next chapter, spt’y nara dah memperkenalkan kyuhyun sbg pcr’y pd taewoo..
    n da aura2 persaingan nih…

    d’tunggu next chapter, jgn lama2..😀

  38. akhirnyaaaaa ada kyunara jugaa~><d
    Hwaitiing yaa eonn untuk next partnyaaa~^^9

    P.s: mian.. aku dulunya siders… Tapi skrg2 udh tobat ko~ *bow* ^^

  39. assaaa akhirnyaa keluar jugaaa kyunara scenenya!!! huff itu kenapa taewoonya jahat banget..tapi akhirnya kyuhyunnya sama nara so sweet lagi ah cocok banget sih mereka!!! Kelanjutannya aku tunggu ya onnie!!! Semangat ngejain prnyaa haha:):D

  40. Waaaa….. chingu kyunara kissinggg….. rekor bru lgi, tpi lucu bget adeganx d bully ma member suju….
    Omo omo.. trnyta kk x nara d bnuh ma pcr x sndri bwt taewoo……
    Mkin pnsran dgn misteri kematian seughwan…… d tunggu lnjtan x chingu….HWAITING…..

  41. Akhirnya Kyu-Nara Kisseu, bwahahahahaha, setelah sekian lama, akhirnya peristiwa itu terjadi juga
    Angkat seribu jempol deh buat Suju yang udah berhasil bikin Kyu-Nara ciuman

    Taewoo tega bener ya, Sena juga serem, demi Taewoo mau ngelakuin apa aja sampe ngebunuh orang •_•
    Ntar gimana ya usaha Sena mau ngebunuh Nara

    Diliat dari preview nya kayaknya nanti Taewoo demen sama Nara ya, gara-gara mirip sama mantannya, makin seru aja dong
    Lanjut asap ya eonn

  42. yeessssssss….akhirnya kyunara ciuman!!! hahaha😄
    “oppa, buka bajumu !!!” hahahhaahaaa…..beneran deh, ini jiwa fangirlnya Nara keren (?) bgt😄
    untuk sarannya, tentang masa lalu taewoo-seunghwan+konflik2nya kalo bisa segera diperjelas, soalnya dari part2 sebelumnya kayaknya terlalu muter2 masalahnya, part2 sebelumnya kan masih fokus hubungan Kyunara😀 yah meskipun udah mulai dibuka dikit2 sih di part ini….sejujurnya nih, onn…aku lebih penasaran sama konflik masa lalunya seunghwan-taewoo, hehe, ditambah lagi ada nama baru, sena dan joongmi.
    yasudahlah…begitu saja😀
    oya, sekali lagi……YESSSSS…AKHIRNYA KYUNARA CIUMAAAAAAANNN, HAHAHA😄

  43. penasaran sama sena,gimana dia bunuh seunghwan??
    terus joongmi gimana ceritanya??
    ungkap dong thor??? *muka penuh harap*

    suka deh sama kyunaranya
    semangat lanjutin lagi yaa..hehehe

  44. Love, Cinta, 사랑, ah sukaaa ~ :*
    setelah skian lama, jatuh bangunnya juga, kisseu juga sekarang xD kkk~
    masih kurang~! *ditendang*😛
    part selanjutnya, berdasar preview kayanya seru nih >_< ditunggu ya =)) 힘내!! ㅋㅋ

  45. Taewoo bakalan di hantuin da sama joongmi .-.
    Antara shock dan engga waktu tau jung sena pembunuhnya-_- tapi gila ya tuh org kalau suka sama taewoo kenapa musti pacaran sama seunghwan coba-_- *hanya icha eon dan tuhan yang tau*
    Lanjut lanjut penasaran bgt sama taewoonya HAHA like it😉

  46. kalo gak rame kalo gak berantem, kayaknya bukan kyu sama nara deh.. Ckckckc..

    Adeuh yang udah saling tubrukan gigi,, ckckckckck.. Hahahaha

    part ini penuh dengan konflik yang terselubung, hehe jadi bikin penasaran part depan tuh kayak gimana, gimana cara taewo ngehadapin nara, terus yang bilang ngeliat seunghwan siapa? Ah saya bingung.. Kekeke..

    Tapi seperti biasa deskripsinya icha keren dah.. Saya tunggu semua seri kyunaranya, atau yang sama D.Onya juga tuh.. Hehehehe

  47. Wohooooooo…akirnyaaaa…
    Daebak thor!!!
    Kangen banget sama couple setan ini..”̮ wk°wk (′▽`) wk°wk “̮‎….
    Ditunggu chapter selanjutnyaaa…ˆ⌣ˆ

  48. *nyalain kembang api*
    DUAARR!!
    yeyyyyyy… setelah sekian lama.. akgirnya merekaa..
    hahahha ikut seneng buat mereka, selamat ya…
    asli.. banyak bgt d scene ini yang bikin aku ketawa..
    mulai dari para member yang berjuang keras mencari nara di panggung penonton, aura yesung, dan scene jatuhnya.. hahahha
    scene selanjutnya kayaknya bikin dagdigdug..
    pembunuh seunghwan akhirnya muncul, Cho Kyuhyun yang tampan! lindungi Kwan Nara sayang! *plaakk
    cepet publish ya eonn… d tunggu..
    KyuNara hwaiting!

  49. Huwaaaa
    udah lama gk ngakak baca kyunara. . .
    Sumpah member suju pada jail,tp seru bgt mereka. .akhir’a kyunara ciuaman . .
    YEEEEAYYY. . . . Seneng bgt bca scene ini, , ,
    ntar nara jdi pt0ng rambut gk y?kx td d privem seunghwan ngira nara sbg jongmi?p nara cuma pkai wig??
    Makin penasaran ma lanjtn’a. .ditunggu lanjtan’a 0nn😄

  50. hyaaa kyunara kembali ! buahaha eciee kyunara ciuman wahaha dih kyu bahagia bngt liat vid nara haha seru bngt dah adegan mencekik dan menjambak wahaha next ~ tak tunggu yak ! penasaran. haah saya kesel sma taewoo dan sena. jahat euy ~

  51. ahyeey mereka ciuman!! Walaupun gk sengaja kkkkkk~
    Aku masih penasaran gimana ceritanya Seunghwan meninggal…Joongmi juga.
    ditunggu lanjutannya ya eonni^^

  52. kyaaaaaaa sugoi desuneeee (^_^) akhirnya akhirnya ada juga tragedi ‘ketemu gusi’ kkkkkk Member suju emang paling daebak dah :p
    alhamdulillah~ nara g jadi potong rambut..
    tapi itu sena beneran mau disuruh ngebunuh nara? tega banget deh, udh jadi pengacara jg msh mau ngebunuh orang -,-
    choi’s corp? kenapa ga kwan’s corp aja #maunya
    nexttttt

  53. Asik…ada kiss scene…berhasil..berhasil..hore..hore *nada dora the explore*
    Ga brubah ttp saling gengsi…kyunara emang susah mengakui perasaan masing”…sprtinya perjalanan msh panjang ya…

  54. sangat suka pas liat kyu en nara berantem hahahaha…
    itu kekna bukan ciuman bibir tapi ciuman gigi hohohoho..

    aku masih curiga kalu jantungnya taewoon itu adalah jantung kakaknya nara

  55. daebak! 35 halaman?
    puas bgt bacanya, risa…eon.
    gomapta disuguhin daging-duo-evil-bakar-saus-barbeque ini..
    yg jelas, klo mnta tambah udh alhamdulillah dikasih..
    gila puas!

  56. daebak! 35 halaman?
    puas bgt bacanya, risa…eon.
    gomapta disuguhin daging-duo-evil-bakar-saus-barbeque ini..
    yg jelas, klo mnta tambah udh alhamdulillah dikasih..
    gila puas!

    eon makin bgus aja nulisnya, ide song recommendedny juga pas.. keren mah

  57. Love it. umm,mau komen ya,menurut aku ini udah bagus tapi ada part2 yg kurang penjelasannya dan kurang nyambung sama part yg lain. mian.
    tetep semangat ya

  58. Demi apa aq bacanya jam 3 pagi ._.
    susah bgt bekep2 mulut bwt nahan ketawa XDD
    aigoo taewoo pengen aq bunuh mutilasi! -.-a
    makin penasaran lingkaran antara nara-taewoo-sena-seunghwan
    yehee kisseu kisseu cwit cwit *noelpipikyunara* akhirnyaaa XDD
    Wah bener2 pnasaran aplgi abis bc preview’x ><
    mdah2n next part'x cepet nongol yaa~

  59. As always… Selalu rame yeee hahahaha
    Yampunnn.. Jadi nara pake wig biar gak dikenalin???
    Kyu~ kau PD sekali kalo hyungmu cinta padamu..
    Ahahahaha shindong polos bgt lagi jawabannya😀
    Jadi nara udah gak ngefans lagi sm suju yah? Setiap ada BB lain malah jiwa fangirlnya keluar.. Udah eneg kali yah liat kyu mulu hahahaha
    Horeeeee kyunara kisseu °\(^▿^)/°

  60. Senengnya kyunara di publish juga lanjutannya.. ^^
    aiiiggoooo,, itu nara ampe berdarah gusinya ? *lol
    Gigi kyuhyun yang kaya besi atau emang kyuhyunnya yang semangat ?
    ㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋㅋ
    Nice FF😀
    Kyunara FIGHTING !

  61. kyaaaaaaa~~ kisseu!!!
    akhirnyaaaaaaaaaaaaa, semoga nanti ada kisseu sengajanya *eh
    next chapter bakal ada konflik seruu nih kayaknya, gak sabaaaarr
    JUNG SENA, TAEWOO – I don’t careee.. hahaha
    yakin Kyuhyun bisa lindungin Nara

    makasih kisseunya sekali lagi buat Icha :**

  62. kyuhyun n Nara makin biki. ketawa nih sama tingkah2 mereka n seneng merwka udah balikkan kyk dulu,,,, udah kyk tom n jerry rubut mulu tp tetep didasari cinta yg gede…..
    n taewoo kok jd jahat gt n ternyata bukan dia yg ngebunuh langsung seunghwa oppa y Nara,,,,,tp lewan sena pacar y oppa y Nara……
    preview y seru nih,,,,,nanti taewoo y jd cinta k Nara tuh ya krn taewoo inget kata2 pacar y tentang reinkarnasi tu n itu d dlm diri Nara…..
    makin seru……
    daebak…….

  63. cie kyunara ciuman wkwkwk
    Berantem2 tp ttp ya ujungnya ada kisseu /biarpun gara2 kcelakaan/ hehe

    Ya ampun taewoo jahat! Kasian ya sena jd tameng doank..
    Dan parahnya nara mw disingkirin jg… Hadeuh…
    Ini smakin seru, pnasaran ama masalah yg blm clear trus sm kematian kakanya nara..

  64. beluum baca FULL ! tp udah motong sampe gusi tabrakan sama gigi !
    nggapuaas kissunyaaaaaaaaaaaa ! *kicked*
    ijin nyepot duluuu !😀

    • sudaaaah bacaaaa~ ada lagi tokoh antagonis disini ternyata ..
      dan namanya KEBETULAN sama lagi sama cewe blind-datean (?) enyuk :3
      ckck .
      makin kompleks kayanya masalah 7 taun lalu itu ..
      ish , maumaunya dah sumpah itu si senaaa -____-”
      dan paling miris kalo sampe udah dia susahsusah ngebunuhin orang, terus tar dicampakin gitu aja ..
      apalagi kalo sampe dibunuh jugaaa :3
      masih penasaran gimana bisa seunghwan mati .. kan pas mati itu kaya wajarwajar ajaa .. atau janganjangan seunghwan udah tau dia diincer sama taewoo ..

      haahh~ tp bersyukur banget SJ-nara moment itu adanya di last part ..
      jadi masih bisa ngakak sampe ahir walo awalnya tegang ..
      enyuk karakternya ngga berubah masih pelit bin yadong :*
      hyaaa~ bener kaaan anda itu memang penggila shirtless LEE HYUKJAE-nim~~~~ -______-”
      dan nara juga kayanya iya -_____-”
      cuman bisa ngakak ngebayangin nara ngga punya kemampuan buat tereak saking terpananya sama kuyun :3
      aigoo-yaa~
      dan speechless full dah pas baca kutukan nara buat donge . hahaha .
      pulangpulang dia langsung minum susu segalon kayanya😄
      dan ecung = ninja itu hahahahahahahaa *gulingguling*
      endingnya sweet walo ngga akan pernah ilang tuh scene cekek-jambak2an ..

      e iyaaa .. itu wig nya kalo udah maen jambak-jambakan berati udah dilepas dong ya ?
      trus kenapa nara harus potong rambut atw ganti rambut atw pake wig ? garagara mau nonton GDA aja yaa ?
      daaaaaan~ preview next chap nya bikin penasaraaaaaan ..
      si sena udah dikenalin sama nara ..
      udah gitu kayanya banyak tae(woo)-(na)ra moment .. SJ balik ke korea lagi kan abis GDA ?
      bawa nara pliiis kuyun-ahhhh !!!!!
      eh tp kuyun dijadiin model dari choi corp ? choi corp mobil-mobilan gt kaaan produksinya ?
      eiiiiyy~ he must be sooooooooo coooooool~😄
      *semoga enyuk bisa ikut nebeng jadi penumpang /ngek/*
      next chap hwaitiiiing~

  65. Annyeonghaso~ Rin imnidaa *bow*

    Tiba-tiba nemu blog ini, seneng pastinyaaa~~ >.<

    Icha eon, dulu Rin suka banget baca kyunara sejak masih di sjff. Trs pas tau icha eon solo(?), bingung juga sih. Bodohnya saya gak nyoba nyari blognya icha eon…. =="
    Dan ngerasa tambah bodoh, setelah bertahun-tahun berlalau *halah*, kok baru nemu aja ini blog…. ==" *malah curhat*

    Yaudah eon, mau petualangan di sini dulu. ngobrak-abrik library sama arsip dulu~~ *semogakuat!*
    Mian kalau nanti gak bisa komen satu-satu di ff terdahulu eon,
    Tapi Rin yakin, ff buatan icha eon itu pasti daebakk!! ^0^

    Yosh, pamit ngobrak-abrik arsip sulu eon, doakan diberi kekuatan!! *halah*

    Cepat update FFnya ya eon~~ hwaiting!! ^0^

  66. aaaaah finally udah balik kayak dulu :))
    ada skinshipnya pula, kisseu kisseu :**

    itu itu rambutnya jadi kayak apa dong?
    setengah pendek setengah panjang gitu
    kan belom selesai potongnyaaa

    kayanya part selanjutnya bakaan seruuu..
    hwaitingg ichaa!!!

  67. 아녕~~~
    Uda lama ga baca ff ..
    Trakir nyampah disini kayaknya a long time ago😀

    Nama taewoo Ma sena ingetin nama Cast di drama rooftop prince .
    Jahat pula.
    Hahaha

    Kyu ama nara uda balikan lagi ?
    Seperti nya harus bongkar2 dulu ini .

    Emang gimana sih xpresi si nara wktu liat Kyu di gda? Sebegitu terseponakah? ㅋㅋㅋㅋ

  68. It’s good to see both of them together😀
    hhhhhh~ balik lagi kyk dulu
    thanks God, Nara ga jadi potong rambut, ga tau deh gmn klo beneran potong rambut
    kyaa kyaa~ ciuman kyu-nara untuk kedua kali *good job oppadeul* #ngacunginjempol

    cant wait to read the next chapter ><

  69. Ayayaaaayyy akhirnyaaaaa ada kyunara lageee😀
    omigot!!! kyunara ciumaaannn ><
    Niceee ff onnie^^
    Next.chapternya ditungguuuu😀

  70. DAEBAAAK BGT EONI! KYUNARA is the BEST!! Sumpah smua feel dpt bgt styp bc kyunara! Udah kcnduan bgt 5 mrka!!🙂
    konfliknya keren bgt! Aq sering bingung eoni dpt ilham drmana?? Styp scene slalu tmbh keren! G nyesel nemu blog ini! Kyaaa Proud to be KyuNaration!😀
    pas part awal sdih,nyesek bgt. Jung Sena tega bgt ya.. T.T ditengah bnyak ketawa.. G brhenti ngakak. Sampe2 aq tkt dkira gila 5 tetangga! Haha tingkah2 oppadeul bner2 deh.. Bkn org g brhent ktwa! 35pages brasa dkt! Bda bgt 5 bku pelajaran!keke
    Part CIUMAN! Hahaha akhrx ciuman ddepan member laen! Wkwk mana shock2 enggak lg! KYUNARA emang couple keren bgt! Gag sbar next scene!

  71. Maaf lagi eonnie..baru bisa komen.. ._.v *bowing*

    Demi apa…ngakak sendiri baca ini ff, feelnya dpt bgt, greget bgtttt apa lagi pas bagian si Kyu sama Nara di GDA ><

  72. Ke crop lagi rrrr =_=
    Maaf lagi eonnie..baru bisa komen.. ._.v *bowing*

    Demi apa…ngakak sendiri baca ini ff, feelnya dpt bgt, greget bgtttt apa lagi pas bagian si Kyu sama Nara di GDA ><

  73. Senang….bener2 after long time…dan akhirnya kisseu…:)

    Btw, hyuk…pelitmu..aishhh..neo jinjaaaaa…(-.-“)

    Dan entah mengapa, dan entah ada hubungannya ato gak…saia merasa sangat yakin klo Kyuhyun sebenernya punya Abs yg indah…LOL

    Daebakkkk…ditambah preview yg sarat konflik diatas…pasti tambah seru…ASAP🙂

  74. aku ketinggalan banget ya, baru baca ini T.T
    taewoo beneran jahat deh, masa manfaatin orang biar dia bisa sukses, kurang ajar beneran deh!
    sena juga bego, mau aja disuruh ngebunuh, cinta sih cinta, tapi gak sampai ngebunuh juga kan -__-
    nara fangirl mblaq? 2pm mau dikemanain? kekeke~~
    cerita backstage keren, kyunara sampe ciuman gitu :’)

  75. KISSEU!!! PASANGAN SETAN KISSEU!!! HAHAHA puas banget in aku aduh kangen bgt sama kyunara hahaha
    itu si pacarnya mendiang seunghwan kayaknya stress ya? ngebunuh seunghwan demi taewoo -_- taewoo jg stress tuh minta sena nyingkirin nara. duh –”

    kyuhyun mau jdi icon choi corproration? awas taewoo-ya, tar gak laku lho produknya HAHAHA /digampar

    lanjuuut!

  76. Satu kalimat doank kak !!!
    Buruan next capt !!! Sangat sangat sangat ditunggu kaaaaaakkkkkk (>,<)"

  77. ichaa apa kabar?
    aduh tetap seru aja KyuNara nya ><

    ah part ini lucu ya
    agak sedikit membuka tabir tentang masa lalu taewoo juga
    next part kyu jadi model iklan ya?😮
    kalo bisa ketemu ama jung sena juga
    kyu kan feelingnya bagus tuh
    mungkin aja dia bisa merasakan nara dua kali lipat dalam bahaya
    terus sena juga ngerasa waspada sama kyuhyun
    nara….. dibuat seolah-olah nemu clue aja tapi dia ga sadar kalo nemu

  78. astagfirullah.. sumpah baca ni ff aku ga bisa diem.. ngakak terus..
    aku kangen kyunara moment kyak d ff ini.. :’)

    dan aku pengen ketawa pas aura yesung disebut aura ninja.. wkwk..xD

    dan akhirnya.. akhirnya.. akhirnya..
    KYUNARA CIUMAN!!!
    meskipun karena accident.. wkwk
    aku bahagia.. lalala~~

    part selanjutnya kyunara ditunggu yaa.. ^^

  79. oia.. baca preview buat chapt selanjutnya koq aku jadi agak khawatir ama nasib kyunara ini yaa.. T.T

    Kyu jadi model Choi corp, trus munculnya sena..

    btw, sena-taewoo setres yah.. -.-
    aku malah jadi kepikiran.. sena nyerang nara, tapi lewat kyuhyun..😦

  80. awawawawa lucuuuu so funny suka,suka🙂 ampe brdarah gtu, lucu ngbyangin mrka malu2 gtu.
    thor, klo mau liat cerita2 kyunara sblmnya gmn? coz aku reading via mobile T.T

  81. haduh duh duh duh~ baru sempet baca😦 omo omo omo!!!! keren eonni ><
    kisseu?? for the 1st time?? huaaaah KyuNara!!!! finally :*
    poppanya haejin kok tambah ganteeeeeeeng??!!! *cium*
    Kunyuk pelit banget idih.. cuma buat sms doang padahal bzzzz
    Taewoo ama sena??? hmmm mau ngebunuh lagi?? hmmm semoga cepet ketauan ama nara, biar dilempar sepatu! hauhauahah
    Kyunara jjang!!!!😀

  82. Ckckck kyu iseng bgt yak-_-
    Ngebayangin si nara pake wig itu…….kocak wkwkwk=))
    Taewoo kejam bgt manfaatin orang gitu. Kasian tau u.u
    Btw, nice ff onnie;)

  83. Semakin byk misteri….tp kykny aq ketinggln part masa masa sedih kyunara, gmn nih…lha gmn critany qo tb2 nyambung? Apa nara dah dengerin siaran radio ttg isi hati kyuhyun?? Trus kelanjutan wgm g d lanjut..aq jd tambh bingun tp campur seneng…tp g ngira nara msh kocak walo dah jd GM, qu kira jd tambh cool…pertemuan pertm mrk stlh putus d part apa onnie…PENASARAN tgkt tinggi…

  84. ngakak asli, palagi bagian yg nara kyu abis ciuman. itu sampe ada yg sujud sukur wkwkwk lebay bgt penggambarannya. keren keren!!!!
    ichaaaaaa jangan lama2 dong lanjutannyaa yaaaa. gue merana bgt nunggunya T.T

    usul dong! taewoo nya dibunuh aja, kesel bgt sumpah!!!!

    fighting buat icha!!!!!!!!

  85. ngakak asli, palagi bagian yg nara kyu abis ciuman. itu sampe ada yg sujud sukur wkwkwk lebay bgt penggambarannya. keren keren!!!!
    ichaaaaaa jangan lama2 dong lanjutannyaa yaaaa. gue merana bgt nunggunya T.T

    usul dong! taewoo nya dibunuh aja, kesel bgt sumpah!!!! jung sena nya juga !!!

    fighting buat icha!!!!!!!!

  86. akhirnya baru bisa baca kyunara scene lagi ;;;;;
    aigoo, kesel banget sama taewoo ack ;AAAAAA;
    akhirnya bisa nyimak pertengkaran kyunara lagi :’) *sobs
    KYU NARA BERCIUMAN KYAKYAKYAKYA xDDDDDD
    udah ngaku aja deh kalo ciuman kkk~
    kayaknya member suju lain sama soohyun kayak dapet jackpot pas kyunara ciuman =))
    i-itu spoilernya… penasaran aaaaaaa ;;___;;
    ah, gatau lagi mau comment apa… fighting eonni!! ^w^)/*
    *langsung ke next scene*

  87. Yah eon~ jan pake kata2 loh,sih, ama handphone
    itu kek gimana banget rasanya…
    Oke tapi over all keren ff nya
    masih ada next chapter nya kaga ini? Hehehe

  88. Chingu-ya…lanjutn chapter ini gk ad ya??? Aq udh nggu lama bgt,tp koq gk d post” ya…”̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮.. KyuNara jjang,☺≈Ħє:D¨Ħєє=D…Ħє≈☺¨

  89. Puas!!! Bgt!
    Dan bikin ngakak gara2 member suju yg gokil abizzz dan nara yg yahuuuu abizzz
    keren bgt deh pokoknya!
    Sena, hmm… Yeoja ini sepertinya udh terkena virus cinta buta ckck.
    Daebak bgt ff nya

  90. Buahahahahahahahahahahahaha… SumpaAaaaaaahhhh baca ff ini Q jd kyk org streeeessss!!! Ktwa g brnti2, ngakak guling2, hadeeeeeeeeeehhh.. Sumpaaaaaahhhh mreka tu konyooooooooooolllll bgt.. Hahahahhahahaha… Tp suka deh sm kekeluargaan mreka. Pnsaran bgt sm review chapter slnjutny. Mksh ya oen, udh mmberi hiburan lwt ff ini. Bs bkin ktwa. Hehehe.

  91. Author pasti nama”nya terinspirasi sama drama korea lama “Rooftop Prince” ya kan? Disitu ceritanya jg ttg reinkarnasi dr Dinasti Joseon. Nama Jung Sena kalo di Rooftop Prince itu Hong Sena. Taewoo itu dr Taemu atau Tae Yong? ㅋㅋㅋ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s