-Contest Fiction- No One Can Replace You From My Side

No one can replace you from my side

Cast

  • Cho Kyuhyun a.k.a Marcus Cho
  • Kwan Nara a.k.a Crystal Kwan

***

Original Fanfiction By : Nana Hartandi (@NanaKudo)

Don’t Forget to leave a comment~!

Ur words are precious for us as the author of this story🙂

***

 Many angel that I’ve meet

But only you

That’s perfect for me 

*

 Kyuhyun adalah seorang ksatria yang mengembara keseluruh pelosok dunia. Tujuan nya hanya satu, menemukan angel yang dapat membantunya dalam menghancurkan musuhnya yang telah mengambil seluruh harta serta kedudukannya yang harusnya ia miliki saat ini.

Hutan dan lembah telah ia lalui, berbagai gunung telah ia daki, sungai dan lautan telah ia lewati. Namun masih tak dapat menemukan angel yang ia cari.

Suatu kali, Kyuhyun memasuki sebuah kota terlarang dan menemui seorang peramal misterius yang menghampiri.

“apa yang kau lakukan disini, anak muda?” tanya peramal itu. Peramal itu memakai jubah merah dengan penutup kepalanya. Wajahnya tertutup oleh penutup kepalanya itu sehingga membuat Kyuhyun curiga.

“siapa kau?” tanya Kyuhyun.

“aku tinggal disini. Kau bisa memanggilku witch of fire kalau kau mau. Aku seorang peramal” jawab peramal itu.

“witch of fire?” kata Kyuhyun.

“apa yang kau lakukan di dalam kota terlarang ini, Kyuhyun?” tanya witch of fire.

“kau mengenal ku?” tanya Kyuhyun.

“kan sudah ku bilang kalau aku ini peramal” jawab witch of fire.

“oh benar juga. Maaf” kata Kyuhyun.

“kau ingin mencari witch yang cocok untuk mu kan? Ikuti aku” kata angel of fire berjalan meninggalkan kota itu menuju suatu gua yang dekat dengan kota itu. Kyuhyun pun mengikutinya dari belakang meskipun merasa heran dan sedikit curiga dengan witch ini namun karena rasa ingin taunya yang besar ia jadi mengikuti witch itu.

Witch itu menuntun Kyuhyun sampai di depan gua lalu berhenti dan menoleh kearah Kyuhyun. “masuklah kau akan menemukannya didalam” kata witch itu pada Kyuhyun.

“di dalam sini?” tanya Kyuhyun sambil melihat ke dalam gua namun gelap tak ada satu cahayapun.

“jika kau percaya akan menemukannya, maka kau pasti dapat menemukannya” kata witch itu lalu menghilang dari hadapan Kyuhyun.

“hei” panggil Kyuhyun saat melihat witch itu menghilang. Sekarang semua bergantung pada keputusan Kyuhyun, jika ia masuk belum tentu ia dapat menemukan yang ia cari selama ini, tapi jika ia tak masuk kedalam ke mana lagi ia harus mencari. Kyuhyun akhirnya memutuskan untuk masuk kedalam gua itu.

Kyuhyun berjalan masuk kedalam gua itu. Benar-benar gelap didalam. Kyuhyun dengan sikap siaga memegangi pedangnya yang terletak dibagian kiri pinggangnya karena takut terjadi sesuatu yang tak terduga tentunya. Setelah berjalan cukup lama, ia sampai pada jalan buntu.

“jalan buntu. Dasar penipu” gumam Kyuhyun kesal. Kyuhyun menghentakkan kakinya dan berbalik ke arah pintu keluar namun tiba-tiba saja tanah yang berada di bawah kakinya rapuh dan membuat lubang cukup besar dan membuat Kyuhyun masuk ke dalam lubang yang gelap itu.

 *

 “aduh” kata Kyuhyun yang tersadar di sebuah ruangan yang gelap. Ia pun berdiri dan mencoba melihat sekelilingnya dan melihat sebuah pintu emas yang terlihat cukup tua. Kyuhyun pun berjalan menuju pintu itu. Pada awalnya, ia merasa curiga dengan pintu itu. Tapi pada akhirnya ia membuka pintu itu juga. Terlihat cahaya terang ketika Kyuhyun membuka pintu itu, karena terlalu silau ia menghalangi cahaya itu dengan tangan kanan nya dan berjalan memasuki ke dalam ruangan terang itu.

Kyuhyun berjalan tanpa arah didalam ruangan yang terang itu.

“dimana aku?” tanyanya. “apakah aku dapat menemukannya?” tambahnya lagi.

“huh? Apa itu?” tanya Kyuhyun saat melihat sebuah bunga mawar merah berukuran besar yang sedang mengatup di depannya. Kyuhyun takjub dengan ukuran bunga itu yang melebihi rumah biasa pada umumnya. Ia pun melihat bunga itu dengan mengitarinya.

“besar sekali! apa ada orang di dalam sini?” tanya Kyuhyun sambil mencoba memegang salah satu kelopak bunga itu.

Saat Kyuhyun menyentuh kelopak itu, cahaya terang keluar dari bagian atas bunga itu menyerupai pilar cahaya yang membelah angkasa. Karena terlalu silau, Kyuhyun menutup mata dengan menghalangi cahaya dengan tangannya sehingga ia tak tau apa yang sedang terjadi di tempat itu.

 -Di tempat lain-

Witches of fire yang melihat pilar cahaya yang berasal dari arah gua itu, tersenyum kecil. Sambil menatap kelangit biru.

“your journey starts now, young lady”

 -Kembali Kepada Kyuhyun-

Cahaya itu perlahan redup sehingga Kyuhyun tak perlu lagi menghalangi pandangannya lagi. Kyuhyun melihat bunga mawar yang menguncup itu kini terbuka dengan indahnya.

“apa yang terjadi? Apa maksud dari semua ini?” tanya Kyuhyun yang kebingungan dengan situasi di tempat itu.

Di bagian tengah bunga itu, terlihat pintu emas yang seperti pintu masuk menuju ruangan ini tadi. Tanpa ragu-ragu, ia langsung membuka pintu itu dan masuk kedalam nya.

Couple Journey Start Now

 *

 Pintu emas tadi membuatnya kembali pada kota terlarang yang pertama kali ia datangi tadi sebelum ia masuk ke dalam gua tadi. Penyihir api yang ia temui tadi ternyata menunggunya di kota itu.

“apa kau mencoba mempermainkan ku dengan semua trik mu, penyihir api?” tanya Kyuhyun kesal karena merasa lelah dipermainkan dengan permainan anehnya.

“benarkah aku mempermainkanmu?” tanya penyihir itu balik sambil tersenyum kecil.

“KAU!!!”

“kalau begitu siapa dia?” tanya penyihir itu lagi sambil menunjuk ke balik Kyuhyun. Terlihat seorang gadis berbaju putih sedang memeluknya dari belakang dan tertidur lelap.

“hah? Siapa dia?” tanya Kyuhyun.

“dia akan membantumu untuk mengembalikan semua yang seharusnya menjadi milikmu, Kyuhyun” jawab penyihir itu.

“jaga Nara baik-baik, Kyuhyun” kata penyihir itu lalu kemudian menghilang dari hadapan Kyuhyun.

“hei tunggu!” teriak Kyuhyun berusaha menahan penyihir itu dengan menangkapnya. Namun ia baru ingat kalau seseorang yang dibelakang nya akan terjatuh saat ia mengejar penyihir itu. Kyuhyun langsung menangkap gadis itu sebelum terjatuh ke tanah dan merangkulnya.

“Nara? Apa ia benar-benar dapat membantu ku?” tanya Kyuhyun dalam hati. Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke gadis itu untuk memastikan apa gadis itu masih hidup atau tidak.

Saat jarak wajah Kyuhyun dan gadis yang bernama Nara itu hampir sangat dekat. Gadis itu membuka matanya dan menatap Kyuhyun dengan kedua bola mata nya yang berwarna biru itu sehingga membuat Kyuhyun sontak terkejut dan menjauhkan wajahnya dari wajah Nara dan berdiri seketika.

“siapa kau? Mau apa denganku?” tanya gadis itu.

“apa kau Nara?” tanya Kyuhyun balik.

“ya, aku Nara. Tapi siapa kau?” tanya Nara balik.

“aku Kyuhyun. Hei apa kau mengenal penyihir berjubah merah?” tanya Kyuhyun penasaran.

“apa maksudmu Nana? Dia memang agak misterius. Sudah biarkan saja” jawab Nara santai.

“hm baiklah”

 *

 “jadi apa urusan mu dengan ku sampai aku harus ikut dengan mu?” tanya Nara saat Kyuhyun mengajaknya jalan ke dalam sebuah hutan.

“aku ingin kau membantuku menghancurkan dia” jawab Kyuhyun.

“siapa?”

“Eunhyuk” jawab Kyuhyun. “sudah jangan banyak tanya lagi. Aku tak suka mendengar suaramu” tambah Kyuhyun.

“ya sudah” kata Nara sambil memalingkan wajahnya.

“hei lihat itu” kata Nara tiba-tiba sambil mendekati sesuatu yang aneh di dekat semak-semak.

“jangan dekati itu” teriak Kyuhyun.

Kya!!!!

Seekor naga berwarna merah tua muncul dari balik semak-semak dan terlihat marah karena acara tidur nya telah di ganggu oleh Nara.

“ROAR” Naga itu berjalan kearah Nara dan hampir menginjaknya. Untungnya Kyuhyun dapat bertindak cepat dengan menarik Nara ketempat yang aman tepat sebelum telapak kaki naga itu.

“dasar kau ini bikin masalah saja” bentak Kyuhyun.

“ku kira bunga habis tadi manis sekali sih kelihatannya” katanya membela diri.

“dasar witch aneh” gumam Kyuhyun.

“hei!”

Hup

Kyuhyun menggendong Nara dan membawanya sembunyi di balik pohon. “tunggu disini ya” kata Kyuhyun, lalu berjalan meninggalkan Nara.

“mau kemana kau?” tanya Nara sambil menahan Kyuhyun pergi.

“sudah kau tenang saja dan tunggu aku disini” kata Kyuhyun sambil berjalan pergi menuju ke tempat naga itu berada dan mengambil pedang yang berada di bagian kirinya.

Kyuhyun melawan naga itu dengan segenap kekuatannya. Nara yang memperhatikannya dari balik pohon hanya bisa memandanginya takjub.

“woa! tak ku sangka pria seperti dia peduli juga pada wanita” kata Nara sambil tak melepaskan pandangannya dari Kyuhyun.

“hah!” Nara terkejut ketika melihat Kyuhun terluka dibagian kakinya sehingga tak bisa  bergerak. Nara langsung berlari kearah Kyuhyun dan memapahnya membawa pergi dari tempat itu.

“hei! Apa yang kau lakukan?” tanya Kyuhyun saat Nara membuka sebuah portal dan berjalan memasuki portal itu lalu menghilang dari tempat itu.

 *

 Nara mengobati luka-luka Kyuhyun dengan tanaman obat yang ia temukan ditengah hutan.

“hei! Pelan sedikit” teriak Kyuhyun saat Nara menaruh beberapa lembar daun obat keatas luka di kakinya.

“tahan sedikit. Kau ini kan laki-laki” Nara pun meletakkan beberapa lembar daun obat keatas kaki Kyuhyun secara perlahan. Lalu mencuci tangannya ke dalam sungai di sebelah tempatnya itu. Kyuhyun bersandar di pohon sambil menahan rasa sakit luka cakaran naga itu.

Nara kasihan melihat Kyuhyun. Dan menatap langit malam bertabur bintang itu sambil  berpikir.

“hei Kyuhyun” panggil Nara sambil tak melepaskan tatapan langit malam itu.

“hm?”

“ajari aku teknik bermain pedang ya?” kata Nara sambil menatap Kyuhyun dengan tatapan memohon terpancar dari matanya.

“kenapa kau tiba-tiba…”

“aku tak ingin melihat mu terluka lagi Kyuhyun” sela Nara. “jadi kau mau mengajariku kan?”

“mana ada penyihir yang mau belajar main pedang?” tanya Kyuhyun.

“ada” jawab Nara.

“siapa?” tanya Kyuhyun penasaran.

“aku” jawab Nara sambil senyum-senyum sendiri.

“dasar penyihir aneh” ucap Kyuhyun dalam hati.

“aku mendengarmu, Kyuhyun” ujar Nara sambil menatap Kyuhyun dengan tatapan mengerikan.

“glek…” Kyuhyun menjadi bergidik melihat tatapan mengerikan Nara. “baiklah akan ku ajari kau” kata Kyuhyun sambil membuang mukanya.

“baiklah kita mulai besok” kata Nara bersemangat lalu tidur pada alas daun yang telah ia persiapkan tadi.

“hei seenaknya saja kau mengaturku. Aku kan yang menemukanmu!” teriak Kyuhyun. Nara tak mempedulikan kata-kata Kyuhyun itu. Tak berapa lama kemudian Nara dan Kyuhyun pun tertidur sambil ditemani oleh bintang malam dan  juga api unggun yang menghangat kan udara malam itu.

 *

 Keesokan harinya, Kyuhyun terbangun di pagi hari lalu melihat ke sekelilingnya namun tak melihat Nara. Kyuhyun melihat ke segala arah dan mendapati Nara sedang berlatih berperang dengan menggunakan sebuah ranting kayu sambil menusukkannya ke batang pohon didekat sana. Kyuhyun tertawa kecil melihat tingkah Nara sambil menghampirinya.

“apa yang kau lakukan?” tanya Kyuhyun sehingga membuat Nara agak terkejut.

“hah! Kau sudah bangun?” tanya Nara balik sambil mengelus bagian dadanya karena terkejut tadi.

“bukan begitu caranya memegang pedang” kata Kyuhyun sambil membenarkan posisi tangan Nara dari belakang, sehingga terlihat Kyuhyun seperti memeluk Nara.

“oh begitu” ujar Nara yang sama sekali tidak menyadari posisinya saat ini. Ia pun menoleh kebelakang dan baru menyadari kalau saat ini wajahnya begitu dekat dengan wajahnya. Muka Nara seketika langsung memerah karena malu. Kyuhyun pun tertawa kecil melihat wajah Nara yang memerah.

“kenapa kau tertawa?” tanya Nara.

“muka mu itu seperti tomat tau” ledek Kyuhyun.

BUK!

“sudah ayo kita latihan lagi” kata Nara sambil berjalan pergi meninggalkan Kyuhyun yang baru ia pukul kepalanya dengan ranting kayu yang ia pegang sedari tadi.

“AWAS KAU DASAR PENYIHIR KURANG AJAR”

 *

 Seperti janji Kyuhyun pada Nara semalam, Kyuhyun mengajari Nara teknik bermain pedang. Meskipun beberapa kali Kyuhyun telah berusaha mengajari Nara, Nara tetap saja tidak bisa bermain pedang dengan benar.

“hah” Kyuhyun menghela napas. “kita sudahi saja latihan kita hari ini, Nara” kata Kyuhyun sambil berjalan pergi. “tapi Kyu…”

“sudah kau istirahat saja sana. Aku ingin jalan-jalan sebentar” sela Kyuhyun lalu menghilang di antara semak-semak.

“Kyuhyun”

 *

 Nara menunggu Kyuhyun yang belum kembali sejak pergi tadi. Nara menatap ke arah perapian sambil merenung. “apa Kyuhyun baik-baik saja ya? Sebenarnya ia pergi kemana sih?” ucap Nara cemas sambil memainkan ranting ia pegang sejak tadi.

Tap Tap

“siapa itu?” teriak Nara kearah semak-semak yang bergoyang padahal tidak ada angin yang berhembus. Terdengar juga suara langkah kaki orang yang mendekat kearahnya. Nara mengarahkan ujung ranting kearah semak-semak itu. Tangan nya gemetaran. “keluar kau!”

“kau tak akan bisa melindungi dirimu sendiri jika kau menyerang musuhmu hanya dengan ranting kecil seperti itu”

Kata Kyuhyun yang muncul dari arah semak-semak itu sambil menggotong sesuatu di pundaknya.

“apa itu?” tanya Nara smabil menunjuk ke arah punggung Kyuhyun.

“ini? Makan malam” jawab Kyuhyun.

 *

 “ini daging apa Kyuhyun” tanya Nara sambil memperhatikan daging yang telah dibakar itu dan ditusuk seperti sate.

“sudah makan saja” kata Kyuhyun sambil memakan daging itu. Nara pun mengigit dan mengunyahnya secara perlahan.

“hm enak” kata Nara setelah menelan makanannya itu.

“benarkah? itukan daging naga”

Glek

Kyuhyun memberi tau jenis daging itu setelah Nara menghabiskan satu tusuk sate itu.

“HEI KAU KIRA AKU INI KANIBAL, HAH?” bentak Nara yang kesal kepada Kyuhyun yang telat memberi tau jenis daging itu.

“tapi kau menyukainya kan?” tanya Kyuhyun balik sambil tertawa.

“DASAR KSATRIA KURANG AJAR”

 *

 Nara dan Kyuhyun kini berada di padang rumput yang begitu hijau. Nara berlari ke arah rerumputan sambil mengepakan tangannya seperti sayap yang terbuka.

“woa sejuknya” ucap Nara sambil memandang ke arah langut biru.

“hei” panggil Kyuhyun.

“hm?”

“apa kau bisa terbang?” tanya Kyuhyun. Nara pun menoleh ke arah Kyuhyun. “apa maksudmu?” tanya Nara balik.

“aku melihat sayap yang tertutup di punggung penyihir api yang itu, siapa namanya lagi?” tanya Kyuhyun sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Nana? Oh dia penyihir yang levelnya sudah tinggi. Beda dengan ku yang masih pemula” jawab Nara.

“tapi pasti kau dapat terbang sepertinya kan?” tanya Kyuhyun penasaran.

“tentu saja suatu hari nanti akan ku tunjukan padamu kalau aku bisa terbang” kata Nara dengan ekspresi yang membanggakan.

“terserah kau lah” Kyuhyun pun berjalan meninggalkan Nara jauh di depan. Nara pun langsung manyun tak suka dengan sikap Kyuhyun itu.

“ayo cepat kita jalan lagi. Kau mau ku tinggal disini?” teriak Kyuhyun.

“tunggu aku” teriak Nara balik sambil mengejar Kyuhyun dari belakang lalu mengejar Kyuhyun segera

 *

 “lumayan untuk pemula” ujar Kyuhyun saat melihat ada perkembangan yang muncul dari Nara.

“benarkah?” tanya Nara, Kyuhyun pun mengangguk pelan.

“tapi kau tak akan pernah bisa mengalahkanku tentunya, Nara” ucap Kyuhyun sombong.

“benarkah ayo kita bertarung” tantang Nara dan langsung mengambil pedang Kyuhyun.

“hei itu…” kata-kata Kyuhyun terhenti saat pedang nya diarahkan kelehernya.

“kau takut melawanku?” tanya Nara menantang.

“siapa takut” ujar Kyuhyun sambil mengambil pedang satunya yang ternyata ia sembunyikan dipunggungnya itu.

“cih licik sekali kau” ujar Nara.

“siap” Kyuhyun dan Nara bersiap. “MULAI”

Mereka mulai menyerang satu sama lain. Nara yang ahli dalam menghindar dan bertahan, sementara Kyuhyun ahli dalam menyerang secara terus menerus tampak terlihat jelas dari pertarungan mereka. Kyuhyun terus menyerang Nara tanpa ampun hingga Nara terdesak.

“hebat juga pertahananmu, penyihir” ucap Kyuhyun kagum tapi tetap menyerang Nara. “kau tau mungkin kau boleh juga” tambahnya. Kyuhyun terlalu banyak bicara sehingga tak menyadari kalau ada cela untuk menyerangnya. Nara yang melihat kesempatan itu  langsung menyerang Kyuhyun tanpa ragu-ragu.

“wo…” pedang Kyuhyun terlepas dari tangannya serta membuatnya terkejut dengan serangan yang dilontarkan Nara. Kyuhyun berniat mengambil pedangnya kembali yang tergeletak di tanah, namun pedangnya diambil Nara dan langsung diarahkan ke Kyuhyun.

“woa” Kyuhyun takjub dengan kemampuan Nara. “baiklah kau menang, kau boleh melakukan apapun ynag kau inginkan” ujar Kyuhyun.

“benarkah?” tanya Nara.

“ben..” Chu~~~

Nara mencium Kyuhyun tepat dibibirnya. Perlakuan Nara membuat Kyuhyun sontak terkejut, namun membiarkan Nara melakukan sekukanya. Nara pun melepaskan ciumannya dan menatap Kyuhyun dengan bingungnya. “kau tak protes?” tanya nya.

“aku kan sudah bilang tadi kau boleh melakukan apapun yang kau ingin kan karena kau menang tadi” jawab Kyuhyun.

“benar-benar menepati janji, eh?” kata Nara sambil tersenyum simpul.

“sudah larut kau istirahat saja duluan” ujar Kyuhyun. “baiklah” Nara pun mencari tempat yang nyaman untuk tidur. Setelah menemukan tempat yang nyaman, iapun langsung tertidur dengan lelapnya.

Kyuhyun bersandar pada pohon rindang didekat Nara sambil menatap langit malam yang begitu indah. Ia pun menoleh kearah Nara yang tertidur dengan pulasnya dan tertawa kecil.

Ia pun menatap wajah Nara untuk memastikan apa ia sudah tertidur apa belum lalu kembali menatap langit kembali.

“pasangan yang serasi, huh?” tanya seseorang dari atas pohon. Kyuhyun sontak terkejut dan melirik ke atas pohon itu dan melihat Nana sedang duduk santai.

“KAU! MAU APA KAU DISINI?” tanya Kyuhyun sambil membentaknya.

“apa kau ingin membuat nya terbangun?” tanya Nana balik sambil menunjuk kearah Nara yang tertidur dengan nyenyaknya. Nara sepertinya tidak mempedulikan apa yang sedang terjadi di sekitar nya jika ia sedang tidur ternyata.

“apa maumu?” tanya Kyuhyun sambil melirik ke arah langit.

“aku hanya ingin memperingatkanmu saja kok” jawab Nana.

“memperingatkanmu?” tanya Kyuhyun. “apa maksudmu?” tambahnya lagi.

“kau tak boleh lengah Kyuhyun. Jaga Nara baik-baik. Jangan sampai ia berhasil berpindah ke pihak yang lain” jawab Nana.

“maksudmu…hei…” saat Kyuhyun ingin bertanya lebih lanjut lagi. Nana sudah menghilang dari atas pohon. “kemana dia?” tanya Kyuhyun sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.

“dasar penyihir aneh” ujar Kyuhyun tak peduli. Lalu kembali menatap Nara yang tertidur.

Ia berpikir apa yang Nana bilang padanya tadi : ‘tak boleh lengah’ , ‘berpindah ke pihak yang lain’. Apa maksud nya?

Bagaimana pun juga kau tak akan pernah ku lepaskan dari sisiku, Nara.

 *

 Kyuhyun bangun agak siang hari ini. Ia tidur terlalu larut semalam karena takut hal yang buruk akan terjadi. Namun ia tertidur saat sedang berjaga semalam. Ia melihat ke sampingnya untuk mengecek keadaan Nara namun Nara sudah tak ada di tempatnya.

“Nara?” Kyuhyun kaget. “mana Nara?” Kyuhyun mulai panik. Ia bangkit berdiri sambil melihat ke sekelilingnya.

“Nara…Nara” panggil Kyuhyun sambil berlari kearah hutan didekatnya. Mencari Nara kesegala arah namun tak berhasil menemukan keberadaan Nara sama sekali bahkan tanda-tanda darinya.

“Nara!!!” teriak Kyuhyun sekencang-kencangnya.

AK! AK!

Suara burung yang terbang dari atas pohon menuju langit biru itu terdengar keseluruh penjuru hutan. Menutupi suara teriakan Kyuhyun di dalam hutan. Kyuhyun berlutut karena tak mampu berjalan lagi. Ia menutup kedua matanya dengan tangannya itu. Menutupi kesedihan yang terpancar dari wajahnya.

 -Kyuhyun Pov-

Bagaimana ini? Aku kehilangan Nara. Bagaimana jika penyihir api tau akan hal ini? Harusnya aku tak menganggap remeh peringatannya semalam. Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan sekarang?

“kau kehilangannya?” ujar seseorang dari atas pohon yang ternyata Nana. Ia menatapku dengan tatapan pembunuh. Apa yang harus ku katakan pada Nana?

“kenapa kau diam, Kyuhyun? Jawab aku” kata Nana lagi. Aku hanya bisa terdiam lalu menunduk berusaha menutupi mukaku.

“KYUHYUN JAWAB AKU”

Nana turun dari atas pohon dan berniat menyerangku dengan sebuah pisau merah yang ia pegang. Aku langsung kabur untuk menghindari serangannya. Aku berlari secepat yang kubisa untuk menghidarinya namun ia lebih cepat daripada kecepatan angin yang berhembus. Ia berhasil mencegat ku dan mengarahkan pisau yang ia pegang sedari tadi.

“katakan kepadaku yang sejujurnya kepadaku, Kyuhyun” ancam Nana sambil mendekatkan pisaunya kearahku.

“baiklah akan ku katakan tapi tolong jauhkan pisau itu dari ku, Nana” kataku memohon.

“tak kusangka kau mengingat namaku, warrior” katanya sambil tertawa lalu membuat pisau nya menghilang dengan sekejap. Kekuatan aneh, eh?

“saat ku bangun tadi pagi, Nara sudah menghilang. Aku tak tau apa yang terjadi dengannya” kataku sambil tertunduk. “maaf”

“akhirnya kau mau cerita juga” ia pun tersenyum dengan licik nya sambil menatapku tajam. Namun aku hanya bisa tertunduk, tak berani menatapnya. Aku sudah melakukan kesalahan besar karena tak mengawasi Nara dengan baik.

“masuklah” katanya tiba-tiba. Aku melihat kearahnya dan terlihat sebuah portal terbuka disampingnya.

“portal ini akan membawamu kepadanya” katanya lagi. “bila kau gagal, aku tak yakin kau dapat bertemu denganku apalagi dengannya, warrior”

“apa yang ada di ujung portal ini, Nana? Apa kau yakin portal ini dapat membantuku menemukannya?” tanya ku curiga. Aku masih ingat ketika dipermainkannya dulu saat pertama kali aku bertemu dengannya. Aku mendekat dan melihat bagian dalam portal itu.

“entahlah aku tak tau apa yang ada di ujung portal ini” jawab Nana. “bagaimana kalau kau yang cari tau sendiri” tambahnya sambil mendorong tubuhku masuk kedalam portal itu. Membuat ku masuk kedalam portal yang ia buat itu.

“semoga berhasil, Kyuhyun” teriaknya. Portal itu perlahan tertutup dan membuat ku terbang menelusuri kegelapan hingga sebuah cahaya terpancar terang dan membuatku tertarik kedalamnya.

 *

 -Author Pov-

“TOLONG!” “AKH!!!”

Sebuah kota sedang dalam perjalanan mengalami kehancuran. Kota yang bernama City of Venus itu, sedang mengalami penyerangan dari Truth City.

Kyuhyun sampai di kota City of Venus. Ternyata portal Nana membawanya kepada kota yang sedang mengalami peperangan itu. Kyuhyun mengamati sekitarnya.

“apa benar aku dapat menemukannya disini?” tanya Kyuhyun. “apa ia berniat mempermainkan ku lagi?” tanyanya lagi.

Princess Nara semuanya berjalan sesuai rencana dan keinginan anda”

 Kyuhyun menoleh keasal suara itu dan melihat seorang prajurit sedang berbicara dengan pimpinannya. Ia tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Nara ada di pihak musuh?

“Princess Nara, Eunhyuk ingin bertemu dengan anda”

“apa!? Eunhyuk?” Kyuhyun terkejut saat mendengar nama Eunhyuk disebut-sebut. Apa hubungan Nara dengan Eunhyuk?

“katakan padanya aku akan segera kembali ke istana”   

“istana Eunhyuk?” Kyuhyun berpikir cepat mencari cara supaya ia bisa mendapatkan Nara serta segala miliknya kembali.

 *

 Nara telah kembali kedalam istana yang saat ini dimiliki oleh Eunhyuk. Nara berjalan menaiki tangga menuju ruang tempat Eunhyuk berada. Nara membuka pintu ruangan itu dan masuk kedalamnya.

“aku kembali” kata Nara melapor.

“aku sudah dengar semua, Nara” ujar Eunhyuk. Ia terduduk di singgasananya dengan sombongnya. “kerja bagus, Nara” tambahnya sambil tertawa.

“jadi kau bersembunyi disini, hah? Eunhyuk” ujar Kyuhyun sambil turun dari langit-langit ruangan itu seperti seorang ninja.

“Kyuhyun! Kau…” Eunhyuk sontak terkejut dengan kehadiran Kyuhyun yang tiba-tiba muncul bagai ninja penyusup. Kyuhyun berjalan kearah Eunhyuk sambil mengarahkan pedangnya kearah Eunhyuk.

“kembalikan Nara dan semua yang harusnya menjadi milikku kepada ku. Aku akan membiarkan mu hidup” kata Kyuhyun sambil mendekatkan pedangnya keleher Eunhyuk. Sebelum Eunhyuk mengatakan apapun, Kyuhyun langsung terbang menjauh dari Eunhyuk karena Nara menyerangnya dari arah belakang dengan pedang miliknya sendiri.

“Nara, apa yang kau..” Kyuhyun tak sempat menyelesaikan kata-katanya karena Nara kembali menyerangnya. Kyuhyun menyadari keanehan akan bola mata Nara. Warna nya bukan lah biru tapi merah.

“Nara…Eunhyuk kurang ajar kau” teriak Kyuhyun ketika ia sadar bahwa Nara berada dalam pengaruh sihir Eunhyuk. Kyuhyun pun berdiri didepan Eunhyuk ketika Nara hendak menyerangnya. “bunuh aku, Nara”

Nara pun terbang ke arah Kyuhyun berniat untuk menusuknya. Namun ide Kyuhyun berhasil membuat Eunhyuk kehilangan nyawanya. Mengapa? Karena pedang yang ditusuk Nara meleset ke arah Eunhyuk. Bola mata Nara berubah seketika menjadi biru kembali. Lalu pingsan seketika.

“itu dia” kata penjaga yang masuk kedalam ruangan itu. “tangkap mereka”

Kyuhyun langsung menggendong Nara di punggungnya dan membawanya kabur meninggalkann istana dengan segera.

 *

 Kyuhyun dan Nara berhasil kabur dari istana itu. Mereka kabur ke arah hutan dimana tak ada yang berani mengejar mereka kedalam sini. Entah ada apa di dalam sini?

“nghhh…” Nara akhirnya tersadar saat berada dalam pelukan Kyuhyun.

“kau sudah sadar?” tanya Kyuhyun.

“hm” Nara mengangguk “kenapa aku bisa ada disini? Kenapa kau terlihat terburu-buru?” tanya Nara yang heran melihat Kyuhyun berkeringat.

“akan ku ceritakan apa yang terjadi” kata Nana mengagetkan mereka….

 *

 “jadi begitu ceritanya” kata Nara setelah Nana selesai bercerita. “lalu kenapa kau tak mengambil kedudukan mu kembali?” tanya Nara heran.

“aku pergi dulu ya” kata Nana lalu menghilang dari hadapan Kyuhyun dan Nara.

“jawab aku Kyuhyun” teriak Nara. Entah mengapa sikap nya sama dengan Nana tadi. Benar-benar mengerikan ._.

“kau mau tau alasan nya?” tanya Kyuhyun. Nara pun mengangguk pelan. Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Nara dan mencium bibirnya.

“itu semua karena kau, Nara”

“karena ku?” Nara tak mengerti apa yang dimaksud apa yang dikatakan Kyuhyun barusan.

“karena tak ada yang bisa menggantikan mu, Nara”

 -FIN-

8 thoughts on “-Contest Fiction- No One Can Replace You From My Side

  1. Pingback: -Announcement- Jadwal Publish Fiction Contest! « ♛ Chocolate's Crown ♛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s