-Contest Fiction- Simfoni Hujan

Original Fiction By : A2Kyu

Don’t Forget to leave a comment~

Ur words are precious for us as the author of this story🙂

***

***Hujan deras kemarin sore, membawa simfoni indah tentangmu, cintaku yang telah berlalu***

Ah, membosankan bukan sore hari dirumah sendiri hanya ditemani hujan yang deras, membuat hatiku yang dingin semakin dingin saja. Teringat kembali tentang kau yang hampir kulupa. “kyuhyun ah, bagaimana keadaanmu sekarang? rindukah padaku? yaa, cho kyuhyun yang tampan, tampakanlah wajahmu”, aku berteriak tak karuan untung saja sekarang sepi.

Aku mengambil ponsel yang tergeletak begitu saja sedari tadi, dan ternyata ada beberapa sms dari Ririn onie, ‘nara ya,, kau kemana saja, aku sudah menelponmu beribu kali, namun kau tak menunjukan kehidupan, apa kau baik-baik saja? Jangan memikirkan si setan itu please!

Aku tak sanggup lagi membaca semua sms yang masuk ke ponselku.

Aku menangis entah untuk keberapa ribu kalinya. Ya aku sangat merindukannya, semua tentangnya,  yang  dia lakukan untuk membuatku tersenyum, semua pertengkaran kita, bertanding game dengannya, dan yang paling kurindukan adalah panggilannya padaku. Cho kyuhyun yang tampan, tolong panggil aku ‘Kwan Nara Sayang’ lagi.

Kutarik lututku untuk didekap dan menggigiti kuku ku. Aku kembali terisak.

Tuhan, berikan aku ingatan yang buruk tentangnya.  Aku berusaha keras membuang semua simfoni indah yang telah kita lewati bersama, namun ternyata tak semudah yang kuinginkan. Dia terlalu indah untukku. Hingga membuat lubang di hatiku, dan kali ini berdenyut keras.

Aku sudah tak tahan.

Oh ya, Victoria. Aku membenci Kyutoria.  Ah, bukan! Aku membenci kau yang nyata dekat dengannya.

Aku membenci ketika kutahu dia pernah memanggilmu Oppa, sedangkan aku saja yang notabene kekasihmu selama 3 tahun tak pernah memanggilmu Oppa, eh tapi kan kau tak pernah memanggilnya ‘sayang’ bukan? kata itu hanya untukku, iyakan ‘cho kyuhyun yang tampan’?

Shit!! kenapa lagi denganku? sudah kumulai mengingat hal yang kubenci darimu, tapi mengapa kenangan manis itu selalu terbawa?!

Aku Kwan Nara adalah gadis tangguh bukan? bukan Haejin Onnie yang akan terus meratapi ketika ditinggalkan kekasihnya!

Ya aku adalah Kwan Nara yang kuat!  Tak akan ada yang berubah bukan ketika kau tak ada.

Aku mulai berhenti terisak, dan kurasakan hujan pun sudah mulai reda. Aku membenci hujan, karena dia benar-benar membawa ingatanmu kembali, ‘cho kyuhyun yang tampan’.  Aku benar-benar ingin melupakanmu, karena hujan yang membawa cinta kita bukan?

“ Hujan Deras pertama yang membuatmu bertemu denganku di sebuah toko Games, yang mengawali kisah hujan kita, dan dari sana kita mulai suka dengan hujan, iya kan?”.

Dan ketika hujan terakhir yang membuatku kini membeci hujan karena kau meninggalkanku di pinggiran Sungai Han, ketika kau memutuskanku dan pergi bersama Victoria, wanita yang 1 tahun lebih tua darimu, dengan kalimat terakhir “maafkan aku nara-si, selama beberapa bulan ini aku mencoba kembali mencintaimu seperti dulu, tapi aku tak mampu, ternyata Victoria lebih memahamiku dengan baik”. Mengingat itu sialnya aku kembali meneteskan air mata, mengapa begitu mudahnya kau mengatakan itu setelah 3 tahun kita bersama.

Aku kembali menangis, dan kudengar hujan pun kembali bersuara denga keras. Dadaku sesak, nafasku mulai tak karuan, kuambil ponselku dan memijit salah satu nomor panggilan cepat.

Dan aku mulai merasakan gelap dimataku..

*** Ketika Cinta tak lagi datang Menyapamu, Ingatlah Bahwa Sahabatmu Bersamamu ***

Aku mengerjapkan mataku, bingung dengan ruangan yang sekarang aku tempati.  Aku mulai mengingat tempat terakhir, aku menangis di kamarku ketika hujan deras tapi ini bukan kamarku. Aku mendudukan tubuhku agar bisa melihat dengan jelas dan kulihat Ririn onie, Haejin onie, dan Leeteuk Oppa mereka mendekatiku.

“apa kau baik-baik saja nara-ya?”, Ririn Onie membelai kepalaku.

“aku dimana sekarang?”, tanyaku padanya.

“Rumah Sakit. Maaf tak meminta izinmu dahulu, soalnya aku bingung ketika mendapat telpon darimu namun yang kudengar kau terisak dan tak bersuara lagi. Ketika aku ke rumahmu dan khawatir, kau sudah tergeletak pingsan dirumahmu. Akupun menelpon Soo Oppa dan Haejin, akhirnya kita sepakat membawamu kesini”, jelasnya padaku.

“Ghamsahamida”, aku mengangguk kepada tiga orang itu.

Leeteuk oppa sedari tadi hanya berdiam diri saja. Tak ada senyum ataupun marah diwajahnya. Dia memendangiku dengan perasaan iba sedangkan haejin onnie terlihat terisak karena matanya yang merah dan sedikit membesar. Yang kulihat tegar adalah Ririn Onie, ya, meskipun kutau dia sangat menghawatirkan keadaanku yang seperti ini.

“kau kurusan nara-ya?”, tiba-tiba leeteuk Oppa menyapaku. Aku tersenyum padanya.

“benarkah? Berarti dietku berhasil”, aku menjawab ceria padanya, namun dia hanya menunduk.

“jangan pura-pura kuat lagi nara-ya”, namun Haejin Onie yang menjawab pernyataanku dengan pergi keluar dan menutup pintu dengan keras. Aku tertegun,karena kali ini aku benar-benar meraskan aura kemarahan Haejin Onie yang seperti iblis, tidak seperti biasanya. Aku hanya kembali terdiam dan mulai memijit keningku yang berdenyut-denyut.

“aku akan menghubungi orangtuamu nara-ya, kau sepertinya tak bisa dibiarkan seperti ini terus”, Ririn onie menatapku tajam.

“tolong jangan onie, aku benar-benar tak ingin membuat mereka khawatir tentangku. Beri aku kesempatan sekali lagi. Jika aku memang seperti ini lagi, aku serahkan semua kepadamu”, aku menatapnya serius. “berikan aku kesempatan untuk sembuh onnie”, ucapku lagi memelas padanya.

“sudahlah saeng, berikanlah Nara mengambil kesempatan yang terakhir kalinya. Tapi dia harus  tinggal bersamamu, jangan biarkan dia tinggal sendirian. Lebih baik ajak haejin menginap di apartementmu agar menghindarkan nara terdiam sendiri”, leeteuk Oppa membuat keputusan yang sangat bijaksana.  Namun akupun tak mau memberatkan Ririn Onnie dan Haejin Onnie, karena mereka sudah benar-benar baik padaku selama ini.

“tapi Oppa, aku tak mau lagi merepotkan mereka berdua lagi. Aku sudah benar-benar membuat mereka kewalahan dengan tingkahku selama ini”, aku mulai mendebatnya dengan sikap keras kepalaku selama ini.

“kamu tak pernah membuat kami repot nara-ya. Atau aku akan menelpon orang tuamu sekarang juga?!”, ancam Ririn onie padaku. Akupun mengangguk dan memeluknya. ‘Ya Cho Kyuhyun yang tampan ternyata masih ada yang menyayangiku’ ucapku dalam hati

***

Ririn onie sedang sibuk menerima telpon dari penerbitnya sedangkan Haejin Onie sedang sibuk mengatur semua jadwalnya yang semakin hari semakin padat saja. Dan aku, sedang mencoba melupakanmu Cho Kyuhyun-ah.

3 minggu tinggal bersama mereka ternyata belum bisa menghapus jejakmu dihatiku.

Di otaku masih saja terus memutar kenangan-kenangan kita. Ketika di Italy, ketika aku akan menghadapi ujian Negara, video mu, dan ketika kita mengikuti acara WGM. Kepura-puraan kita tak saling mengenal, keromantisan kita yang membuatku jijik..ya Cho Kyuhyun  cepatlah pergi dari otakku!!

Aku mulai meremas-remas rambutku yang panjang dan mulai berteriak-teriak ‘Pergi kau Cho Kyuhyun’, sampai Ririn onie menariku dan memelukku, “nara-ya, tolong jangan sepeti ini lagi!  Cintailah dirimu sendiri dan pikirkan kami”.  Dia memeluku erat akupun mulai terisak  dibahunya. Kulihat Haejin Onie ikut memeluku. Kami bertiga berpelukan dan menangis bersama. Bukan, tepatnya mereka menangisiku.

Semua orang boleh memanggilku gila, sakit , atau apa saja yang mencerminkan kehidupan tak wajarku kali ini.

Aku memang gila, ketika kau mulai melangkahkan kaki menjauhiku, mencoba menghilangkanku dari kehidupanmu dan memilih Victoria menjadi kekasihmu. Bukankah dulu kau yang mati-matian membuatku agar tak percaya pada setiap gossip yang beredar tentang kalian?! Tapi nyatanya kau salah. Semua yang kutakutkan terjadi. Kau dengan perlahan mulai mencintainya, dan tahukah kau aku akan merestuimu? karena dia memang pantas untukmu, ingat itu!

Dan ketika orang-orang mengatakan aku sakit, akupun mengakuinya.

Bagaimana orang tak mengatakan aku sakit ketika aku masih berharap ini semua mimpi belaka? Berharap bahwa yang terjadi belakangan ini hanya mimpi burukku?! Berharap kau hanya ingin memberikan kejutan dibalik semua yang telah kau lakukan dengan menyakitiku.

Benar, aku memang sakit! Bukan, ya sakit jiwa, atau gila! apapun itu, sama saja bukan? dan itu semua karena CHO KYUHYUN.

***

“onnie temani aku membeli gaun ya?”, tanyaku pada Haejin Onnie, karena kutahu dia yang paling bisa memilih pakaian yang cukup bagus untuk tubuhku agar terlihat seksi.

“tumben kau memintaku menemanimu, selera kita ini beda Nara-ya?”, dia menatapku curiga.

“ya dari itu onnie, aku meminta bantuanmu agar aku bisa lebih terlihat feminin dan seksi. Bagaimana?”, tanyaku memelas padanya sambil mengeluarkan puppy eyesku.

“emang buat apa sih? kau ini aneh-aneh aja”, aku memanyunkan bibirku padanya.

“kau lupa Onnie? Minggu depan Cho Kyuhyun kan akan menikah dengan Victoria, masa aku tidak akan datang? bagaimanapun aku harus datang memberikan dukungan padanya untuk memulai kehidupan yang baru.  Bagaimana?”, aku melihat Haejin onie melihatku dengan tatapan sendu, namun mengangguk.

“Jadi kita berangkat sekarang ya onie”, ajaku  memaksa padanya

“tapi aku telpon Ririn onie dulu ya, biar  dia juga ikut dengan kita bagaimana?, asyik kan jalan-jalan bertiga”, aku pun mengangguk mengiyakan permintaan Haejin onie.

Yoboseyo onie ~~

Nara memintaku untuk menemaninya membeli gaun untuk pernikahan kyu dan vic kau ikut kan ~~

Ya, nanti aku akan mengsmsmu tempatnya dimana~~

Ok, ok aku akan menjaga nara dengan baik, aku tahu~~

Percayakan padaku onie~~

See ya~~

Aku dan Haejin onie mulai memilih milih baju yang sesuai, tapi sepertinya diapun memilih baju untuknya sendiri. Dasar Shoppaholic dia ini. Dan tak lama Ririn onie datang bergabung dengan kami, dia seperti biasa tersenyum padaku. Akupun dengan senang hati membalasnya.

Kami bertiga tertawa-tawa seperti dulu, semua beban yang kupunya seolah menguap entah kemana.

Meski sakit ketika ku ingat minggu depan kau akan menikah. Namun setidaknya aku akan membahagiakan diriku ketika aku akan pergi dari kehidupan mereka. Aku sudah tak ingin membuat mereka bersedih karena kelakuan gilaku akhir-akhir ini.

Kupandangi mereka erat-erat, Haejin onie yang memakai rok berwarna soft pink, serta atasan yang senada dilengkapi dengan kalung berinisialkan DH. Ya, Donghae-Haejin..mereka memang Jinhae yang begitu serasi, aku berharap dia akan bahagia dengan Donghae Oppa yang memang sangat mencintainya.

Kulirik Ririn onie yang memakai celana jeans yang panjang, dengan atasan kotak-kotak merah, rambutnya tergerai dengan jepit di sisi kirinya, memang keanggunannya selalu terpancar disetiap sisinya, tak peduli dia memakai baju apa, atau bagaimana dia masih saja terlihat anggun dan dewasa.  Pantas bukan seorang Choi Siwon benar-benar tergila-gila padanya? Pasangan yang sangat cocok.

Aku menyesap coklat panasku dan mulai memperhatikan pakaianku sendiri, celana pendek dan kaos longgar dengan rambut panjang terikat, jauh berbeda sekali bukan dengan mereka, namun itulah indahnya persahabatan bukan?

Aku tersenyum kecut dengan pikiranku.  Maafkan aku sahabatku, dan semoga kau berbahagia kyuhyun-ah.

***Tak ada yang berubah ketika kau tak ada, namun hanya akan Berbeda! Iya kan?***

Esok hari yang kau tunggu kan kyu? pernikahanmu dengan Victoria onnie, seorang Leader yang sangat baik. Aku harus mengucapkan selamat tinggal padamu untuk yang terakhir kalinya Kyuhyun-ah..

Aku mulai memencet nomor ponsel yang benar-benar kuhapal diluar kepalaku selain nomor Appa dan nomorku sendiri. Kudengar kau ragu-ragu menjawab telponku.

‘yoboseyo nara-ya’

‘yoboseyo kyuhyun-si’

Kita berdua terdiam kembali, hatiku sakit kyu, benat-benar seperti teriris.

‘aku tak kan mengganggumu ataupun meminta kau membatalkan semuanya kyuhyun-si, aku tau itu akan sia-sia bukan?”

‘aku senang jika kau baik-baik saja nara-ya’

‘Jangan  menghawatirkanku, aku kan kuat kau tau  siapa aku bukan’

‘ya, melebihi semua orang’ ucapnya  terbata.

‘baguslah, aku hanya ingin mengatakan. BERBAHAGIALAH. Berbahagialah dengannya Kyuhyun-Ssi’

‘Nara-ya Maafkan aku’, aku mulai mendengar dia terisak.

‘jangan menangis hai master Evil itu bukan kau, dan ijinkan aku mengatakan ini untuk yang terakhir kalinya Cho Kyuhyun yang tampan’.

Telpon aku putus dengan cepat dan aku mulai menangis lagi, membereskan semuanya agar rencanaku tak gagal untuk kali ini.

Di tempat lain

Seorang pria sedang menangis sejadinya setelah menerima telpon, dia memeluk dadanya sendiri menahan tangis memukulkan tangannya yang kekar kearah dadanya berulang-ulang. Dan berteriak “nara-ya, nara-ya, nara-ya”,

Satu jam lagi pernikahanku dengan Vic, kembali teringat kejadian yang membuatku akhirnya memutuskan untuk menikahi Victoria seperti ini. Hampir 3 bulan yang lalu ketika kecelaakaan itu terjadi, ya media tak tahu aku dan Victoria pergi berdua dan kami mengalami kecelakaan yang membuat Victoria terluka seperti ini, dan dokter mengatakan dia tak akan bisa hidup dengan normal, ingatannya sedikit demi sedikit akan hilang, karena terjadi benturan keras dikepalanya, dan kecelakaan ini membuatnya tak bisa hamil, karena sesuatu dengan keras menghantam rahimnya.

Dia memang tak menceritakan semua itu padaku, dan dia tak pernah memintaku untuk bertanggung jawab, tapi aku tak bisa lepas tangan begitu saja bukan, semua kecelakaan ini karena aku meminta dia meenemaiku membeli hadiah untuk Nara, dan karena aku mulai mengantuk terjadilah kecelakaan itu. Dia menangis ketika mengetahui kemungkinan dia tak bisa hamil, dia menangis dan berfikir mana ada laki-laki yang ingin menikah dengannya ketika dia tau bahwa wanita yang akan dinikahainya tak bisa memberikan dia keturunan. Dari itu aku langsung mengajaknya menikah tanpa penuh pemikiran bagaimana nantinya. Dan inilah yang terjadi satu jam lagi.

Semua anggota SuperJunior berada di ruanganku, mereka yang malah sibuk berdandan di hari pernikahanku. Aku sendiri dengan cueknya memakai baju, bahkan sama sekali belum aku rapihkan.

“ya Evil, cepat rapikan bajumu!”, teriak Eunhyuk hyung padaku, aku hanya memandanginya, dia pun berlalu dan tak mau lagi menasihatiku.

“Kyuhyun-ah, cepatlah pakai bajumu yang rapi, kau yang memilih ini bukan?”, Sungmin hyung yang memang lebih mengerti aku, mulai menasihatiku dengan lembut sambil menepuk pundakku. Aku menatapnya penuh arti, namun dia hanya tersenyum. Membuatku benar-benar tak berfikir dengan jernih.

Nara-ya taukah kamu ini membuatku gila setengah mati? maafkan aku.

Aku memegangi kepalaku yang mulai terasa perih, namun tiba-tiba Siwon Hyung masuk ke ruangan tungguku dengan wajah cemas. Aku benar-benar merasakan jantungku berdegup kencang, yang terlintas dalam kepalaku hanya satu, Kwan Nara.

Baby bagaimana, apa sudah ada kabar?

Dia meninggalkan surat, apa isi suratnya???

Apa?ya baby apa yang harus kita lakukan…

Aku akan berbicara dengan Hae dan Leeteuk hyung, nanti ku kabari lagi..

Yang tenang ya babyku.. kita berusaha bersama-sama..

Aku masih memandanginya tak berani bertanya karena aku merasakan sesuatu terjadi pada Naraku.  Aku memang tak pantas lagi mengkhawatirkannya, ini semua salahku.  Karena aku yang membuatnya seperti ini.

Kulihat Siwon hyung berbicara dengan Donghae hyung serius dan tak lama memanggil Leeteuk hyung. Mereka berbicara sepertinya sangat menghawatirkan seseorang.  Kulihat Leeteuk hyung menggigit bibir bawahnya, yang menandakan telah terjadi hal yang serius. Aku yang sudah tak bisa menahan rasa penasaranku, aku menghampiri mereka kulihat mereka terdiam. Aku memandangi mereka dengan auraku yang kelam.

“apa yang terjadi? aku tahu ini ada hubungannya dengan Nara bukan?”, tanyaku pada mereka. Dan mereka hanya terdiam bingung sepertinya tak ingin memberitahukan sesuatu padaku.

“beberapa menit lagi kau akan menikah kyuhyun-ah, bukan saatnya lagi memikirkan hal yang lain, pikirkanlah calon istrimu”, Leeteuk Hyung mencoba memadamkan emosiku.  Dia memang benar, tapi setidaknya aku harus tahu apa yang terjadi padanya.

“setidaknya beri tahu aku apa yang terjadi, aku berjanji acara hari ini akan berjalan dengan baik,” aku memohon pada mereka untuk mengatakan yang terjadi, Eunhyuk hyung, Yesung Hyung dan sungmin Hyung pun mendekat, mereka sama penasarannya dengan yang kurasakan.

Kulihat mereka bertiga menarik nafas dalam-dalam akhirnya Siwon Hyung yang membuka suaranya, “Nara meninggalkan Ririn dan Haejin dari semalam dia hanya meninggalkan surat yang isinya, ‘aku Pergi jangan cari aku, aku akan bahagia dengan dunia baruku. tolong jangan khawatir‘. Dan dia juga sudah menghubungi orang tuanya untuk yang terakhir kalinya Ririn dan Haejin berprasangka buruk dengan suratnya kyuhyun-ah, karena dia tak membawa semua barangnya. Bahkan ATMnya pun dia tinggalkan di Apartement Ririn”, Siwon mengakhiri ceritanya dengan mengeluh.

“kapan dia pergi”, aku bertanya hatiku sudah tak karuan kali ini.

“tak tahu karena Ririn menemukan suratnya pagi ini ketika akan membangunkanya”, jawab Siwon dengan kembali mendesah mengakhiri nafas panjangnya.

“dan mereka sudah mencari kemana-mana dan hasilnya nihil, mereka belum menemukan Nara”, Hae Hyung memperjelas keadaan yang terjadi saat ini.

Aku benar-benar kalut. Bingung dengan apa yang harus aku lakukan melanjutkan pernikahan dengan orang yang tak kucintai atau mencari belahan jiwaku yang aku tak tahu kini apa yang akan terjadi dengannya.

*** meskipun Kau tak ada disampingku, tapi seandainya aku Tahu kau Hidup dimanapun aku akan tetap merasakan cintamu**

Dan aku memang gila ternyata. Ditengah hujan yang sangat deras aku memilih meninggalkan pengantinku dan mencari gadisku yang amat kucinta. Meskipun semua hyungdeul menghalangiku, aku dengan tegas meyakinkan mereka untuk membuatku mengambil keputusan ini. Untung Sungmin Hyung, Siwon Hyung dan Hae Hyung menyetujui tindakanku dan memberikan jalan padaku untuk mencarinya. Karena mereka mungkin tahu, jika dia tak ada aku akan mati. Ya  Ragaku akan hidup, namun jiwaku akan mati bersamanya.

Aku terdiam di mobil hampir satu jam aku mencarimu dan masih belum menemukan Naraku yang bodoh. Dimana kau?

Dan aku mengingat kejadian waktu kau menari dengan Taecyon. Ya aku kesana, aku tahu kau menyukainya kan? Dan asal kau tahu aku akan selalu bisa menemukanmu Kwan Nara Sayang.

Bingo!! Aku menemukanmu yang sedang duduk ditepian sungai Han dengan tertunduk. Aku melihat bahumu tergetar. Kau sedang menangiskah, gadis bodoh?.

“Nara-ya”, ucapku kau menoleh padaku kulihat wajahmu yang pucat dan berat badanmu yang semakin jauh menurun.

Tuhan apa yang telah kulakukan?

Kau hanya menoleh dan tersenyum getir padaku lalu kau bergumam “ya, Aku memang sudah Gila. Aku memikirkanmu dan bayanganmu kini seperti ada dihadapanku kyuhyun ah.  Kau memang narkotik untukku. Bagaimana cara aku melupakanmu? Sekarang akupun membayangkan kau dihadapanku padahal nyatanya kau sedang berikrar untuk menikahinya bukan?”, dia mengumam dan berteriak sendiri, dia berfikir aku hanyalah khayalannya saja.

“Nara-ya ini aku benar-benar aku percayalah”, dia kembali menatapku dan berbalik padaku.

“hey imajinasiku, aku bukan orang bodoh tahu! mana mungkin kau ada disini jika hari ini kau harus menikah? mana mungkin satu orang bisa hadir di dua tempat bukan? cih,menjijikkan!. Mungkin aku memang benar-benar harus melupakanmu dengan cara ini Cho Kyuhyun yang tampan”, dia tersenyum penuh dengan aura kelam.

Dan aku telat menyadari sesuatu. Kau tak bisa berenang!

Sial!

***

Di tengah hujan yang deras lagi, kini aku berada ditempat pemakaman orang yang kucintai dan aku mengutuki semua kebodohanku.  Seandainya aku menyadarinya lebih awal dan tak bertindak bodoh serta ceroboh semua ini tak akan terjadi bukan? Dan mungkin kita akan bersama selamanya?!

Kesepianku adalah rintik hujan ditengah malam.

Tak pernah berakhir cepat, setitik demi setitik.

Namun membuat malam semakin mencekam.

Aku kembali teringat denganmu, hai kekasihku. Dan kau tahu aku tak selemah dahulu karena aku telah berjanji untuk melanjutkan hidupku dengan baik. Ya, aku tak akan pernah menghianati apa yang telah kau korbankan untuku. Nyawamu yang hanya kau punya satu itu telah kau relakan untukku. Kau memang manusia terbodoh yang pernah ku kenal. Kau pikir kau apa hah?! malaikat?!

Bukan kau hanya seorang Iblis yang tampan, Cho Kyuhyunku.

Aku benar-benar marah padamu, pada oniedul dan hyungdeul semuanya karena menutupi hal yang paling mendasar dari cerita cinta kita. Karena aku juga telah membuat Vic Onie seperti ini, namun kau jangan khawatir sudah ada Changmin bersamanya yang menutupi malu Victoria Onnie ketika kau lari dari pernikahan itu. Ckckck kau memang bodoh bukan? Menyian-yiakan wanita cantik seperti dia.

***

Hari ini 3 Februari Kyuhyun-ah. Kau tahu hari ini hari apa?

Aku akan pergi ke makammu dan akan membawakan jajangmyeon kesukaanmu. Apa kau masih menyukainya hah? Lama sudah tak ada dirimu namun kau masih terukir jelas dalam semua memoriku.

Lihat aku berdandan dengan sangat cantik hari ini bukan? Semoga kau senang ketika aku mengunjungimu. Kau mau aku membawakan apalagi? Oh iya aku akan membawakan PSP kesayanganmu kesana.  Jajangmyun,PSP, dan tak lupa cinta sepenuh hati kuantarkan padamu Cho Kyuhyun yang tampan.

Aku melangkah gontai menuju tempat peristirahatanmu yang terakhir dengan jajangmyun dan PSP. Tunggu aku sebentar lagi ya? aku pasti akan menyusulmu dan kuharap kau tak bersama dengan gadis lain.

Kulihat ada orang yang menatapku dengan perasaan iba dan mempergunjingkanku mereka berkata “hey lihat itu, pacarnya kyuhyun yang mau bunuh diri itu kan, yang membuat kyuhyun mati , kasian dia ya, jadi gila seperti itu”, aku memandangi mereka dengan tajam dan mulai berteriak “aku tidak gila kau yang gila”. Merekapun berlarian karena takut denganku, aku masih tangguh seperti dulu, iyakan Cho Kyuhyun?

Namun tak lama kulihat Ririn onie datang bersama orang-orang itu lagi. Aku mulai siaga berdiri mencoba menghindar dari mereka.

“nara-ya kalau kau mau kesini bisakan bicara padaku aku akan mengantarmu, bukan kau kabur seperti ini ”, aku hanya menggeleng dan menatap mereka. Orang-orang yang berbaju sama itu mendekatiku ada yang memegangi tanganku, memegangi badanku dan mencoba mengikat tanganku serta memplester mulutku karena mereka tahu aku suka menggigit mereka. Kulihat ririn onie menangis dan mendekap mulutnya.  Kurasakan seseorang menyuntikkan sesuatu padaku yang membuatku jatuh lemas dan pandanganku kabur, akupun tak ingat apa-apa lagi dan mulai tertidur panjang memimpikanmu CHO KYUHYUN yang TAMPAN.

***

 -END-

*saya tidak bisa menggunakan bahasa Korea, karena saya belum mengerti betul dengan cara penggunaanya, ribet soalnya,,,yang saya tau Cuma onie, mian, hyung, oppa, hehehehe

44 thoughts on “-Contest Fiction- Simfoni Hujan

  1. Pingback: -Announcement- Jadwal Publish Fiction Contest! « ♛ Chocolate's Crown ♛

  2. ini Kyuhyun yang mati?hueee *nangis kejer*
    aku kira Nara~~ xD
    yaa~, salah paham mulu deh ya ini..
    aaa~, kasian Vic Onnie, untung ada Changmin..
    iih, Kyu disini gentle abiss~
    bertanggungjawab!! *peyuk Kyu*

  3. Oke KOMEN~!
    hehehe, sebelumnya mau laporan kalo filenya udah qu edit, onn :3
    mungkin ada yg kelewat keeditnya, mian yaa T.Tv

    masuk ke komen :3
    uwaaa, ini bukan angst lagi temanya, tapi tragedy.😄
    kyuhyun mati, nara gila -____-
    cuma changmin ama vic aja tuh yg bahagia😄
    lol~
    disini persahabatan Chochoilee nya berasa banget TT.TT
    onnie bener2 paham deh karakter nara, haejin sama ririn gimana~ *sujud bahagia*

    trus kata2 singkat yang jdi pembatas tiap chapter itu slalu bikin qu nyesek TT.TT
    huwee~😥 kereeeeeennnnn~XD
    kalo qu sih boro2 bisa bikin cerita yg bisa dalem sampe segininya *nangis sambil noel tanah* TT.TT
    mungkin cuma tinggal tanda bacanya aja yg harus sedikit diperbaiki🙂
    tapi kalo dari segi penceritaan, keren~ berasa banget itu rasa sakit hati nara gara2 si kyu .___. ckckck~
    kirain kyu beneran ninggalin nara gara2 murni 100% cinta ama vic, ternyata ada udang dibalik batu ya? hahaha😄
    tapi baguslah kalo vic milih changmin, at least changmin itu lebih berisi daripada kyu *ditabok kyu*😄

    padahal qu kira akhirnya nara bakal ama teuk, gitu onn *maunya*😄
    LOL

    akhir kata, cerita onnie bagus!!
    ayo semangat buat bikin fict selanjutnya onn :3

    • ga ah cha, ini pertama dan terakhir kalinya bikin ff…
      Kagak bisa soalnya, mendingan jadi reader aja hehehehe

      angst, tragedy??? Saya bener2 gtw, ya yang ada di otak ditulis aja…

      Tntang chochoilee kan saya reader setia kalian bertiga,,, kekekeke

      geje nan aneh kan ni cerita, tau ah… Hehehe

      wah senangnya kalo icha emang suka… Maksih…

      Satu lagi, nuhun tos dipangeditkeun…
      Maklum baru pertama nulis, jadi ga terbiasa dengan tanda baca dllnya…

  4. aduh ini bener2 diluar pemikiranku
    ,gak pernah aku ngebayangin kyunara pisah..pisahnya menyedihkan lagi (╥﹏╥) kyu emang yg paling romantis dan yg paling ngerti nara🙂
    aku suka deh kata2 “meskipun Kau tak ada
    disampingku, tapi seandainya
    aku Tahu kau Hidup dimanapun
    aku akan tetap merasakan
    cintamu” bener2 menggambarkan kyunara banget,
    nice ff chingu😀

  5. wueee kyuhyunnya mati TT.TT
    ya ampun nara, yg sabar ya!
    ini cerita angst bgt, sesek bacanya.

    untung ada changmin ya, jadi vic enggak sendiri.
    tp nasib KyuNara tragis sekali T.T

  6. kirain yang mati nara, tenyata malah kyu, huhuhhu😦
    biasanya baca kyunara, mereka berantem, adu mulut, dan kadang2 sedikit romantis😀 trus baca yang ini malah sad ending yang tragis. sangat berbeda dengan kyunara yang biasanya, tapi aku suka sama ceritanya🙂
    yahh…nara utk kyu, kyu utk nara.

  7. let’s comment🙂
    pertama baca nara kaya gini aku kira cuma kangen biasa. Ternyata oh ternyata .___.
    Apakah tema kali ini adalah galau? *sigh*
    angst nya kenaaaaa!😦
    astaga evil gitu kalo udah pisah yg baca nyesek ya >.<
    dan kyuhyun meninggal? Nara gila? .__. Ini tragedi angst (?) ngeri banget TT.TT
    yaampun jangan sampeeee..
    CCL disini so sweet :')
    ahhh jjang lah, bagus fictionnyaaaaa .__.

  8. ih ya tuhan, sedih banget. ah angst.. trus nara jadi rada gila pas akhirnya -.-

    tapi rasanya dapet banget menurut aku, ^^ bagus tapi aku ga suka angst …

  9. nara gila??? bagulah.. jarang2 ada yg buat dia gila hehehehe
    bener2 tragis critanya, tapi aku suka.
    kan jarang2 kyunara ada sad ending.
    mayan buat penyegaran(?) kekekeke

  10. yah,, kyu nya yang mati tapi emang evil bisa mati juga?? T.T hueeeee,,
    kalo nara nya yang mati kyu nya mau saya ambil (LOH??) *digatak yang punya cerita*
    bagus sih,,tapi nyesek bacanya *maklum bukan pengemar cerita tragedy tapi tetep aje baca XD* ternyata evil couple kalo putus sama aja yah parahnya,, sedihhhhhhh…….. hikss

  11. kyaaaaa….
    kyu mati dan nara gila?????tragedi yg memilukan…XD
    lalalala…ada changtoria…^^
    ff’a keren oenni…akku suka:)

  12. annyeong.. reader baru nih ^^
    aduh..kyuhyun.a meninggal?
    hiks..miris banget..

    daebak!! kerasa banget sakit hatinya nara..
    hwaiting onnie~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s