(OneShot) Let’s Kidnap a Guy named Lee Hyukjae

Note : Dialog yang memakai font italic, berarti bahasa Korea.

Dialog yang memakai font biasa, berarti bahasa Indonesia

Dialog yang memakai font bold, berarti bahasa Inggris

 

Happy reading, and Lets Kidnap A guy named Lee Hyukjae!  Will you Join in this Mission?

==

Aku tahu dia tak setampan Siwon, Hankyung atau Kibum..

Aku tahu dia tak memiliki suara semerdu Kyuhyun, Ryeowook atau Yesung..

Aku tahu dia tak bisa menjadi leader sebaik Leeteuk..

Aku tahu dia tak seimut Sungmin..

Aku tahu dia tak sekuat Kangin atau Shindong..

Aku tahu dia tak seromantis Donghae..

Aku tahu dia tak semenarik Heechul..

Tapi, apa itu berarti aku salah untuk terobesi pada seorang Lee HyukJae?

==

*Eunhyuk POV*

..Jakarta, 30 Desember 2010, Garuda’s plane, Way to Soekarno Hatta Airport..

 

HyukJae-ya, bangun!!  Kita sudah sampai”, ucap Leeteuk hyung sambil menepuk bahuku.  Aku mengerjapkan mataku sejenak dan mengerang pelan. Aku mengedarkan pandangan ke sekitar.  Ini masih di dalam pesawat menuju Jakarta untuk menghadiri acara Fan Meeting Super Junior.  Dan sayangnya yang bisa mengikuti Fan Meeting kali ini hanya 7 member saja (Aku, Donghae, Leeteuk, Kyuhyun, Ryeowook, Yesung dan Sungmin), karena member lainnya memiliki kesibukan masing-masing (Intinya, hanya kami ber’tujuh saja yang kurang memiliki job tambahan (=s=)).

Aku menatap ke sekitar dengan perasaan bosan, hampir 8jam aku duduk seperti ini di pesawat.  Rasanya tulangku mau copot.  :p

====

..Jakarta, 30 Desember 2010, 08.45pm, Bandara Soekarno Hatta..

“TEUKI~~!!”

“DONGHAE~~!!”

“KYUHYUN~!!”

“WOOKIE~ SUNGMIN~ YESUNG ~~!!!”

“EUNHYUKKKK~!!”

Teriakan itu langsung terdengar bagai gema yang saling bersahutan saat kami memasuki lorong Bandara. Leeeteuk hyung berjalan terlebih dahulu diikuti beberapa pasukan pengawal yang berusaha menahan serbuan dari para ELF.  Berikutnya, Sungmin hyung, Kyuhyun dan Ryeowook menyusul dengan langkah tergesa sedangkan Donghae dan Yesung hyung berjalan cepat sambil menutup wajahnya dengan masker putih.  Sedangkan aku berjalan santai sambil tersenyum dan melambai singkat pada mereka semua (sekaligus ingin tebar pesona)😄

Aku menatap mereka sekilas, mereka semua sama.  Benar-benar belum ada seseorang yang membuatku merasakan bahwa dia bisa memberikan suatu hal baru padaku.  Hal yang bukan hanya meneriakkan namaku semata, tapi suatu hal yang lebih.  Tapi bahkan aku sendiri tak tahu hal apa itu.

Aku tertawa kecil, hahahaha~ Lee Hyukjae, kau bodoh!!  Terlalu lama menjomblo membuat’mu hampir gila seperti ini ya?  (==,)

PLUKKK!

Sebuah gumpalan kertas melayang dan terjatuh tepat di depanku.  Aku mengernyit heran, mungkin ini ulah anti fans  lagi??

 

Para pengawal itu mendekatiku dan seakan memberi isyarat padaku untuk cepat berjalan menuju mobil yang telah terparkir tak jauh dari tempatku berada.  Aku mengangguk singkat dan berniat memungut kertas itu, tapi tepat saat aku akan mengambilnya, dengingan suara itu terdengar dan seakan memekikkan telinga.

“AAAAARGH~ !”, Teriak para ELF yang juga mendengar dengingan suara itu.  Aku menutup telingaku rapat dan melirik ke sekitar, mencoba mencari tahu sumber suara itu.  Tapi, pandanganku langsung terhenti ke seorang yeoja yang tengah berdiri melewati pagar pembatas bagi para ELF, dan yang membuatku makin bingung, dia memakai pakaian pengantin dan sedang membawa sebuah megaphone (Speaker) yang agak besar.  Wajahnya menatap ke arahku dengan tegang, aigoo..ada apa sebenarnya ini?

Yeoja itu menarik nafas dalam-dalam dan mendekatkan microphone  speaker itu ke bibirnya, sebelum akhirnya berkata, “LEE HYUKJAE, WILL YOU MARRY ME?!”

Mworago?!  (O.o)  Ehh, chamkanman.. Marry itu artinya menikah kan?  (=.=)a

==

*Julia’s POV*

30 menit sebelumnya..

Jakarta, 30 Desember 2010, 07.45pm, Bandara Soekarno Hatta

“Juliaa~ ayolahhh!!  Kita pulang aja, dan anggap aja kalau gue nggak pernah bicara tentang hal bodoh ini”,  ucap April, temanku.  Sedangkan temanku yang lain, Meilani (panggil saja Mei), hanya bisa menatapku khawatir tentang ide gila ini.

Aku menggeleng kencang, “NGGAK MAU!!  Pokoknya hal ini mesti terlaksana!”, ucapku sambil merapikan baju pengantin yang tengah kupakai.  Aku mematut diriku di depan kaca spion mobil milik April dan memoleskan lip balm agak tipis ke bibirku.  “Nan yeppeo, keurae?”, tanyaku pada mereka berdua hanya tersenyum amaaaat tipis sambil mengangguk singkat.  Kelihatan sekali jika mereka amat tidak setuju dengan perbuatanku ini, padahal mereka berdua yang mengusulkannya padaku.  (T.T)

Aku mengangguk senang dan memeluk mereka berdua, “Aigoo, santai saja!!  Rilekss~ kalau gue berhasil dengan Eunhyuk, kalian juga akan kebagian untung kok.  Bakal gue kenalin kalian ke Leeteuk dan Kyuhyun ”, ucapku sambil menatap mereka bergantian.   Aku bisa melihat wajah mereka sedikit berbinar saat mendengar kata-kata’ku barusan. 😄

“KYYYYAAAAA~~”, teriakan dari dalam deport kedatangan sudah mulai terdengar riuh. “OPPAAAA~”

Aku langsung menatap mereka berdua bingung,  “Nan yeppeo?  Nan Yeppeo?  Nan yeppeo?”, tanyaku berulang kali sambil berjalan mondar mandir dengan gugup.   Mei langsung menarik tanganku  dan membuat langkahku terhenti, “Jules~ sumpah!!  Jangan lakuin hal ini!!  Sekalipun  demi Kyuhyun, tapi  mendingan kita pulang aja~!!  Cari aja calon suami yang normal, bukan Super Junior Eunhyuk”, ucapnya sambil menatapku dengan penuh permohonan.

Aku menatapnya dilemma, “Tapii~”, ucapku ragu.

“Jules~ please!  Jangan lakuin hal bodoh ini!!  Sumpah, nanti bakal gue cari’in pacar yang mirip Eunhyuk deh.  Muka kayak Eunhyuk sih’ banyak stock’nya di Glodok atau Roxy, ntar gue kasih yang miiiriip banget ama Eunhyuk”, tambah April.  Arghh, apa maksud kata-katanya barusan? (>.<)

“KYAAAA~ YESUNGG!!!”, suara itu makin membahana.  Aku menatap ke dalam bandara dan bisa melihat para ELF berkerumun di satu titik dan aku bisa melihat bayangannya, EUNHYUK?!!

Aku langsung menyentakkan tangan Mei dari genggamanku dan segera mengambil speaker megaphone yang telah kusiapkan.  Aku berlari kencang tapi baju pengantin ini malah membuatku kesusahan berjalan!!!  Argggh, menyebalkan!!  (>.<)

Sesampainya di kerumunan ELF, aku malah kebingungan.  BAGAIMANA CARANYA AKU MENEROBOS MASUK KE SITUUU~?!   Aku melihat Kyuhyun, Leeteuk, Sungmin, Yesung, Ryeowook dan Donghae langsung berlari cepat tanpa menoleh kea rah kerumunan ELF.  Sedangkan Eunhyuk malah  berjalan santai, AHAAA~ KESEMPATAN EMAS!!

Aku segera menulis sesuatu dan melemparkan kertas itu kea rah Eunhyuk, dan PLUKK!, Yess!!! Mendarat tepat di depan kakinya!!😄

Selagi perhatian Eunhyuk tertuju ke kertas itu, aku langsung berlari ke pinggir ruangan dimana tak banyak ELF yang berkumpul.  EUREKAA~!  Ternyata ada pagar pembatas yang tak dijaga oleh siapapun!😄

Aku langsung melompati pagar itu dengan lihai, dan.. BRRREEEKK~!  Eeeh, suara apa itu?

Aku menatap takut kea rah belakang dan memperhatikan pakaianku, dan benar saja~  BAJUNYA ROBEK DI BAGIAN BELAKANG GARA-GARA  AKSI MELOMPAT’KU TADI!!  (>.<)   Aigoo~Ottokhe?  Ini baju pinjaman pula!!  Arggh, Lee Hyukjae Sialan!!  Akan kukutuk kau jika kau menolak lamaranku!!!  XC

Aku masih berlari kencang, dan akhirnya aku berada di sini..berjarak hanya sekitar 20 meter dari tempatnya berada, tapi dari jarak segini pun, aku bisa merasakan bahwa jantungku mau keluar lewat mulut!!  (>w<).   Tanganku bergetar hebat saat menyalakan tombol ON di megaphone itu, sepertinya seluruh pandangan tertuju padaku.  Ya, benar.. HANYA PADAKU dan segala tindakan gila’ku ini!!

Aku menatap sekeliling dan melihat April juga Mei sedang berteriak padaku dari balik jendela, tentu saja mereka mencegahku untuk melakukan hal ini.  Tapi~ ahh..sudah percuma, semuanya sudah terlanjur, dan kini aku tak bisa mundur lagi.

Aku menghela nafas dalam-dalam, dan berteriak, “LEE HYUKAE!!  WILL YOU MARRY ME?!”.

Sepertinya seluruh ruangan menjaddi senyap setelah aku mengucapkan kata-kata itu.  (==,)

==

*Eunhyuk POV*

..Jakarta, 30 Desember 2010, Travel’s car, way to Hotel Indonesia..

 

JINCCAYO?!  Senekat itu?!”, Tanya Leeteuk hyung tak percaya.  Aku hanya mengangguk semangat sambil terkekeh sendiri, rasanya benar-benar hal yang seperti mimpi bisa menemukan hal yang kuidamkan di Indonesia. 😄

Tak heran jika yeoja seperti itu adalah fans’mu”, ucap Donghae santai.  Aku hanya memandangnya sengit dan membuatnya terkekeh pelan.  “Lalu, bagaimana kelanjutannya hyung?”, Tanya Ryeowook yang masih penasaran dengan kelanjutan ceritaku.

Mereka tidak tahu tentang kejadian ini, karena saat hal ini terjadi..mereka sudah tiba di mobil.  Aku mengangkat bahu bingung, “Molla~, para pengawal itu keburu menarik gadi itu pergi entah kemana”, ucapku singkat sambil membuka lembaran kertas kumal yang dari tadi masih kugenggam erat.

WAIT ME IN FANMEETING!!!   I’LL KIDNAP YOU!!  FOR SURE!!

HAH?  APA LAGI INI?  (O.o)  Sebenarnya ada apa dengan Indonesia?  (=0=)

==

*Julia’s POV*

..April’s Car, After that CONFESSION..

“Huhuhuhu~  TEGAAA!!”, teriakku sambil terisak hebat.  Mei menyodorkan tissue -yang entah keberapa- untukku, sedangkan April masih sibuk menyetir mobil menuju hotel tempat kami menginap.

“Pengawalnya gilaa banget!!  Nyebelin!!”, teriakku kesal dan langsung membuat April menepuk tanganku dengan kesal, “Ssst, diam!!  Gue mesti konsentrasi ke jalanan!!”.  Aku masih merengek kesal, “Tapi kan, Pril~..kesel!!  Masa gue udah dandan abis-abisan, tapi hasilnya malah kayak gini?!  Percuma kan?!”, tanyaku kesal.  Mei menghela nafas singkat, “Makanya kita udah bilang dari tadi, semua ini nggak akan berhasil.  Lo’ nggak bisa dibilangin sih”, keluhnya.  Aku hanya merengut sebal.

April tak sengaja melirik ke gaun yang sedang kupakai, “ASTAGHFIRULLAH!!  INI GAUN’NYA KENAPA, JULIA?!  KOK ROBEK?!!”, teriaknya kaget dan langsung memarkirkan mobilnya menuju ke sisi jalan untuk berhenti sejenak.  Aku menatap baju ini dengan innocent, “Oh, iya..tadi robek waktu gue lompatin pagar.  Hehehehe~”, aku terkekeh pelan.

April menggeleng frustasi, “GUE MATI!!  Meiii~ gue bakal dibunuh si Mamah kalo sampai dia tahu kalau salah satu gaun di butiknya tuh robek!!”, April mulai membenturkan kepalanya ke setir mobil.  Mei hanya menggelengkan kepalanya bingung, sedangkan aku masih terkekeh innocent.

Tapi tiba-tiba aku teringat sesuatu, “Aaah~ gue lupa bilang, besok kita culik Eunhyuk ya?!”, ucapku santai.  Mereka menatapku tajam dengan pandangan tak percaya.  “CULIK?!  IDE GILA APA LAGI ITU??”, Tanya mereka berdua berbarengan.  Aku hanya tersenyum licik, “Aaah~ sudahlah, nanti juga kalian bakal tahu”, ucapku.

April menatapku beringas, “Julia Deba Alaya, kalau aja lo’ bukan sahabat gue, lo pasti bakal gue turunin di jalan SEKARANG!!”, ucapnya cepat.  “Sabar, Pril~ sabar~  jangan emosii”, Mei mencoba menenangkan April, sedangkan aku lagi-lagi hanya terkekeh innocent.  XD

“Yeah, let us kidnap the Guy named  Lee Hyukjae”

==

*Eunhyuk POV*

..Mall Indonesia, Jakarta,31 Desember 2010, 12.45pm..

[FANMEETING START!!]

“MENCULIKMU?”, Tanya Kyuhyun tak percaya.  Aku hanya mengangguk ringan sambil meneruskan menandatangani album kami, setelahnya aku tersenyum ramah ke yeoja yang terlihat antusias padaku.  “Thank you”, ucapku singkat.  Ia mengangguk senang dan mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengannya, aku membalasnya santai, “Saranghae Oppa!!”, ucapnya saat tangan kami saling bertaut.  Aku hanya tersenyum simpul dan mengangguk singkat, Aissh, lagi-lagi kata-kata itu~ .

Yesung hyung menatap kami sekilas, kelihatannya dia penasaran dengan hal yang kami perbincangkan, tapi apa boleh buat..jarak kami terlalu jauh & hanya Kyuhyun yang duduk disebelahku.  (^^).  Kyuhyun masih menatapku penasaran, “Hyung tak khawatir?  Setidaknya kan hyung akan diculik?”, bisiknya dan kembali berkonsentrasi pada sebuah album yang disodorkan oleh ELF lainnya.  Aku mengangkat bahu ringan, “Ahhh~ apa yang tak bisa dilakukan oleh seorang Lee Hyukjae?  Lagipula jika yang menculikku adalah seorang yeoja yang cantik, untuk apa aku menolaknya?”, jawabku.  Kyuhyun langsung menatapku dengan ekspresi jijik setelah aku mengatakan hal itu. 😄

Setelah kami menandatangani hampir 500 album milik  para ELF yang hadir ke FanMeeting ini, dan menyanyikan 3 buah lagu sebagai “hadiah” tambahan bagi mereka, akhirnya acara FanMeeting ini berakhir.  Kami bertujuh beranjak kembali ke backstage tapi ternyata di sana telah ada 3 orang yang berpakaian rapat dan membawa beberapa alat kebersihan, sepertinya mereka memang cleaning service di sini.

Aku langsung duduk di sofa panjang yang berada di pojok ruangan dan mengecek handphone’ku, tapi..aishh, bagaimana aku bisa lupa untuk mengganti kartu handphone’ku?  Aku masih menggunakan kartu untuk domisili Korea.  (>.<)   Aku menghampiri Sungmin hyung yang sedang asyik mengambil cemilan milik Kyuhyun, “Hyung, kau sudah mengganti nomor’mu dengan yang khusus Indonesia?”, tanyaku.

Dia mengangguk tanpa menoleh kepadaku, “Uhhah,khok.  Emhangnnyha kamhu behlum ganthi?”, tanyanya dengan mulut yang penuh makanan.  (Mungkin maksud perkataannya itu, “Sudah kok.  Memangnya  kamu belum ganti?”).   Aku menggeleng sambil menunjukkan handphone’ku, “Lihat, tidak ada sinyal”.  Dia hanya mengangguk sambil berusaha menelan makanannya, “Ohh, minta saja ke Kibum hyung.  Dia sudah menyiapkan bagianmu, tapi kemarin kau langsung tidur setelah sampai di hotel”, jelasnya.

Aku mengangguk paham.  “Kibum hyung pasti ada di luar ya?”, gumamku pelan.  Sungmin hyung mengangguk mengiyakan.    Langsung saja aku beranjak pergi dari sini, tapi aku masih sempat melirik ke 3 cleaning service itu, sepertinya mereka sedang berdiskusi sesuatu dari tadi.  Tapi, ahh..itu bukan urusanku.  (=.=).

“Hyung, aku mencari Kibum Hyung dulu ya?”, pamitku pada Leeteuk hyung.  Dia hanya mengangguk singkat.  Aku mengambil masker penutup wajah dan jaket adidas’ku sebelum pergi, setidaknya aku tak mau orang lain menyadari bahwa aku adalah seorang Super Junior Eunhyuk ‘kan?

Saat aku sudah keluar dari ruangan backstage, aku langsung memasang tudung jaket’ku dan memakai masker.  Tapi baru beberapa langkah aku berjalan, wajahku serasa ditutupi oleh sesuatu yang menyesakkan dan segalanya jadi serba hitam.  “MWOYA?!”, teriakku sambil berusaha melepaskan benda ini, tapi rasanya percuma saja, karena kedua tanganku langsung diikat oleh sesuatu dan kini sesorang tengah mendorong tubuhku menuju sebuah tempat yang tak kuketahui.

AKU BENAR-BENAR DICULIK?!!

==

*Julia’s POV*

..Mall Indonesia, Jakarta,31 Desember 2010, 12.45pm..

“Heh, Julia!  Ngapain kita disuruh pake baju kayak gini?!!”, Tanya April sambil memperhatikan baju yang tengah kami kenakan.  Aku hanya menatapnya santai, “Ini baju Office Boy yang gue curi dari kantor Papa”, ucapku sambil mengambil sapu, kain pel dan kemoceng yang sudah kusiapkan di bagasi mobil.  Aku menyerahkan masing-masing alat itu pada mereka,  “Nih, Mei dapet Kain pel, April dapet Sapu, gue dapet kemoceng”, ucapku bijak.  Mereka masih menatap alat yang mereka pegang dengan bingung.

“Kita mau ngapain, sih?”, Tanya Mei bingung.  Aku menjawab innocent, “Lho?  Bukannya kemarin udah gue bilang kalau kita mau culik Eunhyuk?! Nah, sekarang kita nyamar jadi clening service!”.  Mata mereka langsung membelalak tak percaya, “LO SERIUS?!”.   Aku mengangguk yakin, “Ayoo~ lets go!!  Kita ke backstage, sebelum acara mereka selesai”, ajakku dan menarik tangan mereka berdua.  Mereka hanya berjalan pasrah mengikuti langkahku. 😄

Kami berjalan mengendap-ngendap menuju ruangan istirahat milik Super Junior, beberapa orang sempat menetap kami heran, tapi setelah melihat seragam dan alat kebersihan yang tengah kami bawa, mereka hanya mengangguk-angguk dan membiarkan kami berlalu.  Huuft, untunglah kalau tidak ketahuan!!  XDD

Akhirnya kini kami berdiri di ruangan istirahat milik SuJu.  Aneh, tak ada siapapun yang menjaga ruangan ini, kosong melompong.  Asyyikk, ternyata Tuhan memang merestui tindakanku ini!!  (^w^)

Aku langsung beranjak masuk ke ruangan itu, tapi April  menarik tanganku, “Tunggu~~!!  Gimana kalau nanti kita ketahuan terus dipenjara seumur hidup?  Gue masih pengen nikah, Julia!!”, ucap April dengan khawatir, sedangkan Mei masih melihat keadaan sekitar karena takut dengan orang yang menyadari keehadiran kami disini.

Aku menggeleng yakin, “Nggak akan, Pril~!  Santai aja.  Lets go!!”, ucapku sambil menarik tangan mereka berdua untuk masuk ke dalam ruangan.  Dan tahukah kalian??  Ruangan ini benar-benar menakjubkan!!!  Mulut kami bertiga langsung menganga lebar saat melihat jaket, baju, topi, snack, dan make up yang ada di sini.  Aku langsung beranjak ke sudut ruangan dan mengangkat sebuah jaket, “INI PASTI PUNYA EUNHYUK~~  !  Gue pernah liat pas dia pake jaket ini di Dream Team!!”, ucapku semangat dan langsung memeluk jaket ini erat-erat.  Hmmm, harumnya benar-benar memabukkan!! 😄

“Huwaaaa~~!!  Ini pasti hoodie punya Leeteuk!!  Gue punya satu di rumah!!! Ya tuhann, gue punya barang yang kembaran sama Leeteuk!!! XDD.  Ya ampuun, bisa dibawa pulang nggak sih?”, Tanya April sambil menunjuk sebuah hoodie berwarna hitam yang tergantung di hanger coat.  Aku hanya mengangkat bahu dan menatap Mei yang masih sibuk mencari barang milik Kyuhyun, dan tak lama kemudian dia berteriak hebat, “KYAAAA~!  Ini PSP Kyuhyun yang dijual di Online Shop!!!  Sama persis!!  XDD”.  Aku hanya tersenyum senang melihat kelakuan kedua temanku ini.

Tapi saat kami tengah sibuk memperhatikan barang-barang, tiba-tiba terdengar suara gaduh dari luar dan derap langkah mendekat ke ruangan ini.  Kami langsung menaruh barang-barang itu dengan tergesa dan segera pura-pura membersihkan ruangan.

Tapii~ , “Arggghh!!”, kami menjerit tertahan saat melihat mereka masuk ke ruangan ini.  Mereka masuk beriringan sambil mengobrol dengan bahasa Korea, dan..itu Leeteuk, Yesung, Donghae, Sungmin, Ryeowook, Kyuhyun dan…EUNHYUK!!!  Ya ampunn~ dia tinggi banget, kayak tiang listrik!!  (>////<)  Tapii, itu badannya kok kurus banget?  Apa dia nggak dikasih makan selama bergabung di SuJu?  (=s=)

“Leeteuk~ Juliaaaa..Meii~ Itu Leeteuk!!”, April malah mencubiti tangan kami berdua sedangkan pandangannya masih tertuju kea rah Leeteuk yang sedang melepas jaketnya dan membuatnya hanya memakai t-shirt yang agak ketat, “Arggh, itu sixpack’nya~  Ya ampuun, gue mimisan~! (>/////<)”,  ucapnya histeris.  Aku berusaha menutup mulutnya, sedangkan Mei malah mupeng kea rah Kyuhyun yang sedang memainkan PSP’nya.  “Kyu’nya cakeeeeppp~!!”, ucapnya tak kalah histeris seperti April.  Arghh, 2 orang ini jadi gilaa!!!  (TTT.TTTT)

Aku kembali memperhatikan Eunhyuk yang sedang berbicara dengan Sungmin, dan setelahnya ia berbicara kepada Leeteuk.  Masalahnya, MEREKA BERBICARA DENGAN BAHASA KOREA!!  Aku tak mengeerti apa yang mereka bicarakan.  Mestinya aku kursus bahasa Korea dulu sebelum meutuskan untuk menculik Eunhyuk!!  (>.<)

Tapi, ternyata Eunhyuk malah mengambil jaket dan maskernya.  Lho? Dia mau pergi?!  BAGUS, KESEMPATAN EMAS!!

Aku segera mengambil kantong plastic berwarna hitam yang berukuran agak besar dan menatap ke arah April, “ Pinjem kunci mobil lo!!”, bisikku tegas.  Dia menatapku heran, “Buat apa?”, tanyanya.  “Udahlahh~ buruan!!!”, desakku.  Dia akhirnya menyerahkan kunci mobilnya itu dengan ragu.

Aku segera berlari keluar ruangan, untunglah Eunhyuk tak berada terlalu jauh dariku.  Aku berjalan pelan..pelan..pelan sekali, dan..  “HUUUP”, ucapku saat menutup kepalanya dengan kantong plastic.  Dia sempat berontak sejenak, tetapi aku segera mengikat tangannya dengan ikat rambut yang sedang kupakai.

YESSS, BERHASIL!!!

==

*Eunhyuk’s POV*

..Unknown Place..

Awas kepalamu”, ucap sebuah suara di belakangku.  Tapi aku benar-benar tak mengerti yang dia bicarakan, dia bicara dengan bahasa apa?

DUUAKK!!

Awwww~”, erangku saat kepalaku terantuk sesuatu.  ”Aissh, bukankah sudah kubilang, hati hati dengan kepalamu!!”, ucapnya lagi.  Tapi ahh, percuma!! Aku tak mengerti apa yang dia bicarakan. (>.<)

Sampai akhirnya, aku merasakan bau yang taka sing, ini pasti di dalam mobil.  AIGOO~ AKU BENAR-BENAR AKAN DICULIK?!!  APA AKU AKAN DIJUAL KE MALAYSIA? ATAU MALAH DIMUTILASI?  Aku tak bisa membayangkan jika di Koran-koran akan ada berita headline news, “Super Junior Anchovy, Eunhyuk ditemukan terbunuh di Indonesia”.   Argggh, apa-apaan ini??!!

Akhirnya, aku merasa bahwa ikatan di tanganku mulai dilepas dan penutup kepalaku mulai dibuka.  Aku merasa sedikit lega sekarang, tapi saat melihat lurus ke depan, aku melihat wajah yang taka sing lagi, “KAUU?!”.

==

*Julia’s POV*

..In April’s Car, with Eunhyuk (>/////<)..

”KAUUU?”, teriak Eunhyuk histeris.  Aku hanya tersenyum garing, biarpun tak mengerti apa yang dia bicarakan, karena dia masih memakai bhasa Korea *tentu saja* (=3=).  ”Sebenarnya apa yang kau inginkan?”, tanyanya sambil menatapku tegas.  PESHHH, wajahku langsung memanas!!  Tapi ternyata benar apa yang dikatakan April, wajah Eunhyuk jika dilihat dari dekat dan tanpa make up seperti ini memang mirip seperti koko’ pedagang handphone di Roxy.  Ahh! Aku tak perdulii~ yang penting, Eunhyuk ada di sinii.. disampingku!!😄

Hei, kau mendengarku?”, tanyanya sambil melambaikan tangan di depan wajahku.  Aku tersentak kaget sejenak, “Ahh~ apa?”, tanyaku.  Dia mengernyit heran, sepertinya kebingungan dengan bahasa yang kugunakan, “Kalau kau mau uang, akan kuberikan berapapun jumlahnya, tapi jangan culik aku”, ucapnya lagi.  Tapi, arghh..aku tak mengerti yang dia ucapkan.

“Uhmmp, can you speak English?”, tanyaku pelan.  Dia menatapku bingung, tapi kemudian menarik nafas panjang, ”Ya, tentu saja aku bisa bahasa Inggris, kau tak tahu bahwa rata-rat teks rap’ku itu terdiri dari bahasa Ingrris?”, jawabnya.  Aku menghela nafas lega, ”Hahhh~ baguslah kalau begitu.  Daritadi aku seperti mendengar bahasa alien.  Dan aku khawatir, karena setahuku, kau hanya bisa menyebutkan NICE WEATHER.  Iya kan?”,ucapku santai.  Eunhyuk langsung menatapku ganas.  Tapi aku langsung tersenyum innocent (senyum andalanku) 😄.

Baiklahh~ kalau begitu, ayo berangkat!!!”, ucapku semangat dan mulai menstarter mesin mobil.  Eunhyuk menatapku takjub, “HEI, kau mau membawaku ke mana? ”.    Aku menjawab tanpa menoleh ke arahnya, “Bukankah sudah kubilang?  Aku akan menculikmu.”, aku kembali berkonsentrasi untuk mengeluarkan mobil dari tempat parkir.  Lagi-lagi dia menatapku aneh, “Kau, serius ingin menculikku?”. Aku mengangguk senang, “Tenang saja, aku tak akan berbuat macam-macam padamu~~”.

”ARGGGH, HYUNG~ DONGHAE-YA, RYEOWOOK-A, KYUHYUN-A!!, TOLONG AKUU”

==

*Author POV*

..SUPER JUNIOR backstage, after Eunhyuk gone..

 

DICULIKKK?”, teriak Leeteuk tak percaya.  April dan Mei hanya mengangguk takut, “Maafkan teman kami, Oppa.  Tapi dia sangat terobsesi dengan Eunhyuk.  Tapi aku yakin kalau dia tak akan berbuat macam-macam pada Eunhyuk.  Mereka pasti akan segera kembali”, ucap April pada Leeteuk.  Sedangkan Mei  masih menatap kagum pada Kyuhyun yang kelihatan khawatir.

“Tapi, apa yang harus kami katakan pada Kibum hyung?!!”, tanyaYesung panic.  Tepat setelah Yesung mengatakan hal itu, Manager SuJu datang ke ruangan itu,  April & Mei  langsung kemblai berpura-pura membersihkan ruangan.  “Anak-anak, ayo pulang!  Kalian harus bersiap untuk kembali ke Korea”, ucapnya.

“Loh, mana Eunhyuk?”, tanyanya setelah menyadari bahwa ada satu member yang hilang.   Mereka langsung berpandangan panic.  “Uhhmp, Eunhyuk hyung tadi kembali ke hotel duluan.  Katanya dia agak pusing”,  ucap Donghae polos.  Manager itu  menatap Donghae curiga, tapi ternyata wajah Donghae yang polos dapat meyakinkan Manager mereka.  ”Ohh, arasseo, biarkanlah kalau begitu.  Ayo kalian bersiap, aku tunggu di mobil”, tambahnya dan beranjak meninggalkan ruangan.

Donghae langsung menghampiri April dan Mei yang baru menarik nafas lega, “Katakan pada temanmu itu untuk segera mengembalikan Eunhyuk sebelum jam 6 sore!!”, seru Donghae tegas.  April mengangguk takut, sedangkan Mei  malah sibuk menatap Donghae dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Akhirnya semua member beranjak pergi dari ruangan itu, hanya tinggal Leeteuk yang masih membereskan barangnya.  Tak lama kemudian, ia berjalan pelan sambil membawa beberapa perlengkapannya, tapi ia berdiri sejenak di depan April yang masih menatapnya gugup.  ”April-ssi”, ucap Leeteuk pelan.  April langsung meneguk ludah dengan gugup, “Y..ya..ya, Oppa?

Leeteuk  melirik ke gelang yang melingkar di tangan April, “Kau fans’ku?”,  tanyanya.  April melirik ke gelang yang sedang dipakainya, memang gelang itu adalah gelang yang sekarang sedang dipakai oleh Leeteuk , gelang yang sama persis.  “Ahh~ iya, aku fans’mu”, jawabnya cepat.  Leeteuk tersenyum manis dan mengeluarkan hoodie hitam yang tadi dipegang oleh April, “Untukmu, sebagai hadiah untuk bersedia menjadi fans’ku”, ucapnya lembut.  April menganga tak percaya.  Leeteuk tersenyum sekilas dan mengacak rambut April yang masih shock, “Jangan lupa bilang kepada temanmu untuk mengembalikan Eunhyuk tepat waktu”, ucap Leeteuk lagi.  Mereka mengangguk cepat.   Leeteuk beranjak pergi tanpa menoleh lagi kea rah mereka.

Dan tepat saat langkah Leeteuk mulai terdengar menjauh, “AAAAAA~ MEIIII!!! HADIAH DARI TEUKII!!!!”. XDDD

==

*Julias’s POV*

Aku memarkirkan mobil di pelataran parkir, sedangkan Eunhyuk masih menatap santai keluar jendela. Daritadi dia sama sekali tak berbicara padaku, aku pikir ada 2 alasan untuk hal ini :

  1. Dia memang tidak seribut dan tidak seramai seperti yang sering kubayangkan.
  2. Dia tak tahu harus bicara apa lagi dalam bahasa Inggris untuk berkomunikasi denganku

“Hei, ayo keluar”, ucapku dan mulai mematikan mesin mobil.  Dia memandangku heran, “Ini dimana?  Mau apa kita ke sini?”, tanyanya beruntun.  Aku mendesah kesal dan segera menarik tangannya untuk keluar, “Ayooo~ aku akan menunjukkan Indonesia padamu”, jelasku.  Ia makin bingung tapi akhirnya mengikuti perintahku untuk keluar dari mobil.

Setelah keluar dari mobil, aku segera memberikannya topi yang sedang kupakai, “Ini, pakailah. Jangan sampai ada yang mengenalimu”,, ucapku.  Dia memakai topi itu dengan patuh, dan kalian tahu?  Dia sedikit kelihatan lebih TAMPAN!! 😄

Ini dimana?”, tanyanya penasaran.  Aku menatap lurus ke depan, ““Ini namanya MONAS!!”, ucapku sambil menunjuk ke bangunan yang tinggi menjulang di depanku ini.  Dia terlihat agak tertarik.

Monas?”, ucapnya.  Aku mengangguk.  ”Ini symbol Negara Indonesia, khususnya kota Jakarta”, jelasku semangat.  Dia mengangguk-angguk.  Aku tersenyum senang dan menarik tangannya ke dalam monas.  ”Ayo, masuk ke dalam”.

Dia mengikutiku dengan patuh, hahahaha~~lucu sekali  dia!! 😄.  Sesampainya diatas monas, kami langsung antusias dengan segala hal yang ada disana.  Dia sering bertanya, ”Apa ini?”  atau ”Apa itu?”.   Benar-benar seperti anak kecil berusia 5 tahun.  (^^)

Untunglah di dalam monas ini tidak terdapat banyak pengunjung, dan rata-rata pengunjung yang datang ke sini, hanya pengunjung dari daerah dan sudah manula.  Jarang terlihat remaja seusia kami yang datang ke sini, jadi aku bersyukur tak ada orang yang menyadari bahwa di sebelahku ini adalah Super Junior Eunhyuk. XD  (Tapi biarpun ada ELF sejati di sini, aku sangsi jika dia mengenali wajah Eunhyuk yang tanpa make up seperti sekarang, karena wajahnya sekarang ini tak ubahnya seperti pedagang emas berwajah Oriental yang sering kulihat di pasar pagi Lama <=.=> )

KRUUYUUK~

Aku mendengar suara itu terdengar dari perut orang yang disebelahku, dan dia adalah Eunhyuk.  Dia langsung menunduk malu sedangkan aku hanya terkekeh pelan.  Wajar saja, ini memang sudah waktunya makan siang, kan?  :D .   Aku menarik tangannya lagi untuk keluar dari Monas, ”Kalau lapar, bilang saja”, ucapku.  Dia hanya memandangku khwatir, “Tapii..”, lanjutnya ragu.  Aku menurunkan topi yang sedang dipakainya hingga menutupi matanya, “Tenang saja, aku yang bayar”, ucapku santai. Dia langsung tersenyum lebar dan mengangguk senang.   Aigoo, tak kusangka..berita dari para ELF yang mengatakan bahwa dia sangat pelit itu ternyata benar 100%.

”Mau makan apa?”, tanyaku saat kami sudah ada di luar monas.  Dia mengangkat bahu,  ”Apa saja, terserah padamu”, ucapnya sambil mengitarkan pandangan ke segala penjuru, dan dia tertarik ke satu titik, ”Heii, bukankah itu binatang Kijang?”, tanyanya antusias.  Aku mengangguk sambil menatap kea rah Kijang yang sedang berkumpul itu, ”Ahhh~ bagaimana jika kita makan makanan tradisional Indonesia saja?  Dan kita makan di dekat Kijang itu?”, usulku.   Dia langsung mengangguk setuju.

Kami berjalan menuju pedagang Soto Betawi dan setelah memesan, akmi beranjak mendekati kijang itu.  Ternyata Eunhyuk sama sekali tak takut dengan Kijang, suatu hal yang sangat menyenangkan saat melihatnya tertawa saat mengelus Kijang-kijang itu.  (^^).  Tapi tiba-tiba ia tersenyum ke arahku, ”Ternyata suatau hal yang mengasyikkan untuk diculik olehmu”, ucapnya senang.  Aku hanya tersipu,”Jinca Oppa?  Memangnya hal apa yang mengasyikkan?”, tanyaku pura-pura bodoh.  Dia kelihatan berpikir sejenak, “Karena aku bisa semua hal menarik ini dengan GRATIS!!”, ucapnya sambil terkekeh dan tetap menunjuukan deretan giginya yang rapi.  (=.=)  Aigoo, sepertinya aku salah memilih idola.  Kok bisa ada idola yang sepelit diaa?  (>.<)

Kau tak marah padaku?”, tanyaku sangsi.  Ia menggeleng pelan, ”Aku malah ingin mengucapkan terima kasih karena telah mengenalkan negara’mu padaku”, ucapnya.   Aku mengangguk pelan.

..Love You More, Love you More..

Calling..

Best Friend_April!!

Aissh, untuk apa dia menelpon disaat seperti ini?  XC.  Mengganggu kebahagiaan orang saja!!

“Halo?”tanyaku singkat.   “Julia, lo dimana sekarang?!  Buruan balikin si Eunhyuk ke hyung-hyung’nya yang laen.  Dia udah dicariin tuh!!”, ucap April cepat. “Teruss, jangan lupa…”

“Iyaa~ sebentar lagi juga mau aku balikin kok.  Udah ya, bye~~”, jawabku dan langsung menutup telefon tanpa menunggu jawaban dari April, karena dia pasti akan marah besar. 😄

Tak lama kemudian, soto pesanan kami datang.  Eunhyuk sempat memandang ragu kea rah makanan kami, tapi setelah mencicipi sedikit, dia langsung memakannya dengan lahap.  ^^.  Tak sampai 30 menit, makanan kami telah tandas.

Setelahnya kami berjalan-jalan lagi dan dia menatap ke sekeliling dengan heran, “Heei, apa tak ada yang sadar jika aku adalah Super Junior Eunhyuk?”, tanyanya kecewa.  Aku hanya terkekeh pelan, “Aku juga tak tahu.  Mungkin tak akan ada orang yang menyadari bahwa salah seorang anggota Super Junior sedang berjalan-jalan santai di Monas sambil memakan gulali?”, ucapku sambil menunjuk gulali yang sedang dimakannya.  Dia mendesah kecewa, tapi kemudian pandangannya kembali berbinar, dan bisa kau tebak selanjutnya?  DIA MENARI SORRY..SORRY DI TENGAH JALAN!!  (>.<)  Akibatnya, banyak orang yang menyadari kehadiran kami, tapi sepertinya tetap tak ada yang menyangka bahwa dia dia adalah Eunhyuk Super Junior. 😄

Aku menarik tangannya dan mengajaknya pergi dari situ, “Oppa, sudahlah.. mereka hanya akan menganggapmu sebagai orang aneh!!”😄.  Dia makin kelihatan kecewa, “ternyata kami tak sepopuler yang kubayangkan”.  Aku langsung tertawa kencang, “Sabar ya, Oppa”, ucapku sambil menepuk pundaknya pelan.

Apa itu?”, tanyanya sambil menunjuk satu arah.  ”Itu delman.  Kau mau naik?”, tawarku.  Dia langsung mengangguk tanpa ragu.  “Tapi kau yang bayar kan?”, tanyanya lagi.  Aku mendesah sebal, “Iyaaa~ aku yang bayar!!”, ucapku sambil memanggil satu delman yang masih kosong tanpa penumpang.

Dan disinilah kami sekarang, tertawa riang saat menaiki delman.  Hahahaha~~  ”Ini sangat menyenangkan~”, ucapnya senang.  Aku tersenyum simpul.  ”Oh, iya, siapa namamu?  Dari tadi aku hanya memanggilmu dengan HEI saja kan?”, tanyanya lembut.   Aku menggeleng singkat, ”Tak pernah ada penculik yang membocorkan identitasnya kan?”, jawabku.

Eunhyuk menatapku heran tapi kemudian tersenyum dan mengacak rambutku pelan.  ”Kau memang unik”, katanya singkat.  :D

Nah~ ayo kita pulang”, ucapku saat kami telah selesai menaiki delman.  ”Pulang?  Bukankah kau sedang menculikku?”,tanyanya heran.  Aku menarik tangannya menuju mobil, ”Inilah caraku untuk menculikmu, Eunhyuk-ssi.  Terima kasih telah menjadi tawananku selama seehari ini.”, ucapku dan kembali mendorong tubuhnya menuju mobil.

Entah kenapa, tiba-tiba wajah Eunhyuk menjadi murung.

==

*Eunhyuk’s POV*

Mungkin ini tedengar gila, tapi aku menikmati diculik olehnya.  Tapi aku tak bisa mengatakan bahwa aku ingin tetap bersamanya kan?  Jadi aku hanya mengikuti kata-katanya saja saat dia mengendarai mobilnya menuju hotel tempat kami menginap.  Sepanjang perjalanan, kami hanya mendengarkan lagu dari radio dan tak berbincang.  Entah kemana suasana ceria yang tadi tercipta tadi.

Sampai akhirnya kami tiba di hotel, aku bisa melihat para member yang sama-sama baru sampai di hotel, berarti mereka berhasil mengelabui Ki bum hyung ‘kan?  :D .

Tapi saat aku hendak membuka sabuk pengamanku,  dia menatapku aneh, ”Bisakah aku meminta tebusan untuk dirimu?” , tanyanya pelan.  Aku tersenyum simpul dan mengambil tissue yang ada di dashboard mobilnya, dan menuliskan sesuatu disitu.  Dia terlihat penasaran, tapi aku menghalangi pandangannya untuk tidak melihat apa yang sedang kutulis.  Tak lama kemudian, aku segera melipat tissue itu dan menyerahkannya padanya.  ”HEI, terima kasih untuk hari ini.  Aku sangat menikmati penculikanmu ini”, ucapku sambil mengacak rambutnya pelan.

Aku keluar dari mobil dan segera berjalan santai menuju hotel, tapi baru beberapa langkah aku berjalan..suara itu sudah terdengar dari dalam mobil.  “KKKKYYYAAAAA~~!!!!”.   Aku tersenyum simpul mendengar reaksinya, tapi tak lama kemudian, dia langsung membuka jendela mobilnya dan berteriak kencang, “OPPA, NAMAKU JULIAA~!!”.

Aku membalikkan tubuhku dan menatapnya yang tengah tertawa senang.  Aku juga ikut terkekeh pelan, sebegitu berharganya’kah hadiahku untuknya?  Yahh, anggap saja itu sebagai imbalan karena dia telah mentraktirku banyak hal. (^^)

==

*Julia’s POV*

Dia menyerahkan sebuah tissue padaku.  Aissh, padahal aku berharap jika dia memberikan baju, gelang, atau accessories yang sedang dia pakai untukku.  Tapi dia malah menulis sesuatu di tissue itu, yahh..paling-paling ini hanya tanda tangan.

Sampai saat dia keluar dari mobil, barulah aku membuka tissue itu dengan malas, dan melihat serangkaian angka tertera di situ, ini..kode?  Ahh, bukan!  Angka ini terasa amat familiar, tunggu..inii, NOMOR HANDPHONE?  Dan dibawahnya ada tulisan lagi, ini..alamat email?!! Milik EUNHYUK?  ASLII?

“KYAAAAAA~~!!!”

==

*MISSION : LETS KIDNAP A GUY NAMED LEE HYUKJAE.

*RESULT  : BIGGGGG~~ SUCCESS!!!!  XDDD

{Kwan Nara}

6 thoughts on “(OneShot) Let’s Kidnap a Guy named Lee Hyukjae

  1. onni kyknya mulai sekarang onni harus pake masker deh kemana” buat nyamar.
    karna onni telah membuat orang punya kerjaan baru kalo suju come to indonesia yaitu… nyulik shiwon… aaa…
    good job onni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s