{KyuNara Scene} Special For You, Cho Kyuhyun

Reccomended Song :

(IU & Seulong – Nagging), (Jung Younghwa – Banmal Song)

*****

Nara menghembuskan nafas dengan enggan saat membaca barisan tulisan yang terpampang di layar komputernya.  Tangannya masih menggerakkan kursor mouse ke bawah, mencoba membaca barisan tulisan lainnya.

“Tampan, imut, manis, menakjubkan…dan, seksi?”, desis Nara tak percaya saat membaca tumpukan pujian yang ada di satu fansite yang didedikasikan untuk keberadaan kekasihnya, Cho Kyuhyun.  “Oh, Tuhan.  Bagaimana bisa badan kurus seperti itu disebut seksi oleh mereka?”, gumamnya heran.

Nara menghembuskan nafasnya lagi, kali ini terlihat lebih berat dari sebelumnya. “Ah~ aku bosan.  Semuanya sama saja, memuji si bodoh itu”, ucapnya agak kesal (atau bisa dibilang cemburu).  Dia menguap bosan dan memutuskan untuk menyenderkan tubuhnya ke kursi, meregangkan tubuhnya untuk sejenak.

Nara tersenyum sekilas saat mengingat pujian yang membuatnya merasa geli, “Haruskah mulai sekarang aku beralih memanggilmu menjadi Cho Kyuhyun yang seksi?”, katanya sambil menerawang, membayangkan tubuh Kyuhyun yang toplessTidak hanya topless, namun juga

“HOOOEEK!!”, Nara langsung beranjak ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya saat membayangkan tubuh Kyuhyun, tepat seperti dalam imajinasinya yang terliar.

“Ya Tuhan, bagaimana bisa badan seperti tengkorak hidup itu mereka bilang seksi?”, gumam Nara sambil membasuh wajahnya dengan air dingin, mencoba mendapatkan kesadarannya kembali.  “Ya Tuhan..dunia ini sudah gila!.”

Setelah agak tenang, Nara kembali duduk di depan komputernya dan beralih membuka tumblr untuk melihat-lihat foto pria itu.  Ternyata ada banyak kiriman gambar mengenai penampilan musikalnya yang terakhir itu.  Pandangan Nara masih tidak lepas dari layar komputer, memperhatikan setiap detail dari sosok pria itu.

Aigoo~ Cho Kyuhyun…kau bisa membuat para gadis itu menjadi gila dan buta.  Sejak kapan definisi dari seksi itu berarti kurus ceking sepertimu?”, tanya Nara sambil menggelengkan kepalanya dengan beribu pertanyaan di otaknya.

Kantung matanya menghitam dan pipinya menjadi tirus.  Kelihatan sekali jika berat badan kekasihnya itu kembali menyusut.  Memang, mungkin orang lain tidak akan menyadarinya tapi bagi Nara, dia sudah tahu tentang hal itu.  Sungguh, kondisi fisik kekasihnya itu terlihat amat memprihatinkan.

Nara menopangkan dagu diatas kedua tangannya dan tersenyum miris, “Kau pasti lelah ya?”, desisnya.  Matanya memperhatikan setiap lekukan garis wajah pria itu, biarpun hanya lewat sebuah gambar di komputer namun Nara tahu segalanya.

Dia tahu seberapa besar perjuangan pria itu untuk meraih hal yang terbaik.

Nara menghela nafas sejenak dan menggaruk pipinya, “Kau harus makan.  Kau tahu itu Cho Kyuhyun yang…”, Nara terlihat ragu untuk meneruskan kata-katanya, “…seksi?”.

Namun dia langsung menggelengkan kepalanya dengan kencang dan menjitak kepalanya sendiri, “Aigoo~ tidak, tidak.  Aku bisa muntah terus-terusan jika memanggilnya dengan nama itu”.  Nara malah merinding sendiri setelah mendengar kata-kata yang keluar dari kepalanya sendiri.

Nara kembali berkonsentrasi ke layar komputernya dan mulai mengetikkan dua kalimat di tab googlenya.

Makanan Bergizi.

*****

“Hahh~”, Kyuhyun langsung mendesah lega saat punggungnya menyentuh sandaran jok mobilnya.  “YA TUHAN, AKU BEBAS!!”, teriaknya bahagia sambil merentangkan tangannya lebar-lebar sehingga tak sengaja membentur kepala Donghae yang juga sedang beristirahat sehabis menonton drama musical maknaenya itu.

“Ya!  Jangan berisik!  Aku lelah, Kyuhyun-ah”, ucap Donghae sambil menepis tangan Kyuhyun yang baru saja membentur kepalanya.  Kyuhyun agak manyun, “Hyung, ikut berbahagialah untukku~”, pintanya dengan manja hingga membuat Donghae ragu bahwa yang berada disebelahnya ini adalah Cho Kyuhyun atau bukan.

Donghae menjitak kepala Kyuhyun dan segera mendorong tubuhnya untuk menjauh darinya, “Menjauh sana!  Aku lelah sehabis syuting drama.”

Kyuhyun mendengus kesal dan beralih mengambil handphonenya yang dia simpan di dalam tas ranselnya.  Dia mengecek inbox, namun tak ada satupun pesan yang masuk ke handphonenya.  Bahkan gadis itu tak memberikannya selamat untuknya.

Dia mendesah kecewa, “Okay, tidak ada yang ikut berbahagia untuk keberhasilan drama musikalku”, gumamnya pelan dan melirik kearah Donghae yang ternyata sedang tertidur pulas sambil memeluk bantal berbentuk ikan koki. (.____.)

Fine!”, ucapnya dengan nada kesal dan langsung memejamkan matanya rapat-rapat.

*****

Kyuhyun langsung turun dari mobil van khusus milik Super Junior tanpa menunggu Donghae yang masih menguap lebar dan sedang mengumpulkan seluruh jiwanya untuk kembali sadar dari angan-angannya di alam mimpi.  Dia masih merasa sebal karena seluruh kerja kerasnya seakan tak dihargai oleh siapapun, bahkan oleh Hyungnya sendiri.

Cish, sungguh miris.

“Ya!  Kyuhyun-ah, tunggu aku!”, teriakan Donghae sama sekali tak dipedulikan olehnya.  Bahkan Kyuhyun langsung menutup pintu lift tanpa menunggu hyungnya masuk ke dalamnya.  “KYUHYU…”

Teriakan Donghae langsung hilang seiring dengan tertutupnya pintu lift itu.  Kini Kyuhyun menyenderkan tubuhnya ke dinding lift dan memijat dahinya pelan.  Otaknya seakan ingin meledak dan tak bisa diajak kompromi lagi.  Dia hanya ingin tidur selama seharian penuh.

KRUYUK!

Aish~”, decaknya kesal saat perutnya menunjukkan tanda kelaparan yang tak terkira.  Dia mengelus perutnya sejenak, kemudian melirik jam tangannya, “Sudah jam segini, dan aku bahkan belum makan siang dan makan malam sekaligus”, ucapnya kesal.  “Argh~ lama-lama kau bisa menjadi mayat hidup, Cho Kyuhyun”.

TRING!

Pintu lift terbuka dan berhenti di lantai 11.  Kyuhyun segera keluar dari dalam lift dengan langkah gontai, “Aku lapar~”, desisnya selama perjalanan menuju dormnya.

“Wookie-ya, aku lap…AAAARGH!”, erangan Kyuhyun langsung berubah menjadi teriakan kaget saat melihat ada sosok gadis berambut panjang dan memakai baju putih itu sedang berjongkok di depan pintu dorm.  Penampilannya saat itu benar-benar menyeramkan, apalagi ditambah dengan rambutnya yang terlihat acak-acakan.

Aish~ kecilkan volume suaramu”, gadis itu menengok menatap Kyuhyun sambil mengorek telinganya.  “Kau bisa membuatku tuli, Cho Kyuhyun yang tampan”.

Cukup dengan mendengar kalimat terakhir itu, Kyuhyun langsung mendecak kesal.  “YA!  AKU KIRA KAU ITU SETAN, KWAN NARA”, serunya sambil melemparkan sebelah sepatu ketsnya kearah gadis itu namun untungnya Nara sudah berpengalaman dalam menghadapi kasus sepatu terbang dari Kyuhyun, hingga dia bisa menghindar dengan mudah.

“Aku bukan setan.  Aku ini Ratu Iblis.  Kau harus tahu itu”, kata Nara dengan nada dingin.  Dia masih terlihat sibuk berjongkok di depan pintu dorm dan seperti sedang membereskan sesuatu.  Kyuhyun menjadi agak penasaran, “Kau…sedang apa?”, tanyanya sambil melongok dan menaruh perhatian lebih pada hal yang dilakukan gadis itu.

Namun tepat saat Kyuhyun menyelesaikan kata-katanya, Nara langsung bangkit dan berdiri dengan ekspresi puas.  “Selesai!”, ucapnya semangat dan merentangkan tangannya, “Jja jang~”.  Nara menunjukkan sebuah tempat dimana sudah terdapat tikar yang terbentang rapi dan sebuah keranjang makan yang terletak di tengah tikar itu.

Mwoya?”, tanya Kyuhyun, masih agak heran.

Nara tersenyum simpul dan segera menarik tangan Kyuhyun untuk segera duduk di atas tikar itu kemudian dia duduk tepat di sampingnya, “Kau menjadi sangat kurus.  Kau tahu itu?”, tanya Nara sambil membuka tutup keranjang makanan yang dibawanya.

Kyuhyun diam sejenak dan menggumam pelan, “Mungkin juga.  Jadwalku sangat padat akhir-akhir ini.  Musikal, syuting Foresight, SuKiRa dan Super Show…”

“Dan member lainnya bilang jika jadwal makanmu tidak teratur.  Iya ‘kan?”

Kyuhyun menggeleng, “Tidak juga.  Aku selalu makan…”

Ramyeon!.  Cho Kyuhyun yang tampan, kau kira aku tidak tahu jika setiap malam itu kau selalu makan kimchi ramyeon, ‘hah?”, ucap Nara dengan ketus, kali ini sambil menjitak kepala Kyuhyun dengan tutup keranjang makanan yang sedang dipegangnya.  Kyuhyun meringis pelan, “Ya!  Berlakulah lebih lembut padaku, Kwan Nara sayang”.

Nara memeletkan lidahnya, “Hanya dalam mimpimu, Cho Kyuhyun yang tampan”, ucapnya ringan dan membuat Kyuhyun segera pura-pura mencekik leher Nara.  “Dasar gadis Iblis”, serunya dan membuat Nara terkekeh pelan.

Setelah keadaan menjadi agak tenang, Nara membuka pembicaraan lagi.  “Dan kau tahu ‘kan tentang impian terbesarku?”, tanyanya.  Kyuhyun menggumam, “Memiliki kekasih seperti Taecyeon”.

Nara mengangguk semangat, “Dan kau tahu bagaimana postur tubuhnya?”, tanyanya lagi.  Kyuhyun enggan untuk menjawab dan segera menatap kekasihnya itu dengan penuh tatapan membunuh, “Kau menyuruhku untuk memujinya, ‘hah?.”

Aniya~”, jawab Nara singkat.  Kemudian dia segera mengubah posisi duduk Kyuhyun yang awalnya membungkuk itu untuk menjadi lebih tegap, “Lihat, sebenarnya kau bisa memiliki postur tubuh seperti Taecyeon.  Kau hanya perlu menambah sedikit berat badanmu di sini…”, Nara menepuk pipi Kyuhyun.

“Di sini…”, dia beralih menepuk perut Kyuhyun.

“Dan disini!”, kini dia menepuk betis Kyuhyun.  “Setelah itu, aku yakin kau bisa menjadi lebih tampan dari semua pria di dunia ini”, ucap Nara sambil tersenyum lebar.

Jinjjayo?”, tanya Kyuhyun tak percaya, wajahnya terlihat agak berseri.  Nara kembali mengangguk semangat, “Jadi untuk menambah berat badanmu…”

“Kau harus makan makanan bergizi!”, Nara langsung menyodorkan kotak makan yang dibawanya tadi ke hadapan kekasihnya itu.  Kyuhyun membelalak lebar saat melihat isi dari kotak itu, “PAPRIKA?!”

“Tidak hanya paprika, tapi kau juga harus memakan semua makanan yang berprotein karbohidrat tinggi dan memiliki banyak serat.  Seperti buah, nasi, ikan, dan sayuran… ”, ucap Nara sambil mengatur kotak makanan itu di atas tikar.  Suasana saat itu sudah sama seperti piknik, hanya saja lokasinya bukan di taman yang asri, tapi di depan pintu dorm lantai 11.

SHIREO!”, Kyuhyun menutup mulutnya dengan tas ransel.  Dia menggeleng kencang, “TIDAK!  JANGAN SAYURAN!.”

Nara menatapnya tajam, “Kau kira kau itu Crayon Shinchan yang benci paprika, ‘hah?”, ucapnya singkat.  Namun Kyuhyun masih menggeleng, “SHIREO!.”

Nara menghela nafas sejenak dan menghembuskannya perlahan. “Cho Kyuhyun, lihat pipimu.  Banyaaak jerawatnya!  Kau tidak malu, ‘hah?  Member lainnya memiliki kulit wajah yang halus sedangkan kau malah berjerawatan seperti ini”, keluh Nara sambil menunjuk pipi kekasihnya.

“Tapi…”, Kyuhyun masih ragu.

“Lalu lihat ini!”, Nara menunjukkan jari-jarinya yang kini terbalut plester berwarna coklat.  “Kau tahu berapa lama aku memasak semua ini? 4 JAM!  Dan semua jariku menjadi korban dari pisau dapurku sendiri, Cho Kyuhyun yang tampan”, ucapnya dengan wajah mengiba, pura-pura mencari simpati.  “Kau tak kasihan padaku?”

Kyuhyun melihat setiap jari Nara dan menghela nafas dengan sebal, “Arayo!.  Aku akan makan makananmu itu tapi…”, ucapan Kyuhyun menggantung.  Nara terlihat penasaran, “Tapi…?  Tapi a pa?”

“Suapi aku”, ucapnya dengan suara lirih.  Nara menganga parah, “Mwoya?!  Kau kira, kau ini anak TK?!  SHIREO!”, tolaknya dan langsung memalingkan muka.

Kyuhyun berkata dengan ringan, “Ya sudah, aku juga tak akan makan”, ucapnya tak peduli dan beranjak berdiri dan membuka pintu dorm.  Namun Nara langsung menahan langkahnya dan menyuruhnya duduk kembali, “Arayo!  Arayo!  Akan kusuapi kau”, serunya cepat dan segera mengambil sumpit dan mengambil beberapa menu yang dibuatnya.

“Sayurannya sedikit saja!”, sela Kyuhyun saat gadis itu menyumpit sayuran dalam porsi yang amat banyak.  Nara menatapnya bengis, “BAWEL!  KAU HANYA PERLU MAKAN DAN DIAM!  Mudah kan?”.

“Aku bukan kambing!.  Kenapa aku mesti memakan semua yang berwarna hijau it.,.UHMMP..UHHMPH..”, ucapan Kyuhyun langsung terputus saat Nara langsung menjejalkan berbagai macam sayuran yang telah dimasaknya itu ke dalam mulutnya.  Belum sempat Kyuhyun mengunyah sayuran yang ada di mulutnya, Nara sudah kembali memasukkan makanan lainnya.

“Kwanh..Narhha!! Akhu..belumh..selesai meng..ngunyahh!!”

“Diam dan teruslah makan sampai tubuhmu ini menjadi berisi, Cho Kyuhyun yang tampan!”

*****

..Di depan TV yang terhubung langsung ke kamera CCTV di depan dorm lantai 11..

“WAH!!”, Ryeowook menganga lebar.

“WOW!!”, Yesung membelalak tak percaya.

“DAEBAK!”, Sungmin berdecak kagum.

“TERUS!! MASUKKAN TERUS!!”, Eunhyuk berteriak semangat sambil mengibarkan bendera Negara  Korea Selatan yang menjadi property saat Piala Dunia berlangsung.  (.___.)

Untuk saat ini, pertandingan sepak bola dalam liga apapun sama sekali tak menarik perhatian mereka dibandingkan melihat maknae iblis mereka itu sedang disiksa oleh sang ratu iblis.

Ryeowook langsung beranjak ke dapur dan membuka kulkas dan mengambil beberapa buah wortel dari dalamnya.  Dia segera membuka pintu dorm dan melemparkan wortel di tangannya ke arah pasangan itu, “Nara-ya!  Ini tambahan untuknya~”

Tiba-tiba Sungmin sudah berdiri di belakang Ryeowook dan melemparkan sebuah sawi putih, “Ini juga!!.”

Yesung tak mau ketinggalan, “LOBAK nya jangan ketinggalan!.”

Eunhyuk?.  “Nara-ya, kita masih punya baaanyak persediaan paprika hijau!”

“HYUNG!! KALIAN KEJAM!!”

*****

—END—

11 thoughts on “{KyuNara Scene} Special For You, Cho Kyuhyun

  1. wkakakaka…meskipun baca untuk kedua kalinya tetep aja ketawa sama caranya ‘ratu iblis’ menyiksa ‘maknae iblis’😀
    tau rasa deh lu Kyu!! enak kan rasanya tuh sayuran ijo2 ??!!😄

  2. Buehehehehee *smirk*
    mantap! Penyiksaan untuk seorang cho kyuhyun memang hrs bgt hahaha….
    Tdk ada yg paling membahagiakan selain melihatnya memakan sayuran *smirk again*
    :>😀

  3. Hahahahahahahaha, nara bnr2 hebaaaaaaaaatttt bs bujuk kyu unt mkn sayuuuuurrr.. Saluuut deh saluuuutttt.. Emg cm nara yg bs naklukin kyu. Wkwkwk.. Hahahaha, smpe oppadeul jg ikut2an ngasih sayur tu. Aigooooooo, tp msak sayuran mentah smw sih? Ckckckck..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s