Diary Of Boys Sitter {5th Diaries}

“Oppa, besok ada show di Inkigayo. Jam 3”, ucapku pada saat makan malam. Para member mengangguk sambil menggumam tak jelas. Henry dan ZhouMi juga ikut-ikutan mengangguk. Aneh!! Memangnya mereka mengerti apa yang kubicarakan? (=.=)

Yayayaya, keadaanku sudah semakin membaik semenjak insiden ‘’salah diagnosa’’ kemarin. Biarpun kadang-kadang masih sering pusing sih. Tapi untungnya Ryeowook setia membantu membereskan urusan rumah apabil aku mendadak pusing dan mesti beristirahat. (Itupun atas paksaan 13 member lainnya.. =D )

TING TONG!!

Ck, siapa pula yang datang kali ini??

“Oppa, jangan pilih pilih makanan!!”, ucapku pada SungMin dan Kyuhyun yang menyisihkan paprika milik mereka ke piring member lainnya. Sungmin dan Kyuhyun langsung mengkeret di bangkunya dan mengangguk takut.

Aku berjalan menuju pintu depan dengan tergesa karena bel barusan yang kini dibunyikan berkali-kali. Sepertinya tamu itu mulai tak sabar.

“Ya, tunggu sebenta…”, ucapanku terhenti saat melihat wajah dibalik pintu itu. Semuanya bagaikan de javu.

“Annyeong Haseyo, Nara Noona”, ucap mereka berlima kompak. (Aisssh, sepertinya mereka sudah dilatih untuk mengucapkan segalanya dengan kompak). Mereka berlima membawa bingkisan di masing-masing tangannya. Tapi mataku langsung tertuju ke satu arah, orang yang berada di pojok kiri!!!!!

BRRRAAKK!!!!

Pintu itu langsung kututup dengan kencang. Tak peduli bahwa aku belum mempersilakan mereka berlima masuk ke dalam ruangan. Aku segera berderap kembali menuju ruang makan. Para member menatap diriku dengan penuh keheranan.

“OPPA, AKU MIMISAN LAGI!!!”, ucapku membuat para member langsung kelimpungan berhamburan ke segala arah untuk menolongku yang mimisan (lagi?)

Kenapa Onew mesti dateng ke siniiiii??? (>..<)

***

“Kita denger kalo Nara Noona udah sembuh. Jadi kita pengen jenguk. Kan kemarin waktu Nara Noona sakit, kita belum sempet jenguk”, jelas Onew pada para member SuJu lainnya. Para member lainnya mengangguk.

Di dapur, aku masih deg-deg’an. Tanganku sampai gemetar saat mengaduk teh untuk mereka. Hal yang paling kutakutkan malah terjadi!!!!

Aku berjalan pelan menuju ruang tengah. Tapi tanganku masih saja gemetarrrr!!! Sampai-sampai baki yang kubawa jadi ikut bergetar. Aishh, tangan bodooh.. (>.<) Kenapa kamu nggak bisa diajak kompromiiiii??

“Nara Noona, sini aku bantuin!!”, ucap Onew dan Minho berbarengan. Mereka langsung berjalan menghampiriku.

GYAAAAA!!!!!

“NGGAKKK!!! JANGANN!!!”, teriak para member Suju sehingga membuat langkah Onew dan Minho terhenti.

“Kenapa, Hyung?”, tanya Jonghyun yang juga terkejut dengan teriakan 14 cowok itu, dan dijawab oleh cengengesan geje dari para member Suju.

Makasiih, Oppa!!! Kalian telah menyelamatkan nyawakuu.. *(^^)*

***

Beberapa puluh menit kemudian dilewati dengan obrolan tak jelas. Yang paling banyak bicara, siapa lagi kalau bukan Kangin. Si raja tega yang bahkan tega membongkar rahasia para member lainnya. Aku Cuma bisa berdoa, semoga Kangin nggak keceplosan menceritakan rahasiaku tentang Onew. Kalau sampai keceplosan, Sumpahhh.. aku bakal langsung terjun dari atap!!!!

“Hyung”, ucap Taemin pelan, “Aku ke kamar mandi dulu, ya?”, ucapnya lagi dan dijawab oleh anggukan Onew, Jonghyun, Key dan Minho.

Kok dia lemas begitu sih?? Biasanya kan dia paling semangat di SHINee.

“Nara Noona, kamar mandinya di mana?”, tanyanya lagi. Wajahnya benar-benar pucat. Ada apa sih?

“Ayo, kuantar”, ucapku sambil berdiri dan menepuk celanaku sebentar. Taemin juga ikut berdiri, tapi…

GUBRAAAKK!!!

“TAEMIINNNN”

Taemin sudah tak sadarkan diri lagi.

***

“Taemin ini terlalu kecapekan. Dia harus istirahat total. Kurang lebih selama 2 hari”, ucap suara cempreng itu.

Yayaya, kalian juga pasti sudah mengenalnya kan?? Dokter ELF yang dulu pernah salah mendiagnosaku dulu, kini telah menjadi dokter pribadi kami. Dan bisa kalian bayangkan saat ia tahu bahwa ia akan memeriksa Taemin? Bukannya langsung sigap memeriksa Taemin, dia malah langsung meminta tanda tangan dan foto Onew, Jonghyun, Key dan Minho!!!

OMMO!! Kenapa orang seperti ini bisa jadi dokter??? (=.=)

Tapi, kecapekan?? Kasihan banget Taemin. Aku juga tahu kalau sekarang dia sedang sibuk syuting THJ dan mengisi acara di berbagai reality show, apalagi ditambah dengan show bersama SHINee, pasti dia capek sekali.

“Dan kalau bisa, harus ada yang merawat Taemin secara intensif. Jadi kalau bisa selama 24 jam, harus ada yang berada di sisinya. Karena Taemin mesti istirahat total”, ucap dokter itu lagi.

Onew, Key, Jonghyun dan Minho langsung bertatapan bingung. “ Tapi selama 2 hari ke depan, kita ada jadwal masing-masing. Nggak mungkin bisa 24 jam menjaga Taemin”, jelas Onew.

“Aha!!! Nara Noona, apa Noona bisa membantu kami menjaga Taemin?”, tanya Key padaku dan langsung membuatku shock

“Maksudnya?”, tanyaku yang masih bingung.

“Jadi, Noona tinggal di apartemen kami selama 2 hari untuk menjaga Taemin. Mau kan Noona??”, tanya Key lagi. Aku masih belum bisa menjawab apa-apa karena terlalu shock dengan permintaan itu. Tinggal di Apartemen SHINee?? Selama 3 hari?? Itu berarti aku bakal terus mimisan selam 2 hari karena terus-terusan melihat Onew??? 24 jam pula??

“Boleh kan, Hyung?? Kami pinjam Nara Noona selama 3 hari..”, Key mulai meminta izin pada para member Suju. Pinjam?? Enak saja!! Memangnya aku barang yang bisa dipinjam seenaknya?

Member Suju masih diam. Sepertinya mereka juga menyadari bahwa membiarkan aku pergi bersama SHINee berarti sama saja dengan membiarkan aku mati. “Gimana, Nara??”, tanya Leeteuk.

“Mau ya, Noona…”, bujuk mereka berempat dengan tatapan yang berbinar, mengharapkan anggukan dariku.

“Uhhm, baiklah..”, ucapku pelan.

Onew, Jonghyun, Key dan Minho langsung melompat kegirangan dan beranjak menghampiriku. Mereka merentangkan tangannya lebar-lebar.

NGGAK!!!! JANGAN PELUK AKU!!!

“JANGANNNN!!!”, teriak 14 member Suju sambil membuat barisan barikade di hadapanku. Mereka menghalangi 4 cowok itu untuk memelukku.

“Nara masih suci!! Belum pernah dipeluk cowok lain”, ucap Shindong sambil memperkokoh barikadenya. Hah?? Masih suci?? Aku sendiri nggak yakin.. Ciuman Sungmin, Kyuhyun, Siwon udah pernah mendarat di pipiku. Pelukan dari mereka ber 14 juga udah pernah kurasakan. Apa iya aku masih suci?? =9

“Yahh, Hyung semua masih bisa melindungi Nara Noona di sini. Tapi kalau Nara Noona udah berada di apartemen kami…. hehehehehehe”, ucap Jonghyun sambil tersenyum mesum. Dan dibalas oleh kekehan Onew dan Key. Sedangkan Minho hanya tersenyum simpul.

KYYYAAA!!! PASTI 2 HARI INI BAKAL PENUH DENGAN DARAH MIMISAN GUEE!!! (>.<)

***

“Selamat datang Noona”, sambut Key sambil membukakan pintu apartemennya. Jonghyun dan Minho membantuku membawakan koperku ke kamar. Sedangkan Onew mendorong Taemin yang kini berada di kursi roda. Huuft, miris sekali melihat Taemin yang biasanya ceria kini Cuma bisa duduk diam di kursi roda.

Oya, sebelum berangkat ke sini, 14 member itu memberikan berbagai jimat padaku. Mulai dari jimat keselamatan, jimat kesehatan, bahkan ada juga jimat anti mimisan!!! Akupun heran, darimana mereka dapat jimat itu. Tapi, aku senang karna mereka tak henti hentinya memperhatikanku.

“Hati-hati ya, Nara”, ucap Donghae sebelum aku berangkat.

“Jangan mimisan dan pingsan ya di sana”, ucap Yesung sambil menatapku khawatir.

“Obatnya udah kamu bawa kan? Jangan lupa minum obatnya”, ucap Siwon mengingatkanku.

“Nanti kalau terjadi sesuatu, jangan lupa telpon kami ya?”, ucap Leeteuk sambil mengelus rambutku.

Aku mengangguk. “Oppa tenang aja. Aku masih di Korea kok. Bukannya wamil”, ucapku mencoba mencairkan suasana. Mereka langsung memelukku lagi.

“Jangan berpaling dari Super Junior ya”, ucap Sungmin. “Awas kalau pas kamu pulang nanti, kamu udah berpaling ke SHINee”.

Mereka Lebayyyy!!!!! Tapi aku tetap sayang mereka.. (^^)

Kembali ke apartemen SHINee…

Sumpahh!!! Aku kaget sewaktu masuk ke apartemen ini. Ruangannya rapi sekali. Terlalu rapi malah untuk ukuran 5 cowok ABG yang tinggal sendiri tanpa orangtua. Semuanya benar-benar rapiiiiiii!!!

“Noona, ada apa?”, tanya Minho yang sepertinya bingung melihatku yang masih berputar-putar mengagumi sekeliling. Aku menggeleng pada Minho.

“Nggak apa-apa. Cumaa.. ruangan ini.. terlalu rapi”, ucapku sambil masih mengagumi ruangan. Minho terkekeh mendengar omonganku.

“Noona orang ke 100 yang bicara seperti itu”, ucap Minho. Aku mengangguk mengerti. Aku beranjak ke kamar tidur mereka berlima untuk mengawasi Taemin. Disana sudah ada Onew dan Jonghyun yang menunggu. Taemin sedang berbaring di kasur milik *menurutku* Onew (soalnya di dinding kasur itu tertempel foto Onew).

Aku menghampiri mereka dan langsung memegang dahi Taemin. Suhu tubuhnya masih panas. “Dia mesti dikompres”, ucapku pada Onew dan Jonghyun, tapi hanya Onew yang langsung bergerak sedangkan Jonghyun masih duduk sambil menatap Taemin khawatir.

“Taemin, kamu mesti cepet sembuh!!!”, ucap Jonghyun pada Taemin. “Kamu kan lead dance kita. kalo kamu nggak ada pas latihan nanti, siapa yang bakal jadi lead dance SHINee?”, ucapnya lagi. Taemin mengangguk sambil tersenyum tipis.

Tak lama kemudian, Onew membawa sebuah baskom beserta handuk kecil untuk mengompres. “Ini, Noona”, ucap Onew sambil menyerahkan baskom itu.

Aku menerima baskom itu dan mulai mengompres dahi Taemin. Aku mengelus rambut Taemin, berharap bahwa ia cepat tidur. Bagaimanapun, dia butuh istirahat. Taemin menatapku dengan tatapan yang sulit dijelaskan. “Makasih, Noona”, ucapnya dengan senyum khasnya.

Kyyyaaa!!!! Neomu kiyoptaa~~ (>..<)

Aku hanya bisa mengangguk sambil tersenyum simpul. Uggh, semoga aku nggak mimisan disinii!!!!

Tak lama kemudian, Taemin sudah tertidur lelap. Aku mengikuti arahan Jonghyun dan Onew untuk keluar dari kamar.

“Noona, belum makan ‘kan?”, tanya Onew. Waaaahhh, jangann mimisann di siniii!!!!!

“Belum, tadi aku langsung berangkat ke sini tanpa sarapan”, ucapku pada Onew. Onew mengangguk paham. “Oya, Oppa”, ucapku pada Onew. Onew yang bingung hanya menoleh pelan.

“Noona memanggilku?”, tanya Onew. Aku mengangguk. “Kok Oppa?”, tanyanya heran.

“Aku memang dongsaeng-mu. Aku baru 18 tahun, Oppa”, jawabku malu-malu. Onew seperti yang terkejut dengan pengakuanku.

“Oh,maaf. Aku kira kau lebih tua dari kami semua”, ucap Onew sambil menggaruk kepalanya. JYAAAHH, APA WAJAHKU SETUA ITUUUU??? =P “Jadi, mulai sekarang, aku memanggilmu Nara saja?”, tanya Onew. Aku mengangguk. Onew tersenyum melihat anggukanku.

“Nara noona, ayo makan!!!”, ucap Key dari arah meja makan. Dia mengenakan celemek dan membawa sendok sayur. Hahahaha, aku geli membayangkan bahwa Key sama saja dengan Ryeowook, sama-sama hobi memasak. Ngomong-ngomong masak, sekarang mereka ber 14 lagi ngapain ya?? Udah makan malam belum mereka?? Huuft, kasian Ryeowook, dia mesti bikin makan malam buat 14 orang sekaligus. Mianhae, Ryeowook. (>/\<)

“Jal Mokkesemnida”, ucapku sebelum makan. Keempat cowok itupun mengikuti gerakanku.

“Nara”, ucap Onew saat aku baru mengunyah nasiku yang pertama. Hah?? Dia memanggilku Nara??? Tanpa embel-embel lainnya??

“HHEKKK!!!”, aku langsung tersedak. Minho dan Jonghyun langsung menepuk punggungku sedangkan Key langsung menyodorkan segelas air putih. Onew?? Dia hanya bingung dengan apa yang telah terjadi.

OPPAAA!! BISA-BISA AKU MATI KALAU DIAM 2 HARI DI SINI!!!!

***

—T.B.C—

5 thoughts on “Diary Of Boys Sitter {5th Diaries}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s